NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MOS

"Kenapa sih harus pakai topi caping begini? Padahal kan pakai topi sekolah aja udah bagus," seru Mika yang kesal karena harus menggunakan berbagai atribut. Menurut Mika, memakai seragam biasa dan atribut lengkap sudah cukup untuk hari ini.

Hari ini merupakan hari pertama MOS. Sesuai apa yang ada di dalam grup siswa baru, mereka diminta untuk memakai beberapa atribut selama MOS berlangsung. Topi caping, tas anyaman, dan sepatu wajib memakai warna hitam. Ada juga name tag khusus menggunakan kertas berwarna sesuai kelompok. Mika mengerucutkan bibirnya sebal saat melihat penampilannya di depan kaca meja riasnya.

"Padahal ini kan untuk mengenalkan sekolah dimulai dari lingkungan dan juga pembelajarannya. Bukan untuk tampil begini. Apa coba gunanya?" gerutunya sambil menghentakkan kakinya berulangkali.

"Lagian Mama juga niat banget sih beli beginian. Padahal nggak usah beli juga tidak apa. Nanti tinggal kasih alasan saja di sana kalau nggak buka grup chat," lanjutnya. Bahkan Mika juga langsung mengganti capingnya dengan topi santai saat dia bermain.

"Nah... Gini aja juga udah bagus kok," gumamnya sambil tersenyum.

Ceklek...

"Omg... Plastik Mika ndak disiplin. Pakaiannya ndak sesuai atulan," seru seorang bocah cilik yang baru saja masuk ke dalam kamar Mika.

"Disiplin kok ini. Pakai topi, tas, dan sepatu. Lengkap sudah ini atributnya," ucap Mika sambil memutar badannya. Menunjukkan penampilannya pada bocah cilik yang tak lain adalah Callie.

"Kata Tante sonice, tasnya ndak pakai ini. Plastik Mika mau pamel ya?" seru Callie sambil menunjuk ke arah tas yang digunakan oleh Mika.

Aturannya menggunakan tas anyaman belanja seperti untuk belanjaan ke pasar. Namun Mika malah menggunakan tas anyaman bermerk salah satu tas branded. Tentu saja itu membuat Callie berpikir bahwa Mika akan pamer pada teman-temannya. Harga tas itu puluhan juta berbeda dengan yang harus digunakan saat MOS.

"Sama aja sih, kali mambu. Orang nggak ada aturannya. Yang penting pakai tas anyaman belanja," ucap Mika dengan santainya.

"Nih kamu pakai capingnya, wakili Kak Mika. Habis ini langsung ke sawah, bantuin petani." Mika membawa topi caping itu untuk dikenakan pada kepala Callie. Hal itu membuat Mika tertawa karena caping itu ternyata kebesaran di kepala sepupunya.

"Bagus nih. Mukamu nggak kelihatan. Lebih cantikan begini," ucapnya yang kemudian menggandeng tangan Callie.

"Olang stles. Ndak bisa lihat olang ini," seru Callie berusaha membuka caping itu tapi tak bisa.

Mika tak peduli dengan rengekan dan gerutuan dari Callie. Lagi pula salahnya siapa yang mengomentari penampilannya. Ternyata Callie menginap di rumah utama keluarga Roberto itu bisa membuat Mika terhibur. Dia bisa menjahili Callie sehingga tak merasa kesepian. Mika jadi rindu dengan Mama Martha yang dulu selalu dirinya jahili saat beliau masih hidup.

"Lho... Mika kok penampilanmu jadi kaya gitu? Ini gimana kok pakai tas yang itu? Seharusnya pakai tas belanjanya Bi Inem yang biasa buat ke pasar itu," seru Janice saat melihat Mika dan Callie berjalan masuk ke ruang makan.

"Tante sonice, ndak bisa buka ini topinya." teriak Callie yang sedari tadi masih berusaha membuka tali pengait capingnya.

"Astaga... Jahil banget sih, Mika." Janice pun membuka caping yang terpasang pada kepala Callie. Janice tahu bahwa ini pasti ulah dari Mika.

"Ndak ada pelasaannya si plastik Mika ini. Ndak bisa lihat jalan lho Callie ini. Nanti kalau jatuh, dimalahin kamu sama Mama Achel." ucap Callie dengan tatapan sinisnya.

"Nggak akan marah Mamamu itu sama Kak Mika. Malah bersyukur anaknya jatuh,"

Hahaha...

Mika tertawa melihat kedua pipi Callie yang menggembung lucu. Papa Fabio yang berada di ruang makan itu juga tersenyum. Paginya terasa sangat hangat dan ramai. Rachel yang melihat anaknya pun langsung menggendongnya. Nanti pasti Callie akan menangis jika dia tidak peka dengan keadaannya. Dia harus selalu ada membela anaknya ketika sedang dijahili oleh Mika.

"Sudah ayo makan, kurcaci tidak cadel. Pagi-pagi sudah jahil sama anak orang," ucap Rachel menegur Mika yang kemudian membawa Callie duduk.

"Anakonda itu, Onty boncel."

Sembalangan. Situ anak wedhus,

Hiaaaa...

Aaaaa...

Ampun, anak wedhus.

Hahahaha...

***

Lalalala...

"Berhenti di situ," seru seorang laki-laki dengan tatapan datarnya.

Dia adalah Axel yang ternyata menjadi ketua panitia MOS di SMA Genta Bumi kali ini. Sedangkan di sampingnya ada Kenan Tri Hanggara yang notabene adalah ketua OSIS. Walaupun sudah diantar menggunakan motor, tetap aja Mika terlambat datang saat hari pertama MOS. Bukannya cepat-cepat masuk area gerbang dan panik, Mika malah berjalan santai sambil berdendang ria. Wajahnya juga tidak ada takut-takutnya sama sekali saat berhadapan dengan Kenan dan Axel.

"Siap, Bos Axel." ucap Mika yang langsung meletakkan telapak tangannya pada pelipis. Bak seperti tengah hormat saat upacara.

"Jangan bercanda," sentak Axel membuat Mika cengengesan. Bentakan Axel ini tak ada apa-apanya saat dulu dirinya dibentak oleh Neneknya sendiri. Namun dia sedikit kesal karena dibentak di depan orang banyak.

"Biasa aja kali. Baru juga jadi panitia MOS aja belagu. Ini baru telat 10 menit, belum satu jam." ucap Mika dengan tatapan sinisnya.

"Jangan bentak-bentak cewek. Cukup kasih hukuman saja seperti yang lainnya. Apalagi atributnya juga tidak sesuai," tegur Kenan pada Axel.

Entah mengapa, emosi Axel meledak saat melihat Mika. Sejak kejadian beberapa waktu lalu, perasaan Axel tampak campur aduk. Antara kesal, marah, kecewa, dan bingung. Ada seseorang yang menyukainya dan ingin menjadikannya kekasih, tapi dia kesal juga bingung. Padahal setiap kali ada perempuan yang menyatakan perasaan padanya, Axel bisa langsung menolaknya.

"Dengar itu ucapannya si kenangan terindah," ceplos Mika saat melihat name tag pada seragam Kenan.

"Nama saya Kenan, bukan kenangan terindah." ucap Kenan meralat nama yang diucapkan oleh Mika.

"Sama aja sih."

"Jadi aku sudah boleh gabung sama yang lain? Makin lama lho di sini. Kapan mulainya ini MOS kalau berdiri di sini terus?" ucap Mika dengan cepat. Kakinya sudah pegal dan malas berhadapan dengan Axel yang tadi membentaknya.

"Silahkan menuju ke barisan sesuai kelompokmu. Nanti setelah selesai MOS ini, kamu temui kami di ruang panitia. Jangan harap kamu lolos dari hukuman karena terlambat dan atribut tidak sesuai," ucap Kenan memberikan keputusan.

Ribet... Ribet...

Mika terus menggerutu saat mendengar ucapan dari Kenan. Setelah selesai MOS hari pertama, dia ingin langsung pulang. Bukan malah menerima hukuman seperti apa yang diperintahkan oleh Kenan. Namun Mika merasa bodo amat dan kemungkinan nanti dia akan kabur.

Bertemu lagi kita, Mika.

Ternyata kamu masih sama, sangat cerewet.

Eh... Kok tadi kok aku kaya kenal ya? Wajahnya familiar sekali. Tapi siapa ya?

Ah... Mukanya pasaran kali ya,

1
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 harus berani dong👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 setuju
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
Healer
aduhhh callie 👍👍👍👋👋
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
T&K
gaskan thor🙏
Rai Gojess
Callie mau cubit pipinya
T&K
hahahaha Callie tdk ketipu yeee plastik Mika🤭
mbaa An
kasih up banyak banyak yokk thor🤭😍
tia
lanjut thor,, tambah satu bab lg
faaa
lanjut thorr😍, tanggung amat dah
E F
lanjutttttt thor💪😄🙏😍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 biar gk stresss ya callie
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 td kan sdh makan telur gulung
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
😄😄🙏😍
lanjutttt thor💪😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!