NovelToon NovelToon
Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Katarina terjebak dalam raga seorang gadis malang yang tinggal di panti asuhan, Karina Putri.

Namun sebuah takdir mempertemukannya dengan seorang wanita kaya raya yang tiba-tiba mengangkat Karina sebagai putri angkatnya.

Tetapi bukan itu masalahnya, melainkan tiga kakak angkat Karina yang ternyata adalah tokoh utama dalam novel yang pernah dibacanya. Lalu takdir ketiga kakak angkatnya tidaklah baik, mereka akan mati ditangan tokoh utama wanita.

Namun, Karina tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ia akan mengubah takdir ketiga kakak angkatnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 05

“Kalau ada yang nakalin kamu di sekolah, langsung lapor ke Mama!” Pesan Lesa yang kini mengantar Karina menuju ruangan kepala sekolah.

Lesa memang sengaja berangkat sedikit siang, sehingga suasana sekolah sudah sepi… karena semua murid sudah berada di dalam kelas, jadi Karina bisa langsung masuk ke dalam kelasnya.

“Iya Ma,” jawab Karina yang masih kagum dengan sekolah barunya.

Sebab saat dirinya masih menjadi Katarina, ia tidak pernah melihat sekolah yang semegah ini dengan fasilitas yang sudah lengkap.

“Selamat pagi, Bu Lesa,” sapa kepala sekolah dengan sopan.

“Selamat pagi, ini adalah putriku yang akan bersekolah di sini. Perlakukan Karina dengan baik!” Pesan Lesa dengan senyuman anehnya.

“Saya mengerti,” jawab kepala sekolah dengan cepat.

Karina merasa aneh, karena kepala sekolah tampak begitu hormat kepada mama angkatnya. Dan Lesa menyadari tatapan bingung sang putri.

“Sekolah ini adalah milik Mama, nanti kalau kamu mau… akan menjadi milikmu,” jelas Lesa yang membuat kedua mata putri angkatnya membulat dengan sempurna.

“Adik-adik panti juga akan bersekolah di sini nanti, jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkan mereka,” lanjutnya.

“Mama, terima kasih banyak atas semua kebaikan Mama…”

“Tidak perlu berterima kasih, Sayang. Ini sudah menjadi tugas Mama untuk saling tolong menolong, mulai sekarang belajarlah dengan baik dan raih cita-citamu untuk menjadi seorang dokter!” Lesa mengecup kening sang putri, sebelum berpamitan dan menitipkan Karina kepada kepala sekolah.

“Karina, saya akan mengantarmu ke kelas!” Kata kepala sekolah yang juga bersikap sopan kepadanya.

Sebenarnya Karina merasa tidak nyaman, tetapi ia mencoba untuk terbiasa dengan kemewahan yang diberikan oleh keluarga Adhitama kepadanya. Apalagi uang jajannya yang bisa dibeli makanan untuk satu bulan, Karina akan menyisihkan uang jajannya untuk ditabung.

“Saya memilihkan kelas Unggulan 1, karena melihat nilaimu dari sekolah sebelumnya. Nanti wali kelasmu akan memberikan catatan setiap mata pelajaran yang sudah kamu lewatkan, jadi kamu bisa memperlajarinya di rumah atau bisa juga menanyakan materi yang tidak kamu pahami kepada guru mata pelajaran,” jelas kepala sekolah saat mereka menaiki sebuah lift untuk naik ke lantai empat.

Sekolah ini memiliki enam lantai, sehingga ada akses lift yang bisa digunakan oleh para murid dan guru yang kelasnya berada di lantai tertinggi.

“Baik Pak, saya mengerti,” ucap Karina yang semakin tidak sabar untuk memasuki kelasnya.

Sebenarnya saat menjadi Katarina, dirinya sudah lulus sekolah dan nyaris saja memasuki bangku kuliah… namun, ia sudah lebih dulu berpindah ke raga adik angkat dari ketiga tokoh utama novel yang sempat dibacanya.

“Ini adalah kelasmu!” Kepala sekolah mengetuk pintu di depannya dan guru yang mengajar di dalam langsung membuka pintu.

“Ini Karina, putri Bu Lesa!” Kata kepala sekolah yang membuat Bu Endang tersenyum tipis.

“Kalau begitu, silakan masuk Karina!” Bu Endang mempersilakan Karina untuk memasuki kelas barunya.

“Baik. Terima kasih Pak Yasa, karena sudah mengatar saya,” gadis itu tidak lupa untuk mengucapkan kata terima kasih kepada kepala sekolah yang sudah mengantarnya.

Pak Yasa menganggukkan kepalanya, “Kalau ada apa-apa, kamu bisa lapor ke saya atau Bu Endang yang merupakan wali kelasmu!” Pesan Pak Yasa, sebelum berlalu pergi.

Setelah itu, Karina memasuki kelasnya bersama Bu Endang. Suasana di kelas tiba-tiba hening, saat melihat sosok murid baru yang memiliki senyuman begitu cerah.

“Karina, perkenalkan dirimu kepada teman-temanmu!” Kata Bu Endang yang dibalas anggukan oleh Karina.

“Halo semuanya, perkenalkan namaku Karina Putri dan aku murid baru di sini. Mohon bantuannya!” Karina menatap satu persatu teman sekelasnya.

“Halo Karina, selamat datang di Kelas Unggulan 1!” Seruan serempak itu membuat senyum Karina semakin merekah.

Karina disambut begitu hangat oleh teman-teman barunya dan ini adalah awal yang baru untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter.

...***...

“Jevan mau ke Cafe depan?” Tanya Marcel, manajer Jevan.

Sang empu menggelengkan kepalanya, “Sudah bawa kopi!” Jevan mengangkat botol minumannya yang berisi kopi buatan Karina.

“Tumben, tapi ya sudah kalau tidak mau beli kopi di depan,” Marcel tetap pergi, karena ia membutuhkan kopi agar tetap segar.

Jevan sendiri sedang sibuk dengan naskah di tangannya, ia mengabaikan orang-orang yang sibuk di sekitarnya.

Namun tiba-tiba, wajah Karina muncul di kepalanya dan membuat fokus Jevan menjadi pecah. Pria itu menghela napas dengan kasar, tidak biasanya ia begini.

“Jev! Kita mulai sekarang!” Seruan itu membuat Jevan beranjak dari duduknya.

Pria itu sudah berada di depan kamera bersama lawan mainnya yang sangatlah cantik, tetapi tetap saja Jevan tidak pernah tertarik untuk mencari kekasih dari kalangan sepertinya.

“Jev, yang fokus!” Teguran itu membuat Jevan tersadar kalau hari ini ia tidak seperti biasanya.

Jevan tidak ingin mendapatkan teguran lagi, jadi kali ini ia mencoba untuk fokus dengan pekerjaannya.

Setengah jam kemudian, Jevan baru bisa menyelesaikan satu dengan baik. Ia juga diberi waktu sepuluh menit, sebelum adegan selanjutnya dimulai.

“Tumben kurang fokus? Ada masalah?” Tanya Marcel yang menyerahkan sebotol air mineral dingin.

Jevan tidak langsung menjawabnya, karena ia tidak bisa menceritakan tentang Karina kepada Marcel.

“Kayaknya kurang istirahat, akhir-akhir ini jadwal padat dan baru kemarin yang bisa pulang lebih cepat,” jawab Jevan seadanya.

“Take your time!” Marcel menepuk bahunya, sebelum menghampiri sutradara.

Jevan membuka ponselnya, kali ini ia membuka pesan dari mamanya yang ternyata mengirim foto Karina dengan seragam sekolahnya.

Lagi-lagi ada yang aneh dengan Jevan, ia merasakan jantungnya berdebar tidak biasa saat melihat wajah adik angkatnya. Dan baru kali ini Jevan merasakan perasaan aneh seperti ini.

“Ada apa denganku?” Gumamnya dengan menyentuh dadanya yang masih berdebar sangat kencang.

Hanya sebuah foto, tetapi sudah berhasil membuatnya Jevan merasakan sesuatu yang tidak bisa dimengerti olehnya.

Jevan kembali melihat foto adik angkatnya, dan kali ini tangannya tidak bisa dicegah untuk menyimpan foto tersebut. Entah apa yang ada di dalam pikirannya, Jevan hanya ingin menyimpan foto tersebut… hanya itu saja.

“Karina Putri.”

Dan tanpa sadar, Jevan menyebut nama adik angkatnya.

Sebenarnya kalau dibilang cantik, Karina memang sangat cantik dan bisa mengalahkan para artis maupun model yang sudah ditemui olehnya.

Senyuman Karina juga manis, seperti orangnya…

Jevan menggelengkan kepalanya, pikirannya mulai tidak terarah.

“Sepertinya aku butuh waktu untuk beristirahat setelah semua ini selesai,” Jevan menghela napas panjang.

Pria itu akan meminta Marcel untuk mengosongkan jadwalnya selama satu bulan penuh, karena Jevan sangat membutuhkan waktu tenang agar pikirannya juga bisa kembali benar.

Namun mata cokelat yang menatapnya dengan dalam itu kembali muncul dan membuat Jevan hampir mengumpat, karena tidak bisa menghilangan sosok Karina.

“Sialan, aku sudah mulai gila!”

Bersambung!

1
vew
ini mksdnya gimana thor ,, ada pria lain kah yg di cintai karina ?? 🤔🙏🙏

semangat thor 💪💪
vew: ok thor ,, semangat upnya thor 💪💪
total 2 replies
Wulan
jawab van " OTW "
Wulan
agak agak salting ya van ☺️
Dewiendahsetiowati
Karina pakai gaya batu
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Ayy: selamat datang dan semoga suka sama ceritanya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!