NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05

Nadila tampak termenung di atas tempat tidur nya, bayangan Irfan yang mengelus perut Rani tadi masih jelas terbayang di pelupuk mata nya.

'Seandai nya memang benar apa yang di katakan oleh Mas Irfan, tapi kenapa aku cemburu pada Rani? Alangkah bahagia nya aku jika saja aku yang bisa mengandung!' Batin Nadila di dalam hati.

"Sayang, ini susu hangat untuk mu. Kamu minum susu dulu sebelum tidur!" Irfan masuk ke dalam kamar sambil membawa segelas susu hangat untuk Nadila.

"Terima kasih mas!" Nadila meraih gelas berisi susu itu dan meletakkan nya di atas nakas.

"Loh, kenapa tidak di minum sayang?" Tanya Irfan heran.

"Nanti aku pasti minum kok mas. Oh ya mas, aki mau bicara sesuatu sama kamu!" Ujar Nadila dengan tatapan serius.

"Bicara apa sayang?" Tanya Irfan sambil mengernyitkan dahi nya.

"Kita periksa kesehatan yuk, mas. Kita harus memastikan bahwa kita berdua benar - benar sehat!" Ajak Nadila tiba - tiba.

"Gak usah kok sayang, kita berdua sama - sama sehat. Hanya saja Tuhan belum mempercayai kita untuk menjaga seorang anak!" Irfan langsung menolak keinginan Nadila.

"Mas, jika ada salah satu di antara kita yang bermasalah, maka kita bisa melakukan pengobatan!" Ujar Nadila lagi.

"Tidak, aku yakin kita berdua semua nya sehat. Lagian kan tidak masalah jika kita tidak di karunia seorang anak. Karena sebentar lagi anak nya Rani akan lahir, dan akan menjadi anak kita berdua!" Irfan menjelaskan alasan nya.

"Mas, apakah kau tidak ingin mengasuh darah daging mu sendiri?" Tanya Nadila lagi.

"Pertanyaan macam apa itu Dil, jelas lah aku mau anak dari darah daging ku sendiri. Tapi jika Allah tidak mempercayai kita untuk mengasuh nya kita bisa apa. Lagian satu hal lagi Nadila, aku tidak mau kecewa jika salah satu di antara kita ada yang bermasalah!" Ujar Irfan lagi.

"Tapi mas,,,,!"

"Sudah, sudah, sekarang kamu minum susu ini dulu ya nanti keburu dingin!" Irfan langsung meraih gelas susu itu dan memberikan nya pda Nadila.

Nadila lalu menerima gelas susu itu, dan dia meneguk isi nya hingga separuh.

"Habis kan sayang, mas membuat nya khusus untuk mu!" Ujar Irfan kembali meminta Nadila menghabiskan susu itu.

Nadila yang tidak ingin membuat suami nya kecewa, langsung meneguk susu itu hingga habis tak bersisa. Irfan yang melihat nya tersenyum puas, dia lalu mengambil gelas itu dari tangan Nadila.

"Istirahat lah, kau pasti lelah karena seharian bekerja!" Irfan pun ikut membaringkan tubuh nya di samping Nadila.

Nadila pun mengantuk berat, entah kenapa akhir - akhir ini dia merasa sangat mudah mengantuk. Padahal selama ini dia sering tidur larut malam, untuk menyelesaikan rancangan gaun milik nya.

'Tidur lah Nadila, malam ini aku akan mengunjungi anak ku!' Batin Irfan di dalam hati.

Irfan pun tersenyum puas saat melihat sang istri sudah tertidur dengan lelap, dia segera keluar dari kamar itu dan melangkah kan kaki nya menuju ke kamar tamu. Di sana Rani sudah menunggu nya dengan pakaian haram nya yang begitu menggoda.

"Bagai mana Mas? Apakah wanita mandul itu sudah tidur?" Tanya Rani sambil mengagungkan tangan nya di leher Irfan.

"Aman sayang, tidak akan ada yang mengganggu kita malam ini dan juga malam - malam selanjutnya!" Jawab Irfan dengan rasa percaya diri yang tinggi.

Irfan dan Rani bersenang - senang du belakang Nadila, Irfan menganggap Nadila yang mandul. Karena saat ini dia memiliki anak bersama Rani, jadi dia sangat yakin bahwa yang mandul adalh Nadila.

******

Seperti biasa nya, Nadila menyiapkan sarapan untuk semua orang. Irfan bersikap romantis terhadap Rani di hadapan Nadila, Nadila semakin yakin bahwa ada sesuatu yang tidak di ketahui oleh diri nya.

Setelah Irfan berangkat ke kantor, Nadila pun langsung pergi juga. Tapi tujuan Nadila bukan ke butik milik nya, dia pergi ke rumah sakit. Nadila tetap ingin memeriksa kesehatan nya, sekalipun Irfan menolak nya, dia tetap pergi sendiri.

"Maafkan aku mas Irfan, aku harus tahu apakah aku bermasalah atau tidak. Jika aku baik - baik saja, maka sudah pasti kau yang bermasalah!" Nadila berkata pada diri nya sendiri.

Nadila langsung pergi ke rumah sakit, dan dia langsung menemui seorang dokter kandungan. Nadila ingin tahu apakah dia subur atau tidak, dia ingin tahu apa penyebab diri nya tak kunjung hamil saat ini.

Nadila melakukan serangkaian tes kesuburan, dan Nadila sabar menunggu hasil nya keluar.

"Bu Nadila, hasil tes nya sudah keluar, silahkan menemui dokter Alfi!" Suster yang bertugas sebagai asisten dokter Alfi memanggil nya.

"Baik, terima kasih Sus!" Nadila langsung pergi menemui dokter Alfi.

Jantung Nadila berdegup tak beraturan, dia takut dan cemas jika diri nya yang bermasalah.

"Selamat siang, bu Nadila. Silahkan duduk!" Dokter Alfi mempersilahkan Nadila untuk duduk.

"Terima kasih dok!" Jawab Nadila sambil menarik kursi yang berada di depan meja dr. Alfi.

"Begini bu Nadila, berdasarkan semua hasil tes yang telah di lakukan, bu Nadila sehat dan tidak ada masalah apapun, tapi,,,,!" Dokter Alfi pun menghentikan ucapan nya sejenak.

"Ada apa dok?" Tanya Nadila penasaran.

"Di dalam darah bu Nadila di temukan obat tidur dalam dosis tinggi. Tidak di saran kan untuk mengkonsumsi obat tidur dalam dosis tinggi, apakah ibu mengkonsumsi obat tidur?" Tanya dokter Alfi.

"Apa dok? Obat tidur? Saya tidak mengkonsumsi obat tidur, dok!" Nadila bertanya dengan heran.

"Ini hasil tes nya bu, dan obat itu di konsumsi oleh bu Nadila dalam waktu kurang dari 24 jam yang lalu. Obat nya masih ada di dalam aliran darah bu Nadila!" Dokter Alfi menjelaskan hasil tes darah milik Nadila.

"Bagai mana mungkin dok? Saya tidak pernah mengkonsumsi obat itu sama sekali!" Nadila tidak percaya dengan apa yang di dengar nya saat ini.

"Coba bu Nadila ingat - ingat lagi, apakah beberapa malam terakhir ini bu Nadila tidur dengan nyenyak nya?" Tanya dokter Alfi lagi.

Nadila terdiam sejenak, dia ingat memang sudah beberapa malam ini dia tidur lebih cepat dan mata nya mengantuk berat.

"Iya dok, akhir - akhir ini saya ngantuk berat dan selalu tidur lebih awal!" Jawab Nadila.

"Boleh saya tahu, sebelum tidur apakah ibu ada mengkonsumsi sesuatu, makan atau minum misal nya?" Tanya dokter Alfi lagi.

Nadila menggeleng kan kepala nya, dia hanya makan malam bersama Irfan dan Rani saja. Tapi tiba - tiba Nadila ingat bahwa sudah beberapa malam ini, sebelum tidur Irfan memberikan nya susi coklat hangat.

'Susu itu? Apakah mas Irfan memberikan aku obat tidur di dalam susu itu?' Nadila bertanya di dalam hati.

1
Hatnah Batulicin
nadila dan Mayra ,dari penulis yg sama kah
Price Nada: lanjut Thor, secangkir kopi buatmu biar tambah semangat 💪
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Heni Setiyaningsih
kurang Thor up nya 🤭
ryuka
jgn lupa ntar harta gono gini ya billl 🤭🤭🤭
ryuka
lanjut lagi thoorrr.. 👍👍👍
ryuka
mampus kamu irfann 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
stela aza
terlalu lemot bertindak 🤦
Heni Setiyaningsih
Rani atau Nadila Thor 🤭
Siti M Akil
lanjut thor
Lee Mba Young
Terlalu bertele tele 🤣.. isinya cm gitu gitu saja
stela aza
kelamaan 🤦
Lee Mba Young: iya bertele tele 🤣. gk seru
total 1 replies
Anonim
Double up dong thor ,jangan lama lama
stela aza
kelamaan Thor orang udh jelas ada bukti nya ngapain si g langsung depak j s Rani dan si mokondo itu🤦
ryuka
labjuutt thootrrr👍👍
Heni Setiyaningsih
next double up Thor 🤭
Yul Kin
lanjut kak
ahs@
typo ...mungkin Nadila,thor
ryuka
lanjut lagi thoorrrr👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
ryuka
dasar cowo ga tau diri
ahs@
bagus juga jalan ceritanya setelah di simak 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!