NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:167.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Salah terka

"Ini kenapa kita malah mengintip rumah Pak RT?" Purnama menatap kedua kuntilanak yang mengajak dia ke rumah Pak RT malam ini.

"Lah tadi katanya kau pingin tahu bagaimana cara suami nen." Nilam berkata dengan enteng saja.

"Ih kapan pula aku bilang mau melihat!" Purnama kaget karena mendengar tujuan Nilam.

"Gila ya memang kau ini, aku mengajak menyelidiki tentang kasus Arman tapi malah kau ajak pula kami ke rumah Pak RT." Maharani juga menggerutu kesal.

"Udah lah, kita juga butuh hiburan jadi perlu melihat sesuatu yang sangat tidak kita ketahui dan terutama itu Purnama karena dia masih gadis." Nilam berkata tanpa dosa.

Maharani menggaruk kepala yang tumbuh rambut gimbal karena memang tidak pernah sisiran dan selama jadi Kuntilanak ini dia tidak pernah melakukan perawatan, tapi dalam hati sudah ada karena dia tidak ingin menjadi kuntilanak yang gembel seperti ini sehingga nanti jelas tidak akan ada para pria yang tertarik untuk mendekati dia.

Belum ada waktu dan menemukan solusi yang tepat saja sehingga dia masih tetap menjadi kuntilanak gembel seperti sekarang, nanti bila sudah mendapatkan waktu maka pasti Maharani akan berubah menjadi kuntilanak yang cantik dan juga modis karena dia tidak nyaman dengan kondisi yang seperti sekarang ini dan menurut dia kuntilanak dengan bentuk seram sudah menjadi hal yang biasa.

Mungkin akan lebih baik bila menjadi kuntilanak yang modis dan juga cantik sehingga nanti akan lebih di hargai, soal wajah dia memang sudah cantik dan mulai ada perubahan tidak seperti ketika baru menjadi kuntilanak dan ingin membalas dendam kepada orang yang telah memperkosa dia.

Hanya saja sekarang dia butuh salon dan memperbaiki penampilan agar menjadi cantik dan juga menawan sehingga nanti akan ada pria yang tertarik untuk mendekati dia, kuntilanak ini ingin tahu juga bagaimana rasa pacaran dengan sesama iblis karena sampai sekarang dia tetap jomblo dan tidak ada yang mendekati karena mereka semua pasti sangat takut melihat bentuk Maharani yang sangat seram.

"Eh mana sih Pak RT itu, kok dia tidak masuk kamar." kesal Nilam.

"Emang nya kau sudah yakin kalau dia bakalan masuk kamar dan nen malam ini?" Purnama menatap Nilam.

"Ya asal tebak saja lah, kan ini malam jumat jadi siapa tahu dia melakukan sunnah Rasul." jawab Nilam.

"Gila ya kau, kau ajak kami mengintip begini tapi belum tentu juga dia akan melakukan hubungan dengan sang istri." kesal Maharani.

"Ya udah sih kan tinggal tunggu saja tanpa harus melakukan apa-apa, begitu saja kau sudah protes sejak tadi dan tidak mau diam." kesal Nilam balik.

"Eh tapi mungkin seru ya, kan nen Bu RT besar itu." Purnama malah sudah kepikiran kesana.

Nilam dan Maharani saling pandang karena mereka tidak menyangka bahwa gadis polos satu ini juga punya pikiran mesum ke arah sana, gayanya saja bila di ajak berbicara dengan para pria dia sok jual mahal dan seolah tidak peduli.

Padahal ada rasa penasaran juga di dalam hati ketika tadi Nilam mengatakan cara para pria ketika akan bersetubuh dengan sang istri, mungkin Purnama juga butuh belajar karena tidak lama lagi dia akan segera menikah dengan pria yang bernama Zidan sesuai dengan pilihan dari Bu Laras.

Praaaaaak.

Pyaaaaaaar.

"Apa itu, Ran?!" Purnama kaget karena mendengar suara di banting.

"Mana aku tau, kok ada suara seperti pecah barang." Maharani juga heran ini.

"Aku sudah bilang bahwa aku tidak memiliki hubungan dengan istri RT di kampung sebelah." suara pak RT sedang berteriak dari dalam rumah.

"Bohong saja kau, aku tahu kalau kau pasti ganjen ketika melihat wanita itu yang sangat langsing." Bu RT juga berteriak tidak percaya.

"Ah aku tidak mau berdebat hanya karena masalah sepele seperti ini, terserah bila kau ingin tenggelam dalam rasa cemburu itu." Pak RT membanting pintu dengan perasaan begitu kesal.

Gagal sudah rencana mereka ingin mengintip karena yang mau di intip tidak akan melakukan adegan yang di bayangkan oleh Nilam, sebab mereka masih di landa emosi yang begitu besar karena cemburu dan sekarang mereka justru harus bertengkar satu sama lain dan Pak RT sampai harus meninggalkan rumah karena perasaan kesal.

"Gila ya." Purnama melongo tidak percaya ketika melihat adegan tersebut.

"Nah itu adalah adegan dalam rumah tangga bila sedang ada masalah, kau harus banyak belajar juga karena sebentar lagi akan menikah." ujar Nilam.

"Lah berarti adegan nen nya tidak ada?" Purnama menoleh kepada kuntilanak edan itu.

"Ya tidak ada lah, ini lagi konflik masa mendadak saja mau nen." Nilam emosi juga karena Purnama sangat polos.

"Memang nya tidak bisa pas lagi emosi begitu tapi mulut dia langsung di sumpal saja dengan nen?" tanya Purnama lagi sehingga membuat Maharani dan Nilam tertawa kencang.

"Hihihiiii....hihiiiii...kenapa dia bodoh sekali." Nilam memegang perut karena geli.

Maharani sampai menggebrak genteng karena sangking tidak tahan dengan pertanyaan Purnama barusan, bagaimana bisa saat emosi tapi mau main langsung sumpal dengan Nen sehingga tidak mungkin itu terjadi karena itu jelas harus membutuhkan gairah yang begitu besar dan bila sedang emosi tidak muncul gairah tersebut.

"Hah kenapa di rumah ku ada kuntilanak?!" Bu RT tegang karena mendengar suara tertawa.

"Heh sialan, itu dia jadi ketakutan karena mendengar suara mu." Purnama menatap mereka berdua.

"Ya Allah lindungi lah hamba dari gangguan setan, allahumma bariklana fima rozaktana wakina azabannar." Bu RT baca doa dengan lutut gemetar.

"Gila, kenapa dia malah membaca doa makan?" Maharani menoleh kepada Purnama.

"Ya dia membacakan doa untuk diri sendiri agar kalian bisa langsung memakan dia." Purnama menahan tawa.

"Sialan, ini lah penting nya ilmu agama ya biar bisa membedakan mana doa untuk mengusir jin dan mana doa untuk makan!" Nilam juga heran plus kesal.

"Anjay kuntilanak sedang membicarakan tentang ilmu agama." Purnama malah mengejek kuntilanak edan.

"Lah ya benar, itu kalau ketemu kuntilanak lain apa tidak malu bukan main mau di taruh mana mukanya karena ingin mengusir jin tapi malah membaca doa makan." Nilam tidak mau kalah.

"Hahahaaaaa." Maharani tertawa terpingkal pingkal.

Purnama juga ingin ikut tertawa karena benar apa yang di katakan oleh kuntilanak ini tentang Bu RT itu, ilmu agama harus kuat sehingga bisa membedakan mana doa yang tepat untuk mengusir jin atau bahkan untuk makan bukan asal baca saja seperti ini sehingga malah menjadi bahan ejekan para kuntilanak gila.

Selamat sore besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Raffaza Direzky87
bukannya tangan yang di tarik malah sorban,dasar maulana nih,kasian zidan sampai terseret
Cindy
lanjut kak
Dindin Paridudin
malam💪
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
astaga ngakak bisa2 nya ustad di seret 🤣🤣
Fiyan Ayu
takut si takut tp ya jangan narik sorbannya calon suami mba pur to 🤣🤣
Marsiyah Minardi
Mereka yang ketakutan tapi aku malah jadinya ngakak 🤣🤣🤣🤣
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!