NovelToon NovelToon
Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:468
Nilai: 5
Nama Author: Di Persingkat Saja DPS

Mengisahkan tentang kisah kehidupan dari seorang pemuda biasa yang hidupnya lurus-lurus saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan cantik yang sekonyong-konyong mengigit lehernya kemudian mengaku sebagai vampir.
Sejak pertemuan pertama itu si pemuda menjadi terlibat dalam kehidupan si perempuan yang mana si perempuan ini memiliki penyakit yang membuat nya suka ngehalu.
Dapatkah si pemuda bertahan dari omong kosong di Perempuan yang tidak masuk akal itu?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Di Persingkat Saja DPS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau teriak aku juga bisa teriak

Intinya ia menyuruhku untuk membawa cewek yang pingsan ini mengikutinya.

"Haahh!..." Setelah menghela nafas sejenak aku langsung mengikutinya dari belakang dan tak berselang lama kami tiba di rumah sakit.

Aku yang tadinya mau pulang malah harus tertahan di sana karena tidak enak kalau aku pulang sekarang.

Apalagi si atasanku yang tadi balik ke kantor untuk menjemput orang tuanya.

Setelah sepuluh menitan menunggu orang-orang yang di jemput pun muncul dengan raut wajah...

Yang terlihat marah dan kesal.

'Loh kok mereka kayak matahari gitu? Apa ada yang salah di sini atau aku berbuat sesuatu yang salah?'

Tentu aku langsung over thinking ketika melihat raut wajah mereka itu.

Dan kemudian mereka berdiri di hadapanku lalu melontarkan pernyataan. "Apa anak saya masih di dalam? Bagaimana keadaannya?!"

Sinis sekali nada bicara orang ini?

"Itu... Tadi sudah di periksa dokter dan sudah di obati juga. Harusnya tak lama lagi ia akan membaik tapi dokter menyarankan agar pasien istirahat selama beberapa hari!" Alis mata mereka seketika tertekuk.

"Apa!?" Tiba-tiba ia berteriak hingga aku terkejut dan bingung apa salahku di sini hingga ia membentakku.

Kemudian kedua orang tua itu masuk ke dalam dengan cara pintu di tendang oleh si bapak dari pasien yang ada di dam.

Brakkk!!

Aku makin terkejut di sini. 'Orang ini kesurupan apa bagaimana? Yang di dalam itu anaknya loh yang sedang sakit tapi dia mendobrak pintu kaya rentenir lagi nagih hutang dari nasabahnya saja?'

Aku dan si ibu bos langsung masuk mengikuti mereka yang mana di sana orang yang aku bawa ke sini sudah bangun.

"Kenapa kamu malah sakit!?" Si ibu membentak anaknya itu hingga aku makin terkejut dan terheran-heran.

'Gila ini orang. Orang sakit malah di tanya kenapa malah sakit.'

'Sakit kan musibah ya. Itu datang secara tiba-tiba dan tidak ada yang tahu kapan datangnya...'

'Namun... Sepertnya aku tahu alasan cewek ini sakit deh...'

"Pokoknya ibu gak mau tahu. Kamu harus sembuh lusa karena lusa kamu ada konser besar dan di sana yang hadir tidak hanya ada penonton biasa tapi juga ada orang kaya dan pejabat!"

"Pokoknya kamu harus tampil dengan sangat baik di sana dan awas saja kalau kamu mengacau!" Setelah mengancam anak sendiri si ibu pun pergi bersama si ayah.

Mereka berjalan melewati aku dan si ibu bos tanpa permisi sama sekali.

Kurang sekali adab mereka ini.

Di sana aku dan si Ibu Bos sampai terdiam untuk beberapa saat menatap ke arah mereka pergi dengan tatapan heran.

"... Kok ada ya orang tua kayak begitu!?" Ucap si Ibu Bos dengan nada tak habis pikir dan tatapan yang masih tertuju ke arah yang sama.

Aku menjawab dengan raut wajah dan tatapan yang sama seperti si Ibu Bos. "Yah... Orang tua kayak begitu sudah gak aneh lagi Bu kalau ibu tanya saya!"

"Ibu saya saja kabur dengan laki-laki lain dan bapak saya juga kabur setelahnya karena dia penjudi dan pemabuk!"

Kami pun terdiam dengan postur yang masih sama dan tak bergerak sama sekali karena saking tidak habis pikirnya kami pada dua orang itu.

Sesaat kemudian aku melirik ke arah si cewek yang berbaring di atas ranjang pasien itu dimana aku cukup kasihan padanya.

Dari tatapnya saja ia terlihat begitu lelah, kecewa dan putus asa yang mana semua itu terlihat jelas dari matanya yang kosong.

Aku yang tadinya agak kesal karena di maki-maki olehnya kini mulai iba.

"... Ngomong-ngomong apa kamu bisa temani dia dulu untuk sekarang? Soalnya acara belum berakhir sama sekali dan saya harus ada di sana untuk mengendalikan situasi jika terjadi masalah!"

Tentu aku merasa keberatan di sini karena aku mau pulang dan istirahat apalagi besok aku tidak libur.

Tapi karena aku merasa kasihan pada cewek satu ini jadi aku tidak jadi pergi.

"Baik, saya akan menjaga orang ini!" Aku menyanggupi tugas ini dan setelah itu si ibu bos pergi.

Yah...

Meskipun aku bilang aku menyanggupi tugas ini tapi aku sebenarnya juga bingung harus bagaimana di sini.

Untuk beberapa menit aku hanya diam berdiri sambil memandangi si cewek yang masih melek tapi dalam keadaan ngelamun.

Tak lama kemudian muncullah sebuah suara yang berasal dari perut si cewek.

Ia kelaparan.

"... Akan aku bawakan makanan!" Aku langsung pergi dan tak lama datang kembali sambil membawa bubur.

"Ayo makan!..." Dengan baik hati aku menyuapinya tapi ia sama sekali tidak membuka mulutnya.

"Ayolah. Makan sedikit saja atau kamu akan mati kelaparan nanti!" Ia pun membentakku dengan mengatakan.

"Biarkan saja! Biar aku langsung mati sekalian!" Aku langsung terdiam kala itu.

'Waduh... Repot nih sepertinya.'

"Jangan bilang begitu lah, itu tidak baik... "Belum juga aku selesai bicara cewek emosian ini membentak lagi. "Kamu tahu apa? Jangan sok baik padaku deh!"

Pada saat itu aku mulai kesal dan spontan membentak balik. "Jangan teriak-teriak! Ini rumah sakit dan aku di sini hanya berusaha membantumu!"

"Di sini kamu cuma perlu diam dan makan karena aku yang akan menyuapi. Kamu bahkan tidak perlu menggerakkan tangan untuk makan tapi kamu masih saja marah-marah!"

"Sekarang diam dan makan. Atau akan aku masukan paksa bubur ini ke dalam mulutmu!" Ia langsung diam dengan tatapan heran padaku.

1
Naruto Uzumaki
Terima kasih telah menulis cerita yang menghibur, author.
Di Persingkat Saja DPS
Sabar ya, masih di periksa ulang
PetrolBomb – Họ sẽ tiễn bạn dưới ngọn lửa.
Loh kok belom update? Lanjutin dong thor, gak sabar nungguin kelanjutannya 😫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!