Satu Pintu yang Tertutup
Pagi itu, aroma kopi yang biasanya menjadi jembatan damai di antara kami terasa hambar. Amarah masih mengendap di dada, menyisakan sesak yang sulit kusingkirkan. Sebuah kebohongan kecil—setidaknya beg
0
1
Istana Emas yang Hampa
Gemericik air hujan di luar jendela kamar terasa seperti simfoni duka yang menemani isak tangisku setiap malam. Di rumah semegah ini, di bangunan dua lantai pemberian ibu mertuaku yang berdiri kokoh d
0
1
Kutukanmu Do'a Sukses Untukku
Ranti seorang ibu rumah tangga sekaligus seorang penulis amatir, yang mencoba terjun didunia literasi satu tahun ini. Terjun sebagai penulis otodidak tidak mudah bagi seorang Ranti. Ia memiliki seoran
0
1
Pangeran
Permadi ,artis yang selalu kemana -kemana sama bibi nya, bahkan saat ke kampus pun dibawakan bekal makanan " desty kamu mau cucurr gak buatan bibi, ini kabar dari bibi ada cucur, klepon, sama putu "
0
0
The Octopus’s Grasp
Doha, Qatar Di bawah bayang-bayang gedung pencakar langit West Bay, aku berdiri menatap debu padang pasir yang tak pernah benar-benar hilang. Aku, Ucank, seorang cleaner (petugas kebersihan) yang ber
0
0
The Frozen Melody
St. Petersburg, Rusia. Salju di luar jendela klub Bolshoi malam ini terasa lebih hangat dibanding hatiku. Aku, Ceuh, seorang penyanyi pop yang baru saja merintis mimpi di panggung megah ini, terdudu
0
0
Slapped by Reality
Marina Bay Area, Singapura. Tangan ini kasar, selalu berbau sabun murah dan sisa lemak makanan. Aku, Wesszh, menghabiskan dua belas jam sehari di dapur restoran yang pengap, mencuci ribuan piring ko
0
0
The Chains of My Kindness All This While
Chandni Chowk, Delhi, India. Debu dari jalanan Delhi selalu membuat tenggorokanku kering, tapi tak sekering hatiku saat ini. Aku, Nien, hanyalah seorang penjual tisu di pinggir jalan raya yang bisin
0
0
The Bleeding Jade
Beijing, Tiongkok. Salju tipis mulai turun di atas atap-atap Forbidden City, tapi di dalam dadaku, sebuah luka lama baru saja robek kembali dengan cara yang sangat kasar. Aku, Sofin, berdiri di depa
0
0
The Dust of Deceit
Lagos, Nigeria Afrika Debu merah dari pabrik ban di ujung jalan selalu mengotori jendela kelas PAUD-ku. Aku, Poola, menghabiskan hari-hariku mengajar anak-anak kecil tentang kejujuran, tanpa menyadar
0
0
The Ballet of Broken Strings
Dili, Timor Leste. Lantai panggung kayu di sanggarku biasanya terasa hangat, tapi malam ini, setiap langkah balet yang kuambil terasa seperti menginjak pecahan kaca. Aku, Iffe, seorang penari balet
0
0
Their Pawn
Phnom Penh, Kamboja. Aroma minyak goreng dari dapur KFC di Monivong Boulevard seolah sudah meresap sampai ke tulangku. Aku, Syalie, hanyalah seorang pekerja shift malam yang seringkali dipandang seb
0
0
Cold Water And Cold Heart
Labuan Bajo, NTT Indonesia Malam di Labuan Bajo itu literally freezing. Angin lautnya nusuk sampai ke tulang, tapi dadaku rasanya jauh lebih sesak. Aku, Asra, duduk di antara tumpukan bubble wrap dan
0
0
The Strings of Betrayal in George Town
Lebuh Armenian, Penang Malaysia Hujan turun dengan ritme yang melankolis, membasahi jalanan berbatu yang dipenuhi mural tua. Di dalam "Cassia’s Heritage Marionette", aroma kayu cendana dan cat minyak
0
0
Tentang seorang NPD
💫KENALI TANDA-TANDA NPD💫 MENGAPA ORANG DENGAN SIFAT NARSISTIK PERSONALLITY DISORDER(NPD) SERING MENYALAHKAN ORANG LAIN SAAT TERJARING KESALAHAN Contoh kasus: Ketahuan berbohong NPD adalah ga
0
1
Besok yang Tak Pernah Ada
Kata orang, hargai selagi masih ada. Setelah seseorang itu pergi, kamu baru akan merasa kehilangan. Aku, Maheswari. Awalnya aku menyepelekan kalimat itu. Bagiku selagi aku masih muda, aku akan mengha
3
10
Cinta Yang Menyembuhkan
Sejak masa SMA, Soyool Park dikenal sebagai pria yang dingin, pendiam, dan sulit didekati. Ia seperti tembok es yang tak bisa ditembus siapa pun. Di balik sikap tegasnya, tersimpan beban besar: tanggu
0
2
Masih Sama Seperti Dulu
Hujan gerimis sore itu turun dengan lembut di halaman sekolah. Di balik jendela kelas, Alya, gadis berwajah manis dengan rambut hitam tergerai, duduk sambil menatap lapangan yang mulai kosong. Hatiny
0
2
Negeri di Ujung Padam
Ketahuilah, kawan, cahaya adalah barang mewah yang sudah lama bangkrut. Jangan bayangkan cahaya seperti lampu neon di kafe-kafe estetik tempat kalian dulu mengunggah foto kopi susu mahal. Bukan. Cah
0
1
Wangi Bangkai di Beranda Algoritma
Zaman ini telah gila, dan kita adalah pasien-pasien yang memuja perawat yang meracuni kita. Lihatlah sekelilingmu! Di sebuah kota yang dibangun dari beton dan kepalsuan—mungkin Jakarta, atau mungkin n
0
1