NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Digital

Menjadi editor sebatang kara itu membosankan, tapi dirampok sampai pingsan dan pindah ke dunia novel? Itu diluar nalar!

Lin Xia Yi bertransmigrasi menjadi Lin Xia Mei, wanita yang akan tewas karena cinta buta suaminya, Wei Zhu Chen. Untuk bertahan hidup, ia harus menurunkan tingkat rasa suka Wei Zhu Chen dari 99% ke 20%.

Bersama sistem berwujud kucing imut bersayap bernama Bao, Lin Xia Yi akan memulai misi demi kembali ke dunianya serta membawa pulang hadiah yang menggiurkan.

Hadiah menggiurkan menanti, tapi nyawa taruhannya. Siapkan camilan favoritmu dan temanilah Lin Xia Yi sampai akhir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

024~ Dikeluarkan

"Kalian tidak memiliki bukti, jadi jangan sembarangan menuduhku." bela Lin Xia Mei.

Perdebatan panjang tidak terhindarkan, Shi Yue yang sudah tersulut emosinya langsung berusaha menampar Lin Xia Mei, namun dengan cepat Wei Zhu Chen menghalanginya.

Lin Xia Mei terdiam sesaat ketika pandangannya terhalangi oleh punggung suaminya.

"Kenapa kau melindungiku Zhu Chen? Harusnya aku bisa menggunakan alasan ini untuk memberimu perlakuan buruk." batin Lin Xia Mei.

"Besar nyalimu untuk menyakiti istriku?"

Shi Yue menghentakkan kaki karena kesal.

Petugas memeriksa CCTV, namun benar dalam rekaman tersebut terlihat Lin Xia Mei hanya diam berdiri dan tubuhnya tidak terdeteksi adanya pergerakan. Mendengar hal tersebut, Lin Xia Mei tersenyum kecil, nyaris tidak ada yang menyadarinya kecuali ekor mata Wei Zhu Chen yang menangkap gelagat aneh istrinya.

"Maaf Nyonya, dalam rekaman ini anda tiba-tiba terjatuh sendiri. Jadi sanksi tetap harus dijatuhkan pada anda." ujar petugas.

Shi Yue dan 2 wali murid lainnya menatap Lin Xia Mei dengan sinis, terlebih Shi Yue telah melihat Lin Xia Mei diam-diam tersenyum tipis, tanda ialah pelaku sebenarnya namun bukti justru menunjuk dirinya, bukan Lin Xia Mei.

"Untuk yang bersangkutan silahkan ikut kami ke ruangan untuk membicarakan sanksi-nya,"

Shi Yue mengikuti langkah petugas dan menghilang dibalik sekat tembok.

"Nyonya Lin, aku tidak menyangka kau bisa sekejam itu. Kita adalah kelompok, anak-anak kita berteman." tegur teman Shi Yue.

Alih-alih meminta maaf atau menunjukkan rasa bersalah, Lin Xia Mei justru memandang rendah lawan bicaranya.

"Benar, jika kau meminta maaf pada Nyonya Shi, maka dia tidak akan menyimpan dendam." sahut lainnya.

"Aku tidak butuh itu dan tidak butuh saran kalian." balas Lin Xia Mei, lawan bicaranya pun semakin gemas ingin menghantam Lin Xia Mei, beruntungnya ia dilindungi Wei Zhu Chen.

Bip. Bao muncul bersama layar transparan.

"Selamat inang, 30 poin diterima."

Pada layar tersebut tertera 90 poin sudah diterima.

"Inang?"

"Inang, kau baik-baik saja?" tanya Bao saat Lin Xia Mei tidak kunjung memberi respon.

Lin Xia Mei menghela napas, melihat ia begitu merasa tidak bersalah, Guru pemandu mengepal kedua tangan dan menatap tajam ke arah Lin Xia Mei.

"Nyonya Lin, anda telah menyebabkan keributan, saya tidak bisa terus membiarkan perusuh ada diantara kami." ucap guru pemandu, ia maju dan mengambil kalung ID card pada Wei Ji Xiang.

"Acara masih panjang, untuk sesi ini keluargamu dibebaskan dari tugas, silahkan kalian keluar dari Museum dan menunggu di luar." lanjutnya.

Wajah Wei Ji Xiang murung seketika, ia merasa sedih karena dikeluarkan dari kegiatan.

"Ya, tentu."

Jawaban Lin Xia Mei sungguh menyulut emosi beberapa orang disana, sungguh arogan dan tidak mengenal kata maaf.

"Ibu..." ucap Wei Ji Xiang dengan suara pelan.

"Aku juga tidak terlalu tertarik dengan kegiatan receh ini. Ji Xiang, Zhu Chen, jika kalian masih betah disini silahkan dilanjut, napasku sesak berkumpul dengan orang-orang tidak berbobot."

Lin Xia Mei berbalik badan lalu melenggang ke arah pintu keluar.

"Ji Xiang..."

"Tidak apa-apa, Ayah. Kita ikut Ibu saja." Wei Ji Xiang tersenyum pada Ayahnya, seketika itu juga Wei Zhu Chen mulai sadar bahwa Istrinya sudah tidak lagi mencintainya.

Bao yang masih ada di sekitar Wei Zhu Chen tersenyum saat rasa suka Wei Zhu Chen turun 2 %, ia segera menghilang untuk menyusul Lin Xia Mei.

Di luar Museum...

Tidak jauh dari sana ada taman kecil yang dipenuhi pepohonan, menciptakan suasana sejuk ditengah panasnya Hainan, ada kolam ikan dan area piknik.

Terlihat Lin Xia Mei sedang duduk menyendiri dibawah pohon yang rindang, pagi ini tidak banyak yang berkegiatan di taman jadi suasana cukup sepi dan tenang. Lin Xia Mei menatap lurus ke depan, tatapannya sayu dan memerah.

Bip. Bao muncul.

"Selamat inang, tingkat rasa suka tokoh utama pria kembali turun."

"Sudah berapa persen?" tanya Lin Xia Mei.

"53% inang, 90 poin di toko sistem."

Lin Xia Mei memejamkan mata, menikmati hembusan angin lembut yang menyapu wajahnya.

"Inang, tingkat rasa sukamu malah naik."

Lin Xia Mei membuka mata lalu membuang napas dengan berat.

"Ini bukan rasa sayang atau cinta Bao, mungkin hanya respon manusiawi yang merasa kasihan bercampur rasa bersalah."

"Inang, Bao bisa membedakan kategori perasaan masing-masing tokoh termasuk kau, inang."

Lin Xia Mei menggeleng.

"Aku masih normal, mana mungkin aku jatuh cinta pada karakter fiksi? Haha."

Senyum Lin Xia Mei memudar.

"Aku terbiasa sendiri tapi aku belum terbiasa dibenci banyak orang, Bao."

Bao melayang di hadapan Lin Xia Mei.

"Jangan terlalu sedih, inang. Ingatlah selalu, mereka hanya karakter dalam Novel, kau memiliki misi untuk bisa kembali ke dunia asalmu."

"Hmm.. Bao, aku ingin sendirian, tolong jangan mendeteksi perasaanku untuk sementara waktu."

Bao menggela napas, tentu saja ia tidak bisa mengabulkan permintaan Lin Xia Mei, selama mereka masih terhubung maka perasaan Lin Xia Mei dapat Bao deteksi.

"Baiklah inang," Bao tetap mengiyakan permintaan Lin Xia Mei agar ia bisa merasakan ruang privasi meskipun sebenarnya Bao dapat mengetahuinya. Ia pun menghilang dan Lin Xia Mei kembali diam melamun.

"Ibu."

Suara Wei Ji Xiang membuyarkan lamunan Lin Xia Mei, secepat kilat ia mengubah ekspresi wajahnya.

"Ibu, apakah Ibu lapar?" tanya Wei Ji Xiang, ia ikut duduk disamping Lin Xia Mei.

"Bukan urusanmu, Ji Xiang." jawab Lin Xia Mei dengan ketus.

Wei Zhu Chen menggelar tikar disamping Lin Xia Mei, posisi ini masih ternaungi oleh pohon, Lin Xia Mei merasa ada hal aneh pada Wei Zhu Chen.

Manik mata Lin Xia Mei membulat sempurna saat menemukan ada perubahan pada targetnya itu.

"Dia mendiamkanku!" ucapnya dalam hati, ia merasa sangat senang sekali.

Kelopak matanya berkedip beberapa kali, saat hatinya berdesir pelan. Padahal detik sebelumnya ia sangat senang melihat perubahan Wei Zhu Chen, namun ada hal aneh yang terjadi padanya.

"Tunggulah disini, Ayah akan kembali lagi." titah Wei Zhu Chen.

Wei Ji Xiang mengangguk patuh, ia langsung duduk di atas tikar namun tidak dengan Lin Xia Mei, ia masih nyaman duduk beralaskan rumput. Wei Zhu Chen melangkah pergi.

"Ibu, duduk diatas tikar saja. Lebih bersih." ujar Wei Ji Xiang.

Mata Lin Xia Mei diam-diam mengamati Wei Ji Xiang, aneh baginya karena Wei Ji Xiang tidak menunjukkan raut wajah sedih sedikitpun.

"Kenapa reaksinya tidak sesuai perkiraanku?" batin Lin Xia Mei.

"Anak ini justru bersikap seolah tidak terjadi apa-apa dan suasana hatinya masih baik-baik saja. Aneh." lanjutnya.

1
SENJA
aaaah bawang 😌
SENJA
aaah pelit lu , itu udah sampe jadi public enemy poin ga nyampe 1000😌😤
SENJA
waaah panen poin lagi 🤣
SENJA
wakaka ga bisa mantau🤣
SENJA
wakaka sadis jawabannya🤣
SENJA
bapak lu ke rumah sakit
SENJA
susah juga ya, agak psikopat nih cowo😳😤
SENJA
bucin banget dia 😤
SENJA
heh! lu jangan bikin gw bete lu pelit 🤮🤮
SENJA
baik banget 🤭
SENJA
addduh 😑
SENJA
addduh jangan luluh 🤣 jahatin anak itu sarana nurunin rasa suka 🤣
SENJA
yaaaah lumayan lah
SENJA
yayaya. .sabar sama bodoh itu betissss banget🥺
SENJA
jadi tontonan kaya gitu cuma 20 poin ciiih
SENJA
provokator tapi pelit lu 😤
SENJA
lama2 kok kesel ama bao kok pelit banget poin ihhh gila kali
SENJA
yaelaaah cuma 1 persen 😤
SENJA
lu pasti bakal diomelin terus deh 😅
SENJA
pasti ngeselin deh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!