NovelToon NovelToon
Jalan Pedang Xiao Chen

Jalan Pedang Xiao Chen

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Di tengah kehidupan yang penuh hinaan dan kesulitan, Xiao Chen kecil hanya memiliki satu mimpi—menjadi pendekar pedang terhebat di dunia.

Tanpa bakat luar biasa maupun latar belakang kuat, ia menapaki jalan pedang dengan tekad yang tak pernah padam. Bagi Xiao Chen, pedang bukan sekadar senjata, melainkan guru yang mengajarkannya tentang rasa sakit, pengorbanan, dan arti kehidupan.

Namun di dunia tempat kekuatan menentukan segalanya, mampukah seorang anak dari keluarga buruk mengukir namanya hingga mengguncang langit dan bumi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Bagus?

"Xiao... Chen."

​"Xiao Chen ya?" Lu Xue'er membalikkan tubuhnya, bersiap untuk pergi. "Kau benar-benar membuatku tertarik. Aku akan menemuimu lagi lain kali. Mungkin kita bisa berlatih bersama, dan aku tidak keberatan membantumu meningkatkan pemahaman pedangmu."

​Setelah bayangan putih Lu Xue'er menghilang sepenuhnya di balik pepohonan, Xiao Chen akhirnya bisa mengembuskan napas lega yang sempat tertahan di tenggorokannya. Ia memegang dadanya yang masih berdebar. "Ada apa dengan hatiku tadi?"

​Roh Pedang kembali muncul di sampingnya, melipat tangan di dada sambil tersenyum penuh arti. "Itulah yang dinamakan kekuatan kecantikan, Nak. Kau terpana karena wajahnya yang elok. Ingat pesanku: kecantikan sering kali menjadi topeng penipu yang paling ulung di dunia kultivasi."

​Xiao Chen kembali duduk di atas batu. "Jadi, apakah semua hal yang cantik di dunia ini selalu menipu?"

​"Tentu saja tidak, Nak," jawab Roh Pedang dengan nada filosofis. "Tetapi... semua hal yang menipu hampir selalu dikemas dalam bentuk yang indah dan cantik."

​Di sisi lain, di area terdalam Aula Tertinggi Sekte Pedang Langit, Sang Patriark berdiri seorang diri di tengah ruangan meditasinya yang luas. Pandangannya tertuju pada barisan pedang kuno yang tertancap di dinding batu.

​"Pedang itu... sengaja melepaskan resonansinya tadi siang hanya untuk memberitahu keberadaannya kepadaku," gumam Patriark dengan suara berat yang dipenuhi kebencian kuno. "Kehendak dari pemiliknya memang tidak akan pernah bisa musnah sepenuhnya dari dunia ini."

​Patriark berjalan menuju dinding belakang aula. Ia meletakkan telapak tangannya di atas sebuah ukiran batu berbentuk naga, mengalirkan Qi murni miliknya.

Sesaat kemudian, dinding batu tersebut bergeser tanpa suara, membuka sebuah pintu rahasia yang menuju ke sebuah ruangan bawah tanah yang teramat gelap dan dingin.

​"Padahal..." Patriark melangkah masuk ke dalam lorong gelap tersebut, "...aku sudah melakukan segalanya untuk menghentikan kutukan ini."

​Saat ia menyalakan obor dinding, pemandangan di dalam ruangan itu akan membuat siapa pun bergidik ngeri.

Di dalam ruang segel terlarang tersebut, terdapat banyak pedang hitam dengan bentuk yang sedikit berbeda-beda namun memiliki aura yang sama—mereka adalah sisa-sisa bagian dari Pedang Iblis Surgawi dari masa lalu yang berhasil dipatahkan dan disita.

​Dan yang lebih mengerikan, di sekitar pedang-pedang hitam itu, terdapat beberapa tubuh manusia yang dirantai dan disegel dalam peti es transparan.

Mereka adalah para pewaris Pedang Iblis terdahulu yang berhasil ditangkap oleh sekte; beberapa di antara mereka tampak sudah menjadi mayat kering, namun ada juga yang dadanya masih naik-turun perlahan, terjebak dalam kondisi antara hidup dan mati.

​"Pedang sialan itu selalu saja menemukan cara untuk kembali terlahir pada wadah yang baru," Patriark menatap salah satu pedang hitam dengan mata berkilat marah. "Bagaimana sebenarnya cara memusnahkan eksistensimu sepenuhnya? Apakah kau benar-benar bertekad untuk membunuh kami semua hingga tidak tersisa, kawan lamaku?"

​Patriark terdiam sesaat, mencoba mengingat memori dari ribuan tahun lalu saat ia masih bertarung berdampingan dengan pemilik asli pedang tersebut. Namun, kerutan di dahinya semakin dalam. "Ah... sayang sekali, aku bahkan sudah melupakan bagaimana rupa wajahmu yang sebenarnya."

​Setelah menutup kembali ruang rahasia tersebut dan kembali ke aula utama, pintu depan diketuk. Han Gu masuk dengan terburu-buru untuk melaporkan hasil investigasinya di arena luar tadi siang.

​"Patriark, apakah benar-benar tidak apa-apa jika kita membiarkan anak bernama Xiao Chen itu tetap hidup di sekte ini?" Tanya Han Gu dengan ekspresi cemas. "Dia memiliki potensi bahaya yang besar bagi seluruh dunia kultivasi. Hari ini saja, ia hampir kehilangan kendali penuh atas jiwanya di arena."

​Patriark memunggungi Han Gu, menatap keluar jendela ke arah luasnya langit malam. "Tidak apa-apa. Biarkan saja dia seperti itu. Hal itu justru bagus."

​"Bagus?" Han Gu mengernyit tidak paham.

​"Terus saja awasi setiap gerak-geriknya, jangan biarkan dia lepas dari pandanganmu," perintah Patriark dengan nada mutlak.

​"Baik, Patriark. saya undur diri," Han Gu membungkuk hormat dan segera meninggalkan ruangan.

​Setelah kembali sendiri di dalam kesunyian aula, Sang Patriark mengepalkan tangannya yang mulai keriput, merasakan aliran darah di dalam meridiannya yang tidak lagi sekeluar dulu.

​"Kutukan dari pedang sialan itu... jika aku tidak bisa mendapatkan inti jiwanya yang murni pada generasi kali ini, energinya akan terus menghambat kultivasiku untuk mencapai keabadian yang sejati..."

1
Maul
👍👍
Maul
latihan keras 😢
Maul
/Panic//Panic/
Maul
/Scare//Scare/
Maul
kenapa nih🤔
Maul
Benar-benar membingungkan Patriark itu🤭
Maul
/Smile/
Maul
Sepertinya Patriark baik🤔
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🌽🔥
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Iyeeeees 🌽🔥
Agen One
Bab 37 sabar guys/Sleep/
Agen One
Kakek roh/Whimper/
Agen One
jadi juga murid dalam/Frown/
Agen One
🤕🤔
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Iyeeeees boos 🌽🔥
Maul
keputusan apa ituh
Maul
takut itu wajar Qianer
Maul
/Frown/
Agen One
selamat Idul Adha ya semuanya/Smile//Pray/
Agen One
Bab 35 sabar ya/Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!