NovelToon NovelToon
Gadis Tulalit Jadi Pengantin Pengganti MR. AROGAN

Gadis Tulalit Jadi Pengantin Pengganti MR. AROGAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Pengganti / Identitas Tersembunyi / Crazy Rich/Konglomerat / Pengasuh
Popularitas:30.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Ilaa

Demi mengejar cinta masa kecilnya, Raynara rela meninggalkan statusnya sebagai putri mafia Meksiko. Ia menyamar menjadi babysitter sederhana di Jakarta dan bersekolah di tempat yang sama dengan sang pujaan hati.

Namun, dunianya seolah hancur mengetahui Deva telah dijodohkan dengan sahabatnya sendiri.

Sebuah insiden di hari pernikahan memaksa Rayna maju sebagai pengantin pengganti. Mimpi yang jadi nyata? Tidak. Bagi Deva, Rayna hanyalah gadis ambisius yang haus harta.

"​Tugas kamu itu urus Chira, bukan urus hidupku. Jangan mentang-mentang kita satu sekolah dan sekarang kamu pakai cincin ini, kamu bisa atur aku. Di sekolah kita asing, di rumah kamu cuma pengganti yang mencuri posisi orang lain."

Di antara dinginnya sikap Deva dan tuntutan perjodohan di Meksiko, sanggupkah Rayna bertahan? Ataukah ia akan kembali menjadi ratu mafia yang tak punya hati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Ilaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi-Jadian

Isabella mengepalkan tangannya kuat-kuat. "Kalian semua pengecut," bisiknya tajam. "Kalian punya segalanya, harta, kekuasaan, pengaruh tapi kalian tidak berani melawan keinginan Deva."

​Ia menoleh ke arah Asha. "Dan kau, Asha... kau pikir kau pantas menjadi pewaris? Kau bahkan tak bisa memenangkan hati adikmu sendiri atau menghentikan kegilaan ini."

Isabella melangkah keluar meninggalkan ruangan yang kini diselimuti keheningan yang menyesakkan. Asha hanya bisa terpaku, kata-kata Isabella barusan menghantam harga dirinya lebih keras.

Bel masuk berbunyi, menandakan kelas kembali dimulai. Pandangan Asha terus tertuju pada kursi Rayna yang kosong melompong. Tekanan yang diterima gadis itu pasti sangat berat dan Asha tak bisa membohongi rasa khawatir yang mulai menggerogoti hatinya. 

Saat bel pulang sekolah menggema, seluruh murid berhamburan keluar. Asha berjalan menuju mobil dengan Chira yang melangkah kecil di sampingnya. Byan dan Cloe sempat melempar tatapan bingung, namun Asha segera memberi penjelasan singkat bahwa ia akan membawa Chira ke mansion untuk sementara.

Ketiga Tuan Muda itu akhirnya meluncur menuju kediaman mewah keluarga Rich. Sementara itu, keberadaan Rayna dan Cecilia masih menjadi misteri, dan Deva seperti biasa menghilang dengan urusan gengnya.

Alangkah terkejutnya mereka saat mendapati Rayna sudah duduk di ruang tengah dan sedang terisak di pelukan Alexa, ibu dari si kembar lima itu dan istri Nicholas Rich.

"Sudah, jangan menangis lagi. Di sini Tante masih punya stok anak laki-laki yang bisa kamu pilih. Nah, itu mereka sudah pulang," hibur Alexa santai, membuat Asha, Byan, dan Deva yang baru tiba seketika mematung di tempat.

"Ihh, Mom! Rayna itu sukanya Deva, bukan mereka. Deva itu cinta pertamanya! Pokoknya pernikahan itu harus dibatalkan," protes Cecilia tak mau dua sahabatnya terluka gara-gara pernikahan itu.

Ketiga cowok tampan itu serempak memanyunkan bibir, merasa harga diri mereka jatuh di hadapan ibu sendiri. Di sisi lain, Chira masih terpana menatap kemegahan mansion yang seperti istana, sebelum fokusnya teralih pada air mata Rayna yang mengalir deras.

Bocah cilik itu berlari mendekat, lalu menyodorkan telapak tangan mungilnya tepat di depan wajah Rayna.

"Chira... Onty lagi sedih, jangan minta uang dulu," ucap Rayna dengan suara serak, bahkan sempat bersin hingga ingusnya keluar.

"Siapa yang minta uang? Chila cuma mau ail mata Onty belubah jadi belian. Bial Chila bisa beli lumah sebesal ini," sahut Chira dengan wajah polos tanpa dosa.

“Chira... Onty cuma manusia biasa, bukan mermaid jadi-jadian. Tidak ada berlian di sini."

Di tengah isak tangisnya, Rayna tidak tahu harus merasa sedih atau justru gemas melihat tingkah Chira. 

Cecilia pun membawa Rayna dan Chira ke kamarnya. Lalu Cecilia datang meminta Asha, Byan dan Cloe menyelidiki Email yang ia terima dari Rayna. Email yang menjadi penyebab masalah ini.

Tak lama kemudian, Deva pulang. Ia melangkah langsung menuju dapur yang hanya diterangi lampu remang-remang. Dengan santai, ia membuka lemari es dan meraih sekaleng soda dingin. Namun, baru saja hendak meneguknya, kaleng itu nyaris terlepas. Sesuatu baru saja melesat secepat kilat di belakangnya, meninggalkan hembusan angin dingin yang membuat bulu kuduknya berdiri tegak.

Deva menoleh cepat. Kosong. Tak ada siapa pun.

"Hihihi…"

"Hei! Siapa itu?!" teriak Deva, suaranya sedikit bergetar.

Ia melangkah maju dengan waspada, matanya memicing menatap bayangan yang tampak bersembunyi di balik deretan kursi makan. Jantung Deva berdegup liar. Ironis memang. Ia bisa menghadapi sepuluh preman dengan tangan kosong, tapi nyalinya ciut seketika jika berurusan dengan makhluk astral.

Tiba-tiba, sosok itu beringsut di lantai, merayap keluar dari kegelapan. Deva terperanjat mundur saat melihat wajah sosok itu. Gelap legam, dengan mata merah menyala dan gigi-gigi hitam yang tampak mengerikan.

"Aaaaaakh!"

Tanpa pikir panjang, Deva lari terbirit-birit menuju lantai atas. Di ujung tangga, ia melihat siluet seorang gadis. Mengira itu Cecilia, Deva berlari sekuat tenaga ke arahnya untuk mencari perlindungan. Namun malang, ia justru menginjak tali sepatunya sendiri. Tubuh atletisnya limbung, tangannya refleks menyambar bahu gadis itu untuk berpegangan.

Bruk!

Keduanya jatuh berdebam. Beruntung, bagian belakang gadis itu mendarat duluan di lantai, namun napasnya tersentak saat tubuh Deva menimpanya. Saat mata mereka bertemu dalam jarak yang begitu dekat, keduanya sama-sama terbelalak.

"Ka-kamu?!" seru Deva tertahan.

Keadaan menjadi jauh lebih canggung saat Deva menyadari posisi tangan kanannya mendarat tepat di bagian dada kiri Rayna.

"Ah! Dasar mesum!"

PLAK!

Satu tamparan keras mendarat telak di pipi Deva serasa giginya rontok semua. Di sudut tangga, sesosok mungil bergaun putih tertegun menyaksikan adegan itu. Matanya melotot lebar hingga tampak nyaris copot dari kelopaknya. Rencana nakalnya untuk menakuti Deva berhasil total, tapi hasil akhirnya benar-benar di luar dugaan.

"Onty! Kata Mami ndak boleh belduan! Nanti yang ketiga itu setan!" teriak Chira dengan wajah polosnya masih dengan riasan "hantu" yang belepotan di wajahnya.

Deva menoleh dan sekali lagi terkejut. Dan detik kemudian ia pingsan di dada Rayna.

___

Kejadian memalukan di tangga itu justru menjadi bahan bakar baru bagi kebencian Deva. Alih-alih merasa bersalah, ia malah menuduh Rayna sengaja datang ke mansion untuk menghasut ibunya agar pernikahan itu dibatalkan. Bagi Deva, kehadiran Rayna hanyalah gangguan yang memperkeruh suasana, tanpa ia sadari bahwa gadis itu pun tengah hancur di dalam diam.

Meskipun segala upaya telah dikerahkan untuk menentang perjodohan ini, tembok kekuasaan orang tua mereka terlalu tinggi untuk diruntuhkan. Dua hari kemudian, hari yang paling ditakuti itu tiba.

Pernikahan itu digelar tepat di depan mata Rayna. Ia berdiri di sudut ruangan, berusaha sekuat tenaga mengatur napas agar isak tangisnya tidak pecah di tengah keramaian. Setiap detik yang berlalu terasa seperti sembilu yang menyayat lukanya hingga makin melebar. Melihat pria yang dicintainya bersiap mengucap janji dengan wanita lain yang tak lain adalah sahabatnya sendiri adalah siksaan yang tak terbayangkan.

Di sisi lain, Isabella merasa ingin gila sungguhan. Segala argumen, tangisan, hingga pemberontakan yang ia lakukan kepada orang tuanya berakhir sia-sia.

Orang tua Isabella tetap pada pendirian mereka, terjebak dalam delusi bahwa Isabella akan hidup bahagia bersama Deva. Mereka menutup mata pada fakta yang ada, menganggap perasaan Rayna kepada Deva hanyalah kekaguman biasa antar teman masa kecil. Kekecewaan Isabella pada orang tuanya juga mencapai puncaknya. Ia merasa dikhianati oleh orang-orang yang seharusnya paling melindunginya.

Kini, di bawah kilauan lampu kristal dan dekorasi bunga yang megah, dua hati sedang sekarat, satu karena kehilangan cintanya, dan satu lagi karena kehilangan kebebasannya.

Suasana di aula besar itu mendadak hening, hanya suara detak jam yang terasa kian memburu. Deva sudah duduk tegak di depan penghulu. Wajahnya kaku, tanpa binar kebahagiaan yang lazimnya terpancar dari seorang mempelai pria. Di hadapan para tamu undangan eksklusif dan keluarga besar yang menatap dengan penuh ekspektasi, prosesi sakral itu siap dimulai.

Hanya satu yang kurang, Isabella.

Menit demi menit berlalu, namun Isabella tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Bisik-bisik mulai menjalar di antara barisan kursi tamu. Nicholas Rich mulai merasa tidak tenang. Ketegangan terpancar jelas dari rahangnya yang mengeras. Karena tak sabar, ia segera memerintahkan Bik Ida untuk menjemput anak tiri sekretarisnya itu dan membawanya turun ke pelaminan.

"Bik Ida, cepat bawa Isabella ke sini! Jangan biarkan para tamu ini menunggu lebih lama lagi!" perintahnya tegas.

Namun, beberapa saat kemudian, langkah kaki yang terburu-buru terdengar dari arah tangga. Bukan Isabella yang muncul dengan gaun pengantinnya, melainkan Bik Ida yang datang dengan tubuh gemetar.

Wajah asisten rumah tangga itu tampak pucat pasi. Ia berdiri mematung di hadapan Nicholas dan para tamu, mulutnya gemetar hebat mencoba mengeluarkan kata-kata yang tercekat di tenggorokan. Seluruh ruangan seketika dicekam ketakutan, sebuah firasat buruk meledak di tengah keheningan yang menyesakkan itu. Sementara Byan, si Hacker jenius itu akhirnya berhasil mengetahui sang pemilik Email misterius.

"Mr. A? Siapa?" gumam Byan melihat Asha dan Cloe yang lebih penasaran pemilik akun Email itu daripada melihat pernikahan adik mereka yang sedang kacau di bawah sana.

"Byan! Lacak lokasinya sekarang!"

"Dapat! Aku dapat lokasinya!"

____

Jangan lupa, like, vote, komen dan favoritkan supaya author semangat nulis ceritanya sampai tamat, terima kasih - R.

1
Heni Mulyani
lanjut
Lisa Halik
makasih thor...rajin2 ya
tia
semangat thor ,, dn sukses karya nya.
Annabelle
mmm...deva romantis banget ..
tia
lanjut thor ,,belom lengkap kalo gk ada cedal
Mom Ilaa: di bab barunya nanti kak😆
total 1 replies
Gita ayu Puspitasari
lucu🤣
Lisa Halik
mmmmm
AltaeAT
lanjut thor
Heni Mulyani
lanjut
Riana
🤭
Lisa Halik
sudah bagi gift thir...lagi2 updatenya...makin seru/penasaran sebab kalendra bakal turun ke jarkarta indonesia
Mom Ilaa: siap-siap Dev disidang ayah mertua 🤭, trima kasih dukungannya ♥️
total 1 replies
ovi eliani
bagus rayna kasih pelqjarqn tuh Deva
Virenneluplup
nih bocah, kirain napa tadi
Heni Mulyani
lanjut
Jj^
terimakasih Thor 🤗
semangat update trs ya sampai tamat💪🤗
Nurjannah Rajja
Kurkas rusak mana dingin, panas malah....😁
Nurjannah Rajja
Salah duga😁
Adinda
lanjut thor sampai 5bab lagi😄
Lisa Halik
sudah beri gift thor...lagi thor di lanjut updatenya......biar deva galau&betul2 nyesal atas perbuatannya
Lisa Halik
makasih updatenya thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!