NovelToon NovelToon
Kaisar Keadilan

Kaisar Keadilan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Perperangan / Fantasi
Popularitas:312
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Rio

menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chaos di kekaisaran

Para pasukan penyusup barvatia saling adu tembak serta saling bunuh dengan pasukan kekaisaran pasukan penyusup yang memiliki senapan mesin serbu gatling gun pun langsung menembakan senjata mereka para pasukan kekaisaran yang dihujani peluru akhirnya kocar kacir mereka kepanikan serta mencari tempat berlindung lalu mereka juga di tembaki meriam oleh pasukan barvat meskipun meriamnya kecil panjang namun efek ledakannya banyak membuat pasukan kekaisaran tumbang satu persatu para rakyat kekaisaran yang kepanikan pun hanya menutup rumahnya serta berdiam diri beberapa dari mereka terbangun akibat suara ledakan namun tidak berani keluar mengecek kondisi pasukan penyusup merangsek maju menuju kedalam kekaisaran diikuti oleh meriam serta senapan serbu mereka mereka menembak serta membantai para pasukan kekaisaran yang tersisa, di pelabuhan para pasukan penyusup yang berada di pelabuhan menembakan meriam ke arah kota hingga membuat ledakan besar serta menimbulkan kepulan asap yang terlihat dari jauh mayat mayat bergelimpangan di jalan para pasukan penyusup segera maju dengan menunggangi kuda serta mereka segera mendatangi istana dari para bangsawan kekaisaran mereka menembaki istana lalu menerobos masuk serta mengambil hartanya untuk di jarah mereka menjarah semua harta lalu komandan mereka menertibkan mereka hancurkan dan bunuh para bangsawan setelah puas mengambil semuanya

Di tempat lainnya para pasukan penyusup menyerang kediaman para pangeran lagi mereka menembakan meriam mereka hingga istana para pangeran hancur meledak mereka segera menembaki para pasukan penjaga namun kali ini mereka mendapatkan perlawanan dari para pangeran yang juga melawan menggunakan senapan Muscat hingga pasukan penyusup tumbang di buatnya lalu para pasukan penyusup segera menembakkan meriam serta maju merangsek kedalam istana mereka segera membakar pintu serta melemparkan obor ke jendela istana hingga istana terbakar para pangeran pun akhirnya mereka tewas sesak nafas namun beberapa ada yang berhasil kabur dengan menggunakan kuda mereka para pasukan penyusup pun mengejar dengan segera memacu kudanya lalu menembakan senapannya "door dor dor" satu dari mereka terkena tembakan dan tewas dua lainnya kabur mereka segera menuju pos tentara terdekat hingga akhirnya bertemu konvoi pasukan kekaisaran lalu akhirnya pasukan penyusup dan pasukan kekaisaran saling bertemu serta terjadi kontak senjata pasukan penyusup menembakan senjata mereka lalu dengan berani salah satu pasukan penyusup yang kehabisan peluru maju serta menusuk pasukan kekaisaran lalu melukai leher pangeran hingga akhirnya pasukan kekaisaran berhasil memukul mundur pasukan penyusup, setelah itu para pasukan kekaisaran segera menuju lokasi pertempuran mereka segera menembakan senjata mereka para pasukan penyusup yang kehabisan peluru segera maju untuk menusuk pasukan kekaisaran dengan pedang mereka meriam pun di tembakan hingga meledakan rumah rumah warga terjadi serangan dan pembakaran

Pasukan penyusup akhirnya menembakan seluruh senjata gatling gun mereka hingga pasukan kekaisaran banyak yang tewas pasukan kekaisaran segera membalas untuk menembakan meriam mereka hingga pasukan penyusup tewas terkena ledakan pasukan penyusup yang kalah jumlah mereka tidak ingin mundur komandan mereka memerintahkan satu pengirim pesan untuk segera menuju pelabuhan perintahkan pasukan di pelabuhan untuk menembakan meriam kapal kearah kota

Sang pengirim pesan segera memacu kudanya menuju pelabuhan dengan cepat serta segera pasukan penyusup semakin terpojok satu persatu pasukan tumbang mereka mulai mundur sedikit demi sedikit namun komandan mereka memerintahkan untuk maju, sang pengirim pesan yang sudah tiba di pelabuhan akhirnya menyuruh pasukan di pelabuhan untuk segera menembakan meriam ke arah kota akhirnya para pasukan menurut dan "duaaar duaaar" para kapal pasukan penyusup menembakan meriamnya secara serentak, di garis depan pasukan kekaisaran yang terkena dampaknya pun langsung tewas menerima serangan mendadak dari pelabuhan para pasukan penyusup melihat serangan tersebut akhirnya langsung mengisi senjata mereka serta lanjut menembaki pasukan kekaisaran

Melihat Pasukan kekaisaran yang tewas akhirnya para penyusup segera memacu menuju ke pusat kekaisaran mereka segera memacu kuda mereka untuk segera menyerang, mereka segera menuju tempat kediaman istri kedelapan kaisar mereka segera menuju istananya serta melihat para pasukan kekaisaran yang sedang mengevakuasi istri kedelapan sang kaisar mereka langsung menembaki pasukan kekaisaran hingga banyak yang tumbang mereka kemudian di tembaki juga oleh pasukan kekaisaran serta terjadilah kontak senjata lagi namun kali ini pasukan barvatia dengan mudah memenangkannya karena unggul di jumlah mereka segera menawan Kasim istri kedelapan sang kaisar serta menawan sang pangeran mereka mengangkutnya di kereta kuda serta memperlihatkannya di jalanan para pasukan kekaisaran yang menyerah akhirnya di penghal satu persatu mayat mereka di pajang di jalanan, para pasukan kekaisaran yang melihat istri kedelapan sang kaisar di Tawan mereka langsung menyerah serta menurunkan senjata akhirnya pasukan penyusup menyuruh pasukan kekaisaran untuk berbaris lalu terdengar aba aba "tembaaak" prajurit penyusup dengan sigap langsung menembaki prajurit kekaisaran tersebut hingga tewas total 500 prajurit kekaisaran di tembak "dor dor dor dor dooor"

Istri kedelapan sang kaisar protes dengan komandan pasukan penyusup namun sang komandan justru menampar istri kaisar kedelapan lalu mulai memukuli sang pangeran sang pangeran yang di pukulin hingga tumbang serta kejang istri kedelapan sang kaisar memohon untuk di ampuni lalu sang komandan memerintahkan para pasukannya untuk segera menuju pusat kekaisaran konvoi mereka di lihat oleh para warga yang ketakutan melihat dari balik jendela serta reruntuhan mereka yang melihat merasa kesal dengan pasukan misterius ini mereka mengira ada perebutan tahta

Akhirnya para pasukan penyusup barvatia segera menembakan senjata mereka kearah kastil milik bangsawan hingga menembakan meriamnya namun akhirnya meriam pasukan barvatia kehabisan mereka pun segera menuju pos militer kekaisaran yang sudah kosong mereka segera mengambil peluru serta senjata lainnya untuk di gunakan, mereka segera berkumpul lalu menuju pusat kekaisaran yang masih sangat jauh pada saat itulah ada pengiriman pesan dari pasukan pelabuhan kalau ada perintah mundur para pasukan penyusup akhirnya segera menuju pelabuhan mereka segera mundur pada saat ingin mundur mereka mendengar ledakan meriam yang asalnya dari pelabuhan mereka melancarkan serangan terakhir sebelum kabur hingga akhirnya pasukan penyusup segera memacu kudanya mereka segera kabur menuju pelabuhan karena sebentar lagi fajar akan tobat mereka segera ngebut

Hingga akhirnya sampai di pelabuhan para pasukan baru teringat kalau sang istri ke delapan kaisar ikut terbawa namun sang komandan merasa bodo amat dan tetap ingin membawanya sebagai persembahan kepada yang mulia yaboath mereka segera pergi menuju kekaisaran barvatia para pasukan tersebut tersisa 35.610 orang dari yang awalnya berjumlah seribu orang lalu dikirimkan tambahan pasukan sejumlah 50.000 orang, beberapa dari mereka merasa senang dengan hasil jarahannya namun beberapa dari mereka juga nekat meledek serta menggoda istri kedelapan sang kaisar.

1
anggita
like iklan👍☝
Im Im: mampir dulu ke cerita saya dulu yuk mampir dulu ada kisah romansa sang istri dan satunya kumpulan cerita pendek
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!