NovelToon NovelToon
LUKA

LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cintapertama / CEO
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan

jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.

kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.

apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?

apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?

bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jeon vicky

Hari ini sang putra sudah diperbolehkan kembali ke mansion dan tidak boleh melewatkan pemeriksaan rutin setiap bulannya, kinan pun mengerti semua pesan dokter untuk bayinya.

Sudah 1 minggu vicky pulang dan kinan selalu menjaganya siang dan malam, kinan yang dulu menolak sang putra kini justru mengurus vicky dengan sepenuh hati meski terkadang raut lelah sangat terlihat di wajah cantiknya tapi kinan tak peduli karena kinan ingin menebus semua rasa bersalahnya kepada sang putra.

Tengah malam kinan terbangun karena haus, dengan langkah gontai diri ya keluar kamar menuju pantry untuk mengambil air minum hingga netranya melihat sehun yang masih fokus dengan laptopnya.

“Pah, belum tidur?" Sapa kinan sambil datang membawa secangkir kopi untuk sehun.

Sehun tersenyum saat kopi itu diletakkan.

“Terima kasih sayang" ucap sehun tulus sambil mengusap surai kinan.

“Sayang, bisa kita bicara sebentar" ucap sehun saat melihat kinan yang hendak beranjak meninggalkannya. Kinan kembali duduk di tempatnya lalu menatap sang papa.

“Ada apa pah?" Tanya kinan pelan.

“Apakah kamu tidak ingin memberitahu suamimu tentang putra kalian? Bagaimanapun dia ayah kandungnya sayang" ucap sehun pelan.

Kinan meremat kedua tangannya kuat, dadanya terasa sesak jika mengingat victor.

“Bisakah kita jangan membahasnya lagi pah, kinan mohon" ucap kinan lirih lalu setelahnya kembali ke kamarnya.

Sedangkan sehun hanya menatap punggung putrinya yang mulai menjauh.

“Kenapa kamu menyiksa dirimu sendiri sayang" gumam sehun 

Sehun tahu bahkan sangat tahu jika setiap malam putrinya akan menangis diam-diam dan sehun paham jika sang putri sebenarnya merindukan suaminya tapi egonya sangat tinggi.

Kinan masuk ke dalam kamarnya dan menuju ke box bayi dimana sang putra sedang tidur.

"Kenapa takdir mempermainkanku dengan sangat kejam? Disaat aku ingin melupakanmu kenapa aku justru mendapatkan malaikat kecil yang akan selalu mengingatkanku kepadamu” monolog kinan pelan.

Wajah vicky sang putra sangat mirip dengan suaminya kim victor hanya matanya yang bulat dan pipi tembemnya yang mirip dengannya.

“Aku mencintaimu tapi aku juga membencimu" lirih kinan untuk kesekian kalinya

3 tahun kemudian.

Sekarang hidup kinan fokus kepada buah hatinya, apapun akan dia lakukan untuk vicky asalkan jagoannya itu bisa terus bersamanya, setiap jadwal check up kinan selalu sempatkan mengantar meski di tengah kesibukannya sebagai seorang CEO tapi dia tetaplah seorang ibu yang memiliki putra yang harus dia rawat dan perhatikan.

"Baiklah jagoan, pesan uncle jangan terlalu lelah bermain hmm” ucap eunwoo setelah melakukan pemeriksaan rutin sambil mengusap surai bocah cilik itu sayang sedangkan vicky hanya mengangguk lucu.

Kinan menatap dokter di depannya saat ini.

“Semuanya baik kinan, tapi kita harus tetap waspada jika sewaktu waktu vicky mengalami serangan jantung mendadak" jelas eunwoo.

“Lalu soal donor jantungnya bagaimana kak?" Tanya kinan.

“Ini sudah 3 th dan belum ada yang cocok" ucap kinan lagi.

“Transplantasi jantung tidak semudah yang kita bayangkan kinan, tapi percayalah aku dan rumah sakit masih berusaha mencari donor yang benar-benar cocok dengan vicky" ucap eunwoo sambil menggenggam tangan wanita di depannya saat ini.

“Mommy hari ini vicky sudah jadi anak baik, jadi bolehkah vicky minta hadiah?” Tanya sang putra kepada kinan dengan mata bulatnya yang menggemaskan, saat ini mereka dalam perjalanan pulang ke mansion jeon.

Kinan tersenyum dan mengelus surai putranya.

"Kamu minta apa sayang?” Tanya kinan lembut.

"Vicky ingin makan es krim yang kemarin dibelikan oleh mama woonie dan papa mingyu” ucap vicky dan kinan pun mengangguk.

"Boleh tapi hanya 1 tidak boleh lebih mengerti” pesan kinan yang tentu saja membuat sang putra tersenyum lebar, senyum yang sangat mirip dengan victor.

"Yeaayy terima kasih mommy” ucap vicky dengan senyum kotaknya yang seketika membuat kinan membeku.

"Mommy are you okay?” Tanya sang putra saat melihat kinan yang tiba-tiba diam.

"Ah iya mommy okay sayang” ucap kinan setelah sadar dari lamunannya.

Mobil kinan memasuki halaman mansion jeon dan seperti biasa vicky akan langsung keluar dari mobil begitu mobil terparkir dan berlari ke dalam mansion.

“Sayang jangan lari" teriak kinan yang menyusul di belakang putranya.

Sedangkan vicky yang baru saja membuka pintu utama langsung disambut oleh mingyu dan dengan cepat bocah kecil itu melompat ke arah mingyu.

“Ops hati-hati sayang" ucap mingyu saat vicky sudah berada di gendongannya.

Sedangkan vicky hanya tersenyum lebar dengan senyum kotaknya.

“Papa, nanti vicky mau bicara serius dengan papa pembicaraan pria dewasa" bisik vicky.

Mingyu menatap putranya itu dengan alis sebelah yang terangkat.

“Kamu mau curhat soal pacar kamu ya", bisik mingyu yang mendapatkan cubitan di lengannya oleh vicky.

“Bukan lagian kata mommy vicky masih kecil, pokoknya pembicaraan pria dewasa" bisik vicky lagi dan mingyu pun mengangguk.

“Apa yang kalian bicarakan? Kenapa bisik-bisik", ucap woonie yang tiba-tiba berdiri di samping mingyu yang tentu saja membuat kaget mingyu dan vicky.

“Ish mama bikin vicky kaget deh, liat nih dada vicky deg deg gitu" ucap vicky sambil mengerucutkan bibirnya.

“Maaf sayang, habisnya kalian bisik-bisik sih" ucap woonie sambil mengusap surai vicky sayang.

Sesaat kemudian kinan masuk ke mansion.

“Bagaimana hasil pemeriksaannya?" Tanya woonie saat melihat sang adik yang memasuki mansion.

Kinan duduk di salah satu sofa dan menyandarkan punggungnya.

“Semuanya baik, hanya saja kak nunu belum menemukan donor yang benar-benar cocok dengan vicky” ucap kinan.

Woonie menggenggam tangan adiknya erat memyalurkan semua kekuatannya untuk sang adik.

"Semuanya akan baik-baik saja, kakak yakin itu vicky anak yang kuat”.

Kinan menatap putranya yang kini tengah memakan es krimnya di pangkuan mingyu.

"Aku merasa berdosa karena dulu sempat membencinya, andai dulu aku tidak berusaha menggugurkannya mungkin dia sekarang akan tumbuh menjadi anak yang normal bukan kak” ucap kinan lirih sambil meremat kedua tangannya.

“Semuanya adalah takdir dan kita tidak bisa menyalahkan takdir itu” ucap woonie tersenyum.

"Mommy” panggil vicky yang entah sejak kapan ada di depan kinan dengan mulut yang belepotan es krim.

Kinan mengangkat putranya dan mendudukkannya di pangkuannya.

"Ada apa sayang” tanya kinan sambil menghapus sisa es krim di mulut sang putra dengan tisu basah.

"Mommy vicky ingin sekolah” ucap vicky.

Kinan tertegun mendengar permintaan sang putra, selama ini kinan dan seluruh keluarga jeon yang lain menghindarkan vicky dari dunia luar karena kondisi vicky yang berbeda.

"Home schooling saja ya sayang” bujuk kinan dan vicky pun menggeleng.

"Vicky ingin sekolah mommy, punya banyak teman dan bermain bersama mereka” ucap vicky dengan mata bambinya yanh menggemaskan.

"Tapi sayang mommy takut kamu akan kelelahan, belajar di rumah saja ya” bujuk kinan lagi.

Vicky turun dari pangkuan kinan dengan wajah murungnya lalu naik ke lantai 2 tempat kamarnya berada tanpa bicara sepatah katapun dengan kinan.

Kinan hanya bisa menghela nafas saat melihat sang putra pergi begitu saja.

Bukan kinan tidak bisa membiayai sekolah vicky tapi kondisi vicky tidak memperbolehkan bocah laki laki itu kelelahan secara fisik maupun mental karena sewaktu waktu bisa anfal.

"Jangan sedih, kita bahas lagi nanti soal keinginan vicky sekolah bersama papa dan mama ya” bujuk woonie dan kinan pun mengangguk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!