NovelToon NovelToon
SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno / Anak Genius
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Hayu Nissa

Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
bahkan, kalaupun harus mendapatkan wilayah kekaisaran deniela yang tidak seberapa, juga tidak akan bisa membuat kehidupan kekaisaran lainnya menjadi makmur.
tetapi jangan salah, walaupun kekaisaran kecil ini miskin, tetapi para penduduknya sangat setia. mereka dengan senang hati memikul semua beban kekaisaran dan saling berlomba-lomba.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. pulang dalam kondisi terluka

setelah masalah para utusan itu selesai, permaisuri Langsung kembali bergabung dengan kelompok yang tampak sudah selesai membersihkan ikan itu.

sementara, tanpa disadari oleh permaisuri, di bagian kelompok yang menyiapkan panggangan dan juga api, Dania tampak sedang membuat beberapa bumbu yang diambilnya dari ruang dimensi miliknya.

di sana, pekerjaan itu dibantu oleh beberapa gadis kekaisaran. dengan penuh keingintahuan, sekaligus meringankan pekerjaan sang Putri.

"sudah semua. cepat oleskan bumbu-bumbu ini di tubuh ikan-ikan yang akan dipanggang. nanti kalau sudah kering, ulangi lagi mengolesnya sampai semua bumbu-bumbu ini habis." ucapnya. beberapa dari mereka dengan lancangnya mencolek bumbu tersebut dengan jari kelingking mereka, dan kemudian langsung memasukkannya ke dalam mulut.

seketika, rasa pedas, asin, manis dari kecap pun langsung menyatu di mulutnya. bahkan ada aroma rempah lainnya yang tidak mereka kenali.

sementara mata dari gadis tersebut langsung membulat sempurna.

"astaga Yang mulia!! apa ini!! mengapa rasanya bisa seenak ini!!" serunya dengan penuh takjub dan ingin sekali mencolek bumbu itu sekali lagi. namun dia sudah tidak berani, karena dia tidak mungkin melakukan hal itu.

sementara Putri Dania yang mendengar penuturan tersebut tersenyum.

"apakah bisa seenak itu Ratih..?" tanya salah satu dari mereka. gadis yang bernama Ratih itu pun menganggukkan kepalanya dengan cukup meyakinkan.

"ini memang enak.. Karena itulah kalian cepat panggang agar kita bisa segera makan bersama dan menikmatinya."

"ah baik yang mulia!!" semua orang termasuk rati pun langsung bergerak cepat, dan memanggang ikan itu satu persatu. dengan kondisi api yang sangat stabil, ikan yang dipanggang sebanyak satu tiga ekor ikan dalam satu kepala tentu saja akan mempersingkat waktu. apalagi yang memanggang itu cukup banyak orang.

sementara aroma ikan panggang yang sudah dicampur dengan bumbu langsung menyeruak. menyebar dari segala penjuru ke penjuru lainnya.

kaisar dan permaisuri yang tampak sedang berdiskusi, langsung terhenti ketika mencium aroma tersebut. begitu pula dengan para warga yang sedang menyimpan dan menyusun ikan-ikan itu di sebuah wadah yang besar. dan kemudian menambahkan garam yang menurut mereka sangat langka itu ke dalam ikan tersebut dan menutupnya dengan tutup yang rapat.

"aroma apa ini..? mengapa aromanya sangat wangi." tutur kaisar sambil mengenduskan hidungnya seperti anjing pelacak.

"ah betul yang mulia!! ini aromanya sangat wangi sekali.!! ayo kita lihat di bagian pemanggang. karena aroma itu berasal dari sana." permaisuri dan kaisar pun langsung bergegas pergi menuju tempat di mana warga, atau para pemuda dan pemudi lainnya sedang memanggang ikan.

seketika, mata permaisuri dan kaisar langsung membulat sempurna saat melihatnya.

"ini.. ini apa..? mengapa bentuk ikannya seperti itu ? sangat unik, dan juga kelihatan mahal.." tutur kaisar. semua orang pun langsung menoleh ke arahnya. dan kemudian menyempatkan diri untuk membungkuk hormat.

"salam kepada kaisar dan permaisuri. ini ikan-ikannya diolesi dengan bumbu racik, yang dibuat oleh putri Dania. Karena itulah warnanya jadi seperti ini yang mulia.." kaisar masih menganga dengan ketidakpercayaannya.

"ini... ikan-ikan ini beneran bisa dibuat seperti itu ? aku baru tahu, Dan bumbu-bumbu ini juga sepertinya tidak biasa. aku baru mengetahui kalau ada bumbu-bumbu makanan seperti ini di kekaisaran kita.." ucapnya.

"Batul, dan nanti. Bumbu-bumbu ini bisa kita jual di pasar." ucap Putri Dania.

"apakah bisa laku nak..?" tanya kaisar. Dania langsung berekspresi dengan percaya diri.

"tentu saja akan laku ayah.. ayah tenang saja. aku akan mengurus semuanya." kaisar pun mengganggu anggukan kepalanya tidak mengerti. tapi walaupun begitu, dia tidak menyalahkan putrinya.

"yang mulia!! yang mulia!!" tiba-tiba seorang prajurit yang memiliki postur tubuh yang sama dengan yang lainnya datang dengan tergesa-gesa. tampak wajahnya diliputi dengan raut wajah kecemasan., sepertinya telah terjadi sesuatu.

semua orang pun langsung menoleh ke arahnya dengan penuh tanya. mereka tidak mendesak dan membiarkan prajurit itu menyesuaikan detak jantungnya dulu.

"ada apa pengawal?" tanyanya ketika memastikan kondisinya sudah jauh lebih baik.

"yang mulia!! pangeran etan dan pangeran Jasper telah kembali. tapi, kondisi mereka sangat mengkhawatirkan." ucap pengawal itu yang sukses membuat mata kaisar dan permaisuri melotot.

"APA!!" ucap keduanya secara bersamaan.

"ayo cepat yang mulia!! ayo kita lihat anak-anak.!!" seru permaisuri jenny yang langsung bergegas meninggalkan suaminya yang masih terbengong-bengong. pengawal itu juga turut pergi sementara yang lain tetap berada di tempat.

begitu pula dengan Putri Dania. dia mengerutkan keningnya mencoba dan mengingat-ingat siapa yang telah disebutkan oleh pengawal tadi. dan sesaat kemudian, matanya langsung melotot ketika mengingat kalau kedua pangeran yang disebutkan itu adalah kakak-kakaknya.

(astaga!! apa yang terjadi.!! mereka itu adalah kakak-kakak pemilik tubuh asli ini.) batinnya.

dan dengan cepat Putri Dania meletakkan apa yang ada di tangannya itu, dan kemudian langsung berlari dan menyusul langkah kaki kedua orang tuanya dan juga pengawal tadi.

"mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dengan para pangeran.." gumam salah satu pemuda di antara mereka sambil menautkan kedua tangannya. seolah-olah sedang berdoa dan berharap agar tidak terjadi sesuatu yang semakin membuat kaisar mereka bersedih.

******

Putri Dania pun tiba di sana, namun yang ia lihat adalah kondisi kedua kakaknya yang tampak penuh dengan luka cambukan yang sudah membiru. tetapi mereka tidak sampai pingsan, sehingga dia masih melihat senyum manis yang diberikan kakak-kakaknya kepadanya.

"syukurlah dek.. Kamu sudah bangun.." gumam keduanya dengan sisa tenaga yang mereka. melihat itu, rasa panik dan khawatir langsung muncul di dalam hatinya. dan tanpa mengatakan sepatah kata dia langsung pergi dari sana sehingga membuat orang tua dan kakak-kakaknya jadi salah paham.

"apa yang terjadi ayah..? apakah adik marah pada kita karena pulang tidak membawa hadiah untuknya..?" selir elena tersenyum miris. namun dia tidak menyalahkan Putri Dania. karena mereka semua sangat menyayanginya.

"jangan kamu pikirkan.. mungkin saja adikmu terkejut melihat kondisi kalian.." ucap kaisar dengan kata untuk menenangkannya. pangeran Jasper dan pangeran Ethan pun hanya bisa menghela nafas.

tap tap

mereka kembali menoleh saat mendengar suara langkah kaki yang terdengar sangat tergesa-gesa itu. Dan ketika mereka menoleh, ternyata yang datang itu adalah Putri Dania dengan sebuah botol kecil yang tampak asing di tangannya.

mereka semua melongo, sepertinya adik mereka tidak benci. hanya saja pergi untuk mengambil obat.

"ayah.. oleskan ini di setiap bagian luka tubuh kakak-kakakku.." tutur Putri Dania yang tentu saja mengambil obat salep itu ke dalam ruang dimensi miliknya. dia meraciknya dengan cepat sesuai yang ia tahu dan sekaligus petunjuk dari buku.

sementara kaisar yang masih belum membawakan tabib untuk memeriksa kondisi anak-anaknya pun dengan cepat mengambil obat itu. begitu pula dengan selir elena.

"ayo nak.. kita keluar saja.. biarkan ayah dan ibu selir yang mengoleskan obat-obat ini ke tubuh kakak-kakakmu.. kita lihat yang lain saja ya.." Putri Dania yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya.

permaisuri jenny juga tidak mempersulit apapun. karena kaisar juga adalah suami dari selir elena.

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
lanjut thor 🥰🥰🥰
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
aria
jadikan kota Kekaisaranakin maju dan lebih baik lagi
Yunita Widiastuti
sejahtera loh jinawi
@Mita🥰
wah selamat makin makmur kekaisaran nya
gina altira
menarik
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
semangat putri
Wiwin Ma Vinha
ikan bisa diasap atau dipindang thor,kan lumayan awet 2 harian klo dijual di kekaisaran tetangga🤣
@Mita🥰: betul betul
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪
Yunita Widiastuti
mak nyukkk...
@Mita🥰
lagi Thor dobel ya thor 🥰🥰🥰
@Mita🥰
lagi
Dania
semangat tor
Yunita Widiastuti
ngopiiiii sik...
@Mita🥰
mantap malam" ngopi
@Mita🥰
wah semangat putri diana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!