NovelToon NovelToon
The Art Of Ruin - Rahim Yang Dirampas

The Art Of Ruin - Rahim Yang Dirampas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Perjodohan
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: 羽菜

Mikayla tidak hanya dikhianati.

Ia dihancurkan.

Dipaksa menikah menggantikan kakaknya, lalu dikhianati oleh suaminya sendiri bersama wanita yang seharusnya ia lindungi. Lebih kejam lagi, keluarganya sendiri merampas masa depannya membuatnya kehilangan satu hal yang paling berharga bagi seorang wanita.

Setiap hari diberi obat agar tidak bisa mengandung, Rahimnya dibuat tidak berfungsi, Namun mereka lupa satu hal, wanita yang mereka hancurkan tidak benar-benar mati.

Dua tahun kemudian, ia kembali dengan identitas baru sebagai Michelle Ad Lynne lebih cerdas, lebih dingin, dan jauh lebih berbahaya. Dengan kekuatan finansial triliunan dan kecerdasan yang terasah, ia tidak datang untuk meminta keadilan.

Ia datang untuk menghancurkan.

Sedikit demi sedikit, segala yang dia bangun mulai runtuh tanpa peringatan. Tanpa ampun, kenyataan itu menghantamnya keras seperti pisau yang terus-menerus menebas luka lama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 羽菜, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Mikayla menjelaskan strategi perbankannya. Ia akan menarik semua dana yang ia kelola dari akun investasi bersama yang secara hukum merupakan hasil jerih payahnya mengolah modal dan memindahkannya ke instrumen yang tidak bisa disentuh oleh Elang selama masa sengketa.

Ia juga telah menyiapkan bukti bahwa Elang menyalahgunakan dana perusahaan untuk membiayai pengobatan Naura, yang bisa membuat posisi Elang terpojok di hadapan dewan komisaris jika Mikayla memutuskan untuk membocorkannya.

"Saya ingin dia kehilangan segalanya, Pak. Bukan karena saya dendam, tapi karena dia sudah mencuri lima tahun masa muda dan kesehatan saya," tambah Mikayla dingin.

Malam itu, Mikayla kembali ke rumah yang terasa seperti penjara baginya. Ia mulai menyortir barang-barangnya. Ia tidak mengambil banyak; hanya perhiasan dari maharnya, surat-surat berharga, dan laptop yang berisi ratusan desain pakaian anak yang selama ini menjadi pelariannya.

Ia menatap desain gaun bertema Kuromi yang baru saja ia selesaikan secara digital. Karakter itu tampak berani dan nakal, sangat berbeda dengan kepribadian "istri penurut" yang ia perankan selama ini.

"Besok, saat aku mendarat di Bali, drama ini akan memasuki babak baru," batinnya.

Mikayla kemudian mengirim pesan singkat kepada Reno:

"Besok jam 11 saya berangkat, pastikan tidak ada orang Elang yang membuntuti ke bandara. Kirimkan detail lokasi villa mereka di Seminyak malam ini."

Ia mematikan lampu kamar, tapi matanya tetap terbuka di kegelapan. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, ia tidak merasa sedih karena ditinggal Elang "ke luar kota". Sebaliknya, ia merasa bebas. Besok, ia akan terbang dengan kelas bisnis fasilitas yang selalu ia bayar sendiri namun jarang ia nikmati karena harus selalu menjaga penampilan sebagai istri yang hemat di depan ibu mertuanya.

Kali ini, Mikayla tidak hanya akan menjadi penonton. Ia akan menjadi sutradara dari kehancuran mereka semua,

Mikayla masuk ke ruang kerja Elang, ia mencari apa hanya mengikuti insting, ia bertemu dengan ruangan rahasia buang bahkan selama ini ia tidak tahu.

Ceklekkkk…

Pintu rahasia itu terbuka disana ada banyak foto-foto Naura yang menempel di dinding ternyata mereka sudah saling mengenal sejak mereka kuliah bersama, fokusnya ada pada wanita manis diantara keduanya, dia adalah adik reno.

Ia berjalan ke arah meja yang bersih, ia membuka satu persatu lemari dan menemukan brangkas disana. Berangkat itu sangat besar, "Kira-kira apa ya passwordnya" Ia langsung mengeluarkan sarung tangan karet yang ia bawa di kantong.

Mikayla teringat hari ulang tahun Naura kakaknya, wanita yang menjadi kekasih suaminya. Tanpa terburu-buru mikayla memasukkan pin itu dan ajaibnya terbuka, mikayla tersenyum sinis.

namun kemudian matanya terbelalak melihat tumpukan uang dolar pecahan terbesar, tidak hanya uang tapi juga emas batangan. "Wowww.... Ini namanya rezeki nomplok”

Mikayla segera keluar dan berlari ke kamarnya untuk mengambil koper besar.

Langkah kaki Mikayla terasa ringan namun waspada. Ia menyeret koper besar itu kembali ke ruang rahasia Elang dengan jantung yang berdegup kencang bukan karena takut, melainkan karena adrenalin kemenangan yang mulai terasa di ujung lidah.

"Lima tahun aku hidup hemat, memakai baju yang itu-itu saja demi menjaga martabat keluarga 'terhormat' ini, sementara suamiku menimbun gunung emas untuk masa depan wanita lain," gumam Mikayla sambil mulai memindahkan batangan emas satu per satu ke dasar koper.

Di balik tumpukan dolar, Mikayla menemukan sebuah map kulit berwarna hitam. Isinya bukan uang, melainkan sertifikat aset:

Sertifikat Tanah dan bangunan sebuah villa atas nama Naura di kawasan Canggu, Bali.

Buku tabungan diluar negeri rekening atas nama ibu mertuanya dengan saldo yang mencengangkan.

Foto tersembunyi: Di dasar brankas, ada sebuah foto lama. Elang, Naura, dan adik Reno. Namun yang mengejutkan, di balik foto itu tertulis: "Maafkan aku, pengorbananmu tidak akan sia-sia.”

Mikayla menyipitkan mata. "Pengorbanan? Jadi kecelakaan Naura dan rusaknya mental adik Reno adalah bagian dari skenario Elang?" Insting perbankannya bekerja cepat.

Ia memotret setiap lembar sertifikat dan dokumen tersebut. Ini bukan lagi sekadar kasus perselingkuhan atau sabotase medis; ini bisa mengarah pada pencucian uang atau bahkan konspirasi kriminal yang jauh lebih gelap.

Mikayla mengisi sisa ruang di kopernya dengan tumpukan dolar. Ia menyisakan sedikit emas dan uang di dalam brankas agar tidak terlihat langsung kosong melompong jika seseorang mungkin ibu mertuanya iseng mengecek.

Ia menutup brankas itu kembali, mengelap sisa-sisa debu yang mungkin terganggu, dan memastikan pintu rahasia terkunci rapat. "Terima kasih atas 'uang pesangon' ini, Mas Elang," bisiknya sinis.

Setelah menyembunyikan koper itu di dalam lemari pakaiannya yang terkunci, Mikayla menelepon Reno melalui jalur terenkripsi.

"Reno, aku menemukan sesuatu di ruang rahasia Elang. Ada foto adikmu di sana dengan catatan tentang 'pengorbanan'. Elang punya brankas rahasia yang isinya cukup untuk membeli satu blok perumahan mewah."

Terdengar helaan napas tajam dari ujung telepon. "Brengsek... Jadi dia benar-benar menggunakan adikku sebagai tameng saat itu? Mikayla, bawa apa pun yang bisa kamu bawa. Aku akan memastikan aksesmu keluar dari rumah itu bersih malam ini.”

"Aku berangkat ke Bali besok siang," ucap Mikayla tegas. "Simpan semua bukti yang kukirimkan tadi. Jangan bergerak sampai aku memberimu aba-aba dari Bali." Mikayla duduk di tepi tempat tidur, menatap koper besarnya. Ia merasa lelah, tapi jiwanya terasa hidup.

Besok, ia akan terbang ke Bali bukan sebagai istri yang dikhianati yang ingin mengemis penjelasan. Ia akan datang sebagai badai yang siap meruntuhkan liburan bahagia mereka dengan semua rahasia kotor yang kini ada di genggamannya.

Sambil menunggu pagi, ia membuka aplikasi desainnya. Ia mengganti warna tema koleksi pakaian anaknya dari pastel menjadi warna-warna bold seperti merah marun dan emas. "Koleksi ini akan kuberi nama 'Rebirth'," batinnya penuh kemenangan.

Pagi itu datang tanpa banyak suara, namun bagi Mikayla segalanya terasa berbeda. Ia tidak benar-benar tidur semalaman, hanya memejamkan mata sambil memastikan setiap rencana tersusun rapi di kepalanya. Begitu cahaya matahari menyelinap masuk, ia bangkit tanpa ragu, seolah tubuhnya sudah tahu hari ini adalah titik balik yang tidak bisa ditunda.

Ia bersiap dengan tenang, memilih pakaian yang sederhana namun tetap berkelas, tidak ada lagi upaya untuk terlihat “pantas” di mata keluarga Elang, kali ini ia berpakaian untuk dirinya sendiri. Koper besar yang ia siapkan semalam ditarik keluar dari lemari, kuncinya ia cek sekali lagi, lalu ia bawa keluar kamar dengan langkah ringan namun penuh kewaspadaan.

Rumah itu masih sepi, tidak ada yang menghentikannya, tidak ada pula yang bertanya. Semuanya berjalan begitu mudah terlalu mudah dan justru itulah yang membuat Mikayla semakin waspada. Ia berhenti sejenak di ruang tengah, menatap sekeliling dengan tenang, seolah memastikan bahwa tidak ada lagi yang tertinggal selain kenangan yang tak ingin ia bawa.

Lima tahun hidupnya ada di sana, namun kini terasa jauh, seperti bagian dari kehidupan orang lain yang pernah ia jalani tanpa benar-benar ia miliki.

Tanpa berkata apa pun, Mikayla melangkah keluar.

Namun ia tidak langsung menuju bandara. Tujuannya berubah lebih dulu ke apartemen miliknya di Alam Sutera. Tempat sederhana yang selama ini hanya ia siapkan sebagai cadangan, tapi kini menjadi titik aman pertama. Di sanalah koper besar berisi uang dan emas itu akan ia simpan, jauh dari jangkauan siapapun yang mencoba mencarinya.

Langkahnya tetap tenang, tapi kali ini lebih pasti. Setiap keputusan yang ia ambil bukan lagi reaksi, melainkan bagian dari rencana yang sudah ia kendalikan sepenuhnya.

Perjalanan menuju bandara berlangsung tanpa hambatan. Sebuah pesan dari Reno masuk, memastikan semuanya aman dan tidak ada yang membuntutinya. Mikayla hanya membaca sekilas, lalu menyimpan informasi lokasi villa di Seminyak yang dikirimkan padanya, tidak ada respons berlebihan, semua sudah sesuai rencana.

Di dalam pesawat, ia duduk dengan lebih rileks dari biasanya. Untuk pertama kalinya, fasilitas yang selama ini ia bayar sendiri benar-benar ia nikmati tanpa beban. Ia menyandarkan tubuh, membiarkan pikirannya tetap bekerja dalam diam, menghitung waktu, menyusun langkah berikutnya, memastikan tidak ada celah yang terlewat.

1
Nurhartiningsih
makin seru ih
Nurhartiningsih
wah jodoh yg sesungguhnya Dateng tuh mika
Nurhartiningsih
cerita yg sangat bagus..sayang terlalu bertele tele
Nurhartiningsih
lanjut...mkin bikin penasaran
Nurhartiningsih
lanjut..makin seru aja
Nurhartiningsih
mkin ngga sabar lihat kehancuran elang
Nurhartiningsih
lanjutkan
Nurhartiningsih
lanjut.. update nya jangan lama2
Nurhartiningsih
lanjut
Nurhartiningsih
lanjut yuk...semngt mik buat balas dendamnya
Nurhartiningsih
lanjuut
羽菜 Hana
siap kak, biasanya aku baca-baca di malam hari. 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!