NovelToon NovelToon
Ajari Aku Percaya Cinta

Ajari Aku Percaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Kaya Raya / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tulisan_nic

IG & Tiktok : Tulisan_Nic
Naufal Adhitama (32), dokter anestesi yang hangat dan mudah bergaul, dikenal sebagai playboy karena sering dekat dengan banyak perempuan.
Meski begitu, ia percaya pernikahan harus berlandaskan cinta—bukan sekadar komitmen tanpa rasa.
Hingga ia bertemu Anin Ratri Maharani (27), perempuan dengan luka masa lalu dan trauma pada pria playboy akibat keluarga yang hancur.
Untuk pertama kalinya, Naufal ingin bertahan.
Namun saat cinta itu mulai tumbuh dan mereka ingin melangkah ke pernikahan, masa lalu dan rasa takut justru menjadi ujian terbesar.
Bisakah cinta mereka bertahan, atau justru hancur sebelum benar-benar dimulai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tulisan_nic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Frans dan Regina memutuskan pulang, setelah acara resepsi pernikahan Albie dan Qistina selesai. Setelah pamitan dengan pihak keluarga dan juga para sahabatnya, kini mereka sudah berada di parkiran.

"Pa, kita nggak lansung balik ke Toronto kan?"

Regina bertanya, ketika mereka sudah berada di dalam mobil mereka.

Frans menyalakan mesin, bersiap untuk mengemudikannya.

"Menurut Mama, gimana?"

Regina menyandarkan kepalanya di sandaran jok, lantas menyalakan AC mobil. Namun karna mobil yang mereka tumpangi adalah mobil keluaran terbaru, Regina agak kebingungan. Lantas dengan sabar, Frans membantunya.

"Makasih."

Frans mengangguk dan tersenyum, dengan ucapan terimakasih istrinya.

"Mama, kepikiran Naufal Pa ..."

Frans mengernyitkan dahi, lantas menoleh sekilas pada istrinya.

"Kenapa? Jarang banget kamu sampe kepikiran gitu tentang Naufal. Selama ini dia nggak pernah bikin masalah yang tidak-tidak. Hanya kenakalan remaja saja, dulunya."

Frans mengerem mendadak, karna di depan ada seekor kucing menyebrang jalan. Untung dia fokus, jadi tidak sampai menabraknya.

"Hati-hati, Pa! Untung kucingnya nggak ketabrak. Kalau ketabrak gimana? Kan kasian!" pekik Regina dengan refleknya.

Frans menghela nafas, "Ya kan ini tadi udah hati-hati, makanya nggak nabrak!"

"Iya, tapi ke depannya kita nggak tahu, gimana kalau ada kucing susulan!"

"Ya kan kalau ada," Frans menyela, "Kamu tuh, kebiasaan banget apa-apa mikirnya kedepan-kedepan. Seolah masa depan bisa kamu prediksi seenaknya."

Regina mencebik kesal, karna faktanya bisnis mereka berkembang sampai sekarang juga karna Regina seringnya mengingatkan Frans untuk lebih berhati-hati melangkah ke depan.

"Terus, tadi mau bilang apa soal Naufal?"

Regina yang masih kesal dengan suaminya, mendadak badmood untuk meneruskan pembahasan.

Frans sudah tahu tabiat istrinya itu, kalau lagi kesal atau marah, seringnya ia silent treatment. Dulu seringnya membuat Frans frustasi, tapi sekarang, setelah tiga puluh tahun lebih bersama dalam rumah tangga, ia sudah tahu harus dengan apa menghadapinya.

Diamkan sebentar, jangan di tanya-tanya. Dan ajak dia ke tempat yang indah. Itulah trik yang di pakai Frans selama menjadi suami seorang Regina. Dan sampai sejauh ini, cara itu selalu mujarab.

Frans terus mengemudikan mobilnya, hingga di sebuah persimpangan ia memutar stir.

Regina melihat ke sekeliling, jelas ini bukan jalan menuju rumahnya. Lantas mau kemana?

"Pa!" bentaknya, "Kita ini mau kemana?!"

"Tenang, nanti kamu juga akan suka ..."

"Ih ... Mana bisa aku tenang ... Kamu jangan aneh-aneh deh, kita ini sudah tu..."

Kalimat Regina menggantung, kala pandangan matanya menangkap pemandangan yang begitu indah, sejuk, dan menenangkan.

"Pa ... Bagus banget pemandangannya. Sejak kapan kamu tahu tempat ini?"

Cara ampuh Frans untuk merubah mood istrinya, terbukti kini wanita itu tersenyum lebar menikmati pemandangan danau.

Frans mengamit tangan istrinya, mengajaknya menuju saung yang berdiri gagah dengan nuansa rustic di bagian luar dan dalamnya. Nampak selaras dengan nuansa danau yang begitu menenangkan.

"Papa kemari waktu itu sama Naufal dan Albie, " terang Frans, "Kami mancing dan langsung membakar ikannya. Saung ini konsepnya bagus Ma, jadi orang-orang tidak hanya mendapat ketenangan di sini, tapi juga sekaligus hiburan."

Regina masih mengedarkan pandangannya, dengan decak kagum yang belum selesai.

"Saung ini juga ada menu ikan bakar yang enak Ma, kamu mau coba?"

Regina mengangguk, ia justru penasaran dengan rasa yang di bilang Frans enak. "Boleh Pa, aku penasaran sama rasanya."

"Nanti kita ke arah sana," Frans menunjuk ke arah saung kecil, tak jauh dari saung utama, "Duduk di pinggiran danau. Kenikmatan ikan bakar, menyatu sama suasana alamnya."

Frans memesan ikan bakar terlebih dahulu pada staff yang menjaga, lantas berdua dengan istrinya melangkah menuju tepian danau yang tadi ia maksudkan. Namun siapa sangka, di sana ia bertemu dengan Naufal, anak semata wayangnya.

"Loh, kalian di sini juga?"

Regina melongo, pasalnya di sana bukan cuma Naufal, tapi ada Anin juga. Apa hubungan Naufal dan Anin–pikirnya.

"Loh!" Naufal tak kalah terkejutnya, "Mama sama Papa ngapain ke sini?"

Anin menutup mulutnya dengan telapak tangan, saking sama terkejutnya dengan Naufal.

Frans menjentikkan jarinya ke dahi Naufal. "Heh!" bentaknya, "Pake nanya Papa sama Mama ngapain ke sini, kamu tuh kenapa nggak ngajakin?"

Naufal sedikit meringis, di tengah keterkejutannya itu, ia juga harus menanggung pedih di dahi, akibat jetikan jemari Frans.

"Anin!" Regina menatap Anin dari ujung kepala sampai ujung kaki, dan hal yang menarik perhatiannya adalah, jemari Anin yang berada di genggaman Naufal. "Kalian pacaran?"

Sontak Anin melepas genggamannya, ia lupa.

Naufal dan Anin bagai tertangkap basah, tidak ada yang bisa Naufal lakukan selain, kembali menggenggam tangan Anin, dan menganggukkan kepalanya.

"Jadi dari tadi kalian, menutupinya dari kami?" Regina masih tak percaya, tapi lain hal dengan Frans, ia seperti sudah tahu dan merasa puas kalau tebakannya benar.

"Ya ... Gimana Ma, kami kan butuh waktu untuk ngasih tahu semua ini." Naufal hati-hati memilih-milih kata.

"Ya... Allah, Alhamdulillah!" Seru Regina, lantas serta merta memeluk Naufal, lantas menciumi pipinya.

Anin sampai tertegun melihatnya.

"Mama kira kamu beneran sukanya sama Albie, kamu nggak suka wanita!" pekik Regina. Sontak membuat Naufal dan Frans tercengang mendengarnya.

"Apa-apaan, Ma!" pekik Naufal.

"Jadi keresahan kamu dari tadi itu ini Ma?" Frans tak kalah terkejutnya "Kamu ngira Naufal Homo sama Albie?!"

Regina melepas pelukannya pada Naufal, lantas terkekeh pelan. Dan merasa kikuk, karna salah mengira.

"Habisnya kamu sih," Regina sambil memukul pelan tangan Naufal, "Kamu waktu itu bilang, mau sama Albie. Siapa yang nggak khawatir cobak!"

"Ya, suka kan nggak berarti Naufal orientasi seksnya penyuka sesama jenis Ma." Sungut Naufal, kesal.

Anin tertawa kecil, bagaimana mungkin pemikiran seperti itu bisa ada di pikiran seorang Regina. Yang kalau menurut Anin, wanita pintar dan semuanya sempurna.

Lantas Regina menghambur pada Anin. "Sayang, kamu tadi kenapa nggak bilang, hampir aja kan tadi ketikung sama Bryan. Bisa rugi kan anak Mama ini" Regina menjawil pipi Naufal, gemas. "Kamu cantik dan mandiri sayang, Mama suka sama kamu."

Anin masih tidak bisa menyembunyikan degup jantungnya yang mengencang. Jujur, ia masih tak percaya dengan reaksi Regina terhadapnya. Kenapa? Kenapa terasa hangat, dan begitu menenangkan baginya. Anin tak biasa, mendapat pelukan sehangat ini dari orang tuanya. Tanpa Anin sadari, matanya mulai berkaca-kaca.

Regina melepas pelan pelukannya, "Ya ... Ampun, manisnya. Sampai berkaca-kaca begitu. Segitu senengnya di restui orang tua?"

Anin merasakan sesak yang begitu nyata, ingin sekali ia menumpahkan banyak air mata di pelukan hangat Regina. Tapi sekuat tenaga ia menahannya. Alhasil ketika di tanya Regina, ia hanya sanggup menganggukkan kepala, dan menyusut air matanya.

Naufal tersenyum senang, namun diam-diam hatinya menyimpan was-was. Masih belum lega. Bahkan kini ia sedang bingung, memberi tahu orang tuanya di mulai dari mana.

Tapi ini harus, dan Naufal masih tidak tahu harus berbuat apa. Yang ia tahu, sekarang cintanya memang nyata, bukan cinta biasa yang dulu tak pernah membuatnya niat untuk mengusahakannya.

Lantas pakai cara apa?

*

*

*

~Salam hangat dari Penulis 🤍

1
neny
nah gtu tuh temen,,klau kita kesusahan ajh gk ada yg nolongin,,untung nya ada qistina yg selalu baik walaupun nanti nya tau apa yg terjadi sm anin sy yakin qistina bakal ngerangkul anin,,dan bukan menjauh,,🤍
neny: iya kak,,jarang emng punya sahabat kyk qistina
total 2 replies
neny
50 juta itu makam nya vvip nin,,yg gali kubur nya berdasi semua🤣🤣,,emng bener kt kenzo,,selama hidup bondan itu nyusahin,,dan mati pun nyusahin jg,,ibu nya di kritis,dan adik nya dipenjara,,nyusahin km bondan🤦🤦
neny: iya bener,, robi sm watak nya sm bondan,,
total 2 replies
neny
jng sampe meninggal kak ibu nya anin,,kasian dia,,dan untuk bayu smg di bebaskan atau ada keringanan krn membela ibu nya
neny: aq jg kueezzeelll banget malah kak🤣🤣
total 4 replies
neny
itulah kesel nya seorang anak kpd bapak nya yg se enak nya ajh sm anak dan istri nya,,datang cuma buat marah2 dan minta duit doang,,cuma kasian bayu nyaaa,,hrs nya mati kecebur ajh pas lg mabok,,kan gk mungkin nanti nyalahin air nya🤣🤣,,klau ketabrak mobil,motor,kereta,,kan nanti yg disalahin yg nabrak nya🤣🤣
Tulisan_nic: Ya ...Allah, harusnya aku dengerin kamu kak🥲🤣
total 1 replies
neny
ini bayu knp,,apa beneran nebas leher bapak nya,,gemes jg sih ke si bondan ini,,tp klau bayu yg bunuh,,kan kasian dia klau dipenjara,,
neny
emang sih ya klau berkeluarga itu yg di telusuri itu bibit bebet dan bobot nya,,tp yg paling utama itu biasa nya bibit nya,,tp smg ajh ortu nya naufal mau nerima anin apa ada nya,,
Tulisan_nic: Semoga aja ya kak, kita do'a kan pasangan ini cepat menuju pelaminan, tanpa halang rintang.🔥
total 2 replies
neny
takut ya nin klau gabung sm emak2 sosialita,,slnya kan kita mah orang biasa,,gk banyak duit,,jd rada gmn gtu🤭🤭
neny: nah,,itu yg paling di khawatirkan🤣🤣🤣
total 4 replies
neny
wkwkwk,,najis ceunah fal🤭🤭
neny: hooh,,kyk berasa dia suci kak🤣🤣🤣
total 2 replies
pojok_kulon
Tapi memang ada kok, cinta karena terbiasa. kata orang jawa cinta jalaran soko kulino🤭🤭
Tulisan_nic: witing tresno, jalaran kulino. Gitu ya kak🤭
total 1 replies
mama Al
hmmm sepertinya dia belum menemukan sosok yang klik 🤭
Tulisan_nic: Giliran Nemu yang klik, banyak halang rintangnya kak
total 1 replies
Larasati
Apa yang menjadikanmu berpikir demikiaan Bang Naufal? 🥲
Tulisan_nic: Abang kelewat menikmati single era, nampaknya🤭
total 1 replies
Herman Lim
gila mank cocok bapak Anin mati ga ada guna nya gara² dia hidup anak y semua rusak dan malu
Tulisan_nic: Tragedi, berdarah ya kak🥲
total 1 replies
neny
kebakaran apa nih,,gk faham aq🤭🤭
neny: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
neny
ya allaah,,kacau emng keluarga anin,,kak othor kasih ath pemikiran kpd mereka biar sadar,,kasian anin/Cry/
miu@
Baru baca udah sad aja nih kehidupan Anin🥲
miu@
akan aku ikuti Thor🤭
Tulisan_nic: Selamat datang di cerita Anin & Naufal kak💕
total 1 replies
neny
orng lg kesel2 nya tuh kenzo ngapa kecakepan ya,,cakep doang kagak ada duit mah percuma tong,,mau jd mokondo loe,,di injek2 ntar loe sm bini loe🤣🤣
neny: ya itu,,jilatin tuh kegantengan🤣🤣
total 2 replies
neny
nm nya jg casanova ya gtu,,di mana2 ada pacar nya,,🤣🤣
neny
maa syaa allaah,, baik bener mm nya naufal,,smg selama nya baik sm anin,,🤍
neny: sangat terhibur,,kadang ketwa sendiri,,nangis sendiri,,dan kesel sendiri😂😂
total 3 replies
neny
bicara ajh apa ada nya,,biasanya orang tua itu punya jalan keluar yg di luar fikiran kita,,apalagi bu regina sangat suka sm anin,,yo semangat naufal & anin,,semangat jg kak othor nya💪🤍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!