NovelToon NovelToon
Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:78.2k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Astrid mengorbankan segalanya untuk keluarga. Namun, pengorbanannya justru dibalas dengan hinaan.

Setelah melahirkan, tubuh Astrid berat badannya naik drastis hingga membuat Lucas, suaminya yang seorang dokter, merasa malu memiliki istri sepertinya. Tak hanya itu, Marta, sang mertua, juga menganggap Astrid sebagai wanita tidak berguna karena tidak memiliki pekerjaan maupun prestasi yang bisa dibanggakan.

Puncaknya terjadi saat Lucas dan Marta mempermalukannya di depan banyak tamu undangan. Harga dirinya diinjak-injak tanpa belas kasihan, seolah seluruh pengorbanannya selama ini tidak pernah berarti. Hari itu, Astrid memutuskan untuk berhenti menangis.

Dengan bantuan Mateo, Astrid bangkit dan mengubah hidupnya. Saat satu per satu kesuksesan berhasil diraihnya, orang-orang yang dulu merendahkan mulai menyadari kesalahan mereka.

Kini giliran mereka yang memohon, sementara Astrid tak lagi peduli. Karena ada penghinaan yang bisa dimaafkan, tetapi tidak pernah bisa dilupakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Sore harinya, Astrid sedang duduk di lantai ruang keluarga menemani Ariana bermain puzzle untuk balita. Anak itu terlihat begitu serius menyusun potongan-potongan gambar sambil sesekali mengerucutkan bibirnya karena kesulitan menemukan bagian yang cocok.

Astrid tersenyum melihat tingkah putrinya. Saat itulah suara pintu depan terbuka. Astrid spontan menoleh. Ia sedikit terkejut. Lucas pulang jauh lebih awal dari biasanya. Hal yang hampir tidak pernah terjadi. Belum sempat Astrid mengatakan apa pun, Ariana sudah lebih dulu berdiri dan berlari kecil menghampiri ayahnya.

"Papa pulang!" seru gadis kecil itu riang.

Wajah Lucas langsung melembut. Ia membungkukkan tubuhnya lalu mengangkat Ariana ke dalam pelukan.

"Ariana lagi apa?" tanyanya sambil mencium pipi putrinya.

Ariana tertawa kecil. "Main pajel cama mama."

"Wah, hebat sekali." Lucas mengacak rambut putrinya dengan gemas.

"Nanti kalau sudah selesai, Papa mau lihat hasilnya."

Ariana mengangguk bersemangat. "Oke, Papa!"

Astrid memperhatikan pemandangan itu dari tempatnya duduk. Entah kenapa hari ini Lucas terlihat berbeda. Jauh lebih hangat dan lebih santai. Juga ia jauh lebih perhatian dibanding biasanya. Bahkan senyum di wajah pria itu terlihat lebih sering muncul.

Setelah menurunkan Ariana, Lucas berjalan mendekati Astrid. Wanita itu masih menatapnya dengan heran. Lucas lalu berhenti tepat di hadapannya.

Lucas tersenyum tipis melihat ekspresi bingung di wajah istrinya. "Aku ingin mengajakmu keluar," ujarnya santai.

Astrid yang sedang duduk menemani Ariana bermain puzzle langsung mengangkat kepala. "Keluar?" tanyanya sambil mengernyit.

Lucas mengangguk. "Kencan."

Jawaban itu membuat Astrid hampir tidak mampu menyembunyikan keterkejutannya. Kencan? Kata itu terdengar asing keluar dari mulut Lucas.

Sudah bertahun-tahun pria itu tidak pernah mengajaknya pergi berdua hanya untuk menghabiskan waktu bersama. Bahkan sebelum hubungan mereka memburuk, Lucas selalu lebih sibuk dengan pekerjaan dibanding keluarganya.

Kini tiba-tiba ia mengajak kencan. Terlalu aneh. Astrid menatap wajah suaminya beberapa saat. Mencoba mencari sesuatu di balik senyum yang ditunjukkan pria itu. Namun seperti biasa, Lucas sangat pandai menyembunyikan niatnya.

Melihat Astrid diam terlalu lama, Lucas terkekeh pelan. "Aku serius," katanya. "Masa suami nggak boleh mengajak istrinya makan malam?"

Astrid memaksakan senyum kecil. "Boleh saja."

Lucas terlihat puas mendengar jawaban itu. "Malam ini Ariana menginap di rumah Mama."

Mata Astrid langsung membesar. "Hah?"

Lucas tertawa kecil. "Lagipula Ariana juga senang kalau menginap di sana."

Seolah mendengar namanya disebut, Ariana langsung berseru riang. "Aku mau tidur sama Grandma!"

Lucas tersenyum lebar. "Nah, kan."

Astrid ikut tersenyum. Namun hanya di permukaan. Di dalam hati dan pikirannya justru bergerak semakin cepat. Suaminya yang tiba-tiba pulang langsung meminta maaf. Lalu mendadak perhatian. Lalu, mengajak makan malam berdua. Sekarang bahkan Ariana sengaja dititipkan.

Semakin banyak potongan yang membuatnya merasa Lucas sedang menyiapkan sesuatu. Dan itu bukan sesuatu yang baik.

Saat berdiri di depan cermin, Astrid menatap pantulan dirinya beberapa saat. Bukan karena gugup menghadapi makan malam bersama Lucas, melainkan karena sedang mencoba menebak langkah apa yang sedang disiapkan suaminya itu.

Perubahan Lucas terlalu mendadak, seperti permintaan maaf, perhatian yang berlebihan. Semua itu terasa seperti bagian dari suatu rencana yang besar. Astrid mengenal Lucas cukup lama untuk tahu bahwa pria itu tidak pernah melakukan sesuatu tanpa alasan.

"Kamu sedang mengincar sesuatu, ya?" batin Astrid pelan.

Beberapa pakaian tergeletak di atas ranjang. Astrid baru saja mencoba beberapa pilihan sebelum akhirnya memilih gaun biru muda yang sederhana. Bukan karena ingin tampil cantik di depan Lucas atau ingin membuat suaminya terkesan, melainkan karena ia tidak ingin Lucas curiga.

Jika Lucas sedang memainkan perannya sebagai suami yang penuh perhatian, maka Astrid juga akan memainkan perannya sebagai istri yang mempercayainya.

Astrid mengembuskan napas pelan. Bahkan ia sampai beberapa kali membuka dan menutup lemari hanya untuk memilih pakaian yang akan dikenakan.

Hal sederhana yang sudah sangat lama tidak pernah ia lakukan. Akhirnya ia memilih gaun sederhana berwarna biru navy. Tidak terlalu mewah, juga tidak terlalu mencolok. Namun, cukup membuat dirinya terlihat segar dan anggun.

Astrid merapikan rambutnya perlahan. Tatapannya tertuju pada bayangan dirinya sendiri di cermin. Ingatan tentang foto-foto Lucas dan Starla kembali muncul di kepalanya. Lalu percakapan yang tidak sengaja ia dengar.

Kebohongan demi kebohongan yang selama ini ditutupi Lucas. Dahulu, hanya mengingat semua itu saja sudah cukup membuat dadanya sesak. Namun, sekarang tidak lagi. Yang tersisa hanyalah kekecewaan dan tekad untuk melindungi dirinya dan Ariana.

"Aku ingin lihat sampai sejauh apa kamu akan bermain, Lucas," batin Astrid pelan. Ia mengambil tas tangannya lalu keluar dari kamar.

Saat memasuki ruang tengah, Lucas yang sedang menunggu langsung menoleh. Pria itu terdiam sesaat, tatapannya tertahan pada Astrid.

Gaun biru navy itu membuat Astrid terlihat jauh lebih segar dibanding beberapa bulan lalu. Tubuhnya yang kini jauh lebih kurus dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Hal ini membuat penampilannya semakin anggun. Lucas bahkan sampai lupa mengalihkan pandangan.

Astrid menyadari tatapan suaminya yang berbeda. Kali ini ia tidak merasa gugup atau merasa tersanjung. Tidak juga berdebar seperti dulu. Astrid hanya mengamati, bagaimana Lucas memainkan perannya.

"Ada apa?" tanya Astrid sambil tersenyum tipis.

Lucas tersadar dari lamunannya. "Belakangan ini kamu berubah."

Astrid mengangkat alis. "Berubah?"

Lucas mengangguk. "Sekarang kamu terlihat jauh lebih cantik."

Astrid terkekeh pelan. "Rayuan macam apa itu?"

"Aku serius." Tatapan Lucas bergerak dari ujung kepala hingga kaki. "Berat badanmu turun banyak. Sehingga membuat wajahmu lebih segar. Kamu jadi terlihat lebih muda dari sebelumnya."

Astrid tersenyum kecil. "Terima kasih."

Hanya itu reaksi Astrid. Tidak ada pipi yang memerah. Tidak ada jantung yang berdebar, apalagi harapan yang tumbuh. Karena cinta yang dulu ia miliki untuk Lucas sudah lama mati.

Lucas tidak menyadari hal itu sama sekali.

1
Nurlaela
terus saja salah paham dasar dokter penipu😂😂😂😂
Mardiana
ehh... ternyata dokter gemblung yg serakah dan gak mau usaha sendiri buat selingkuh.... ngandelin harta istrinya....ealahh gemblung 🤦🤦😎😎😎
Erni Kusumawati
baca bab ini sampai tahan nafas ikutan tegang🤭🤭
Darti abdullah
luar biasa
Yeyet Rohaeti
lanjut
Mardiana
Lucas... lupa sama istrinya karena lihat yg lebih kinclong 😈
Mardiana
cakep ...👍👍👍👍
Aidil Kenzie Zie
ha ha ha selamat datang di hotel prodeo Lucas 🤣🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Good
sunaryati jarum
Saatnya Lucas runtuh,harta yang dikumpulkan dari hasil mencuri akhirnya akan kembali ke pemiliknya
sunaryati jarum
Semoga uang yang dicuri dan diberikan pada selingkuhannya kembali ke Astrid.Dan semua asetnya dibekukan dan jadi hak Astrid
Sugiharti Rusli
apa itu data" transaksi pengalihan yang dimiliki oleh istrinya yang selama ini juga disalah gunakan olehnya,,,
Sugiharti Rusli
dan kira" apa isi amplop yang pada akhirnya membuat pertahanan si Lucas runtuh yah itu,,,
Sugiharti Rusli
dalam hal ini sepertinya si Lucas sudah mempersiapkan kala dirinya sudah tertangkap dan bukti kejahatan mulai di paparkan,,,
Sugiharti Rusli
tapi kalo penyidik sudah berpengalaman tahu kapan mulai menyerang si tersangka yah,,,
Sugiharti Rusli
memang yah ada karakter penjahat yang bisa memainkan emosi penyidik sih dalam dunia kriminal,,,
Sugiharti Rusli
sekalinya penjahat tetap penjahat yah si Lucas itu
Sugiharti Rusli
dan kamu berkilah sama ibu kamu kalo ini hanya salah paham agar bisa menutupi semua kecurangan yang sudah kamu lakukan,,,
Sugiharti Rusli
dan sekarang kamu menghadapi dua gugatan sekaligus, dari Astrid dengan gugatan cerai, dan kasus penyelewengan
Sugiharti Rusli
kamu pikir kamu sudah bermain cantik dan tidak akan ketahuan dengan semua trik licik yang telah kamu perbuat, bahkan sama istri kamu sendiri,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!