NovelToon NovelToon
Idola Kampus Itu Pacarku

Idola Kampus Itu Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​"Woy, lihat! Itu Kak Baskara!"

​Bisikan-bisikan itu menyebar cepat seperti api yang menyambar rumput kering. Lara yang awalnya sibuk merapikan buku catatannya, refleks mendongak ketika suasana mendadak hening selama satu detik, lalu pecah oleh riuh tepuk tangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan sekedar urusan logistik

Lara menghela napas panjang saat membaca pesan di layar ponselnya tepat setelah pintu ruang transit tertutup. Tak lama, ponselnya bergetar—panggilan dari Papanya.

​"Halo, Pa?"

​"Lara, sayang, maaf banget ya. Papa benar-benar nggak bisa jemput, ada rapat mendadak yang nggak bisa ditinggal. Tadi Papa sudah coba hubungi Pak Jono, tapi ternyata dia masih demam tinggi, sopir pengganti juga lagi di luar kota."

​Bahu Lara merosot. "Oh... gitu ya, Pa. Ya sudah, Lara naik taksi online aja kalau gitu."

​"Hati-hati ya, sayang. Kabari Papa kalau sudah sampai rumah."

​Lara mematikan sambungan telepon dengan wajah yang semakin cemberut. Masalahnya, jam segini adalah waktu tersulit untuk mendapatkan kendaraan di sekitar kampus karena berbarengan dengan jam pulang kantor dan bubaran mahasiswa lain.

​Ia berdiri di teras depan gedung sekretariat, berkali-kali mencoba memesan ojek maupun taksi online di aplikasinya, namun hasilnya nihil. 'Driver tidak ditemukan'.

​"Duh, gimana ini..." gumamnya gelisah sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.

Tanpa Lara sadari, di balik jendela kaca ruang transit yang sedikit terbuka, sepasang mata tajam sedang memperhatikannya sejak tadi. Baskara, yang sebenarnya sudah ingin mengemasi barangnya, mengurungkan niat saat melihat punggung kecil Lara yang tampak kebingungan di depan gedung.

​Baskara mengambil kunci motornya di meja, mengabaikan Randy yang sedang asyik bernyanyi tidak jelas.

​"Mau ke mana, Bas? Buru-buru amat," tanya Randy heran.

​"Ada urusan 'logistik' yang tertinggal," jawab Baskara singkat tanpa menoleh.

Keadaan di gerbang kampus memang sangat riuh saat itu. Lara berdiri di pinggir jalan, memandangi kerumunan mahasiswa baru yang mulai pulang dengan kendaraan masing-masing. Wajahnya yang polos tampak semakin bingung karena ia benar-benar buta arah dan tidak memiliki tumpangan.

​Lara berdiri mematung di bawah papan besar bertuliskan "Selamat Datang Mahasiswa Baru". Tas punggungnya terasa semakin berat seiring dengan matahari yang mulai turun. Ia berkali-kali mengecek aplikasi ojek online di ponselnya, namun hanya lambang "mencari driver" yang berputar-putar tanpa henti.

​Ia merasa asing. Sebagai gadis yang selama ini selalu dijaga ketat oleh keluarganya, dilepas sendirian di gerbang kampus yang luas di hari pertama PKKMB adalah sebuah tantangan besar. Beberapa mobil mewah lewat di depannya, mengangkut teman-teman barunya, namun tak ada satu pun yang ia kenal cukup akrab untuk dimintai tumpangan.

​Tiba-tiba, deru mesin motor sport yang berat membelah kebisingan gerbang. Motor itu berhenti tepat di depan Lara, menghalangi pandangannya ke jalan raya.

​Pengendaranya membuka kaca helm, memperlihatkan mata tajam yang tadi sempat membuat Lara gemetar di ruang transit. Baskara Langit.

​"Belum pulang?" tanya Baskara. Singkat, padat, dan penuh penekanan.

​Lara tersentak. "E-eh, iya Kak. Belum dapat ojek."

​Baskara menatap layar ponsel Lara yang masih menampilkan aplikasi pencarian driver. Ia mendengus pelan, lalu menyodorkan sebuah helm cadangan yang entah sejak kapan sudah ia siapkan di jok belakang.

​"PKKMB hari pertama belum selesai kalau maba-nya masih telantar di gerbang. Naik," perintahnya tanpa ekspresi, namun ada nada yang tak bisa dibantah.

​Lara ragu-ragu. "Tapi Kak, rumah saya agak jauh..."

​"Saya punya bensin cukup untuk keliling kota, Lara Wijaya. Cepat naik sebelum jalanan makin macet," potong Baskara dingin, namun ia memajukan motornya sedikit agar Lara lebih mudah naik.

1
ASTRI LIANTI
kok di paragraf atas ga berjilbab kok di sini berjilbab sih
Zet3: mksh kak koreksi nya,aku perbaiki yaa🙏🏻
total 1 replies
Ryuu
semangat terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!