NovelToon NovelToon
SISTEM RUSAK : DUNIA KULTIVASI

SISTEM RUSAK : DUNIA KULTIVASI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Sistem
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: DARK SISTEM

Chen Mo terlahir kembali di dunia kultivasi dengan sebuah sistem yang awalnya dianggap rusak dan tak berguna. Namun, seiring perjalanannya, ia menemukan bahwa sistem itu sebenarnya adalah Sistem Pemurnian Langit—warisan kuno yang bertujuan menjaga keseimbangan energi dunia.

Dengan fondasi yang disempurnakan secara unik, Chen Mo melewati berbagai tantangan: memenangkan kompetisi, masuk sekte terkuat, mengungkap rencana jahat organisasi kegelapan, hingga akhirnya memahami misi sejatinya. Ia tidak hanya berjuang untuk menjadi kuat, tapi juga mempelajari bahwa kekuatan sejati terletak pada keseimbangan, bukan penaklukan.

Cerita ini mengikuti perjalanannya dari pendatang tak dikenal hingga menjadi penjaga keseimbangan yang dihormati, melintasi alam yang lebih luas dan memegang tanggung jawab menjaga harmoni seluruh alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DARK SISTEM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15: UJIAN PERINGKAT MURID

BAB 15: UJIAN PERINGKAT MURID

Dua hari setelah kembali ke Sekte Awan Hijau, sebuah pengumuman besar muncul di area murid luar.

Ujian Peringkat Murid.

Setiap tiga bulan sekali, sekte mengadakan ujian untuk mengukur perkembangan para murid.

Hasil ujian akan menentukan peringkat, sumber daya, dan kesempatan memperoleh tugas yang lebih baik.

Begitu pengumuman dipasang, seluruh area murid luar langsung ramai.

Para murid mulai berlatih lebih keras.

Sebagian terlihat percaya diri.

Sebagian lagi terlihat gugup.

Sementara Chen Mo...

Sedang menghitung sisa Batu Roh miliknya.

"Aku punya sebelas."

Ia menghela napas.

"Masih miskin."

Murid di sebelahnya hampir tersedak.

Ujian besar sekte tinggal satu hari lagi.

Namun Chen Mo justru sibuk menghitung uang.

Keesokan paginya, lapangan ujian sudah dipenuhi ratusan murid.

Di atas panggung utama berdiri beberapa penatua.

Penatua Li termasuk di antara mereka.

Tatapannya menyapu seluruh peserta.

Kemudian berhenti sesaat pada Chen Mo.

Beberapa minggu terakhir, murid itu memang menarik perhatiannya.

Meski tingkat kultivasinya tidak meningkat pesat, fondasinya berkembang dengan kecepatan yang aneh.

Hari ini mungkin akan memberikan jawaban.

Sementara itu, para murid lain mulai berbisik-bisik.

"Itu Chen Mo."

"Murid yang mengalahkan Zhang Hu waktu itu."

"Hanya kebetulan."

"Benar."

"Bukankah dia masih Tingkat Pemula Dasar?"

Tidak jauh dari sana, Zhang Hu mendengar semua itu.

Ekspresinya tetap tenang.

Namun jauh di dalam hatinya, rasa kesal belum menghilang.

Sejak kekalahannya beberapa waktu lalu, ia terus menjadi bahan pembicaraan.

Dan sumber semua itu adalah Chen Mo.

Hari ini ia berniat membalas semuanya.

Tak lama kemudian, seorang penatua maju ke depan.

"Ujian dimulai!"

Sorak-sorai langsung terdengar.

Babak pertama berlangsung cukup cepat.

Para murid saling bertanding sesuai undian.

Chen Mo berhasil melewati dua pertandingan awal tanpa banyak kesulitan.

Bukan karena lawannya lemah.

Melainkan karena fondasinya sekarang jauh lebih kokoh dibanding sebelumnya.

Energinya stabil.

Gerakannya efisien.

Dan yang paling penting...

Ia tidak panik saat bertarung.

Hal yang dulu sering menjadi kelemahannya.

Akhirnya pertandingan yang ditunggu banyak orang tiba.

Chen Mo.

Melawan Zhang Hu.

Begitu nama mereka dipanggil, seluruh lapangan langsung menjadi ramai.

"Bertemu lagi!"

"Ini akan menarik."

"Zhang Hu pasti balas dendam."

Kedua murid naik ke arena.

Angin berhembus pelan.

Tatapan mereka saling bertemu.

Zhang Hu mencibir.

"Kali ini kau tidak akan beruntung."

Chen Mo menghela napas.

"Kenapa semua orang selalu menganggap aku beruntung?"

"Karena memang begitu."

"Itu menyakitkan."

Penatua yang bertugas mengawasi pertandingan mengangkat tangan.

"Mulai!"

Begitu suara itu terdengar, Zhang Hu langsung bergerak.

Ledakan energi spiritual muncul dari tubuhnya.

Kecepatannya jauh lebih tinggi dibanding pertemuan terakhir.

Beberapa murid langsung berseru kagum.

"Dia lebih kuat!"

"Tingkat Pemula Menengah puncak!"

"Tekniknya juga meningkat!"

Zhang Hu menyerbu maju.

Energi angin berkumpul di sekitar tinjunya.

"Tumbukan Angin Tingkat Lanjut!"

Wush!

Serangan meluncur lurus ke arah dada Chen Mo.

Jika terkena, setidaknya beberapa tulang akan patah.

Namun Chen Mo tidak panik.

Sebaliknya, ia mengamati dengan tenang.

Fondasinya yang semakin kokoh membuat persepsinya meningkat.

Ia dapat melihat aliran energi lawannya dengan lebih jelas.

Langkah kecil.

Putaran tubuh.

Arah tenaga.

Semuanya tampak jauh lebih mudah dipahami.

Chen Mo bergerak ke samping.

Serangan pertama meleset.

Brak!

Tanah arena retak akibat pukulan Zhang Hu.

Kerumunan terkejut.

Namun yang lebih mengejutkan adalah ekspresi Zhang Hu.

Karena ia merasakan sesuatu yang aneh.

Gerakan Chen Mo sangat sederhana.

Tidak cepat.

Tidak spektakuler.

Tetapi selalu berada di tempat yang tepat.

Seolah ia sudah tahu ke mana serangan akan datang.

"Tidak mungkin."

Zhang Hu menggertakkan gigi.

Ia kembali menyerang.

Satu pukulan.

Dua pukulan.

Tiga pukulan.

Namun semuanya gagal mengenai sasaran.

Chen Mo terus menghindar dengan gerakan minimal.

Penonton mulai bingung.

"Apa yang terjadi?"

"Kenapa selalu meleset?"

"Bukankah Zhang Hu lebih kuat?"

Di atas panggung, Penatua Li menyipitkan mata.

Ia mulai melihat sesuatu.

Chen Mo tidak sedang mengandalkan kecepatan.

Ia mengandalkan efisiensi.

Setiap gerakannya menghemat energi.

Setiap langkahnya memiliki tujuan.

Fondasi seperti itu sangat jarang ditemukan pada murid luar.

Sementara itu, Zhang Hu semakin frustrasi.

"Aku tidak percaya!"

Energi spiritualnya meledak.

Ia mengumpulkan seluruh kekuatan dalam satu serangan terakhir.

"TUMBUKAN ANGIN!"

Angin berputar di sekitar tinjunya.

Serangan itu jauh lebih kuat dibanding sebelumnya.

Banyak murid yakin Chen Mo akan kalah.

Namun saat pukulan datang...

Chen Mo hanya melangkah setengah langkah ke kiri.

Lalu mengangkat tangan.

Pak!

Pergelangan tangan Zhang Hu ditahan.

Seluruh arena langsung sunyi.

Zhang Hu membelalak.

Ia mencoba mendorong lebih kuat.

Namun tidak bergerak.

Sama sekali tidak bergerak.

Seolah tangannya sedang ditekan oleh batu besar.

"Tidak mungkin..."

Mata Chen Mo juga sedikit membesar.

Ia sendiri tidak menyangka hasilnya akan seperti ini.

Fondasinya ternyata sudah jauh lebih kuat daripada perkiraannya.

Sebelum Zhang Hu sempat bereaksi, Chen Mo memutar tubuhnya.

Lalu mendorong ringan.

Bruk!

Zhang Hu kehilangan keseimbangan dan jatuh terduduk di arena.

Sunyi.

Beberapa detik kemudian...

Seluruh lapangan meledak.

"Apa?!"

"Dia menang?!"

"Bagaimana caranya?!"

Zhang Hu sendiri masih duduk membeku.

Wajahnya dipenuhi ketidakpercayaan.

Ia kalah.

Dan kali ini tidak ada alasan keberuntungan.

Tidak ada alasan kebetulan.

Ia benar-benar kalah.

Penatua pengawas segera mengangkat tangan.

"Pemenang!"

"Chen Mo!"

Sorakan langsung memenuhi lapangan.

Beberapa murid berseru kagum.

Sebagian lagi masih tidak percaya.

Di atas panggung, Penatua Li tersenyum tipis.

Perkembangan seperti ini jauh melampaui perkiraannya.

Sementara itu, Chen Mo mengusap keringat di dahinya.

"Lelah juga."

Kerumunan terdiam.

Mereka baru saja menyaksikan kemenangan mengejutkan.

Namun orang yang menang malah mengeluh capek.

Lin Qingyue yang menonton dari kejauhan memijat pelipisnya.

"Kau memang tidak berubah."

Chen Mo turun dari arena sambil meregangkan tubuh.

Ia tidak menyadari bahwa banyak tatapan kini mengikutinya.

Tatapan hormat.

Tatapan penasaran.

Dan tentu saja...

Tatapan iri.

Namun satu hal sudah pasti.

Mulai hari ini, posisi Chen Mo di Sekte Awan Hijau tidak lagi sama seperti dulu.

Ia bukan lagi murid luar yang selalu diremehkan.

Ia telah membuktikan dirinya.

Dan perubahan itu baru saja dimulai.

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣kenapa dia nawar bayaran misi🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh masalah datang lagi🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Chen Mo memang selalu di hampiri Masalah 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahahaha 🤣🤣masuk kelompok aneh
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
apakah musuh atau teman👍😀
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
misterius 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayoooo rubah kecil gigit sepatu lagi 🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
menarik
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣kabur musuhnya
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
rubah nya sama ngeselin kayak Chen Mo 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣aku baca bab ini sampe perut sakit gara2 ketawa 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
kitab yang tidak lengkap bisa sempurna ditangan Chen Mo 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣hahahaha...Chen Mo mulut nya bikin orang kesel🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣hahahaha... definisi masih miskin🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣sang penjual kalah debat dengan Chen Mo🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayooooo murnikan🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Cheng Mo polos apa emang pura2 polos🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
lanjut Thor 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!