NovelToon NovelToon
Jadi Janda? Siapa Takut?

Jadi Janda? Siapa Takut?

Status: tamat
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:553.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Rumi sudah tiga tahun menikah dengan Fathur. Sebenarnya rumah tangga mereka baik-baik saja. Hanya saja menjadi tidak baik-baik karena selalu di recoki oleh ibu dan keluarga Fathur lainnya.

Hingga akhirnya saat Rumi kembali hamil, namun untuk kedua kalinya juga dia harus kegu guran karena ulah sang ibu mertua. Bu Sri tak pernah ingin jika Fathur memiliki anak dari Rumi.

Rumi jelas marah dan pun cak amarahnya saat Bu Sri membawa mantan dari Fathur ke dalam kehidupan ruang tangga mereka. Fathur bahkan tak mampu untuk membela istrinya.

Apakah dengan kenyataan seperti ini Rumi siap menjadi janda? Ataukah dia malah lebih memilih bertahan dengan kenyataan seperti itu?

"Jangan banyak membantah jika kamu tak ingin di Jan da kan oleh Fathur!" ancam Bu Sri.

"Jadi Jan da? Siapa takut Bu!" jawab Rumi membuat suami dan ibu mertuanya melongo tak percaya.

Ikuti terus kisah Arumi selengkapnya. Jangan lupa baca sampai akhir, karena ada banyak keseruan dari Rumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Janda? Siapa Takut? 15

"Apa si Rumi sudah berangkat?" Tanya Bu Sri datang ke rumah kontrakan Fathur.

"Sudah baru saja berangkat dengan Asti, apa ibu ingin bicara denga Rumi? Kalau ibu ingin bicara dengan Rumi, Fathur minta tolong agar ibu.."

"Untuk apa aku bicara dengan menantu miskin dan tak berguna itu? Ibu datang kesini untuk bicara penting dengan kamu Fathur! Lagian kamu sulit sekali di ajak ketemu di rumah ibu!"

"Tapi Fathur harus segera berangkat ke kantor, Bu!" Jawab Fathur melihat jam di pergelangan tangannya.

"Ck! Sebentar saja!" decak Bu Sri.

"Ya sudah bu, katakan saja, Bu!" Fathur mengalah daripada ibunya marah-marah.

Kepalanya sudah sangat pusing. Semalaman Rumi marah dan mengabaikan dirinya, bahkan dia juga tak peduli saat Fathur mual muntah tadi subuh. Rumi benar-benar marah padanya karena masalah Dona yang datang menemuinya, juga karena ibunya yang malah menghadirkan dia. Namun, Fathur tidak sadar jika kemarahan terbesar dari istrinya adalah sikap dia yang tak bisa tegas dalam menghadapi ibunya.

Jika memang dia tak setuju dengan keinginan ibunya, seharusnya Fathur bisa bicara dengan tegas. Tidak dengan diam, yang pada akhinya tak akan pernah menyelesaikan masalah rumah tangganya dengan Rumi. Semakin dia diam, maka ibnunya akan semakin seenaknya. Bahkan Dona saja berani datang menemui Rumi secara langsung.

"Nanti siang, kamu ketemu dengan Dona di cafe yang ada di sebrang kantor kamu! Kata Dona, kamu tak membalas pesannya dari kemarin, kenapa? Karen istri tak berguna kamu yang melarangnya?" Tanya Bu Sri.

"Bu, istri aku punya nama, dia Arumi menantu ibu juga. Aku tak ada keharusan membalas pesan dari Dona bu, lagi pula aku dan dia sudah mantan. Aku sudah menikah dan memiliki istri, tak pantas rasanya jika aku malah bertukar pesan dengan wanita lain. Lagi pula untuk apa Dona juga kemarin menemui Rumi di toko roti?"

"Halah, sudah ibu bilang sampai kapanpun ibu tak akan pernah menganggap dia sebagai menantu! Dia hanya wanita miskin yang tak berguna. Bahkan mengurus kamu saja dia tak mampu, lihat penampilan kamu semakin kurus begini! Pokoknya ibu ngak mau tahu, kamu harus temui Dona di cafe nanti siang. Kalian bicaralah berdua dari hati ke hati! Ibu harap kamu juga segera mengambil keputusan untuk menceraikan wanita kampung itu dan menikah dengan Dona!" Bu Sri tak menungggu lagi jawaban dari anaknya dan pergi dari sana.

Fathur masih berdiri di teras dengan tatapan tak percaya menatap punggung ibunya. Fathur tak bisa memilih seperti yang di tanyakan oleh Rumi semalam. Dia tak bisa memilih antara Rumi dan Ibunya. Dua wanita yang dia cintai di dalam hidupnya. Dia tak mengira jika Dona akan datang kembali, masa lalu yang sudah dia kubur dalam-dalam. Bahkan dia tak pernah mengingat Dona lagi setelah menikah dengan Rumi.

Saat tiba di kantor banyak sekali pesan masuk dari nomor baru, yang tak lain adalah nomor Dona. Lalu ada satu pesan dari istrinya.

'Mas, jangan lupa minum teh jahe lemon yang aku buat dan masukan ke dalam tempat minummu di atas meja makan,' pesan dari Arumi yang langsung di balas oleh Fathur.

Semenjak Arumi hamil, Fathur memang lebih manja kepada istrinya itu, dia juga selalu ingin tahu kegiatan istrinya dan mengirim pesan saat ada kesempatan. Sebenarnya Fathur lebih posesif kepada Arumi semenjak istrinya bekerja, dia takut kalau Arumi malah akan di lirik pria lain.

Apalagi Asti juga adalah seorang janda anak satu. Fathur takut kalau orang-orang akan mengira jika Rumi juga adalah seorang janda dan pada akhirny banyak yang menggoda dia. Tak akan pernah rela jika Arumi sampai di goda pria lain.

"Akhirnya kamu datang juga, Fathur!" Dona terlihat sangat bahagia saat melihat Fathur menemuinya di cafe.

Setelah sebelumnya dia mencoba menghubungi dan mengirim pesan namun tak pernah ada jawaban dari Fathur. Dia sudah sangat kesal dan bahkan berniat ke kantor Fathur untuk menemuinya langsung. Dona sengaja datang dengan pakaian kerja yang jauh lebih menggoda dan memperlihatkan lekuk tubuhnya untuk menarik simpati Fathur.

"Sebelumnya aku mau tanya apa maksud dan niatan kamu menemui istriku kemarin di tempat kerjanya?" Tanya Fathur duduk di depan Dona.

"Dia mengadu apa padamu? Aku hanya ingin tahu saja wanita seperti apa yang pada akhirnya kamu nikahi setelah aku tinggal menikah! Ternyata wanita itu tak ada apa-apanya di bandingkan denganku! Selera kamu bahkan tak lebih dari wanita kampungan seperti dia!' jawab Dona penuh percaya diri.

"Jangan hina istriku seperti itu Dona! Dia adalah wanita hebat dalam hidupku dan dia jugalah yang aku cintai," jawab Fathur membuat Dona menatap tajam ke arah mantan kekasihnya itu.

"Namun aku tak percaya! Karena aku sangat tahu, hatimu masih untuku kan Fathur? Sekarang aku sudah bercerai dan kita bisa bersama. Aku juga sudah minta izin kepada kedua orang tuaku, dan mereka sekarang setuju kalau kita menikah. Hanya saja aku punya saru anak laki-laki berusia tiga tahun. Aku harap kamu menerimanya. Dan kita bisa berikan adik untuk dia secepatnya. Cucu untuk ibu yang tak pernah bisa diberikan istri kampunganmu ! Hati aku masih sama seperti dulu, aku masih mencintaimu, Fathur!" Jelas Dona membuat Fathur geleng kepala.

"Aku mencintai istriku bukan wanita lain. Itu masa lalu Dona, lagi pula kamu yang mengkhianati aku dulu. Dan aku sadar jika dulu aku salah mencintai wanita yang hanya mencintai harta, aku sudah bahagia dengan Rumi. Jangan ganggu dia lagi, kalaupun kamu sudah jadi janda, kamu bisa cari pria lain dan bukan aku. Dan tolong janga terus menemui ibuku dan mempengaruhi dia! Aku sudah tak punya perasaan apapun padamu, Dona!" Jawab Fathur kemudian pergi menunggalkan Dona.

"Tidak! Aku tak akan membiarkan kamu bahagia dengan wanita kampungan itu! Kamu akan menikah denganku bagaimanapun caranya!" Dona menggeram penuh emosi memandang punggung Fathur yang semakin menjauh.

1
bude gemoy
Mertua gitu diaminin aza biar beneran sakit
Indra Wahyu Rianti
datangin aja rumah fikri dan intan.
Indra Wahyu Rianti
hana keluarga kaya raya kemana keluarganya? masa anaknya mau lahiran, keluarganya gak nongol. intan keluarga kaya, ternyata fikri buruh pabrik. komedi banget
Indra Wahyu Rianti
lah katanya hana kaya. masa gak punya mobil. trus bpjs nunggak. gak punya duit. 🤦‍♀️
🌹🪴eiv🪴🌹
gila.....baca ini sedia Paracetamol biar nggak meledak kepala 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
🌹🪴eiv🪴🌹
Rengga,,,,siapa🤧
Indra Wahyu Rianti
wakil manager koq bedo.
pas di rs harusnya konsul ke dokter ttg keadaan ibunya.
🌹🪴eiv🪴🌹
ini ya, aturannya mbak author tulis setelah ini Fathur pergi dari keluarga itu
🌹🪴eiv🪴🌹
gimana kanjeng ratu SRI
lha anakmu lho naik pangkat bayaran aja belom wes keno pecat 🤣🤣🤣
🌹🪴eiv🪴🌹
muehehehehehehehe 👻
Dewi Yanti
telat ih tegas nya, cb dari dulu tegas gini pst anak nya bakal selamat
Indra Wahyu Rianti
kl fathur ttp ngasih belanja setengah gaji, ngapain instrinya jadi babu.
Rina Arie
good
🌹🪴eiv🪴🌹
siapa lagi ini Bu tari 🤧
Ardan
suka thorrrrr, novelnya bagusssss
🌹🪴eiv🪴🌹
ada yg tahu alamat rumah Mbah loreng nggak sih ingin kirim san-*** buat kanjeng ratu SRI 😡
Meli Meli ana
oohhh manusia" Nurjanah terimalah karma mu nntk😡
Meli Meli ana
anj*Ng kau Fathur 😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡
Meli Meli ana
kimak kau Fathur😡
Zaenab 1122
emang ortu si Hana pada kmna ko gak ada yg muncul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!