NovelToon NovelToon
My Stupid Wife

My Stupid Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Trauma masa lalu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bunga adalah gadis yang di juluki si Bodoh, ia di paksa nikah dengan seorang lelaki pilihan papanya yaitu Muis yang dimana sahabat masa kecilnya.

Hari-hari pernikahan mereka di lalui, Muis mengira gadis itu beneran bodoh dan seperti kekanak-kanakan namun di balik itu Bunga tidak seperti yang di duga. Ia menikah dengan Muis karena ia ingin membalas dendam kepada keluarganya itu,




— Stupid Wife —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Gadis bodoh

" Bang, " Panggil Bunga membuat Muis yang sedang menyetir mobil menoleh ke arahnya,

" Kenapa? " Tanya Muis ia menatap Bunga sesaat doang lalu ia menggeleng kan kepalanya, ia kembali fokus ke depan

" Aku lapar, abang ngga ada niatan untuk ajak aku makan gitu? " Cerocos gadis tersebut membuat Muis tersenyum " Ya sayang, kamu lapar ya?.. Abang kira kamu masih kenyang soalnya ini baru jam delapan " Sahut Muis hati-hati takut gadis tersebut marah,

" Ya karena aku cacingan! " Cicitnya

" Cacingan? " Muis berkerut dahi lalu ia terkekeh kecil, ia memperhatikan gadis tersebut yang tidak sepenuhnya memalukan dirinya kata mertuanya Bunga kerap sekali membuat orang malu

Karena gadis itu akalnya seperti anak umur delapan tahun yang tahunya makan terus, bahkan gadis itu sekolah di tempat dimana anak-anak berkemampuan khusus disana

" Sayang abang boleh nanya? " Tanya Muis

" Abang mau nanya apa? " Tanya balik Bunga mata indahnya menatap lekat lelaki tersebut,

" Kamu, " Perkataan Muis terhenti ia menggeleng kan kepalanya.

" Kamu mau makan apa? " Tanya nya

" Sate ayam bang, aku suka sate ayam tapi kulitnya doang! " Mata Bunga berbinar terang

" Hmm, oke kita beli di langganan abang ya. Soalnya jam segini ngga ada yang jual sate biasanya malam, tapi insyaallah kalau di langganan abang ada " Jelas Muis

" Ya bang! "

Bunga tersenyum kala melihat sebuah kedai makan yang begitu banyak orang-orang, Asap khas sate mengguar dari daging-daging yang diatas pembakaran tersebut.

" Bang ayo pesan, Cacing di perutku udah disko!! " Desak Bunga

" Ya kamu tunggu disini, jangan kelayapan! " Peringat Muis ia bergegas memesan makanan yang akan di makan istrinya tersebut, matanya tetap awas menjaga gadis itu entah kenapa ia begitu harus selalu awas karena kata mertuanya Bunga suka tetiba menghilang karena akalnya yang tidak sehat,

" Sayang ini punya kamu " Kata Muis menaruh dua piring berisi sate ayam yang isinya kulit semua , dan satunya berisi nasi membuat Bunga tersenyum senang. "Abang ngga makan? "

" Masih kenyang " Kata Muis sembari duduk di bangku plastik di hadapan sang istri yang begitu lahap memakan Sate ayam tersebut, seolah takut di ambil oleh dirinya

Tetiba ia teringat oleh perkataan sang mertua, " 𝘉𝘶𝘯𝘨𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘰𝘵𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘪𝘬 . . 𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘮𝘢𝘭𝘶 𝘢𝘫𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘢 𝘬𝘦 𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢-𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘯𝘪𝘴 𝘱𝘢𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘶𝘴𝘢𝘩 𝘢𝘫𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘢. 𝘋𝘪𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘵𝘢𝘯𝘵𝘳𝘶𝘮 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭!, 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘩𝘢𝘵𝘪-𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘢𝘭𝘦𝘳𝘨𝘪! "

Muis tersenyum tangannya terangkat untuk, mengusap pipi gadis tersebut yang teringgal bumbu kacang. Entah kenapa kalau dilihat-lihat gadis itu sangat cantik walaupun bola matanya tidak fokus layaknya orang normal lainnya,

Namun tidak menghilang kan, kecantikan di wajah polos gadis itu hidung yang mancung mata yang besar serta rahang yang tajam dan helaian rambut yang indah.

" Abang, mau? " Tanya Bunga membuat lamunan Muis terbuyarkan ia menyodorkan satu tusukan sate, ke Muis " Hmm"

" Aaa.. Yang lebar!! " Bunga menyuapi lelaki tersebut ia terpekik senang kala Muis menerima suapannya,

" Eh ada gadis bodoh! " Hinaan tersebut membuat Muis dan Bunga menoleh, Bunga tidak terkejut ia sudah tahu kalau yang menyapa nya adalah teman nya Areta

" Jaga ucapan anda! " Rahang Muis mengertat penuh kemarahan, ia beranjak dari duduknya

" Ka Muis kok mau ya, sama gadis bodoh kaya dia?.. Udah berapa ronde nih gimana enak ngga sih Gauli gadis Bodohh!! " Kata Marni salah satu teman Areta yang selalu mengejek Bunga bahkan ia sengaja berkata seperti itu, ia menekankan kata ' Bodoh ' diakhir kalimatnya

" Jaga mulut Anda!! " Peringat Muis, Bunga meneguk jus lemonnya lalu ia bangkit dari duduknya sebelum itu ia mengambil dua tusuk sate ayam milik.

" Kaka jangan marah-marah, Bunga tahu kaka mau kan Sate ayam Bunga jadinya Bunga kasih ini! " Kata Bunga dengan polosnya sembari menyerahkan dua tusuk sate tersebut, membuat Marni tertawa

" Gadis bodoh, siapa juga yang mau sate kamu dasar bodoh! " Hardik Marni

" Kaka, apa salah Bunga? " Wajahnya nampak bersedih

" Cukup! " Muis menarik tangan Bunga membuat dua tusuk sate itu terjatuh di lantai, Ia menyembunyikan Bunga di balik tubuhnya

" Jangan pernah berkata apapun tentangnya!, karena anda tidak pantas menghinanya!.. Lebih baik anda pergi daripada hidup anda menderita kalau menyinggung orang-orang yang saya sayangi! " Kata Muis dengan suara dingin membuat Marni meneguk ludahnya kasar ia baru sadar kalau. Ayahnya itu kerja di perusahaan Muis, ia bergegas pergi dari sana

Bunga menatap nanar Sate ayamnya yang tergeletak, lalu ia maju selangkah ia menatap penuh kekesalan oleh Muis. " Abang jahat aku, ngga suka abang!.. Sate aku jatuh! " Protes nya

" Kita beli baru lagi tapi di bungkus ya, kamu makan di kantor abang aja! " Kata Muis dengan lembut Bunga mangut-mangut

" Ayo sayang! "

" Pa, aku ngga suka tadi aku di rendahkan sama Bunga dan Muis! " Jengkel Areta ia menaruh bobot tubuhnya di sofa dengan perasaan kesal.

" Biarkan aja lah, anggap saja angin lalu lagian kan mereka ngga bakalan kesini sayang. " Sahut Sang papa

" Oh ya mas, gimana sertifikat rumah? " Tanya Raya yang muncul di ruang keluarga tersebut

" Besok mas urus, sehabis Bunga sama Muis ke jepang. "

" Tanda tangan Bunga udah dapat? " Tanya Raya menatap lekat sang istri

" Sudah " Sahut Raihan penuh kemenangan membuat Raya tersenyum " Mas memang luar biasa sekali! " Pujinya

" Ngga lama lagi, rumah ini akan menjadi milik kita dan Bunga gadis bodoh itu ngga akan pernah mendapatkan apapun! " Kata Areta dengan bangga tidak tahu saja kalau Bunga sudah mengambil semuanya,

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!