Tolong Matikan Perasaan Ini
“Tolong matikan perasaan ini” Aku mengucapkan kalimat itu kepada orang yang sudah MENGHIDUPKAN PERASAAN. Aku bisa melihat saat ini dia bingung tidak mengerti, wajar dia sendiri tidak tahu dengan peras
0
0
Kejadian Pagi Hari
“Aku tidak pernah menyesal telah mengenalmu dan mencintaimu” Apakah kamu tidak pernah sadar dengan apa yang aku rasakan saat ini? Jika iya, hebat sekali aku dalam bersandiwara sampai-sampai kau tidak
0
0
Kukira Aku Satu Satunya Ternyata Salah Satunya
Aku adalah Nana panggil saja na. Ingin bercerita pengalamanku ketika bertemu dengan dia. Aku berkenalan dengan dia di akhir tahun 2020. Dia bernama Muhammad rafie yusresya syachrulloh, aku memanggilny
0
0
Kenapa Harus Cowok?
Beginilah nasib menjadi seorang cowok yang biasa aja, yang tidak terlalu pinter dan ganteng. Menjadi cowok biasa aja itu kadang membuat menjadi minder ketika bertemu dengan cewek cantik, bawaannya gug
0
0
Klenger
Aku adalah seorang pria yang tertawan dalam sebuah penjara bernama cinta. Ah, andai saja itu adalah dalam mencintai Tuhan. Aku tengah mencintai seorang wanita yang tak akan kusebutkan namanya, sebab m
0
0
Dari Aku Yang Harus Mengikhlaskan Kamu
“Saya terima nikah dan kawinnya Azkia binti Ahmad dengan mas kawin tersebut tunai.” “Sah?” “Sah.” “Alhamdulillah.” Inilah jawaban untuk setiap doa yang selalu kulangitkan dalam heningnya sepertiga mal
0
0
Hilang – Alinea Dalam Ingatan
Perempuan itu berdiri tegap dibawah hujan. Seakan aliran air deras dari langit itu bukan apa-apa untuknya. Bajunya basah, rambutnya basah, seluruh tubuhnya basah. Aku memandangi dia dari kejauhan. Dar
0
0
Sahabat Terbaik
Itulah yang membuatku semakin yakin dengan dirinya, keteguhannya dalam menjaga Al-Qur’an. ~ Fthn Melihatnya adalah aktivitas yang membuang massa bagiku. So sia-sia. Sifat yang angkuh, dingin, dan meno
0
0
Suka dan Rasa (Part 1)
Kata orang masa saat di SMA adalah masa yang penuh keindahan, terdapat banyak kisah yang dilalui dalam setiap harinya. Aku pun kini sedang merasakannya. Seperti teman-teman lainnya, mulai pertengahan
0
0
Suka dan Rasa (Part 2)
Bel masuk telah berbunyi kembali, aku merasa bersalah dan kasihan dengan Amel. Aku juga egois sendiri, karena kesal saja sampai meninggalkan Amel di kelas. Seharusnya aku bisa memberikan semangat untu
0
0
Kau
Saat itu aku sedang duduk bersamamu di taman halaman belakang sekolah. Kau duduk manis disampingku dengan es krim coklat di tanganmu. Aku hanya duduk diam sambil membaca buku. Namun sebenarnya aku tid
0
0
Hilang
Hujan malam ini membuat sikapnya semakin dingin, semakin hari rasanya semakin yakin, senang menanti yang tak pasti, dan suka menyakiti diri sendiri dengan menjadi tak tahu diri. Aku adalah seorang pen
0
0
Waited Years
Dalam hujan yang diikuti petir aku mengingat tentang dirinya yang dulu bermain, tertawa, menangis dan menghadapi masalah yang ada. Tapi setelah 8 tahun berlalu ku hanya dapat mengingatnya dan memendam
0
0
Nande Watashi Dake
Entah apa yang kulakukan seharian ini, rasanya aku hanya sibuk bergelung dibalik selimut sambil berusaha mengabaikan suara rintik hujan di luar sana. Hatiku semakin sesak, aku juga tidak tau apa sebab
0
0
Si Pemilik Suara Surga
Kisah ini dimulai sejak pertemuan pertama kami sore itu. Saat kali pertama aku mendengar lantunan bait sholawat yang tersaji dalam alunan suara indah bak di surga. Iya, sejak saat itu aku memanggilnya
0
0
Di Penghujung Bulan
Alia masih terdiam, memandang foto Dafin dari layar ponselnya. Dia masih belum bisa berhenti memikirkan, senior yang telah meluluhkan hatinya. Sudah setahun berlalu sejak pertemuan pertama mereka, Ali
0
0
Aku Mencintai Temanku
– Kania Anjasmara Pertama kali aku bertemu dengan dia di kelas. Iya. Itu merupakan cinta pandangan pertamaku padanya. Dia duduk di bangku paling pojok dekat jendela. Dia menatap jendela dengan tatapan
0
0
Masihkah Ada Aku di Hatimu (Part 2)
“Apa kabar?” Pertanyaan pertama dari Adrian setelah sekian tahun tidak bertemu. Jujur, ingin rasanya Dina berucap bahwa dia tidak baik-baik saja. Tapi tak etis bukan jika masih mengharapkan laki-laki
0
0
Tertahan
Acara paling khidmat yang disaksikan oleh Tuhan, orangtua dan seluruh tamu undangan telah terlewati. Titik air yang menetes di pipi Neena–sahabat sejak putih abu-abu itu membawa gelombang haru yang lu
0
0
Salma
Salma Nur Zahra atau biasa dipanggil Salma adalah seorang cewek cantik dan manis yang aku suka ketika SD kelas 4. Orang-orang mungkin berpikir bagaimana bisa anak SD yang usianya sangat muda bisa mera
0
0