NovelToon NovelToon
Pendekar Gerbang Naga

Pendekar Gerbang Naga

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Fantasi
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mr. Lim's

Luo Chen merupakan tuan muda keluarga Luo, namun demi menutupi kesalahan adiknya ia harus dikorbankan oleh keluarganya sendiri berada di penjara bawah tanah kekaisaran Tang. Banyak orang menduga jika Luo Chen akan bernasib buruk ketika berada dalam penjara bawah tanah tersebut, dimana kematian menjadi lebih baik daripada bertahan hidup.

Namun tanpa diduga, bekas Kaisar sebelumnya yang secara kebetulan menemukan Luo Chen memiliki tulang langka 1000 tahun memilih untuk menyelamatkannya dan menjadikannya sebagai murid rahasia dengan pelatihan khusus. Dengan bakat serta tekad yang kuat, akhirnya Luo Chen tidak mengecewakan gurunya, ia berubah dari sosok pemuda yang pendiam menjadi pribadi yang penuh semangat serta aura bertempur yang sangat mengerikan.

Kini 7 tahun telah berlalu, nama Luo Chen di Klan Luo perlahan memudar dengan catatan buruk yang melekat di dirinya. Tanpa orang lain sadari, Luo Chen telah menjadi sosok pembunuh yang paling ditakuti oleh kelompok pemberontak Kekaisaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Lim's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Junior Yang Menantang Senior

Wu Nian dan kakaknya terbelalak, mereka tidak menyangka jika Luo Chen yang mereka kenal sebagai pria tidak berguna melakukan pembunuhan sadis di depan mata mereka. Membayangkan Luo Chen yang bekerja sebagai murid pekerja di Sekte Pedang Langit, mengangkut air dan membersihkan pekarangan Sekte. Membuat pemandangan saat ini begitu kontras dengan kepribadian Luo Chen yang pernah mereka kenal.

Darah segar pun memancar dari leher pria berjubah putih, orang yang sebelumnya begitu mendominasi kini berubah menjadi mayat mengenaskan yang menghancurkan rasa trauma di dalam kejiwaan Wu Nian dan kakaknya, Wu Minghao.

"Dia.. Bagaimana bisa sekuat itu" Ucap Wu Minghao yang baru mengetahui kekuatan Luo Chen.

Di benaknya, Luo Chen adalah pemuda pengecut yang bahkan tidak berani membantah segala ucapan yang dikeluarkannya, bahkan pemandangan terakhir saat ia meminta Luo Chen menandatangani perjanjian pembatalan pertunangan masih terpatri dengan sangat jelas.

Apalagi Wu Minghao juga melihat jejak ketenangan di wajah Luo Chen sesaat setelah membunuh pria berjubah putih, jelas sekali jika Luo Chen melakukan pembunuhan bukan untuk yang pertama kalinya. Sontak saja Wu Minghao teringat dengan gelar Luo Chen sebagai Pembantai Iblis seperti yang dikatakan oleh pria berjubah putih sebelum meninggal.

Memikirkan hal tersebut tentu membuat Wu Minghao bergidik ngeri, ia sangat takut jika Luo Chen akan membalas dendam atas perbuatannya yang selalu menghina dan merendahkannya itu.

Apa yang menjadi kekhawatiran Wu Minghao tentu tidak terbersit di dalam pikiran Luo Chen, meski ia merasa sakit hati namun ia tidak akan melakukan pembalasan dengan menghilangkan nyawa. Cukup baginya dengan meninggalkan kesan mendalam dan identitas sejatinya sebagai anggota organisasi Gerbang Naga.

Seusai melakukan serangan cepat itu, Luo Chen berbalik dan menyarungkan kembali Pedang Pembantai Iblis yang menjadi kebanggaannya. Sikapnya dingin dan mengabaikan keberadaan dua orang wanita yang saat ini tengah menatap ke arahnya.

Bersamaan dengan kematian pria berjubah putih, formasi yang berada di ruangan yang mengurung Zhao Lushi pun menjadi hancur berkeping-keping. Wajah cantik Tabib Dewa itu pun tidak berekpresi berlebihan, sejak awal ia ingin mengetahui sejauh mana kekuatan Luo Chen setelah pulih dari ingatannya.

"Apa yang kalian lihat barusan cukup sampai di sisi kalian, identitasku bukanlah sesuatu yang bisa diketahui oleh orang biasa"

Pada saat ini Luo Chen berkata dengan tegas ke arah dua wanita yang tampak saling berpelukan menahan ketakutan, Luo Chen sejak awal tidak ingin peristiwa saat ini menampilkan jati dirinya di Kota Chang An.

Masih banyak hal yang ingin ia bereskan, terutama dengan masalah keluarganya sendiri yang juga cukup pelik. Luo Chen ingin mendatangi Klan Luo untuk mengunjungi kedua orangtuanya, adapun sanak keluarga lainnya ia sudah tidak peduli. Dengan sumberdaya yang ia miliki, Luo Chen berencana memisahkan diri dari Klan utama dan mendirikan keluarga cabang kedua di Kota lainnya di provinsi Shaanxi.

"Sungguh pria yang layak membuatku kagum.."

Tiba-tiba terdengar suara lembut penuh ketenangan datang dari luar ruangan, sosok Zhao Lushi menatap ke arah Luo Chen setelah sebelumnya memandang ke arah Wu Nian dan kakaknya.

Dalam hati Zhao Lushi jelas merasa cemburu, pria yang ia sukai diperlakukan semena-mena oleh dua orang gadis yang kini sudah mendapatkan balasannya tersebut.

Melihat kedatangan Zhao Lushi yang baik-baik saja, Luo Chen tersenyum dan memandang lembut ke arah wanita yang selalu dikaguminya itu.

"Bagaimana aku bisa membiarkan seorang tabib cantik berada dalam situasi yang berbahaya" Kata Luo Chen sambil menggaruk kepalanya seperti orang bodoh.

Menyaksikan hal ini, wajah Wu Nian terlihat jelek. Rambutnya yang acak-acakan membuat semuanya terlihat semakin buruk, ia sungguh tidak bisa dibandingkan dengan sosok gadis cantik yang kini bertahta di hati Luo Chen.

Wu Nian pun tidak bisa berkata apa-apa, ia ingin berkata sekedar menyapa pun terasa berat. Trauma berkepanjangan di dalam pikirannya itu pun semakin membuat dirinya tidak layak untuk bersama Luo Chen kembali.

"Hanya gadis bodoh yang termakan omongan manis mu" Balas Zhao Lushi seolah ingin menunjukkan keakraban antara dirinya dengan Luo Chen.

Zhao Lushi ingin memberikan batasan yang jelas pada Wu Nian yang telah menyia-nyiakan Luo Chen, ia juga ingin memberikan sinyal jika dialah pemilik sebenarnya dari lelaki yang memiliki gelar sang Pembantai Iblis tersebut.

Luo Chen tidak memahami bagaimana saat ini telah terjadi pertikaian sengit antara dua orang wanita, selain bertempur Luo Chen memang terkenal tidak peka terhadap perasaan wanita.

"Bagaimana dengan kami?" Tanya Wu Minghao yang takut ditinggalkan.

"Bersihkan diri kalian, seharusnya tidak lama lagi akan sekelompok orang yang membawa kalian keluar dari tempat ini" Jawab Luo Chen dengan tenang.

Sebagai bagian dari kelompok Gerbang Naga, ia tahu jika Bai Hu telah mengatur sekelompok orang untuk membereskan kekacauan yang ditinggalkan oleh Luo Chen.

Zhao Lushi menarik tangan Luo Chen, lalu mereka duduk berdua saling berdampingan di sebuah kursi panjang yang terbuat dari kayu. Seperti dua orang yang saling merindukan, mereka bercengkrama satu sama lain dengan akrab.

Pemandangan ini seperti bilah tajam yang membuat Wu Nian tersakiti, ia merasakan kepedihan mendalam setelah mengetahui pria yang dicampakkan itu ternyata seorang tokoh penting yang memiliki masa depan tidak terbatas.

Sejenak Wu Nian membandingkan Luo Chen dengan Wang Jiwei, tuan muda yang sebelumnya ia dambakan membawa dirinya pada kejayaan justru menghancurkan dirinya ke jurang kehinaan.

Tidak lama berselang waktu berlalu, sekelompok orang dengan menggunakan topeng hitam pun datang. Mereka adalah orang-orang dari Gerbang Naga yang bertugas membersihkan lokasi kejadian, mereka juga yang akan melaporkan atau mengatur segala perkara yang terjadi sebelum diurus oleh biro keamanan resmi istana kekaisaran.

Wewenang istimewa ini hanya dimiliki oleh Gerbang Naga, sehingga tampak di permukaan keadaan roda pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat berjalan baik-baik saja. Hanya segelintir orang yang mengetahui adanya campur tangan kelompok Gerbang Naga, sekelompok prajurit tangguh yang memiliki kecintaan terhadap kekaisaran Tang.

"Suatu saat aku akan menantang mu untuk bertarung" Ucap salah seorang pemuda bertopeng dari kelompok Gerbang Naga.

Pemuda itu adalah Ye Tian, selama dua tahun terakhir ia menggantikan posisi Luo Chen di Gerbang Naga dengan prestasi yang gemilang.

Luo Chen tersenyum kaku, tidak menyangka dirinya yang baru bergabung kembali di Gerbang Naga akan mendapatkan tantangan.

"Hahaha.. Sepertinya aku telah mengabaikan kemampuan adik kecil yang pernah merengek ketakutan saat menjalani misi pertama" Ucap Luo Chen dengan ejekan penuh keakraban.

Mendengar ucapan Luo Chen, sekelompok orang pun tersenyum. Bahkan Zhao Lushi yang berada di dekatnya pun tidak kuasa menahan lesung pipinya yang indah.

Sementara dari balik topengnya, Ye Tian tersenyum getir. Sebagai seorang ksatria tentu ia ingat akan peristiwa memalukan saat ia pertama kali bergabung dalam menjalankan misi pertamanya. Saat itu Ye Tian juga masih berada dalam kelompok yang sama dengan Luo Chen, dari sana juga Ye Tian banyak belajar dari seniornya tersebut hingga meraih banyak prestasi gemilang di setiap misi yang dikeluarkan Gerbang Naga.

1
mata langit
novel KONTOLLLL
Jojo Shua
Author upload berulang". Tanda" korupsi chapter
Langsung blokir supaya tidak ada lagi author yang cuma iseng masuk disini !
Jojo Shua
kasi bintang 1
Mohammad Ridwan
ini gimana ya, kok di ulang² gini episode nya...🤣
Jojo Shua: Blokir saja, jangan biarkan author besar kepala.
total 1 replies
Jojo Shua
🫰🫰
Jojo Shua
🫰
Pakde Bejo
chapter 23,24,25 koh diulang2 terus...
kute
d ulang lgi
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor
Jojo Shua
🫰
Jojo Shua
🙏
Jojo Shua
🥛🥛
Jojo Shua
🥛
Jojo Shua
✅️✅️
Jojo Shua
✅️
Jojo Shua
🙏
Jojo Shua
up
Jojo Shua
🙏
Jojo Shua
gasdd
Jojo Shua
ok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!