NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Pagi ini mereka sarapan bertiga, karena hingga saat ini Rani belum bangun dari tidur nya. Semalaman Rani tidak bisa tidur, kulit nya terasa gatal dan perih sama seperti Irfan, itu lah sebab nya dia baru bisa tertidur menjelang pagi.

"Irfan, kulit mu kenapa merah semua?" Tanya Mama Nilam saat Irfan sudah berada di meja makan.

"Entah lah Ma, aku juga tidak tahu. Sejak tadi malam kulit ku gatal dan perih!" Jawab Irfan.

"Kamu izin dulu ke kantor bahwa kamu datang nya terlambat, biar Nadila yang antarkan kamu ke rumah sakit. Kamu tidak akan bisa fokus bekerja jika tubuh mu seperti itu!" Mama Nilam menunjuk kan perhatian nya pada snag menantu.

"Baik Ma, aku juga udah gak tahan lagi sama gatal dan perih nya, Ma!" Ujar Irfan sambil menggaruk kulit tangan nya.

Mama Nilam tersenyum pada Nadila, Mama Nilam berhasil mengajak Irfan ke rumah sakit. Nadila paham dengan senyuman Mama nya, dan kini dia tahu apa rencana sang Mama. Nadila membalas senyuman Mama nya dengan anggukan kepala nya.

"Rani di mana? Kok dia belum bangun!" Sampai saat ini Nadila tidak melihat wanita itu keluar dari dalam kamar nya.

"Biarkan saja dia tidur, wanita hamil itu biasanya tidal bisa tidur di malam hari dan dia baru bisa tidur saat menjelang subuh!" Ucap Mama Nilam

Nadila hanya mengagguk kan kepala nya, Nadila tahu saat ini Rani sengaja tidak mau keluar dari dalam kamar. Dia takut ketahuan karena kulit nya sama seperti kulit Irfan.

Setelah selesai sarapan, mereka bertiga langsung pergi ke rumah sakit. Mama Nilam sengaja tidak menyisahkan sarapan untuk Rani, biarkan dia memasak sendiri jika mau makan.

Setibanya di rumah sakit, mereka langsung menuju ke dokter kulit. Irfan langsung di periksa dan di beri obat, agar rasa gatal nya segera menghilang.

"Mas, kamu ikut aku sebentar ya, mumpung kita sudah ada di sini!" Nadila berkata pada Irfan.

"Mau kemana Dil, mas mau ke kantor!" Irfan menolak keinginan Nadila.

"Mas, kamu kan sudah izin bahwa kamu datang telat hari ini. Jadi kita bisa lakukan pemeriksaan hari ini juga!" Nadila berkata saat mereka sudah berada di depan pintu ruangan dokter Alfi.

"Nadila, maksud kamu apa? Aku sehat kok, tidak ada masalah!" Irfan menolak saat dia tahu bahwa Nadila ingin mengajak nya melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Siapa yang bisa menjamin jika ku baik - baik saja? Bukti nya sudah bertahun - tahun kalian menikah tapi Nadila tidak kunjung hamil. Kalian berdua harus menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan siapa yang bermasalah!" Mama Nilam berkata dengan tegas.

Awal nya Irfan ingin menolak, karena dia sangat yakin bahwa diri nya tidak bermasalah. Dia merasa bahwa Nadila lah yang tidak sehat, bukti nya dia sudah menghamili Rani. Tapi Mama Nilam tetap memaksa nya, akhir nya mau tidak mau dia pun menuruti keinginan Mama mertua nya.

"Baik lah, kita akan menjalani pemeriksaan kesehatan!" Jawab Irfan pada akhir nya.

Mereka segera masuk ke dalam ruangan dokter Alfi, karena sebelum nya saat Irfan sedang menjalani pemeriksaan oleh dokter kulit tadi. Diam - diam Nadila melakukan pendaftaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Irfan.

"Selamat pagi bu Nadila, ada yang bisa saya bantu?" Tanya Dokter Alfi dengan ramah.

"Selamat pagi dok, perkenalkan ini suami saya dan kami akan menjalani pemeriksaan kesehatan!" Nadila menjelaskan tujuan kedatangan nya.

"Baik lah bu Nadila, sus tolong di bantu ya!" Dokter Alfi berkata pada suster.

"Baik dok, mari pak, bu!" Ucap suster itu ramah.

Irfan dan Nadila segera menjalani pemeriksaan kesehatan, tapi sebenarnya ini hanya pemeriksaan kesehatan untuk Irfan. Karena beberapa hari yang lalu Nadila sudah melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya baik - baik saja. Hanya saja Nadila tidak ingin membuat Irfan curiga, sehingga dia pun kembali menjalani tes kesehatan.

Semua nya sudah selesai, dan hasil nya tunggu 3 jam lagi!" Dokter Alfi memberi tahu mereka.

"Baik lah terima kasih dok, kami permisi!" Nadila dan Irfan lalu keluar dari ruangan dokter Alfi.

Di luar ruangan, Mama Nilam menunggu mereka dengan senyum puas.

"Mas, hasil nya biar nanti aku saja yang mengambil nya. Kau bisa berangkat ke kantor sekarang juga!" Nadila berkata pada Irfan.

"Iya sayang, mas pergi dulu ya!" Irfan pamit pada Nadila.

Irfan merasa dia tidak perlu melihat hasil tes kesehatan itu, karena dia sangat yakin bahwa diri nya tidak bermasalah. Bukti nya Rani sudah hamil anak nya, jadi dia sangat yakin bahwa Nadila lah yang tidak sehat.

"Mama sudah membawa minuman tadi malam ke laboratorium dan saat ini minuman itu sedang di periksa!" Mama Nilam berkata pada Nadila.

"Bagus Ma, hari ini kita akan mengetahui segala nya. Semua kebusukan mas Irfan dan Rani akan terbongkar!" Nadila mengangguk kan kepala nya.

"Apa rencana mu selanjutnya, jika terbukti bahwa Irfan yang tidak sehat?" Tanya Mama Nilam.

"Apapun hasil nya, Ma. Aku akan tetap berpisah dengan mas Irfan, aku tidak sudi lagi menerima laki - laki yang suka celup sana - sini!" Nadila berkata pada Mama nya.

"Apapun keputusan mu nak, Mama mendukung mu!" Ujar Mama Nilam.

"Terima kasih banyak Ma!" Jawab Nadila yang merasa terharu.

Tidak lama kemudian, Mama Nilam di panggil karena hasil dari laboratorium telah keluar. Mama Nilam membuka kertas itu dengan tangan bergetar dan dia tidak sabar lagi untuk tahu hasil nya.

Mama Nilam dan Nadila membaca baris demi baris kalimat yang tertulis di sana, dan dugaan mereka benar. Di dalam teh dan susu yang di berikan oleh Irfan semalam mengandung obat tidur dalam dosis tinggi.

"Kurang ajar, rupa nya mas Irfan dan Rani memang sengaja melakukan semua ini. Aku tidak akan diam saja, aku akan membalas kalian nanti!" Nadila sangat geram dan dia mengepal kan tangan nya dengan erat.

"Irfan dan Rani selama ini merecoki mu dengan obat tidur, agar mereka tidak ketahuan oleh mu. Ini tidak bisa terus di biarkan, nak!" Mama Nilam berkata pada putri nya.

"Mas Irfan, aku tidak menyangka kau sejahat ini. Awas saja kau mas, akan ku buat kau dan Rani membayar mahal semua ini!" Nadila meremas kertas itu di tangan nya.

Kini Rasa cinta yang ada di hati Nadila untuk Irfan, langsung lenyap begitu saja. Rasa cinta itu kini berubah menjadi dendam yang membara, dendam yang akan segera Nadila balaskan untuk kedua nya.

Nadila bertekad untuk membalas semua ini, dia tidak akan membiarkan Irfan dan gundik nya itu bersenang - senang lagi. Sudah cukup waktu nya, rasa sakit hati telah menumbuhkan dendam di dalam hati Nadila.

1
Hatnah Batulicin
nadila dan Mayra ,dari penulis yg sama kah
Price Nada: lanjut Thor, secangkir kopi buatmu biar tambah semangat 💪
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Heni Setiyaningsih
kurang Thor up nya 🤭
ryuka
jgn lupa ntar harta gono gini ya billl 🤭🤭🤭
ryuka
lanjut lagi thoorrr.. 👍👍👍
ryuka
mampus kamu irfann 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
stela aza
terlalu lemot bertindak 🤦
Heni Setiyaningsih
Rani atau Nadila Thor 🤭
Siti M Akil
lanjut thor
Lee Mba Young
Terlalu bertele tele 🤣.. isinya cm gitu gitu saja
stela aza
kelamaan 🤦
Lee Mba Young: iya bertele tele 🤣. gk seru
total 1 replies
Anonim
Double up dong thor ,jangan lama lama
stela aza
kelamaan Thor orang udh jelas ada bukti nya ngapain si g langsung depak j s Rani dan si mokondo itu🤦
ryuka
labjuutt thootrrr👍👍
Heni Setiyaningsih
next double up Thor 🤭
Yul Kin
lanjut kak
ahs@
typo ...mungkin Nadila,thor
ryuka
lanjut lagi thoorrrr👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
ryuka
dasar cowo ga tau diri
ahs@
bagus juga jalan ceritanya setelah di simak 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!