NovelToon NovelToon
Gadis Manja Vs Pria Urakan

Gadis Manja Vs Pria Urakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Bad Boy / Romantis / Cintamanis / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa
Popularitas:691
Nilai: 5
Nama Author: Eliana Rovelle

Christian sudah menyukai Maya sejak lama—gadis manja, pemarah, dan tertutup yang selalu menjauh darinya.

Sementara itu, Chris adalah kebalikan dari semua yang Maya benci. Pria urakan, berisik, mesum, dan terlalu bebas.

Chris selalu mengejar Maya. Bahkan sampai menunda kelulusannya hanya untuk tetap berada di dekat gadis itu.

Awalnya, Maya menganggap Chris gangguan. Seseorang yang tak pernah ia anggap serius.

Tapi perlahan, perhatian yang tak pernah hilang itu mulai melemahkan pertahanannya.
Sampai tanpa sadar, Maya jatuh cinta.

Namun saat perasaan itu akhirnya saling terbalas, kenyataan justru datang menghantam mereka. Perbedaan keyakinan membuat cinta mereka… mustahil.

Sekarang Chris harus memilih, melawan segalanya atau kehilangan Maya untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eliana Rovelle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 11. mencari Maya

Chris baru saja memarkirkan mobilnya ke halaman kos dan terkejut ketika pandangannya langsung menangkap mobil Avanza hitam yang sudah terparkir di sisi kiri, persis di depan pagar. Matanya menyipit, jantungnya tiba-tiba terasa tidak nyaman. Ia mengenali mobil itu, milik Alif, salah satu teman kosnya yang terkenal suka iseng dan terlalu santai dalam urusan privasi.

Dengan cepat ia mematikan mesin mobil dan turun dengan sekantong plastik di tangannya. Keringat di pelipisnya bukan lagi karena cuaca panas, melainkan karena keresahan yang mendadak menghantam begitu saja.

"Ngapain mereka pada pulang jam segini?" gumamnya. Dengan tergesa-gesa Chris berjalan dan masuk ke dalam.

"Honey?" Chris memanggil Maya, tetapi gadis itu tidak menunjukkan batang hidungnya.

"Maya?!" Chris kali ini memanggil dengan menyebut nama Maya.

'Maya tidak ada? Kemana dia?'

"Maya?!" Chris berjalan ke ruang tengah dan melihat ke arah dapur, tetapi Maya tidak ada.

"Sialan! Maya pulang?!"

Chris melemparkan sekantong makanan dan minuman yang tadi ia beli dengan rasa kesal. Seharusnya, ia tidak pergi terlalu lama dan meninggalkan Maya di kosnya. Maya memang orang yang suka melakukan apapun sesuai dengan kehendak hatinya, dan itu terkadang membuat Chris marah.

Alif yang baru saja turun dari lantai atas, dengan santai melangkah ke ruang tamu sambil memainkan ponselnya. Namun langkahnya langsung terhenti ketika melihat sosok Chris sudah berdiri di sana, bersandar di dinding dengan ekspresi yang sulit dibaca.

Alif spontan menghentikan langkah, pandangannya bertemu dengan mata Chris yang tampak penuh amarah. "Eh, dari mana aja lo?"

Chris lebih memilih untuk diam dan memijit keningnya lelah. Ia lalu menghempaskan tubuhnya ke sofa, mengabaikan kehadiran temannya itu.

Alif masih berdiri di ruang tamu. Lalu kemudian pandangannya jatuh pada plastik kresek di meja yang tampak berat, menggembung berisi beberapa kotak makanan dan minuman.

Ia menyipitkan mata, lalu mendekat sedikit dan mencium aroma yang khas menusuk hidung. “Eh, ini jus durian?” tanyanya heran. Dengan alis terangkat ia melihat isi kantong plastik milik Chris. “Sejak kapan lo doyan durian, Chris? Bukannya lo paling anti sama bau itu?”

Namun lagi-lagi Chris tak menjawab. Ia hanya melempar sekilas pandang ke arah Alif, lalu kembali menunduk, merapikan plastik yang dibawanya tanpa sepatah kata pun. Ekspresinya tetap datar, dingin, dengan rahang yang mengeras dan tatapan yang sulit ditebak.

"Ya elah.. kacang bener,sih!" seru Alif seraya mengambil duduk di samping Chris yang tengah berbaring dengan mata terpejam.

"Ngomong-ngomong, cewek yang lo bawa cantik banget sih. Siapa namanya?" tanya Alif lagi.

Alif Firmansyah, sahabat club sekaligus satu prodi di kampus Chris. Fakultas teknik, jurusan arsitektur, adalah tipe laki-laki yang selalu tampak santai dan percaya diri di mana pun ia berada. Rambutnya dipotong cepak rapi, memberi kesan bersih dan sedikit nakal sekaligus. Kulitnya sawo matang, dengan postur tubuh tegap hasil dari kebiasaannya yang bergerak aktif, terutama karena hobinya yang cukup unik yaitu membuat lukisan dinding atau mural.

Ya, Alif adalah pecinta seni jalanan. Tangannya nyaris selalu kotor oleh bekas cat semprot, dan kuku-kukunya terkadang masih menyisakan jejak warna-warni dari dinding yang baru saja ia lukis. Ia memiliki kebiasaan membawa sketsa kecil di buku sakunya, coretan ide liar yang sewaktu-waktu bisa berubah menjadi karya besar di dinding kosong mana pun.

Gayanya santai, sering mengenakan kaus oblong longgar dan celana pendek selutut. Tapi di balik pembawaannya yang suka bercanda dan terlihat cuek, Alif adalah sosok yang memperhatikan detail, terutama saat berurusan dengan seni. Ia punya reputasi di kalangan kampus sebagai anak kos yang bisa sulap tembok jadi galeri seni.

Alif bukan tipe pemalu, ia bisa memulai obrolan dengan siapa pun, termasuk Maya yang baru pertama kali ditemuinya hari ini. Meskipun, seperti biasa, gaya basa-basinya kadang membuat orang merasa tidak nyaman, terutama jika ia sedang dalam mode terlalu santai dan tidak tahu batas.

Pertanyaan Alif itu membuat Chris langsung membuka matanya. Ia mengerutkan dahi dan menatap laki-laki berambut cepak hitam di depannya.

"Cewek?" Chris kembali duduk tegak.

"Iya, tadi gue liat ada cewek duduk di sini. Bilangnya sih temen lo," ucap Alif seraya melihat ke sekelilingnya. "Dia udah pulang ya?"

"Lo gangguin Maya?!" tanya Chris sambil mencengkram kerah kaos Alif, menariknya lebih dekat. Wajahnya penuh amarah.

"Eits, apaan sih!! Gue nggak gangguin dia, kok! Tadi cuma gue kasih satu kaleng minuman dari dalam lemari es. Dia keliatan banget haus dan gerah. Gue hanya kasian aja." Alif melepaskan cengkraman tangan Chris di lehernya dengan kasar.

"Minuman?" Chris mengernyit lalu tak lama sadar minuman apa yang dimaksud oleh Alif.

Mata Alif kemudian jatuh pada sebuah kaleng yang tergeletak di bawah meja.

"Nah, itu kaleng minumannya!" Alif segera meraih kaleng bir yang ia ingat telah diberikannya kepada Maya.

"Anjing! Itu kan ada alkoholnya! Bangsat! Kenapa lo kasih minuman itu ke Maya?!" Chris mengumpat keras pada Alif. Ia kembali murka, saat melihat isi minuman dalam kaleng itu kini hanya tinggal seperempatnya saja.

El Diablo Super Strong Brew adalah salah satu jenis minuman beralkohol yang dikenal karena kadar alkoholnya yang tinggi. Sesuai dengan namanya, “Super Strong Brew,” minuman ini bukan bir ringan biasa. El Diablo memiliki kadar alkohol sekitar 12% hingga 15%, jauh lebih tinggi dari rata-rata bir komersial yang biasanya hanya sekitar 4% hingga 6%.

Minuman ini biasanya dikemas dalam kaleng berdesain mencolok, dengan nuansa gelap dan ilustrasi bergaya underground yang memberi kesan kuat dan liar, mewakili sensasi yang akan dirasakan setelah menenggaknya. Rasanya cukup pahit, dengan aroma malt yang tajam dan sedikit aftertaste seperti minuman keras.

Karena kekuatannya, El Diablo sering dikonsumsi oleh orang-orang yang sudah terbiasa dengan alkohol atau mereka yang memang ingin cepat merasakan efek mabuk. Minuman ini tidak cocok untuk pemula, apalagi jika dikonsumsi tanpa tahu apa yang ada di dalamnya. Hanya dalam beberapa teguk, efeknya bisa langsung terasa. Kepala ringan, penglihatan mulai kabur, dan tubuh kehilangan koordinasi.

El Diablo juga salah satu bir asli dari Bali yang sering menjadi pilihan untuk para penikmat minuman. Bir ini terbuat dari malt premium asal Eropa, tiga variasi hops yaitu hallertau, yakima, and perle, dan dua jenis ragi. Bir asli Indonesia yang sudah diakui di luar negeri.

Dalam kasus seperti Maya yang tidak tahu bahwa minuman itu mengandung alkohol tinggi, El Diablo bisa sangat berbahaya. Apalagi jika diminum dalam keadaan perut kosong atau sedang tidak sehat. Bukan cuma pusing, bisa-bisa tubuh langsung drop atau kesadaran perlahan hilang.

"Sialan lo!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!