NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Digital

Menjadi editor sebatang kara itu membosankan, tapi dirampok sampai pingsan dan pindah ke dunia novel? Itu diluar nalar!

Lin Xia Yi bertransmigrasi menjadi Lin Xia Mei, wanita yang akan tewas karena cinta buta suaminya, Wei Zhu Chen. Untuk bertahan hidup, ia harus menurunkan tingkat rasa suka Wei Zhu Chen dari 99% ke 20%.

Bersama sistem berwujud kucing imut bersayap bernama Bao, Lin Xia Yi akan memulai misi demi kembali ke dunianya serta membawa pulang hadiah yang menggiurkan.

Hadiah menggiurkan menanti, tapi nyawa taruhannya. Siapkan camilan favoritmu dan temanilah Lin Xia Yi sampai akhir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

025~ Minuman Soda

Wei Ji Xiang meletakkan box kecil yang sengaja dibawa oleh Ayahnya kemarin, saat dibuka rupanya box tersebut berisi beberapa camilan kering dan minuman soda.

Melihat Wei Ji Xiang yang begitu bersemangat, hati Lin Xia Mei terketuk, ia berdiri dan melangkah mendekat, ia menatap tikar yang siap di duduki beberapa detik sampai akhirnya suara Wei Ji Xiang menyadarkannya.

"Ibu, Ayah membawakan kita camilan." kata Wei Ji Xiang di iringi senyum.

Lin Xia Mei tidak menjawab, ia duduk sambil memandangi snack-snack yang sudah dikeluarkan dari box.

"Kenapa Ayahmu membawa makanan ini?" tanya Lin Xia Mei dengan ketus.

"Kata Ayah hanya untuk jaga-jaga saja. Dulu Ibu suka liburan sambil membawa bekal seperti ini."

Sebotol minuman soda disodorkan untuknya.

"Kata Ayah, ini minuman kesukaan Ibu." tutur Wei Ji Xiang sambil tersenyum senang, ia juga mengambil minuman soda untuk dirinya sendiri.

Ingatan Lin Xia Yi memutar ke belakang, saat ia masih di dunianya, ia tidak ingat bagian Lin Xia Mei suka minuman soda.

"Tidak, aku tidak suka minuman soda." balas Lin Xia Mei.

"Eh?" Wei Ji Xiang ikut terkejut.

"Selama ini Ibu hanya minum soda sebanyak 3 kali." sambung Wei Zhu Chen yang tiba-tiba muncul membawa tiga cup es krim, ia duduk di sebelah Lin Xia Mei, sontak Lin Xia Mei sedikit bergeser.

"Yang pertama, saat Ayah dan Ibu kencan untuk pertama kalinya. Yang kedua, saat merayakan awal kesuksesan Ayah, saat produksi barang mendapat 3 ribu pesanan."

Wei Zhu Chen menyodorkan cup es krim milik Wei Ji Xiang.

"Lalu yang ketiga?" tanya Wei Ji Xiang sembari mengambil es krim miliknya.

"Yang ketiga tentu hari ini."

Lin Xia Mei menghela napas.

"Kau sangat yakin aku mau meminum soda ini?" tanya Lin Xia Mei dengan mimik wajah mengejek.

"Tentu."

"Aku tidak akan meminumnya." tolak Lin Xia Mei.

"Ini adalah soda terakhir, produksi soda ini sudah berhenti dan ini adalah yang terakhir."

Lin Xia Mei menautkan alisnya.

"Aku dan pemilik perusahaan yang memproduksi soda ini saling mengenal, ada konflik internal yang menyebabkan perusahaannya berhenti beroperasi, ia juga tidak ingin produknya diakusisi oleh pengusaha lain termasuk diriku. Dan kita tidak akan lagi menemukan produk ini."

Lin Xia Mei berpikir sejenak, ia pun akhirnya memutuskan untuk meminum soda tersebut. Bao yang baru muncul langsung berkacak pinggang melihat kelakukan inangnya.

Satu teguk minuman soda mengalir di tenggorokannya, rasanya sungguh unik, ia meneguknya lagi sampai benar-benar habis.

"Rugi sekali dia tidak mau melanjutkan produksi soda ini,"

Wei Zhu Chen tersenyum dan ikut meneguk soda miliknya.

"Konfliknya sudah parah, ia tidak ingin resepnya jadi penyebab hancurnya keluarga besar itu, jadi lebih baik dihentikan." balas Wei Zhu Chen.

Lin Xia Mei terdiam saat Wei Ji Xiang menyodorkan minuman soda miliknya.

"Ji Xiang masih kecil, belum ingin minum yang bersoda seperti ini. Minuman ini untuk Ibu saja." ucapnya dengan tulus.

Lin Xia Mei membuang muka.

"Apa kau ingin membuatku gendut dalam sekejap mata? Berani-beraninya menyuruhku minum 2 porsi minuman soda!"

"Maaf Ibu." Wei Ji Xiang meletakkan minuman soda itu ke dalam box, ia menunduk karena merasa bersalah pada Ibunya.

"Huh, menyebalkan."

Lin Xia Mei kembali kesal saat Wei Zhu Chen menyodorkan bekas minumannya tepat didepan bibir Lin Xia Mei.

"Jika suka minumlah milikku,"

Alis Lin Xia Mei bertaut.

"M-Milikmu? Minum?! Astaga, kata ini membuat otakku traveling!" batinnya.

Lin Xia Mei mengambil kaleng soda itu dengan kasar, detik selanjutnya ia berdiri lalu menyiram Wei Zhu Chen dengan minuman bersoda tadi tepat di kepalanya, Wei Zhu Chen dan wei Ji Xiang sama-sama tercengang, sedangkan Bao langsung mengacungkan jempol untuk Lin Xia Mei.

Sungguh tidak terduga, air soda mengalir di pipi Wei Zhu Chen, sebagian rambutnya basah, minuman itu menetes di dagu Wei Zhu Chen dan ada juga yang mengalir melewati jakun, pemandangan di depannya membuat Lin Xia Mei terhipnotis selama beberapa detik.

Bao menurunkan jempolnya saat menyadari reaksi Lin Xia Mei yang diluar dugaan.

"Inang! Kenapa kau malah ikut terpesona? " tanya Bao sambil memukul jidatnya.

"Aku... Mana ada aku terpesona?!" Lin Xia Mei menyangkal.

Lin Xia Mei membanting kaleng ke bawah dengan muka kesal.

"Kau juga sama seperti anakmu, Zhu Chen! Kau sengaja ingin membuatku gendut dan jelek!" tuduhnya.

Wei Zhu Chen tidak marah, ia mengusap wajahnya, menyingkirkan sisa-sisa minuman di wajahnya lalu menata rambutnya lagi, ia tersenyum kecil pada Lin Xia Mei, sontak kedua mata Lin Xia Mei membulat dengan kedua alis yang menyatu karena merasa Wei Zhu Chen sedang tersenyum menggoda.

"Kyaaaa! Brengseeeeekkk!!"

Lin Xia Mei memungut kembali kaleng di atas rumput lalu detik berikutnya ia melempar kaleng itu tepat ke bagian kening Wei Zhu Chen, dengan tenaga penuh tentu lemparan kaleng itu tidak main-main sakitnya.

Wei Ji Xiang tercengang melihat kaleng yang mendarat sempurna di kening Ayahnya hingga kepala sang Ayah ikut terpengaruh gaya dorongan.

"Lemparan Ibu sangat bertenaga!" batin Wei Ji Xiang.

Wei Zhu Chen mengelus keningnya yang terasa perih dan nyeri, Lin Xia Mei kembali terkejut saat tahu lemparannya berkekuatan tinggi hingga mampu melukai suaminya.

"Kasar sekali!" Wei Zhu Chen menggerutu.

"Harusnya ku lempar ke lehermu saja biar sekalian log out dari dunia!"

Bao mengacungkan jempol pada Lin Xia Mei disertai senyum lebar.

"Selamat inang, turun 1 persen!"

1
SENJA
aaaah bawang 😌
SENJA
aaah pelit lu , itu udah sampe jadi public enemy poin ga nyampe 1000😌😤
SENJA
waaah panen poin lagi 🤣
SENJA
wakaka ga bisa mantau🤣
SENJA
wakaka sadis jawabannya🤣
SENJA
bapak lu ke rumah sakit
SENJA
susah juga ya, agak psikopat nih cowo😳😤
SENJA
bucin banget dia 😤
SENJA
heh! lu jangan bikin gw bete lu pelit 🤮🤮
SENJA
baik banget 🤭
SENJA
addduh 😑
SENJA
addduh jangan luluh 🤣 jahatin anak itu sarana nurunin rasa suka 🤣
SENJA
yaaaah lumayan lah
SENJA
yayaya. .sabar sama bodoh itu betissss banget🥺
SENJA
jadi tontonan kaya gitu cuma 20 poin ciiih
SENJA
provokator tapi pelit lu 😤
SENJA
lama2 kok kesel ama bao kok pelit banget poin ihhh gila kali
SENJA
yaelaaah cuma 1 persen 😤
SENJA
lu pasti bakal diomelin terus deh 😅
SENJA
pasti ngeselin deh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!