NovelToon NovelToon
My Women

My Women

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Liburan Singapura

Hari ini Aaron membahagiakan anak - anak terutama Ethan karena dia sudah mengerti sudah delapan tahun, sedangkan Teo masih delapan bulan. Kami menuju ke studio universal. Kebetulan ada parade tokoh - tokoh kartun yang Ethan suka. Cuaca hari ini di Singapore sangat bersahabat cocok untuk aktivitas di luar gedung.

Begitu masuk kawasan rekreasi universal Ethan begitu semangat. Dia bersorak melompat. Angel begitu bahagia, melihat kebahagian anaknya.

"Kita sarapan dulu, baru Ethan boleh mencoba semua wahana yang bisa Ethan coba."

"Siap papi."

Ethan makan sangat lahap. Karena dia mau terlihat kuat agar bisa menikmati wahana yang dia suka. Ethan anaknya suka tantangan. Apa karena melahirkannya, Angel harus berjuang sendiri dan merawatnya juga sendiri sampai usai lima tahun di usia ke enam baru mereka kembali ke Bali dan disana baru dia bertemu dengan papinya.

Ethan sangat menemani. Bukan hanya Rido yang menemaninya, opa dan omanya juga menemaninya. Sedangkan Angel tidak bisa, karena masih sangat kelelahan. Sebelum berangkat ke Singapura, Dia dihukum oleh Aaron suaminya sampai jam tiga subuh. Jadi masih sangat lemas untuk beraktivitas. Karena semalam itu durasi terlama, dia dihukum karena cemburu yang besar di diri Aaron.

"Sayang, aku mau belanja saja kebutuhan anak - anak, kan ada toko souvenirnya tuh."

"Mau kakak temani sayang??"

"Ngak usah kan masih ada kerjaan sama Dion. Aku sama suster saja."

"Iya sayang. Kakak disini ya menunggu."

Angel ditemani suster dan si kecil Teo yang berada di kereta bayinya menuju toko itu.

"Surga sekali ya sus."

"Iya bu."

"Ayo temani aku belanjai kebutuhan anak - anak."

Sementara itu, Aaron dan Dion tetap membahas perusahaan mereka. Bukan hanya Benaya company tetapi Pratama Company juga. Termasuk kesiapan pelunjuran produk terbaru yang bekerja sama dengan Korea.

"Aku sih lebih setuju ibu bos saja yang menjadi Brand Ambasadornya."

"Iya ya, dia sosok wanita sempurna, pintar, sabar dan kuat. Aku setuju. Lagian sebagai CEO Pratama Company dia selalu berada di belakang layar. Saatnya istri saya tampil."

"Terima kasih bos." Dion langsung memperlihatkan semua barang kosmetiknya.

"Dion, apa kita ke Korea aja buat foto shoot disana."

"Saya setuju pak, sekalian ibu bis harus coba produknya."

"Kira - kira nama brandnya apa???"

"Bagaimana kalau M' Women untuk semua merek kosmetiknya."

"Keren Dion. Tidak salah, aku memilih kamu menjadi asistenku dari awal aku bekerja di Benaya Company."

"Iya ya bos, ternyata Swiss menjadi awal kuta bertemu bersama Rido juga."

"Di antara kita bertiga, saya, kamu dan Rido, secara akademik memang kamu sih yang diatas aku dan Rido."

"Kamu dan Rido kan biasanya harap gampang aja."

"Aku selalu berutang sama kamu dan Rido, disaat aku susah kamu dan Rido selalu ada buat aku."

"Kamu lupa ya Ron, bahwa kamu itu malaikat buat kami berdua. Anak yatim piatu yang sekolah ke luar negeri dengan beasiswa. Bahkan kamu tidak tanggung - tanggung memberikan uang ratusan juta buat aku dan Rido, agar kelar kuliah."

Aaron dan Dion berpelukan, memang persahabatan mereka sangat luar biasa.

"Wah.... Kenapa sedih nih dua sahabat ini???"

"Eeee ibu bos."

"Kak, sori ya aku belanja banyak bangat. Ini buat anak - anak."

"Tidak masalah sayang, aku bekerja keras buat kamu bahagia dan anak - anak."

"Terima kasih suamiku sayang." Angel langsung memeluk suaminya dan memberi ciuman mesra di bibir. Sementara suster sedang mengendong Teo menggunakan kain gendongan. Sambil melihat - lihat wahana terdekat.

"Bisa tidak jangan terlalu mesra di depan ku." Angel dan Aaron tersenyum.

"Sayang, mungkin lusa kita akan ke Korea."

"Korea sayang???"

"Kan usaha kita di bidang kosmetik mau jalan. Dan kakak mau kamu menjadi BAnya."

"Aku kak, kan banyak selebgram cantik??"

"Kamu lebih cantik dari mereka. Serius kak mau kamu."

Angel langsung diberitahu tentang produk mereka dan rencana mereka. M'Women akan di produksi langsung dari Korea. Dan Angel tahu nama pabrik itu. Sebagai dokter mereka juga perna melakukan kunjungan kerja ke pabrik itu. MOU kerjasama yang Angel tanda tangani ternyata dengan perusahaan itu. Angel bangga kepada suami dan kedua sahabatnya.

"Mami, papi, kakak happy sekali. Terima kasih ya."

"Iya sayang. Ayo kita makan siang dulu mi, pi."

"Oma happy juga lihat cucu pertama oma bahagia. Jika Teo sudah besar, harus di bawa ke sini lagi."

"Iya ya. Betul itu kak, kita harus membawa Teo lagi. Kalau dia sudah bisa kesini, sudah ada Ethan yang bisa menemaninya."

"Ethan akan jadi kakak pelindung sama seperti uncle Rido."

"Besok hari terakhir kita liburan di sini."

"Papi masa dua hari saja liburannya."

"Sayang, kita akan ke Korea???"

"Ke rumah lama kita mami???"

"Rumah lama kita sudah di jual sayang. Kita akan tinggal di hotel. Papi dan mami ada urusan bisnis disana."

Pulang ke hotel yang seperti apartemen, Aaron, Dion dan Rido sedang bekerja, mereka rapat mengatur pertemuan disana. Rido yang pintar berbahasa Korea sudah menghubungi direktur dari pabrik yang memproduksi produk mereka. Fotografer, serta tempat mencetak logo brand mereka. Sedangkan Dion sedang membuat disain gambar logo M'Women.

"Sayang, anak - anak sudah bobo??"

"Sudah sayang."

"Sini, kakak mau peluk."

"Sayang, aku akan melayani kamu, tetapi ade mohon pelan - pelan ya."

"kamu tahu baget aku sayang."

"Dari kecil kita bersama kak."

"Emang dari kecil, aku sudah terlihat napsu sama kamu ya."

"ngak sadar kamu Aaron Baruk!!!" Aaron tertawa dia langsung memeluk istrinya.

Angel benar, saat seperti ini, Aaron suaminya butuh asupan vitamin ya vitamin cinta dari istrinya. Ya dengan melakukan penyatuan itu adalah vitamin. Satu ronde yang mesra, karena ada bumbu cinta disana, ditandai dengan pencapaian kenikmatan secara bersama - sama.

Besoknya mereka bersembilan menikmati kuliner dan ke tempat - tempat ikonic di Singapore. Dari pagi sampai siang. Jam empat sore mereka sudah harus berangkat ke Korea. Sangat mudah bagi mereka, ke bandara di Singapura. Karena mereka menginap di hotel yang ada di lingkungan bandara.

Kurang lebih tujuh jam penerbangan akan mereka lalui. Bisnis kelas menjadi tempat mereka menghabiskan enam jam penerbangan. Anak - anak sudah di siapkan dengan baju yang nyaman buat tidur. Selesai makan malam mereka tidur. Ethan di apit opa dan omanya. Sedangkan Teo bersama mami dan papinya. Suster diberi kesempatan untuk beristirahat selama penerbangan ini.

Mereka sudah berada di Seul kota yang menjadi tujuan mereka. Hotel sudah diatur. Angel sangat fasih berbahasa korea. Selama di Korea mereka akan padat dengan urusan bisnis. Namun Rido sudah menyiapkan mobil dan supir anak buahnya disana untuk menemani opa, oma, Ethan, Teo dan suster jalan - jalan.

"Mi, pi, Angel dan Aaron ada kerja disini. Angel titip anak - anak sama mami dan papi bisa??"

"Bisa sayang." Angel mencium mami dan papinya dan dipeluk.

"I love you, Angel sayang dan cinta mami dan papi."

Papinya langsung mencium kening anak perempuanya. Angel sangat tenang, ketika dia sibuk dengan suaminya, ada orangtua mereka yang menjaga cucu - cucunya. Angel kenal dengan Hang She yang akan membawa orangtua dan anak - anaknya jalan - jalan. Suster juga kenal, kerena Hang She dulu bekerja pada Angel.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!