NovelToon NovelToon
Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ule Lau

Zhu Xuan: Santai, acuh tak acuh terhadap konflik dunia (kecuali jika mengganggu keluarganya), dan sangat memanjakan anaknya (daughter-slave).

Zhu Xuan mendapatkan reward berupa Cincin Jiwa (Soul Rings) berusia jutaan tahun, Tulang Jiwa (Soul Bones) tingkat dewa, dan ramuan langka setiap kali ia menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan kesejahteraan putrinya.
Tidak seperti novel aslinya yang penuh ketegangan, novel ini lebih condong ke arah slice-of-life dengan bumbu aksi. Fokusnya adalah bagaimana Zhu Xuan membangun "Dinasti" atau wilayah kekuasaan yang aman dan mewah demi masa depan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ule Lau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Guncangan di Istana Paus dan Paviliun Kultivasi Surgawi

Guncangan dari Perjamuan Teh Istana di Ibu Kota Heaven Dou merambat seperti gempa tektonik berkekuatan dahsyat yang menghancurkan seluruh tatanan informasi di Benua Douluo. Hanya dalam waktu tiga hari, potret tentang seorang balita berusia enam tahun yang memegang pedang kecil dengan cincin jiwa pertama berwarna emas platinum telah mendarat di meja-meja tertinggi dari setiap kekuatan absolut.

Di Kota Supreme Pontiff, pusat dari Aula Roh (Spirit Hall), suasana di dalam Istana Paus begitu mencekam hingga para pengawal elit di luar pintu bahkan tidak berani menarik napas dengan keras.

BRAKK—!!!

Meja marmer berhias giok susu di hadapan Paus Bibi Dong hancur berkeping-keping menjadi debu halus di bawah hantaman telapak tangannya. Wajahnya yang biasanya anggun dan tenang kini dipenuhi oleh kombinasi antara kemarahan yang meluap-luap dan kengerian yang mendalam. Di bawah tangga takhtanya, Snake Lance Douluo dan Porcupinefish Douluo bersujud dengan tubuh yang gemetar hebat, dahi mereka menempel rapat pada lantai dingin.

"Cincin jiwa pertama... berwarna emas platinum?!" Suara Bibi Dong meninggi, bergetar dengan kemarahan yang dipadukan dengan getaran rasa takut yang tak bisa disembunyikan. "Kalian berdua adalah Titled Douluo tingkat penatua! Bagaimana bisa kalian membiarkan diri kalian ditekan hingga berlutut oleh seorang anak berusia enam tahun?!"

"M-Mohon ampun, Yang Mulia Paus!" Snake Lance Douluo terbata-bata, keringat dingin membasahi seluruh jubahnya. "Tekanan itu... itu bukan kekuatan jiwa fana. Begitu cincin emas itu muncul, Wuhun kami lumpuh total seolah-olah menghadapi Dewa Pencipta yang sejati! Dan ayahnya... pria bernama Zhu Xuan itu... niat membunuhnya terkunci langsung pada jiwa kami. Kami tidak ragu bahwa jika kami bergerak satu inci saja saat itu, seluruh istana Heaven Dou akan langsung musnah!"

Bibi Dong perlahan bersandar kembali ke takhtanya, cengkeraman tangannya pada tongkat kekuasaan Scepter of Supreme Pontiff begitu kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Matanya menyipit tajam. Sebagai seorang master jiwa yang sedang menjalani ujian warisan Dewa Rakshasa, ia tahu betul apa arti warna emas platinum tersebut.

Itu adalah Cincin Jiwa Tingkat Dewa Sejati. Eksistensi yang bahkan berada di atas cincin jiwa seratus ribu tahun ataupun sejuta tahun.

"Zhu Xuan... siapa sebenarnya kau? Mengapa ada makhluk mengerikan seperti itu lahir di daratan ini tanpa terdeteksi oleh Aula Roh kita selama ini?" Bibi Dong bergumam rendah, tatapan matanya dipenuhi oleh kegelapan yang pekat. Ia menoleh ke arah bayangan di samping takhta. "Kirim pesan kepada Tetua Agung Qian Daoliu di Aula Penatua (Elders Palace). Katakan padanya... daratan ini telah memunculkan eksistensi yang berada di luar kendali kita. Seluruh rencana 'Pembersihan Benua' harus ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan!"

Sementara seluruh dunia sedang tenggelam dalam kepanikan politik dan penataan ulang strategi pertahanan, di dalam Lembah Mirakel, suasana pagi hari berjalan seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Zhu Xuan berdiri di halaman belakang pondok kayunya, mengenakan pakaian kerja linen abu-abu yang lengannya digulung hingga ke siku. Tangan kanannya memegang sebuah kuas tinta energi, sementara di hadapannya terhampar sebuah cetak biru bercahaya emas yang melayang di udara.

Itu adalah 'Blueprint Paviliun Kultivasi Surgawi', hadiah legendaris yang ia dapatkan dari sistem setelah kelulusan musik Ling'er di Paviliun Bulan.

"Dugu Tua, geser batu fondasi giok di sebelah kiri itu tiga inci ke arah timur," perintah Zhu Xuan tanpa menoleh.

"Baik, Yang Mulia!" Dugu Bo dengan cepat mengangkat sebuah balok giok seberat lima ton menggunakan satu tangan, memindahkannya dengan presisi spiritual yang sangat tinggi. Sang Jade Phosphor Douluo kini benar-benar telah beralih profesi menjadi mandor bangunan paling mewah di benua.

Zhu Xuan menganggukkan kepala, lalu menghentakkan kaki kirinya ke tanah.

WUSH—!

Kemampuan sistem langsung berinteraksi dengan niat pedangnya yang telah terbuka hingga 98%. Tanah di halaman belakang Lembah Mirakel terbelah dengan rapi, membentuk formasi heksagram raksasa. Garis-garis energi murni mengalir dari cetak biru, menyedot elemen kehidupan dari udara sekitarnya dan memadatkannya menjadi sebuah struktur bangunan yang luar biasa megah.

Hanya dalam waktu kurang dari setengah jam, sebuah paviliun berlantai tiga yang terbuat dari kayu gaharu putih dan beratap genting giok zamrud telah berdiri dengan kokoh. Di atas pintu masuknya, terdapat sebuah papan nama kayu yang diukir langsung oleh niat pedang Zhu Xuan: Paviliun Kultivasi Surgawi (Heavenly Cultivation Pavilion).

Begitu bangunan itu selesai, gelombang energi roh di seluruh Lembah Mirakel yang tadinya sudah sangat padat, seketika tersedot masuk ke dalam paviliun tersebut, menciptakan pusaran energi murni tak kasat mata yang terus berputar di dalamnya. Di dalam paviliun ini, kecepatan kultivasi jiwa akan meningkat sebanyak sepuluh kali lipat, dan yang paling penting, semua energi itu akan dimurnikan secara otomatis sehingga tidak akan menimbulkan efek samping atau ketidakstabilan pada meridian anak-anak yang menggunakannya.

"Luar biasa... benar-benar sebuah mukjizat penciptaan," Dugu Bo menatap paviliun itu dengan mata terbelalak dan mulut terbuka lebar. Ia bisa merasakan bahwa jika ia berkultivasi di dalam sana selama sebulan, kekuatannya yang berada di level 92 puncak bisa langsung menerobos ke level 93 tanpa hambatan sama sekali.

[Ding! Konstruksi 'Paviliun Kultivasi Surgawi' selesai dengan sempurna.]

[Misi Baru: Bimbing putri Anda untuk melakukan sesi kultivasi pertamanya di dalam Paviliun Kultivasi Surgawi hingga menstabilkan kekuatan jiwanya di level 12.]

[Hadiah: Poin Daddy +4.800, Item 'Benih Pohon Teh Asal Mula' (Tanaman tingkat Dewa yang daunnya dapat menyembuhkan segala jenis luka jiwa dan meningkatkan kejernihan mental), Pengurangan Segel 'Pedang Langit Abadi' sebesar 1% (Kini berada di angka 99%).]

Zhu Xuan tersenyum puas melihat panel sistemnya. Tinggal 1% lagi sebelum pedangku terbuka sepenuhnya, batinnya bersemangat.

"Ayah! Rumah baru itu untuk apa? Apakah itu tempat bermain petak umpet yang baru?"

Suara nyaring Ling'er memecah keheningan halaman. Gadis kecil itu berlari keluar dari pondok kayu sambil membawa boneka kain rajutan berbentuk kelinci perak yang dibuatkan Zhu Xuan untuknya. Di belakangnya, Kelinci Tulang Lunak raksasa aslinya mengikuti dengan langkah malas, sesekali mengendus ujung gaun pelangi Ling'er yang hari ini dilengkapi dengan Jubah Pelindung Jiwa Kosmik—sebuah jubah tipis transparan sewarna langit malam yang berkilau dengan bintik-bintik bintang halus di pundaknya.

Zhu Xuan berlutut, menangkap tubuh mungil putrinya ke dalam pelukan yang hangat, lalu mengacak rambut poninya dengan gemas. "Itu bukan tempat petak umpet biasa, Sayang. Itu adalah Paviliun Kultivasi Surgawi. Di dalam sana, Ling'er bisa bermain dengan pedang kecil dan naga kecilmu dengan lebih leluasa tanpa takut merusak perabotan dapur Ayah."

"Wah! Ling'er mau lihat!" Ling'er menarik tangan Zhu Xuan dengan penuh semangat, menuntun ayahnya menuju pintu paviliun giok tersebut.

Begitu mereka melangkah masuk ke lantai pertama, Ling'er langsung menghentikan langkahnya, matanya membelalak kagum. Lantai paviliun itu terbuat dari kristal es jernih yang di bawahnya mengalir air roh murni yang dipenuhi oleh ikan-ikan energi kecil berwarna-warni. Di tengah ruangan, terdapat sebuah matras anyaman rumit yang memancarkan aroma harum menenangkan jiwa.

"Ling'er, duduklah di atas matras itu," bimbing Zhu Xuan lembut, menempatkan putrinya di tengah formasi ruangan. "Panggil Wuhun Pedang Langit Abadi kecilmu dan mulailah merasakan aliran kehangatan di sekitarmu."

Ling'er mengangguk patuh. Dengan gerakan anggun yang ia pelajari dari Paviliun Bulan, ia duduk bersila dan memejamkan mata bulatnya.

SRET.

Tangan kanan Ling'er terbuka, dan miniatur pedang perak dengan gagang giok susu kembali muncul, melayang di atas telapak tangannya. Bersamaan dengan itu, cincin jiwa berwarna emas platinum dengan corak pelangi surgawi keluar dari bawah kakinya, berputar dengan getaran kosmik yang agung namun terkendali dengan sangat baik di dalam ruangan khusus ini.

Zhu Xuan berdiri di sampingnya, mengalirkan sedikit indra spiritualnya melalui kemampuan Mata Air Pikiran untuk memantau sirkulasi energi di dalam meridian putrinya. "Konsentrasikan pikiranmu, Ling'er. Bayangkan energi di sekitar ruangan ini adalah bintik-bintik cahaya pelangi yang ingin mengajak pedang kecilmu bermain."

"Iya, Ayah... Ling'er bisa melihat mereka. Banyak sekali bintik cahaya pelangi di sini, mereka ramah sekali!" ucap Ling'er pelan dalam kondisi meditasinya.

Di bawah bimbingan Zhu Xuan dan efektivitas mutlak dari Paviliun Kultivasi Surgawi, pusaran energi roh di dalam ruangan mulai mengalir masuk ke dalam pori-pori kulit Ling'er dengan sangat halus. Energi tersebut tidak meledak-ledak seperti proses kultivasi master jiwa biasa; sebaliknya, ia mengalir layaknya air sungai yang jernih, membasuh dan memperkuat setiap inci meridian serta tulang jiwa di dalam tubuh kecil putrinya.

Dugu Bo yang menonton dari ambang pintu hanya bisa menahan napasnya. Ia bisa melihat dengan jelas bahwa kekuatan jiwa Ling'er yang semula berada di level 11, mulai merangkak naik dengan kecepatan yang tidak masuk akal namun dengan fondasi yang sangat kokoh.

Level 11... Level 11 pertengahan... Level 11 puncak...

BOOM!

Sebuah riak energi kecil yang sangat jernih menyebar dari tubuh Ling'er, menggetarkan tirai sutra di dalam paviliun. Kekuatan jiwanya secara resmi telah menembus dan stabil di Level 12 hanya dalam waktu kurang dari satu jam latihan pertama!

Ling'er membuka matanya kembali, mata bulatnya memancarkan kilatan cahaya perak yang jernih sebelum akhirnya kembali normal.

Wuhun pedang dan cincin jiwa emasnya menghilang masuk kembali ke dalam tubuhnya, dan ia langsung melompat berdiri dengan wajah penuh kegembiraan.

"Ayah! Ling'er merasa tubuh Ling'er menjadi sangat ringan! Seperti bisa terbang ke atas awan!"

Ling'er melompat dan langsung merangkul leher Zhu Xuan yang telah bersiap menangkapnya.

Zhu Xuan tertawa renyah, memeluk putrinya erat-erat dan mencium kedua pipinya yang kemerahan karena energi kehidupan yang sehat.

"Tentu saja.

Putri kecil Ayah sekarang sudah menjadi Master Jiwa tingkat 12 yang sangat kuat.

Di luar sana, anak-anak seusiamu bahkan membutuhkan waktu satu atau dua tahun kultivasi keras untuk naik satu level. Tapi Ling'er menyelesaikannya sambil bermain."

"Itu semua karena petunjuk Ayah adalah yang terbaik!" Ling'er memeluk kepala Zhu Xuan dengan manja, menyandarkan wajah kecilnya di bahu ayahnya.

[Ding! Misi Bimbingan selesai dengan evaluasi: Legendaris (Fondasi energi putri Anda mencapai tingkat kemurnian 100% di Level 12).]

[Hadiah Utama dikirimkan: Poin Daddy +4.800.]

[Item 'Benih Pohon Teh Asal Mula' telah ditambahkan ke inventaris penanaman Anda.]

[Segel 'Pedang Langit Abadi' Anda kini telah terbuka hingga 99%! Kemampuan pamungkas 'Otoritas Penciptaan Dimensi' telah terbuka sebagian.]

Zhu Xuan menatap notifikasi sistem dengan kepuasan yang mendalam. Tinggal 1% lagi sebelum ia mencapai ranah kebebasan mutlak yang melampaui seluruh konsep alam semesta Douluo.

Namun, alih-alih memikirkan kekuatannya sendiri, perhatian Zhu Xuan langsung tertuju pada hadiah Benih Pohon Teh Asal Mula.

Ia menurunkan Ling'er dari gendongannya, lalu berjalan ke halaman depan paviliun bersama putrinya dan Dugu Bo.

Zhu Xuan mengeluarkan sebuah benih tanaman kecil berwarna hijau zamrud yang memancarkan aroma wangi yang sangat menenangkan dari telapak tangannya.

"Dugu Tua, buat lubang kecil di dekat mata air roh di sana. Kita akan menanam pohon teh baru hari ini," ucap Zhu Xuan.

Dugu Bo dengan sigap melaksanakan perintah, menggali tanah dengan hati-hati menggunakan kekuatannya.

Zhu Xuan meletakkan benih tersebut ke dalam tanah, lalu meminta Ling'er untuk mendekat.

"Ling'er, coba panggil Wuhun tangan kirimu, naga kecil itu, dan berikan sedikit saja percikan cahaya hijaunya ke atas tanah ini."

"Siap, Ayah!" Ling'er membuka tangan kirinya. Sosok Naga Suci Kehidupan kecil bersayap transparan muncul, mengeluarkan suara parau kecil yang lucu, lalu mengibaskan ekornya untuk menjatuhkan seberkas cahaya hijau pekat ke atas tanah tempat benih ditanam.

WUSH—!!!

Begitu cahaya kehidupan dari Wuhun Ling'er menyentuh tanah, sebuah keajaiban kembali terjadi. Dari dalam tanah, sebuah tunas pohon kecil melesat tumbuh ke atas dengan kecepatan yang mengagumkan.

Dalam hitungan detik, tunas itu telah bertransformasi menjadi sebatang pohon teh kecil setinggi dua meter dengan daun-daun berbentuk kristal hijau yang memancarkan aroma wangi melati dan cendana yang sangat murni.

Aroma wangi dari pohon teh itu menyebar ke seluruh Lembah Mirakel, seketika membuat Dugu Bo merasa seluruh meridian jiwanya menjadi sangat jernih, dan sisa-sisa kelelahan mentalnya menguap tanpa bekas.

"Ini... ini adalah pohon tingkat dewa sejati!"

Dugu Bo bergumam dengan suara gemetar, matanya menatap daun-daun kristal itu dengan penuh rasa takjub.

Zhu Xuan memetik sehelai daun teh hijau kristal tersebut, meremasnya sedikit hingga mengeluarkan setetes cairan sari teh murni, lalu mengusapkannya ke kening Ling'er.

"Dengan aroma pohon teh ini di dekat rumah kita, mulai hari ini, tidak akan ada mimpi buruk atau energi jahat yang bisa mendekati tidur putri kecil Ayah."

Ling'er menghirup aroma wangi di sekitar tubuhnya dengan ekspresi penuh kedamaian. "Wah... baunya enak sekali, Ayah. Ling'er menyukai pohon baru ini! Ling'er mau menamainya Pohon Teh Pelangi!"

"Tentu saja, apa pun yang Ling'er inginkan," jawab Zhu Xuan lembut, menggandeng kembali tangan kecil putrinya untuk berjalan menuju pondok kayu mereka saat matahari senja mulai turun, memberikan warna jingga yang indah di atas atap Paviliun Kultivasi Surgawi yang baru berdiri.

Di luar sana, Aula Roh mungkin sedang menghentikan seluruh rencana ekspansi mereka karena ketakutan, dan Kekaisaran Heaven Dou mungkin sedang gempar menyusun ulang protokoler diplomatik mereka untuk Lembah Mirakel.

Namun di dalam batas lembah tersembunyi ini, dunia tetap berjalan dalam ritme yang damai dan penuh kehangatan—sebuah ritme yang dijaga dengan ketat oleh seorang ayah super yang siap memotong seluruh dunia demi memastikan senyuman murni putrinya tetap mekar seperti bunga di musim semi.

1
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Hadi Hadi
lanjut👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Kang Comen
okokokokokokokokokokokok
Kang Comen
⏭️⏭️⏭️⏭️
Kang Comen
heh eh eh eh ....
bukan nya udh di lv 95 segel pedang nya knpa ditambah mlah stuck di 95 ???
Ule Lau: Kalau levelnya berhasil di buka sesuai petunjuk di atas bru lah
total 1 replies
Kang Comen
anak² lain nya mna thor ???
Ule Lau: Ada masih main
total 1 replies
Miea™
next
Kang Comen
next⏭️⏭️⏭️
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
up up up 👍👍👍
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Ule Lau: Up nya perhari 1 bab ya kk... Banyakin sabaaaarnya ya kak
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Ule Lau: Menunggu ya
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 💪💪
yl
😍😍😍
yl
Lanjutkan 💪💪💪
Hadi Hadi
up up up
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
up up up 👍
Hadi Hadi
mantap 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!