Novelette
Di tengah keputusasaan, harapan datang dari masa yang belum terjadi.
Iris Astridewi, seorang siswi sekolah menengah atas yang hidup dalam keterbatasan di Makassar, harus menelan pil pahit kehidupan.
Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, takdir memaksanya menjadi sebatang kara setelah sang ayah meninggal dunia, meninggalkan beban hidup dan hutang yang mengancam masa depannya.
Seorang pria tampan dengan penampilan yang tidak wajar bernama Kim, tiba-tiba muncul di hadapan Iris.
Ia mengaku sebagai Humandroid tipe RK800, ciptaan tahun 2109 yang dikirim melintasi dimensi waktu.
Kim membawa pesan yang sulit dipercaya
Di masa depan, dunia akan hancur oleh tangan Iris sendiri. Bisakah Iris merubah masa depan ataukah hancur di tangan nya sendiri.
Ini kisah Iris bersama Humanoid bernama Kim
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Fx ] Ryz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 06 | Copy & Paste
...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...
Seusai menyelesaikan latihan dasar nya, Iris mendapatkan pemberitahuan.
...Kling!...
...[Misi selesai. Anda telah mendapatkan fitur Copy & Paste.]...
Dalam penjelasan nya, fitur itu memiliki kemampuan untuk menyalin objek diam atau gerak dan menyimpan nya dalam bentuk data.
Setelah itu, Nano bisa menempelkan nya kedalam ingatan Iris.
Kim yang juga bisa membaca pemberitahuan itu lantas mempertanyakan nya.
"Bagaimana? Apakah anda sudah mendapatkan fitur Copy dan Paste?" tanya Kim.
Iris tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "Sudah, paman."
"Kalau begitu, kita lanjutkan ke latihan berikut nya."
"Apa itu, paman?" tanya Iris.
"Salin pergerakan yang paman tunjukkan!" seru Kim.
"Baik," jawab tegas Iris.
Sesaat Kim mengatakan itu, muncul sebuah pemberitahuan.
...Kling!...
...[Gunakan Copy Paste untuk menyalin teknik bela diri (0/1). Hadiah: Tinggi bertambah 3 cm.]...
Melihat itu, Iris tersenyum kecil dan bersemangat. Lalu, Kim memulai memasang kuda-kuda nya dihadapan Iris dengan posisi ke samping.
Kuda-kuda itu merupakan kuda-kuda dari teknik bela diri tinju dan Kim langsung memperagakan nya.
Disaat melihat Kim, sebuah pemberitahuan datang.
...Kling!...
...[Teknik bela diri tinju telah terdeteksi. Apakah anda ingin menyalin nya?]...
"Iya," jawab Iris.
Memahami pemberitahuan sudah datang, Kim lantas menunjukkan semua teknik bela diri tinju nya. Sampai pemberitahuan yang lain datang.
...Kling!...
...[Anda telah berhasil menyalin bela diri tinju]...
...[Anda mendapatkan hadiah tinggi badan bertambah 3cm.]...
Melihat hadiah itu, Iris sedikit tidak percaya.
"Bertambah 3 cm? Apakah benar?" gumam Iris.
Lalu, Kim menjawab nya dengan telepati.
(Mungkin saat ini belum terlihat dan akan terlihat sesudah anda beristirahat.)
"Begitu ya," respon Iris.
"Jika anda sudah berhasil menyalin, tunjukkan kemampuanmu!" seru Kim.
Iris menganggukkan kepalanya dan memasang kuda-kuda tinju berhadapan dengan Kim.
Setelah itu, Iris dan Kim saling bertukar serangan serta tangkisan. Satu sama lain tidak ada yang mau mengalah namun, stamina dan otot Iris yang masih belum terbentuk membuat nya terpukul keras di pipi hingga jatuh terpental pendek.
Buk!
"Hah~" Iris mengiris kesakitan di lantai.
Meski begitu, sesaat kemudian sebuah pemberitahuan datang.
...Kling!...
...[Peringatan. Kondisi fisik masuk dalam kode kuning.]...
...[Mode Penyembuhan diaktifkan.]...
Disaat proses itu, rasa sakit yang diderita tiba-tiba hilang dan bengkak memar pada pipi juga langsung menghilang.
...Kling!...
...[Mode Penyembuhan selesai.]...
...[Kondisi Fisik berada di kode Hijau.]...
Menyadari itu, Iris tersenyum senang.
"Ho~ Ini seperti sihir saja," ucap senang Iris.
Disaat yang bersamaan, Kim menghampiri dan mengulurkan tangannya.
"Hari ini cukup sampai disini! Waktu nya anda untuk pergi ke sekolah!" ucap Kim.
Iris tersenyum kecil dan menerima tangan tersebut.
"Hihi~ Iya. Terimakasih atas pelajaran nya," jawab Iris.
Setelah itu, Iris dan Kim kembali ke Bumi. Lalu, Iris mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah.
Sesaat di sekolah, Iris penasaran akan kemampuan lain dari salin dan tempel. Maka dari itu, dia mempertanyakan nya kepada Kim.
"Paman, bagaimana cara mengunakan fungsi salin tempel pada buku?" tanya batin Iris.
(Lihatlah buku dan balikan beberapa halaman!)
"Hanya membalikkan halaman?" tanya ragu Iris.
(Iya.)
Mendengar keyakinan ucapan Kim, Iris mengambil salah satu buku yang mana itu buku tentang pelajaran matematika.
"Paman, aku mulai!" ucap Iris yang hendak membalikkan buku.
(Iya. Silahkan!)
Seperti yang dikatakan oleh Kim, Iris pun membalikkan semua halaman sampai habis dan disaat itu, sebuah pemberitahuan datang.
...Kling!...
...[Anda berhasil menyalin buku Matematika.]...
Lalu, Kim menyarankan sesuatu.
(Apakah Anda ingin mengirim informasi buku ke otak anda?)
Mendengar itu, Iris sedikit terheran dan menebak sesuatu, "Mungkin kah kamu ingin mengatakan bahwa kamu telah menyalin semua isi buku ini? Dan, mengirimkan nya ke otak ku?"
(Tepat sekali! Apakah anda ingin menerima nya?)
Iris yang penasaran, dia pun tanpa ragu menjawab.
"Aku menerima nya."
Sesaat Iris mengatakan seperti itu kesadaran berpindah ke dimensi tumbukan tulisan dan angka.
Tak lama kemudian, kesadaran Iris kembali namun, dia merasa kurang enak badan dan ingin muntah.
Tapi tidak seperti sebelumnya, Iris berhasil menahan nya dan disaat itu juga sebuah pemberitahuan datang.
...Kling!...
...[Anda telah berhasil menyalin buku Matematika.]...
"Setelah itu, apa yang harus kulakukan?"
(Anda bisa mengunakan ilmu pengetahuan di buku itu dengan cara memikirkan isi dari ilmu pengetahuan tersebut.)
Iris pun mencoba mengungkapkan apa yang ada didalam buku.
" E\=mc kuadrat adalah rumus kesetaraan energi dan massa. E adalah energi yang diukur dalam satuan Joule, m adalah massa yang diukur dalam satuan gram, sedangkan c adalah kecepatan cahaya dalam ruang hampa yaitu 300.000.000 m/s atau 3.10^8 m/s ..." Iris menghentikan penjelasan nya dan terkagum sendiri, "Hahaha, ini gila. Aku tidak hanya bisa menghafal nya saja. Tapi juga bisa sangat memahami isi dari buku ini."
Memahami itu, Iris pun menyalin semua buku pelajaran sekolah nya dan beberapa buku penting lain nya salah satunya bahasa Inggris dan bahasa Jepang.
Tidak hanya itu, Iris yang haus akan pengetahuan. Dia bergegas pergi ke perpustakaan sekolah yang mana disana, dia menyalin 200 buku.
Dengan ini, Iris memiliki pengetahuan tentang seluruh pelajaran sekolah menengah atas, sejarah Indonesia dan sebagainya.
Iris pun menghabiskan waktu seharian di Perpustakaan Sekolah.
...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...