NovelToon NovelToon
SISTEM RUSAK : DUNIA KULTIVASI

SISTEM RUSAK : DUNIA KULTIVASI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Sistem
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: DARK SISTEM

Chen Mo terlahir kembali di dunia kultivasi dengan sebuah sistem yang awalnya dianggap rusak dan tak berguna. Namun, seiring perjalanannya, ia menemukan bahwa sistem itu sebenarnya adalah Sistem Pemurnian Langit—warisan kuno yang bertujuan menjaga keseimbangan energi dunia.

Dengan fondasi yang disempurnakan secara unik, Chen Mo melewati berbagai tantangan: memenangkan kompetisi, masuk sekte terkuat, mengungkap rencana jahat organisasi kegelapan, hingga akhirnya memahami misi sejatinya. Ia tidak hanya berjuang untuk menjadi kuat, tapi juga mempelajari bahwa kekuatan sejati terletak pada keseimbangan, bukan penaklukan.

Cerita ini mengikuti perjalanannya dari pendatang tak dikenal hingga menjadi penjaga keseimbangan yang dihormati, melintasi alam yang lebih luas dan memegang tanggung jawab menjaga harmoni seluruh alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DARK SISTEM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18: RENCANA BALAS DENDAM ZHANG HU

BAB 18: RENCANA BALAS DENDAM ZHANG HU

Sejak kalah dalam Ujian Peringkat Murid, hidup Zhang Hu tidak pernah tenang.

Ke mana pun ia pergi, selalu ada murid yang membicarakan pertandingan itu.

"Katanya Zhang Hu kalah dalam tiga gerakan."

"Bukan tiga."

"Dua setengah."

"Memalukan sekali."

Setiap kali mendengar itu, urat di dahi Zhang Hu langsung berdenyut.

Baginya, kekalahan bukan masalah terbesar.

Yang paling menyakitkan adalah kalah dari Chen Mo.

Orang yang selama bertahun-tahun dianggap lemah.

Orang yang dulu sering menjadi bahan tertawaan.

Dan sekarang...

Justru menjadi pusat perhatian.

Brak!

Cangkir teh di tangannya pecah.

Beberapa pengikut yang duduk di sekitarnya langsung terdiam.

Tidak ada yang berani berbicara.

Mereka tahu suasana hati Zhang Hu sedang buruk.

Sangat buruk.

"Aku tidak percaya."

gumam Zhang Hu.

"Bagaimana dia bisa berubah secepat itu?"

Salah satu pengikutnya memberanikan diri menjawab.

"Mungkin dia menemukan harta karun."

"Atau mendapat warisan rahasia."

"Atau mungkin dia menyembunyikan kekuatan sejak awal."

Zhang Hu menggeleng.

"Mustahil."

Ia mengenal Chen Mo cukup lama.

Kalau benar memiliki kekuatan besar sejak dulu, tidak mungkin bisa menyembunyikannya selama bertahun-tahun.

Pasti ada alasan lain.

Dan Zhang Hu berniat menemukannya.

Atau menghancurkannya.

Kalau perlu.

Malam itu, Zhang Hu diam-diam meninggalkan area murid luar.

Ia menuju pasar kecil di luar sekte.

Di sana, ia menghabiskan sebagian besar tabungannya untuk membeli sebuah ramuan.

Ramuan Penambah Tenaga.

Efeknya sederhana.

Meningkatkan kekuatan sementara dalam waktu singkat.

Namun penggunaannya cukup berisiko.

Jika berlebihan, meridian bisa terluka.

Biasanya murid yang waras tidak akan menggunakannya.

Sayangnya, Zhang Hu sedang tidak terlalu waras.

Saat kembali ke sekte, wajahnya dipenuhi tekad.

"Aku akan membuat Chen Mo menyesal."

Keesokan harinya.

Di sebuah area hutan belakang sekte.

Zhang Hu sedang menyusun rencana.

Menurut dirinya sendiri...

Rencana yang sangat sempurna.

Menurut para pengikutnya...

Rencana yang sangat membingungkan.

"Jadi begini."

Zhang Hu menunjuk sebuah gambar di tanah.

"Chen Mo akan berjalan dari sini."

Kemudian ia menggambar garis panjang.

"Lalu sampai ke sini."

Para pengikut mengangguk.

Masih masuk akal.

Kemudian Zhang Hu menggambar lingkaran besar.

"Lalu dia masuk ke jebakan pertama."

"Kalau lolos?"

"Masuk jebakan kedua."

"Kalau lolos lagi?"

"Masuk jebakan ketiga."

"Kalau lolos juga?"

"Masuk jebakan keempat."

Salah satu pengikut mengangkat tangan.

"Senior Zhang."

"Apa?"

"Kalau dia lolos semua?"

Zhang Hu terdiam.

Lalu menunjuk dirinya sendiri.

"Aku keluar dan memukulnya."

Pengikut itu mengangguk.

"Kalau begitu kenapa tidak langsung memukulnya dari awal?"

Semua langsung terdiam.

Zhang Hu menatapnya.

Lama.

Sangat lama.

Sampai pengikut itu mulai menyesal dilahirkan ke dunia.

"Karena..."

Zhang Hu berpikir keras.

"Karena strategi itu penting."

"Ah."

Pengikut itu pura-pura mengerti.

Padahal tidak.

Beberapa jam kemudian, berbagai jebakan berhasil dipasang.

Ada tali.

Lubang.

Jaring.

Bahkan beberapa alarm sederhana.

Melihat hasil kerjanya, Zhang Hu merasa sangat puas.

"Mustahil gagal."

Pengikut-pengikutnya ikut mengangguk.

Meski sebagian besar sebenarnya tidak yakin.

Sore harinya.

Tanpa mengetahui apa pun, Chen Mo berjalan santai menuju hutan belakang.

Ia sedang mencari tempat tenang untuk berlatih Teknik Pernapasan Awan Tenang.

Perpustakaan mulai tutup.

Asrama terlalu berisik.

Hutan adalah pilihan terbaik.

Sambil berjalan, ia terus memikirkan isi buku-buku yang direkam sistem.

Sesekali layar sistem muncul.

Menampilkan berbagai analisis.

Chen Mo terlalu fokus membaca.

Akibatnya...

Ia sama sekali tidak memperhatikan lingkungan sekitar.

Namun justru itulah masalahnya.

Karena jalur yang dipilihnya berbeda beberapa meter dari rute yang diprediksi Zhang Hu.

Akibatnya...

Chen Mo berjalan melewati seluruh area jebakan.

Tanpa menyentuh satu pun.

Tanpa melihat satu pun.

Tanpa menyadarinya sama sekali.

Sementara itu, Zhang Hu dan para pengikutnya bersembunyi di semak-semak.

Menunggu.

Lima menit.

Sepuluh menit.

Dua puluh menit.

Tidak ada apa-apa.

"Aneh."

gumam Zhang Hu.

"Kenapa belum aktif?"

Seorang pengikut mengintip keluar.

Kemudian menunjuk.

"Senior..."

"Apa?"

"Chen Mo sudah lewat."

"Apa?"

"Dia tadi lewat sana."

Zhang Hu menoleh.

Dan benar saja.

Di kejauhan terlihat sosok Chen Mo yang sedang berjalan santai sambil memandangi udara kosong.

Kemungkinan sedang membaca layar sistem.

Tentu saja Zhang Hu tidak tahu itu.

Yang ia lihat hanyalah seseorang berjalan seperti orang linglung.

Namun entah bagaimana berhasil melewati semua jebakan.

Wajah Zhang Hu langsung berubah hijau.

"Mustahil!"

Salah satu pengikut menggaruk kepala.

"Mungkin keberuntungannya bagus."

"Itu bukan keberuntungan!"

teriak Zhang Hu.

"Itu penghinaan!"

Namun pada saat yang sama...

Jauh lebih dalam di area hutan.

Sesuatu perlahan terbangun.

Karena saat memasang jebakan sejak pagi, Zhang Hu tanpa sengaja menggali tanah di dekat sebuah gua tua yang telah tertutup selama bertahun-tahun.

Retakan kecil muncul.

Debu berjatuhan.

Dan dari dalam kegelapan...

Sepasang mata merah perlahan terbuka.

Aura dingin menyebar ke segala arah.

Burung-burung di sekitar langsung terbang ketakutan.

Binatang liar mulai melarikan diri.

Sementara Zhang Hu dan para pengikutnya masih sibuk memperdebatkan kegagalan rencana mereka.

Tidak seorang pun menyadari bahwa tindakan bodoh mereka telah membangunkan sesuatu.

Sesuatu yang seharusnya tetap tertidur.

Dan ketika malam tiba...

Masalah yang jauh lebih besar daripada Chen Mo akan segera muncul di Hutan Belakang Sekte Awan Hijau.

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣kenapa dia nawar bayaran misi🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh masalah datang lagi🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Chen Mo memang selalu di hampiri Masalah 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahahaha 🤣🤣masuk kelompok aneh
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
apakah musuh atau teman👍😀
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
misterius 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayoooo rubah kecil gigit sepatu lagi 🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
menarik
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣kabur musuhnya
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
rubah nya sama ngeselin kayak Chen Mo 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣aku baca bab ini sampe perut sakit gara2 ketawa 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
kitab yang tidak lengkap bisa sempurna ditangan Chen Mo 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣hahahaha...Chen Mo mulut nya bikin orang kesel🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣hahahaha... definisi masih miskin🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣sang penjual kalah debat dengan Chen Mo🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayooooo murnikan🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Cheng Mo polos apa emang pura2 polos🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
lanjut Thor 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!