Senja Yang Terlukis (Part 2)
Kabut belum berganti dengan aroma sukma. Matahari tampak mengintip dari balik gumpalan-gumpalan awan kelabu, seperti berusaha memberikan sedikit demi sedikit kehangatan di pagi yang terasa dingin ini.
0
0
Pena Pena Kecil
Ini adalah kisah tentang seorang wanita. Jauh dari kesan sempurna. Terjebak dari dunia keheningan, yang menyertai pelik kehidupan. Sang wanita tak pernah merasakan indahnya nyanyian burung, desikan ra
0
0
Sandiwara Cinta
“Sudahlah, bunuh saja aku sekarang, daripada aku harus membunuh diriku sendiri dan aku berdosa. Sudah bunuh saja aku, aku tak lagi berarti dalam hidupmu!” pekik Anne membahana. “Jangan sampai tanganku
0
0
Tembang Kematian
Pagi datang dan bersemayam seperti biasa, tentang embun yang tergelincir di daun, gelap yang perlahan mulai memudar, sampai embus angin saat suara sunyi malam mulai reda. Gemericik air samar-samar ter
0
0
Artca Penyelamat Budaya
Di era globalisasi ini remaja lebih sering menghabiskan masa-masa remajanya untuk bermain. Mereka juga jarang ada dirumah dan berkumpul bersama keluarganya. Sungguh miris melihat sikap dan prilaku rem
0
0
Aku Bisa Sendiri!
Namanya Oni. Ia anak miskin. Bapaknya selalu merantau, dan emaknya… hm, Oni hanya tahu emak membuka warung dan dagang makanan kecil. Oni sekolah di SD Bintang Spesia, SD favorit, Ia mendapat beasiswa
0
0
Jemari Tuhan Telah Merangkulnya
Terkadang aku merasa Tuhan tidak adil, tapi aku salah. Tuhan itu Maha adil, banyak rencana dari rencana yang ada pada-Nya. Terkadang kita pun disulitkan dengan pilihan, karena pilihan yang kita ingink
0
0
Kolam Pasir Hitam (Part 2)
“Maksud dan tujuan saya membawa anda ke mari adalah untuk memerintahkan anda mengurangi atau bahkan menghentikan sebagian kegiatan industri anda yang merusak lingkungan. Mengurangi penambangan minyak,
0
0
Bingkisan Cinta Untuk Kakak
“Bukankah sudah aku katakan aku dan ibu baik-baik saja di sini. Kau tak percaya padaku? Kau ini saudaraku atau bukan?” ujar seorang lelaki dari kejauhan. Ia terdiam sejenak. Ia tahu benar lelaki yang
0
0
Mentari Nina Untuk Siska
Pagi ini aku berangkat dengan tergesa-gesa. Aku bangun kesiangan lagi. Dengan cepat, aku menghabiskan rotiku sarapan pagi ini. Aku memanggil ayahku untuk segera mengantarkanku ke sekolah. Sesampai di
0
0
Ayah kami bukan kriminal
Kami sedang berduka. Ayah kami ditangkap polisi karena dituduh merencanakan pembunuhan. Ayah tak mungkin ada niat membunuh walau dendam sekalipun. Ayah bilang ia dijebak oleh karsiman, sang direktur p
0
0
Berbuat Sesuatu Untuk Mimpi
Aku pertama kali mengenal mimpi saat berumur 10 tahun. aku melihat mimpi itu seolah menjadi masa depanku kelak, mimpi itu selalu datang dikala semangatku rapuh. Semakin hari mimpi itu semakin dekat, d
0
0
Valerie Oliveriana
I wish I could tell you something to take it all away If only I could find the answer to help me understand Sometimes I wish I could save you And there’s so many things that I want you to know I won’t
0
1
Mimpi
Kata orang,kehidupan itu seperti mimpi. Sekejap saja, lalu ia berlalu pergi. Maka, sebagian orang menjalani kehidupannya dalam mimpi—berada di atas lalu jatuh ke bawah lagi, bangkit, lalu naik ke atas
0
0
Cangkir Tindih Merah Putih
Subuh buta belum tersentuh matahari dinginpun masih menusuk. Tapi, anak-anak di desaku termasuk aku. Akan segera berangkat ke sekolah yang jauh seberang desa ini dan kami harus melewati sungai yang me
0
0
Cinta
Aku tak sengaja melihat rasa cinta yang benar-benar cinta sore tadi. Aku melihat seorang anak berumur 13 tahun bermain sepak bola dengan semangatnya. Dia bermain dengan kami, para pemuda pengangguran
0
0
In My Life
Suatu hari disaat malam pun tiba keluarlah seorang wanita dari dalam rumahnya, dia seorang wanita yang cantik jelita namun sayang dia ditinggalkan oleh orang tuanya sejak kecil, kinipun dia tinggal be
0
0
Lelaki Paruh Baya di Sekolah Tua
Kaki kecil nya tak pernah letih untuk melangkah menuju sekolah tua itu. Seperti gubuk yang telah lama ditinggal oleh penghuninya. Meja dan kursi enggan menyatu dengan kakinya. Papan tulis hitam di din
0
0
Sebuah Nama, Sebuah Misteri
Hari ini memang bukan hari yang indah untukku. Aku harus merelakan kepergian sahabat baruku, Cheryl Putri. Hujan air mataku mengiringi kepergiannya. Aku tidak kuat untuk mendampinginya pergi ke sana.
0
0
Berperilaku Sopan Hidup pun Tentram
Di suatu sekolah yaitu “SMP N INSAN CENDEKIA”, terdapat 3 orang sahabat yang bernama Robin, Rozi dan Farhan mereka sekarang duduk di kelas 9 yaitu, kelas 9I. Masing masing mempunyai sifat dan karakter
0
0