NovelToon NovelToon
Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Mata Batin / Fantasi
Popularitas:421
Nilai: 5
Nama Author: Widianti dia

Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.

kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Arun bisa melihat Leo.

Sebenernya siang itu Arun sudah selesai pekerjaannya tapi dia sengaja tidak naik ke atas karena dia sudah melihat wujud hantu Leo, hatinya mulai tidak tenang jika terlalu dekat dengan hantu Leo,sehingga dia memutus kan untuk tidak naik, dan gak mungkin kalau dia bisa pura-pura terus untuk tidak melihat hantu Leo jika ada didepannya.

Sedangkan hantu Leo yang sejak tadi nunggu Arun dia gelisah terus,dan dia mulai telepati batin dengan Arun.

Disaat Arun baring-baring mulai lah mendengar Hantu Leo memanggil.

Karena Leo energinya sudah pulih dan lebih baik lagi karena bantuan Arun dan Arun pun sudah bisa melihat Leo jadi koneksinya lebih baik lagi lebih cepat tersambungkan.

"Arunnn." Kata Leo memanggil nama Arun.

"Leo ya?" Kata Arun.

"Arun gak papa kan?"

"Gak kok Leo,Arun capek betul hari ini badan Arun lemas?"

"Ya sudah kalau begitu Arun istirahat gak boleh kemana-mana ya?" "Iya Arun lagi istirahat kok."

"Aduh Leo ini,,,over protective betul sih,tapi bagus juga, tandanya terlalu kuwatir sama aku."

"Hehehe."

Arun pun diam-diam mengagumi sifat Leo.

Sedangkan Leo diatas mulai mengolah energinya lagi untuk menyetabilkannya,Leo butuh sering meditasi,tapi hari ini dia tenang karena Arun sedang istirahat jadi dia bisa fokus meditasi.

"Shukurlah kalau dia istirahat biar nanti malam saja diwaktu dia tidur aku bisa menyalurkan energi ku untuknya,"

"Mulai sekarang aku akan mengelola energi ku dengan baik karena ada yang harus aku lindungi selalu."

Setelah itu Leo memulai meditasi hening, ditutupnya semua panca indranya supaya energinya tidak bocor.

Sedangkan Arun masih tertidur pulas,Siti pun begitu,sedang kan Tio tetap jaga pos, siang pun merambat kesore hari dengan keadaan lemas Arun bangun ingin mandi."Sitt kenapa badan ku lemas betul ya?"

"Ya sudah Mba cepet mandi habis itu makan dan tidur lagi,makanya aku bilang apa?kemarin dilarang nglajutin beres-beres nya Mba tetep aja."

"Iya Sitt bener kamu?"

Setelah itu Arun mandi dan tidur lagi tanpa makan.

"Mba,Mba Arun gak makan dulu?"

Siti membangunkan Arunn.

Dengan rasa kantuk dan lemasnya Arun menjawab.

"Udah Sitt aku mau tidur saja capek aku?""

"Ya sudahlah Mba kalau gitu."

Dari depan Tio masuk ingin ambil makan.

"Sittt Mba Arun kemana sih, sejak siang tadi kok gak kelihatan?"

"Itu Mas dia lagi tidur kecapek an, badan nya juga lemas,kemarin betulin barang yang berhamburan dikamar gudang seharian dia sendiri,"

"Oalahh gitu kok gak panggil aku."

"Kok gak tau Mba Arun Mas, apa-apa kalau masih bisa ya dikerjain sendiri?"

"Ya sudah Mas Tio mau makan?"

"Iya,Sit laper aku?"

"Kalau laper kenapa gak kesini sejak tadi?"

"Iya Sit harusnya gitu aku tadi."

Mereka berdua langsung makan,sedangkan Arun sudah tertidur pulas.

Malam pun berajak menuju puncaknya,Siti mengahiri obrolannya dengan Tio.

"Ya sudah Mas Tio aku ngantuk,aku mau tidur." Kata Siti.

"Iya aku mau kembali kePos juga." Jawab Tio.

Sementara itu,dikamar gudang Atas Leo terbangun dari meditasinya,yang dia rasakan tubuhnya semakin segar, dia langsung kepikiran tentang Arun.

"Arun tahan sebentar ya,aku nanti akan pulih kan energimu."

"Aku akan keluar diwaktu hening."

Leo setiap sendiri sekarang tidak akan menyia-nyiakan waktunya untuk hal lain,meskipun hanya beberapa jam pasti dia manfaatkan untuk meditasi,karena harapan dia terbesar ingin melihat Arun bahagia.

Tak terasa waktu sudah bergeser pada yang ditentukan oleh Leo,Leo sudah terbangun dari meditasinya yang kedua kalinya,dan dia langsung rapi-rapi dia beganti baju dan pakai ikat kepala seperti waktu semasa hidupnya,penampilanya beda banget dia amat sangat tampan dan berkharisma.

Leo merubah penampilannya bukan untuk membuat Arun terpana,karena dia masih berfikir kalau arun masih belum bisa melihat dia.

Dia merubah penampilanya karena tidak ingin makhluk-makhluk lain tau dan mengikutinya,karena bisa bahaya buat Arun.

Setelah selesai dia langsung kebawah,setelah didepan pintu kamar Arun, dia langsung masuk dengan menembus pintu kamar tapi sebelum masuk,dia pastikan dulu kalau tidak ada yang mengikutinya.

"Alhamdulillah akhirnya sampai juga aku disini."

Sedang kan Arun tadi baru terbangun seperti biasanya untuk melihat jam berapa saat ini,betapa terkejut nya dia mendengar ada suara dan dia pura-pura tidur lagi, ternyata benar juga, selang beberapa detik,dia melihat sosok Leo masuk menembus pintu kamar dan habis itu seperti membetengi pintu itu dengan kekuatan gaib.

"Leo,gak mungkin ah,kalau Leo kenapa bajunya seperti itu,tapi itu wajah Leo,aduh,,,kenapa sih aku ini?" Kata Arun dalam hati.

"Ini mimpi atau bukann?"

"Ya Allah aku ini kenapa,dan apa yang dilakukan Leo tadi?"

Sementara itu hantu Leo yang sudah selesai membentengi kamar Arun berbalik menuju arah Arun dan Arun masih pura-pura tidur tapi detak jantung nya berdegup dengan kencang bukan karena takut tapi karena terpesona dengan kharisma hantu Leo.

Setelah disamping ranjang Arun, hantu Leo menarik kursi dipojok dengan hanya mengandalkan kekuatan energi ditangan nya,Arun yang melihatnya betapa terkagum-kagum dia.

"Yaallahh keren banget kamu Leo?" Dalam hati Arun.sebuah keuntungan bagi Arun sekarang bisa melihat semua hal yang dilakukan hantu Leo, tanpa hantu Leo tau.

Setelah duduk bersila didekat Arun dan memandangi wajah Arun yang manis itu dia tersenyum dan berkata.

"Terimakasih Yaallahh kau kirimkan dia untukku, aku akan melindungi nya sampai kapanpun."

"Dan terimakasih pula untuk hari ini untuk pertama kalinya,aku keluar dari kamar atas agak jauh, masih kau lindungi aku dari energi buruk yang ada disekitarku."

Dan habis itu hantu Leo memandangi wajah Arun lagi, dia singkirkan sebagian rambut Arun yang menutupi wajahnya Arun.

Dengan kekuatan energi ditangan hantu Leo, setelah itu terlihat dengan jelas sekarang raut wajah Arun,yang pura-pura tidur,Arun yang tidak nyaman dilihati hantu Leo dia pura-pura ngigau.

"Leooo,, hiks hiks hiks kamu dimana sihh?" "Jangan tinggalin aku Leo?" hantu Leo yang melihat dan mendengar ucapan Arun,dia tidak bisa berkata-kata dia padanginya wajah Arun sampai tak terasa air mata hantu Leo kali ini jatuh dipipi Arun.

Disitu Arun bener-bener merasa sedih.

"Yaallahh trimakasih kau kirimkan seseorang yang tulus untukku meskipun dia hantu,aku sudah bahagia."

Kali ini air mata Arun lah yang mengalir disudut pipinya,hantu Leo yang melihat itu meras sedih juga.

Dia bisikan kata ditelinga Arun.

"Arunn,tidur yang nyenyak ya,kamu tidak boleh memikirkan apa pun yang membuat mu bersedih,kamu harus selalu bahagia."

Arun setelah mendengar bisikan hantu Leo serasa tenang hatinya,dan disaat itu hantu Leo mulai memejamkan matanya dan bersila dia arahkan tangannya ke kepala Arun,dan Arun pun merasakan ada aliran udara hangat yang masuk ke tubunya, perlahan-lahan setelah beberapa menit hantu Leo sudah membuka matanya tapi Arun masih pura-pura tidur,tapi yang Arun rasakan sekarang pada tubuhnya seperti punya tenaga.

"Yaallahh kamu kesini tadi hanya untuk menyembuh kan ku ya, terimakasih ya Leo?"

Dalam hati Arun.

Setelah itu hantu Leo berdiri dan dilihatnya jam ditangannya.

"Waktu kenapa cepat berlalu didunia manusia ini,ya sudah lah aku harus cepat-cepat naik keatas,semoga saja tidak bertemu energi gelap,untung Leo kamu punya akal untuk mengelabuhi mereka." Kata Leo sambil menyeprotkan parfum maskulin ditubuhnya.

Arun yang melihatnya bener-bener gak nyangka kalau seorang hantu bisa berbuat konyol juga.

stelah itu hantu Leo dengan lembut membisikan kata ditelinga Arun lagi.

"Selamat tidur Arunku sayang,, mimpi indah ya?"

Arun yang medengar kata-kata hantu Leo sperti terbang ketaman bunga yang indah.

Setelah itu Hantu Leo cepat-cepat kembali ke atas dan tak berapa lama dia sudah sampai dipintu kamar gudang,dia sebenarnya ingin langsung masuk dengan menembus pintu tapi perasaan nya gak nyaman,lalu dia pura-pura buka handel pintu sambil bernyanyi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!