NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Nona Janet

Hasrat Sang Nona Janet

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Action
Popularitas:850
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Janet Gabriella Virginia seorang wanita muda yang berusia 27 tahun yang harus mengalamin kehilangan kedua orang tuanya. ia memiliki kekayaan dan kekuasaanya di Keluarga Virginia. Namun saat hidupnya merasa baik-baik saja Janet harus mengalami hal buruk di mana seorang misterius mencoba untuk menghabisi nyawanya tentu saja dirinya merasa tidak aman. Janet mencoba mencari seorang pria berani untuk bisa melindungi dan jaganya agar tetap aman_____

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 MENGHILANG!?

    Hidup ini memang sulit di tebak, dari Seorang anak yang berada hingga di tinggal kan kedua orang tua, punya pasangan yang selalu memberikan kita kebahagiaan terkadang tidak semua pria akan mengerti kita. sebagai perempuan harus bisa memilih dan menerima takdir itu.

******

******

******

   Suasana menjadi tegang yang saat ini mobil aska masih di atas jembatan tergantung yang akan ke perosot kebawah arus air sungai.

   Janet melawan sekuat tenaga dari cerkaman tangan dari aska itu.

   Leon pun berhasil membuka pintu dengan di paksa, Janet keluar dari dalam mobil. namun saat hendak keluar mobil aska______??

derrtttt....

   Aska pun panik dan kaget

Bussssrrr...

   Mobil aska Terprosot kebawah sungai bersama aska di dalam mobil nya itu.

"Arrrggghhh!! ".

   Leon dan Janet menyaksikan mobil aska terjatuh terjun kebawah sungai yang deras, mobil aska pun terbawa sungai.

   ana yang melihat mobil aska di bawah sungai hanya terdiam terbendung

   Janet pun langsung peluk Leon dengan erat ia sangat ketakutan tubuh nya bergetar panik.

  Leon yang merasakan tubuh Janet bergetar ketakutan, ia pun peluk tubuh Janet dengan erat agar lebih tenang.

    Tidak lama kemudian berita awak media di televisi pun terjadi, terlihat di televisi itu memberitakan soal aska yang hilang, namun hanya mobilnya saja yang di temukan. kini para polisi mencoba mencari tubuh aska di dasar sungai.

   Terlihat Janet yang menonton TV hanya berdiri diam dengan tatapan gelisah. Sedangkan Alicia hanya duduk di sofa menonton dengan tenang.

"sepertinya, dia pasti selamat! ". Ucap Alicia menonton berita di televisi

   Janet yang mendengar itu, dirinya mulai gelisah ketakutan. Ia melangkah jalan pergi naik ke atas tangga dengan melangkah jalan melamun.

Tampaknya Leon yang ada di dalam mobil melihat berita di media sosial di ponsel nya begitu ekpresi datar namun tetap khawatir dan cemas.

*****

*****

*****

"semenjak saudara kamu, sudah menghilang sekarang dirimu sudah menggantikan Aska, bukan begitu Dev?? ". Tanya teman prianya pada Dev. saat ini mereka berdua berada di BR duduk di kursi depan meja di atasnya sudah ada minuman botol alkohol di depan mereka berdua.

" hemm!! ". jawab dev singkat dengan hati yang Ririh berat terbendung

" hei... kenapa?? ". Tanya teman nya

" hanya saja... aku... kecewa, sedih dan tidak menyangka. tercampur aduk .... perasaan ku benar-benar tercampur aduk tidak tahu harus apa. bingung!". Ujar dev sedih, dengan hati yang berat, ia tidak tahu harus bagaimana kedepannya.

dev baru mengetahui kalau aska sangat obsesi terhadap mantan pacar nya yaitu janet, ia menyadari masalah yang terjadi selama ini. dev merasa bersalah terhadap keluarga janet.

"sudah lah... tidak usah di pikirkan lagi.. lagian tuh... orang tidak akan hidup lagi! ". Ujar temannya menenangkan dev

" Aku tahu... tapi.. kenapa harus aska itu pertanyaan ku, di tambah dia kan lagi pacaran sama ana, apa dia selingkuh, apa mungkin aska pemain!? ". Tanya dev dengan bingung masih belum ia percaya apa yang ia saksikan.

" lalu kamu, mau apa, semua sudah terjadi! ". Ucapnya

" ia.. memang bener, tapi aku merasa bersalah dan ingin meminta maaf pada janet, aku yakin sekarang ini dia mengalami trauma dan ketakutan". ujar dev sedih

"wajar, dia takut ini adalah pertama kalinya mengalami buruk". ucapnya

" bahkan sekarang pun aku tidak tahu bagaimana kedaan janet, apa dia menangis ketakutan atau hanya terdiam mematung ". Ujar dev mengkhawatirkan janet.

" Astaga... ternyata kamu belum move on. hah!? ". Tanya nya senyum pada dev sedikit basa- basi

" sudah lah.. aku mau balik ". Pamit dev bangkit melangkah jalan pergi meninggalkan teman nya yang duduk bengong melihat dev pergi begitu saja.

" woi... ". Panggil nya dengan heran.

Dev melangkah jalan ke mobil yang sudah terparkir ia masuk kedalam mobil kemudian mobil nya jalan pergi meninggalkan BR

*****

Terlihat ayah nya ana, sedangkan berada di gedung kosong berdiri menghadap seorang pria tua yang di sekap oleh nya. dua pria di belakang nya berdiri melihat pria tua itu.

"Aku akan membebaskan mu, asal kamu harus ikut perintah ku, bagaimana?? ". Tanya ayah ana pada pria yang ia sekap itu.

Tampaknya raut wajah pria tua itu hanya terpendung sedih dan bingung harus memilih. dengan berat hati menganggukkan kepala nya dengan berlahan.

senyum tipis di bibir ayahnya ana, ia cukup senang akhirnya pria tua itu mau kerja sama.

"bagus... itu yang aku tunggu". Ujar ayahnya ana senyum tipis pada pria tua itu dengan ekpresi wajah jahat nya.

****

Pagi pun tiba kini alicia sedang berada ada di sebuah cafe melangkah jalan ke pintu depan. dirinya tidak melihat kedepan ia sibuk membenarkan tas kecil yang ia bawa

bruk

"aduhhh... ! ". Seketika alicia menubruk seseorang yang ia tidak melihat kedepan. " lihat-lihat dong! " Ujar alicia kesel

Seorang pria tampan gagah itu pun membuka kaca matanya, yang ternyata dev

"alicia!! ". Sahut senyum pada alicia

" kamu!? ". jawab alicia terkejut. " astaga... orang kayak kamu, bener-bener iya... bikin orang kesel". Ujar alicia pada dev yang hanya berdiri terdiam melihat wajah alicia yang lagi kesel

"hemm!! yang salah siapa, ko yang di salah kan aku!? ". Ucap dev tidak bisa menerima tuduh an dari alicia

" lah.. kan emang, toh.. kamu sendiri aja tidak lihat jalan! ". Jawab alicia menantang dev dengan wajah mata tajamnya.

" kamu... cukup menyebalkan iya!! yang salah siapa yang mulai siapa, ko jadi aku pula...! ? ". Ucap dev dengan raut wajah kesel dirinya tidak bisa menerima tuduh itu.

" lalu mau apa hah!? emang salah kamu... ko! ". Jawab alicia bete

" eh!.. jangan lupa.. kalau aku pernah menolong mu... mau aku bawa ketempat pasar lagi! hemmm!! ". Ujar dev mengacam bercandaan

" oh... cerita nya mau mengacam ku, ok... nih! ". Ucap alicia ia pun langsung pukul dev pakai tas kecil pada dev

bung

bung

" nih... rasakan ihhh!! menyebalkan ". ucap alicia memukul badan nya dev dengan tas kecil nya itu

" Argghhh, apa-apa sih... bukannya terimakasih malah di pukul, dasar cewek aneh!! ". Ucap dev kesel, ia pun melangkah pergi meninggalkan alicia

" hei... siapa yang aneh... dasar laki-laki berengsek!! ". Ujar alicia kesel dan marah.

alicia pun melangkah jalan memasuki cafe dengan raut wajah bete dan kesel. ia melangkah di dalam cafe lalu duduk di kursi depan mejanya dan meletus tas kecil di kursi samping dirinya.

tidak lama seorang perempuan karyawan cafe datang membawa buku menu makanan memberikan buku menu itu.

alicia pun ambil buku menu dari tangan karyawan cafe ia melihat-lihat terlebih dulu sebelum memesan makanan nya itu.

"saya mau yang ini sama yang ini iya!! ". Ucap alicia tunjuk jari pada menu yang ia ingin kan

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!