NovelToon NovelToon
Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Katarina terjebak dalam raga seorang gadis malang yang tinggal di panti asuhan, Karina Putri.

Namun sebuah takdir mempertemukannya dengan seorang wanita kaya raya yang tiba-tiba mengangkat Karina sebagai putri angkatnya.

Tetapi bukan itu masalahnya, melainkan tiga kakak angkat Karina yang ternyata adalah tokoh utama dalam novel yang pernah dibacanya. Lalu takdir ketiga kakak angkatnya tidaklah baik, mereka akan mati ditangan tokoh utama wanita.

Namun, Karina tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ia akan mengubah takdir ketiga kakak angkatnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 07

“Ma, apa ini tidak terlalu banyak?” Kaget Karina saat Lesa memborong semua pakaian yang tadi sempat dicoba olehnya.

“Ini masih kurang untukmu,” jawaban itu membuat Karina merasa tidak enak, karena sudah menghabiskan banyak sekali uang milik mamanya.

“Karina, kamu tidak perlu memikirkan berapa uang yang dikeluarkan Mama. Anggap saja ini semua adalh hadiah untukmu, karena mau menjadi putri Mama. Jadi, mulai sekarang kamu harus terbiasa dengan hadiah-hadiah dari Mama maupun yang lain,” Lesa menggenggam erat tangan dingin putrinya.

“Mama bisa baca pikiran aku?” Kaget Karina.

Lesa menggeleng pelan, “Bukan, tapi tatapanmu tidak bisa berbohong Sayang.”

Karina tersenyum tipis mendengarnya, ia memang sangat sulit untuk berbohong dan ekspresinya langsung ketahuan kalau sedang berbohong.

“Kamu adalah putri bungsu keluarga Adhitama, jadi kamu harus mendapatkan semua yang terbaik! Sekarang kita cari sepatu dan tas untukmu!” Lesa menyeret putrinya mengunjungi toko yang lain.

Dan wanita paruh baya itu kembali memborong sepatu, serta tas yang terlihat cocok dengan Karina.

Hampir tiga jam lamanya, Lesa membawa Karina dari toko yang satu ke toko yang lain. Bahkan sudah ada sekitar empat mobil yang dipanggil untuk membawa barang belanjaan yang hampir semuanya adalah milik Karina.

“Ini yang terakhir!” Lesa membawanya ke toko perhiasan.

“Mama, terima kasih banyak atas hadiahnya… tapi yang tadi sudah…”

“Jangan protes! Mama hanya ingin memberimu sedikit hadiah,” potong Lesa yang tidak menerima penolakan apapun dari putrinya.

Karina kembali menurut dan tidak protes saat Lesa memilihkan beberapa perhiasan yang harganya sangat mahal.

“Kamu bisa memakainya bergantian, nanti Mama juga akan memesan satu set perhiasan yang cocok dengan gaun cantikmu,” Lesa tampak begitu bahagia dan Karina juga bisa merasakan kebahagiaan itu.

“Terima kasih atas semua hadiahnya, aku sampai bingung mau balas kebaikan Mama dengan cara apa,” ucap Karina.

“Cuma satu yang Mama inginkan darimu! Tetap menjadi keluarga Adhitama, apapun yang terjadi ke depannya!”

Tanpa ragu, Karina menganggukkan kepalanya. Gadis itu akan terus berada di sisi Lesa yang begitu baik kepadanya, juga akan melindungi ketiga kakak angkatnya.

“Mama sudah lapar, kita ke restoran dulu. Nanti lanjut beli ponsel baru untukmu!”

Karina membulatkan matanya, ia mengira acara belanjanya sudah selesai. Namun Lesa masih akan membelikannya ponsel baru.

“Besok sepulang sekolah, kita ke panti asuhan Pelita untuk melihat progres renovasinya,” ujar Lesa.

“Terima kasih, karena Mama mau membantu Ibu Dara dan adik-adik panti,” ucap tulus Karina.

“Sudah berapa kata terima kasih yang kamu ucapkan?” Tanya Lesa yang benar-benar beruntung memiliki putri seperti Karina, karena sangat paham cara berterima kasih dengan tulus.

“Kenapa menangis?” Kaget Lesa saat Karina tiba-tiba meneteskan air matanya.

Hug!

Gadis itu memeluk mamanya dengan erat, “Karena Mama sangat baik kepadaku dan panti asuhan Pelita. Aku berjanji akan melindungi Mama dan keluarga Adhitama!”

Lesa tersenyum hangat mendengarnya, ia mengusap punggung putrinya yang sedikit bergetar… karena menangis.

“Mama juga senang bisa dipertemukan dengan seorang gadis cantik dan baik hati sepertimu. Jangan pernah ragu untuk meminta bantuan Mama, karena mulai sekarang Mama sudah menjadi ibumu,” bisik Lesa.

“Mama menghalangi jalan,” suara berat itu membuat pelukan keduanya terlepas.

Karina dan Lesa menoleh ke arah seorang pria yang memakai topi, masker dan kacamata hitam. Dari suaranya mereka sudah mengetahui siapa pria tersebut.

“Kebetulan ada Jevan di sini, ayo kita makan bersama!” Lesa menarik tangan putra ketiganya untuk ikut makan bersama mereka.

Karina tidak bisa menahan senyumannya, dan Jevan bisa melihat dengan jelas senyuman cantik milik sang adik.

Jantung Jevan kembali berdetak tak karuan, tetapi saat matanya tidak sengaja melihat sisa air mata di pipi sang adik… entah mengapa ia merasa tidak suka dan ingin marah. Namun Jevan menahannya, karena pria itu tidak memiliki alasan untuk marah.

...***...

Lesa sudah memesan satu ruangan VIP, sehingga Jevan bisa membuka atribut di kepalanya dan menghirup udara dengan bebas.

“Makanannya sudah dipesan, Mama tinggal ke toilet sebentar!” Kata Lesa yang tiba-tiba ingin pergi ke toilet.

Sehingga hanya tersisa Jevan dan Karina di ruangan tersebut, suasana mendadak canggung bagi gadis itu. Sedangkan Jevan tampak begitu saja, karena pria itu sangat pintar menyembunyikan.

“Kenapa menangis?” Tanya Jevan yang masih fokus dengan ponselnya.

“Karena aku sangat bahagia dipertemukan dengan Mama Lesa,” jawab Karina dengan jujur, bahkan senyuman cerah terbit di bibir tipisnya.

Jevan tidak bisa mengalihkan pandangannya dari wajah cantik sang adik, meskipun Karina masih memakai seragam… tetapi gadis itu terlihat semakin cantik.

“Kakak gimana syuting? Lancar?” Tanya Karina yang ingin mencairkan suasana.

Jevan berdeham pelan, sebelum menaruh ponselnya yang menurutnya tidak lagi menarik… selain menatap wajah Karina yang entah mengapa membuat rasa lelahnya seakan menghilang.

“Seperti biasanya,” hanya itu jawaban yang keluar.

“Tidak perlu diragukan lagi kalau Kakak adalah artis terkenal!” Karina memberikan kedua jempolnya.

“Mau minta tanda tangan?” Tanya Jevan yang tidak tahu harus mengatakan apa.

Gadis di depannya mengangguk dengan penuh semangat, ia mengeluarkan sebuah buku dari dalam tasnya dan menyodorkan buku tersebut kepada sang kakak.

“Apa tidak ada buku selain matematika?” Jevan sedikit membenci pelajaran matematika, jadi saat melihat buku apa yang dikeluarkan adiknya… ia merasa sedikit mual.

“Soalnya aku paling suka pelajaran matematika,” jawaban itu membuat Jevan mendengus pelan.

Dengan sangat terpaksa, pria itu menaruh tanda tangannya di buku yang sangat dibencinya. Sedangkan Karina tampak berbinar mendapatkan satu tanda tangan dari artis terkenal yang juga merupakan kakak angkatnya.

“Boleh dipamerin, tapi jangan bilang kalau kamu adalah adik angkat seorang Jevano!” Kata Jevan sambil menyerahkan buku tersebut.

Karina menganggukkan kepalanya, senyuman cerah di bibirnya seakan tidak pernah pudar. Entah seberapa banyak energi yang dimiliki oleh adiknya itu, Jevan sedikit kagum.

Makanan mereka sudah datang, bersamaan dengan Lesa yang sudah kembali. Jevan kembali sibuk dengan ponselnya, seakan tidak pernah terjadi obrolan antara dirinya dengan Karina.

“Karina, kamu cium pipi Kakakmu!” Bisik Lesa yang duduk di sebelah sang putri.

Karina langsung menatap mamanya, dan Lesa menganggukkan kepalanya untuk meyakinkan sang putri kalau tidak akan terjadi apa-apa.

“Tapi kalau Kak Jevan marah?” Tanya gadis itu dengan berbisik.

Lesa terkekeh pelan. “Mama akan marahin balik!”

Setelah mendapatkan jawaban seperti itu dari mamanya, Karina mulai beranjak dari duduknya dan berjalan dengan ragu mendekati Jevan yang masih fokus dengan ponsel di tangannya.

Cup!

Jevan tersentak kaget, saat sesuatu yang dingin dan kenyal menyentuh pipinya. Ia menatap tajam Karina yang tengah memberikan senyuman manisnya.

“Disuruh Mama,” kata gadis itu dengan tampang tidak bersalahnya.

Bersambung!

1
vew
ini mksdnya gimana thor ,, ada pria lain kah yg di cintai karina ?? 🤔🙏🙏

semangat thor 💪💪
vew: ok thor ,, semangat upnya thor 💪💪
total 2 replies
Wulan
jawab van " OTW "
Wulan
agak agak salting ya van ☺️
Dewiendahsetiowati
Karina pakai gaya batu
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Ayy: selamat datang dan semoga suka sama ceritanya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!