NovelToon NovelToon
Bukan Mesin Atm Keluarga Mu

Bukan Mesin Atm Keluarga Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Maira, seorang istri yang harus membagi penghasilan nya untuk istri dari kakak ipar nya yang sudah meninggal dunia.

Sang suami dan mertua hanya memanfaatkan uang nya, demi kepentingan mereka semua.

Tidak hanya itu, Suami nya, Azam malah menjalin hubungan dengan kakak ipar nya dengan alasan mau membantu janda kakak nya tersebut.

Mereka semua kelimpungan saat Maira memutuskan untuk tidak mau membantu lagi, dan menyerahkan semua nya pada Azam, suami nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

Pagi ini Maira bangun seperti biasa nya, dia berpura-pura tidak tahu akan semua yang dia lihat tadi malam. Maira ingin mencari bukti perselingkuhan antara suami nya dan Nia, agar dia punya alasan yang kuat untuk berpisah nanti nya.

Tapi sebelum itu terjadi, Maira ingin memberi pelajaran terlebih dahulu pada mereka semua. Maira ingin melihat mereka semua menderita tanpa dukungan dan aliran dana dari Maira, seperti apa Azam tanpa dukungan dari Maira.

"Kamu tidak boleh sarapan di sini, semua ini di beli dengan uang nya Nia, bukan uang mu!" Mama Wina berkata dengan ketus saat Maira mulai duduk di meja makan.

Maira menarik nafas panjang, dia tidak menyangka mereka akan bersikap seperti ini pada nya. Padahal selama bertahun - tahun ini, Maira lah yang memenuhi semua kebutuhan mereka, termasuk makan semua orang di rumah ini.

Nia tersenyum sinis melihat Maira di bentak oleh Mama Wina, sedangkan Azam memilih acuh dan bersikap seolah- olah tidak melihat semua nya. Azam memilih mengisi perut nya, dari pada membela istri nya.

"Baik lah, silahkan kalian makan semua nya!" Maira segera berdiri dari kursi nya.

"Jangan menjadi orang yang tidak tahu malu, kalau mau makan silahkan beli sendiri!" Sindir Mama Wina lagi.

Maira segera pergi meninggal kan mereka semua, dia mencari kunci mobil nya. Hari ini Maira ingin mengamankan kan mobil nya, walaupun mobil itu belum laku terjual, tapi yang pasti Maira tidak akan membiarkan siapa pun memakai nya lagi.

"Ini dia yang aku cari!" Maira tersenyum senang saat menemukan benda yang di cari nya.

Kunci mobil iti tergeletak di dekat televisi, Maira segera meraih nya. Maira bergegas masuk ke garasi lewat pinti samping, dia memanas kan mobil nya selama beberpa menit sebelum akhir nya meluncur pergi dari rumah.

"Enak saja mau pakai mobil ku, jika kalian mau mobil silahkan beli sendiri!" Maira bermonolog pada diri nya sendiri.

Jalanan masih cukup sepi, karena ini masih pagi. Maira tidak ingin terjebak macet, dia memilih langsung pergi ke kantor. Dia akan sarapan di kantor saja, jika dia sarapan di luar takut nya dia akan terjebak macet nanti nya.

Sementara itu di rumah, Azam yang sudah selesai sarapan akan segera berangkat ke kantor.

"Nia, kunci mobil di mana?" Azam bertanya pada Nia.

"Tadi malam aku letak kan di dekat televisi, mas!" Jawab Nia sambil merupakan serangan sekolah putri nya.

Mama Wina langsung mengikuti langkah kaki Azam, dia ingin dan Nia ingin mengantar kan Azam hingga ke depan pintu.

"Bagai mana dengab saran Mama, Zam?" Tanya Mama Wina.

"Aku setuju Ma, aku akan menikah dengan mbak Nia. Kasihan Ayu jika mbak Nia menikah dengan orang lain, takut nya suami baru mbak Nia tidak tulus menerima Ayu!" Azam berkata pada Mama nya.

Azam ingin mengambil kunci mobil, tpi dia tidak menemukan apa yang dia cari di sana. Hari ini Azam bisa memamerkan kembali mobil itu, karena bahan bakar mobil itu sudah di isi oleh Nia kemarin.

"Nia, di mana kunci nya?" Tanya Azam lagi.

"Loh, kok tidak ada mas. Coba lihat mobil di garasi! Mungkin sudah di bawa oleh Maira!" Nia memberi usul.

"Iya ayo!" Ketiga nya langsung menuju ke garasi.

Karena terlalu asyik ngobrol saat sarapan tadi, mereka tidak mendengar suara mesin mobil saat Maira pergi tadi.

"Mas, mobil nya sudah tidak ada, pasti sudah di bawa oleh Maira!" Nia berkata saat tidak menemukan mobil di sana.

"Keterlaluan Maira, dia sengaja membawa mobil mu Azam. Ini tidak bisa di biarkan, kau harus bisa tegas pada Maira, Zam!" Mama Wina menghasut putra nya.

"Maira, awas kau!" Azam mengepal kan tangan nya.

Azam langsung mengambil ponsel nya dari saku celana nya, dia langsung menekan nomor Maira dan dia sudah tidak sabar untuk memarahi Maira.

Tapi hingga panggilan ke tiga, Maira tidak menjawab panggilan nya. Seperti nya Maira memang sengaja, sebab dia malas berdebat dengan suami nya.

Azam kembali mencoba, hingga panggilan ke empat baru di jawab oleh Maira.

"Hallo, ada apa mas?" Tanya Maira ketus dari seberang sana.

"Maira, di mana mobil ku? Kamu pasti sengaja kan membawa nya!" Bentak Azam dengan kasar.

"Apa mas? Mobil mu kamu bilang? Kapan kau membeli nya?" Tanya Maira dengan nada yang penuh ejekan.

"Maira, aku ini suami mu Maira. Aku juga punya hak atas mobil itu, kembalikan mobil itu segera. Aku akan memakai nya!" Azam memberikan perintah pada Maira.

"Jangan mimpi mas, jika kau ingin punya mobil silahkan beli sendiri!" Maira langsung memutuskan kan panggilan telepon secara sepihak.

"Maira tunggu Maira,,,!" Azam berkata dengan kesal.

Tapi percuma saja karena Maira sudah memutuskan panggilan telepon dengan nya, Azam semakin kesal di buat nya.

"Bagai mana Zam? Maira bilang apa?" Tanya Mama Wina.

"Maira menolak memberikan mobil itu, Ma!" Jawab Azam dengan lesu.

"Ini tidak bisa di biarkan, Mas. Maira tidak bisa menguasai semua harta mu sendiri!" Nia ikut menghasut Azam.

"Nia benar Zam, kau harus tegas pada Maira. Kau adalah kepala keluarga di rumah ini, jangan mau di tindas oleh Maira!" Mama Wina berkata pada Azam.

"Mas, kau harus ambil mobil itu sama Maira. Jangan biarkan di bersenang - senang dan mengakui mobil itu sebagai milik ny!" Nia ikut menghasut Azam.

Azam hanya menggaruk kepala nya yang tidak gatal, bagaimana dia dia bisa menahan Maira membawa mobil itu. Karena mobil itu memang milik Maira, mobil iti di beli oleh Maira sebelum dia menikah dengan Azam.

"Ya udah Ma, aku berangkat ke kantor dulu, aku bawa lagi motor saja. Nanti kita akan urus Maira setelah aku pulang kerja!" Azam pamit pada Mama Wina dan Juga Nia.

"Iya Zam, ingat nanti sore jangan lupa ambil mobil itu sama Maira, Mama tidak rela dia menguasai semua harta mu!" Mama Wina berkata pada Putra nya.

"Iya Ma!" Jawab Azam patuh.

"Loh mas, kok kamu bawa motor aku sih. Kan aku mau kuliah!" Lara yang sudah rapi protes pada Azam.

"Hari ini aja kau bawa motor mu, besok aku akan bawa mobil lagi. Udah ya aku bisa terlambat berangkat ke kantor!" Azam tidak perduli pada protes adik nya.

Lara tampak kesal, dia menghentak- hentakkan kaki nya dengan kasar. Hari ini terpaksa dia pergi ke kampus lagi dengan naik ojek, dia malu karena tidak bisa ikut teman - teman nya keluyuran sepulang kuliah.

1
Siti Zaid
Author lanjut dan beri mereka pembalasan yg setimpal utk rasa sakit hati nya maira...😠
Thewie
buat aja Thor siazam tuh cepat ceraikan maira.. muak aku lihat omaknya sama iparnya itu. rasanya Indak kuputokkan kepalanyo
Hary Nengsih
maira dh lah kluar dr rumah
Anonim
MANA ADEGAN BUNUH BUNUH NYA? ADEGAN PEMBANTAIAN NYA MANA??? SEPERTI AINZ MEMBANTAI 70000 KSATRIA KERAJAAN RE-ESTIZE
Siti Zaid
Author lanjut..senangnya bila hati melihat maira yg tetap dengan pendiriannya utk tidak membantu suami dan keluarganya..👍👍👍
Zhafran Althaf
bagusss maiiii baguss kalau bisa gugat cerai diam2 biar melotot semuanya🤣🤣🤣
Hary Nengsih
udh lah kluar aja dr rumah gak d anggap istri jg
Siti Zaid
Arini..bantu maira buat kasi pelajaran utk keluarga toxic..harusnya Azam dipukul biar patah semua tulang belulang nya😄biar tahu rasa..dasar laki mokondo😠
Thewie
lawan maira lembek kalipun kau 💪
Zhafran Althaf
thorrrr entong nasi dari kayu mau aku pukulin ke kepala Azam dan keluarganya ngjk kesel berjamaah ya thor🤣🤣🤣
Thewie
thor kayaknya kamu ngajak kami emosi berjamaah ya
Zhafran Althaf: lha iya bener kak😄😄😄
total 1 replies
Hary Nengsih
lanjut ,,gedeg m azam
Siti Zaid
Author lanjut..hati makin panasss🤭
Siti Zaid
Maira jangan mengalah dan lemah didepan semua keluarga toxic itu..kuatkan hatimu..buat mereka menyesal kerana telah menghianati kamu...😠
Anonim
betul.. seperti itu..
rasa sakit itu akan menjadi dasar balas dendam mu, kau harus bangkit berdiri dan lawan semua musuh mu.. TATAKAE TATAKAE
Hary Nengsih
lanjut
Thewie
thor cepatkan laku mobil itu. biar tau rasa mereka
Zhafran Althaf
huuuuuu orang kayaaaa katanyaaaa🤣🤣🤣🤣
Anonim
HALAL DARAH MEREKA AZZAM ,IBUNYA AZZAM, NIA..
LAKNATULLAH... AYO SEMUA NYA TERIAK LAKNATULLAH
Siti Zaid
Terima kasih sudah update lagi...author lanjut..geram dengan Azam dan Nia..azam mau menikah lagi..satu isteri saja tidak mampu menafkahi...inikan nikah lagi😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!