NovelToon NovelToon
Immortal Phoenix Emperor

Immortal Phoenix Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Timur / Perperangan / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: AnginBiru

Seorang Kaisar Abadi yang sedang melewati rangkaian Ujian Langit, mengalami kegagalan karena diserang oleh Pasukan Berjubah. Dirinya yang mengalami luka cukup parah sebab gagal melewati Ujian Langit, serta merasa geram terhadap Pasukan Berjubah. Menggunakan sebuah Teknik Terlarang untuk melawan Pasukan Berjubah hingga menyebabkan tubuh dan jiwanya hancur.

Lima Ribu Tahun kemudian, Ia terlahir kembali sebagai seorang Tuan Muda dari Klan Xiao. Namun sayangnya, Ia terlahir dengan kondisi lautan energi yang tersegel sehingga membuat dirinya tidak bisa berkultivasi.

Tetapi, kondisi yang kurang baik tersebut tidak membuat dirinya menyerah. Ia akan berusaha keras untuk mendapatkan kembali seluruh kekuatannya seperti di masa lalu, demi membalaskan dendamnya serta melindungi orang yang ia cintai!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AnginBiru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 12 - Hasil Akhir

"Seharusnya kau sudah kalah karena keluar dari area Lapangan Bela Diri. Tetapi sepertinya, kau masih bersikeras untuk tetap melanjutkan Latihan Bertarung denganku."

"Apakah pukulanku tadi belum cukup keras untuk membuatmu paham pada perbedaan kekuatan kita?!" ketus Xiao Lin

Xiao Lin kembali berusaha memancing amarah Xiao Yun melalui perkataannya. Tetapi, Xiao Yun hanya terdiam. Ia lebih memilih untuk tetap fokus serta mencari cara yang terbaik untuk mengalahkan Xiao Lin. "Jika dipikir kembali, situasiku sekarang memang sedikit merepotkan. Satu-satunya pedang yang kumiliki sudah hancur."

"Pergerakan tubuhku juga tidak bisa secepat seperti sebelumnya, karena rasa sakit yang masih belum hilang ini." batin Xiao Yun

Sejenak, Xiao Yun terus terpaku pada pikirannya untuk mencari cara melawan Xiao Lin. Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk menggunakan Teknik Bertarungnya. "Sepertinya, aku harus segera menyelesaikan Latihan Bertarung ini dengan Teknik Telapak Api."

WUSH! WUSH!

Embusan angin yang lembut, tiba-tiba terasa cepat dan kuat. Energi murni yang berada di sekitar Lapangan Bela Diri, tampak mengalir dan berkumpul pada telapak tangan kanan Xiao Yun. Xiao Lin sontak terkejut ketika melihat langkah tegas yang diambil oleh Xiao Yun. "Begitu, ya. Jadi, kau ingin cepat-cepat menyelesaikan Latihan Bertarung ini dengan serangan terkuatmu." ucap Xiao Lin seraya tersenyum menyeringai

"Berhentilah menjadi orang yang banyak bicara, Xiao Lin! Jika kau benar-benar jenius, tunjukkan semua kekuatan yang kau miliki itu kepadaku." ujar Xiao Yun dengan lantang

Xiao Lin seketika tertegun setelah mendengar ucapan Xiao Yun. Napasnya yang tenang, mendadak terdengar memburu. Jemarinya terlihat mengepal erat hingga buku-buku jarinya memutih. Amarah telah menguasai diri Xiao Lin. Ia pun kembali berbicara dengan suara yang berat, "Baiklah, Xiao Yun. Jika itu yang kau inginkan. Maka.. akan kuakhiri semua ini dengan serangan terkuatku!!"

BOOM!!

Tubuh Xiao Lin seketika mengeluarkan ledakan energi yang sangat kuat. Tombak miliknya pun kembali diselimuti oleh kumpulan energi berwarna ungu disertai elemen petir pada mata tombaknya. Aura yang dikeluarkan tombak Xiao Lin terasa semakin kuat dibandingkan sebelumnya. Akan tetapi, Xiao Yun justru tersenyum kecil ketika melihat reaksi Xiao Lin atas kata-katanya tadi. "Inilah yang kuinginkan dari Jenius Klan Xiao!" ujarnya dengan lantang

WHOSH!

Kumpulan energi murni yang berkumpul di lengan kanan Xiao Yun, seketika berubah menjadi kobaran api. Warna pada mata kanannya juga tampak berubah menjadi warna merah menyala. Sebuah kerutan dalam langsung muncul di antara alis Ye Wuling, saat melihat mata kanan Xiao Yun yang merah menyala. Tatapan matanya melebar karena tidak percaya. "Mata merah itu.." bisiknya

Sementara itu, sorak-sorai dari murid-murid Klan Xiao semakin terdengar nyaring. Pertunjukan menakjubkan yang terus-menerus dibangun oleh Xiao Yun serta Xiao Lin, membuat mereka sangat bersemangat. Hingga membawa Latihan Bertarung hari ini menuju bagian akhir. Selama beberapa saat, Xiao Yun dan Xiao Lin saling menatap satu sama lain dengan pandangan yang intens. Masing-masing dari mereka, menunjukkan tekad serta keinginan yang kuat untuk menang. Kemudian, tubuh mereka berdua langsung melesat cepat ke depan hingga bertemu di bagian tengah Lapangan Bela Diri.

"Tombak Petir Langit!!"

"Telapak Api!!"

DUARR!!

Dua serangan yang sangat hebat tersebut seketika bertabrakan, hingga menghasilkan suara dentuman yang sangat kuat. Embusan angin pun semakin kencang, ketika serangan Xiao Yun dan Xiao Lin saling beradu di atas Lapangan Bela Diri. "Tidak akan kubiarkan kau mengalahkanku, dasar sampah!!"

BOOM!

Daya serang tombak Xiao Lin langsung meningkat pesat, ketika mendapatkan lebih banyak aliran energi murni. Tekanan dari kekuatan tombak Xiao Lin, membuat kedua kaki Xiao Yun sedikit demi sedikit terdorong ke dalam tanah. "Perbedaan kekuatanku dan Xiao Lin terlalu jauh. Serangannya benar-benar kuat. Tetapi, bukan hanya dia yang bisa menunjukkan hal-hal luar biasa!"

WUSH!!

Kobaran api yang menyelimuti lengan kanan Xiao Yun, tiba-tiba membesar dengan hebat. "Mungkin, caraku menanggapi Latihan Bertarung ini dengan serius terlalu berlebihan. Namun, aku tidak ingin menganggap remeh setiap hal-hal kecil seperti ini." batin Xiao Yun

"Latihan Bertarung ini, merupakan langkah awal bagiku untuk membalaskan dendamku di masa lalu. Latihan Bertarung ini, hanyalah salah satu dari banyaknya rintangan yang menantiku di masa depan. Karena itu, aku tidak akan bermain-main!"

"Membalaskan dendamku. Menjadi eksistensi terkuat kembali agar bisa melindungi dirinya. Kedua hal itu.. Adalah tekad kuatku!!"

KRAK! BOOM!

Permukaan lapangan tempat Xiao Yun dan Xiao Lin berada, seketika hancur akibat kekuatan serangan Xiao Yun yang bertambah kuat. Kini, posisi tubuh Xiao Linlah yang terdorong ke belakang. Kedua bagian lengan pakaiannya juga terbakar oleh kobaran api dari Teknik Bertarung Xiao Yun. Momentum ini membuat Xiao Lin sangat terkejut. "Ugh! Apa-apaan ini?! Bagaimana bisa seseorang yang baru mulai berkultivasi, memiliki kekuatan sehebat ini?!" pikir Xiao Lin

Situasi pada Latihan Bertarung semakin intens. Keinginan kuat Xiao Lin untuk mengalahkan serta mempermalukan Xiao Yun di hadapan seluruh murid Klan Xiao. Keteguhan hati serta tekad sekuat api yang dimiliki Xiao Yun. Mengubah tampilan Latihan Bertarung yang sebelumnya terlihat biasa, kini menjadi sebuah pertarungan yang sangat menegangkan. Pertarungan hebat tersebut membuat mata semua orang terus terpaku pada sosok Xiao Yun dan Xiao Lin. Mereka semua masih menantikan hasil akhir dari Latihan Bertarung hari ini.

"Menyerahlah, dasar sampah! Kau tidak mungkin bisa menang dariku!" Xiao Lin kembali menambahkan kekuatan serangannya menggunakan sisa energi murninya

Beberapa luka mulai terlihat di wajah Xiao Yun akibat elemen petir pada tombak Xiao Lin. Namun, luka-luka tersebut tidak memadamkan semangat api Xiao Yun. Kobaran api yang lebih hebat, tiba-tiba datang dari dalam tubuh Xiao Yun dan langsung mengelilingi seluruh tubuhnya. Kemudian, dengan sisa-sisa tenaga yang ia miliki. Xiao Yun segera mendorong tubuh serta lengan kanannya ke depan dengan kuat. "Ini sudah berakhir!!"

BOOM!!

Gerakan terakhir dari Xiao Yun, langsung menghasilkan ledakan serta gelombang kejut yang sangat hebat. Tubuh Xiao Yun dan Xiao Lin pun seketika terhempas tinggi ke langit dengan keras. Dengan kondisi seperti itu, akan sangat berbahaya jika tubuh mereka sampai jatuh ke permukaan tanah. Namun, tubuh Ye Wuling serta murid-murid Klan Xiao tampak tidak bergerak sedikitpun karena terlalu terkejut.

Lalu, ketika jarak tubuh Xiao Yun dan Xiao Lin semakin dekat pada permukaan tanah. Dua siluet Pria mendadak muncul dari tempat yang tak diketahui dan langsung menangkap tubuh Xiao Yun serta Xiao Lin dengan cepat. Kemudian membawa tubuh dua anak laki-laki tersebut ke tempat yang lebih aman. Berkat pertolongan mereka, hal sangat buruk yang akan terjadi dapat terhindarkan. Suasana di Lapangan Bela Diri pun mulai kembali tenang. Akan tetapi, Ye Wuling serta murid-murid Klan Xiao masih terlihat terkejut ketika melihat dua sosok Pria yang menyelamatkan Xiao Yun dan Xiao Lin.

"Bagaimana bisa..?"

"Hei, kawan. Bukankah mereka.."

"Ini sangat mengejutkan."

Para murid Klan Xiao saling bertukar tanya satu sama lain. Mereka semua tidak menyangka kalau dua sosok Pria tersebut, merupakan Tetua Pertama dan Ketiga Klan Xiao. Pria berambut panjang dengan pakaian berwarna putih yang menyelamatkan Xiao Yun, adalah Tetua Ketiga Klan Xiao yang bernama Xiao Baizi. Ia merupakan Tetua termuda dalam sejarah Klan Xiao dan memiliki paras yang sangat tampan.

Di sisi lain, Pria yang menyelamatkan tubuh Xiao Lin. Memiliki tampilan rambut pendek serta janggut panjang berwarna cokelat. Lalu, berpakaian serba hitam dengan raut muka yang sangat tegas. Ia adalah Tetua Pertama Klan Xiao sekaligus Ayah Xiao Lin yang bernama Xiao Tian. Sebuah kejutan dari hadirnya dua Tetua Klan Xiao yang sangat dihormati tersebut, membuat Ye Wuling bertanya-tanya. "Apakah selama ini, mereka berdua terus mengamati Latihan Bertarung dari balik kegelapan?" pikirnya

Lalu, pandangan mata semua orang segera tertuju kembali kepada Xiao Yun dan Xiao Lin. Di bawah pohon besar, terdapat Xiao Baizi yang sedang memangku Xiao Yun. Tuan Muda Klan Xiao tersebut tampak tak sadarkan diri akibat terlalu banyak menggunakan energi murni. Xiao Baizi pun berusaha membangunkan Xiao Yun dengan memukul pipinya sesekali. "Hei, Tuan Muda Ketiga. Sadarlah! Tuan Muda Ketiga!"

Beberapa saat kemudian, Xiao Yun tampak mulai terbangun dari pingsannya. Kedua matanya perlahan terbuka menyeluruh dan mulai berbicara, "Paman Baizi.. Kenapa Paman bisa ada di sini?"

"Aku baru saja menyelamatkan tubuh Anda, yang terlempar oleh gelombang kejut dari ledakan besar tadi." jelas Xiao Baizi

"Ledakan besar..?" Xiao Yun berusaha untuk mengingat kembali kejadian yang baru saja terjadi

Sepertinya gelombang kejut dari ledakan besar sebelumnya, sedikit mempengaruhi ingatan Xiao Yun. Lalu, ketika Xiao Yun sudah bisa mengingat semua kejadian dengan jelas. Ia langsung mengambil posisi duduk dan segera mengarahkan pandangannya ke arah Lapangan Bela Diri. Kedua matanya seketika terbuka lebar ketika melihat permukaan Lapangan Bela Diri yang tampak hancur dan dipenuhi oleh asap berwarna putih. "Ini.. Bagaimana bisa? Apakah Teknik Bertarungku dan Xiao Lin yang membuat semua ini?" tanyanya

"Tidak. Teknik Bertarung Andalah yang membuatnya." jelas Xiao Baizi

Xiao Yun sontak tertegun. Alis matanya terangkat sedikit karena tidak percaya, bahwa Teknik Telapak Api miliknya mampu menghasilkan hal yang tidak terduga. "Lalu, bagaimana dengan hasil Latihan Bertarungnya? Siapa yang menang, Paman?" desak Xiao Yun

"Tentang itu.." Xiao Baizi segera memalingkan wajahnya ke arah Ye Wuling

Saat pandangan mereka saling bertemu. Ye Wuling langsung mengumumkan hasil akhir Latihan Bertarung, antara Xiao Yun dan Xiao Lin dengan suara yang lantang. "Hasil akhir pada Latihan Bertarung antara Xiao Yun dan Xiao Lin adalah seri! Tidak ada pemenang dalam Latihan Bertarung hari ini."

Para murid Klan Xiao tampak terdiam, ketika mendengar pengumuman hasil akhir Latihan Bertarung dari Ye Wuling. Mereka tidak lagi mengeluarkan kata-kata penuh tanya seperti sebelumnya. Mereka hanya saling menatap satu sama lain dengan ekspresi yang sulit untuk dijelaskan. Sementara itu, Xiao Yun segera menghela napas panjang setelah mendengar ucapan Ye Wuling.

Ekspresi kekecewaan terlukis jelas di wajahnya. Ia mengertakkan giginya untuk memendam rasa kecewa yang memenuhi hatinya. Melihat Xiao Yun yang sedang dipenuhi oleh rasa kecewa, membuat hati Xiao Baizi tergerak untuk menenangkannya. Ia segera mengusap rambut Xiao Yun dengan lembut. "Sudahlah. Tidak apa-apa, Tuan Muda Ketiga."

"Anda sudah melakukan yang terbaik pada Latihan Bertarung hari ini. Walaupun hasilnya tidak sesuai dengan keinginan Anda, tetapi itu bukan masalah besar. Perjalanan kultivasi Anda masih sangat panjang. Masih banyak hal-hal baik dan luar biasa yang menanti Anda di masa depan. Jadi, jangan terlalu cepat merasa kecewa."

"Dengan keteguhan hati serta tekad kuat yang Anda miliki. Dan, kemampuan bertarung yang luar biasa. Aku sangat yakin, kalau suatu saat nanti Anda akan menjadi kultivator yang hebat di Benua Petarung ini." jelas Xiao Baizi seraya tersenyum lebar

Kedua mata biru milik Xiao Yun langsung bersinar terang. Sebuah senyum kecil terlihat merekah di sudut bibirnya. Kata-kata dari Xiao Baizi mulai mengembalikan rasa bahagia di dalam hati Xiao Yun. "Aku mengerti. Terima kasih banyak, Paman."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!