NovelToon NovelToon
Chaos Divine Body: Takdir Yang Tak Terkalahkan

Chaos Divine Body: Takdir Yang Tak Terkalahkan

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Sistem / Tamat
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: WANA SEBAYA

Di hadapan Kekacauan, Langit pun harus tunduk. Di hadapanku, takdir hanyalah sebutir debu."

​Ye Xuan terlahir kembali di Benua Langit Abadi dengan identitas yang memilukan. Meski menyandang nama klan besar, ia dianggap sebagai "sampah" tanpa bakat kultivasi. Puncaknya, di atas Altar Pedang, tunangannya—sang Dewi jenius—memutuskan pertunangan mereka dengan penuh penghinaan, sementara sektenya sendiri mencoba menghapus meridiannya dan mengusir dirinya beserta adiknya yang tercinta, Ye Ling'er.

​Namun, di saat keputusasaan mencapai puncaknya, sebuah suara mekanis kuno bergema di jiwanya:

[Ding! Sistem Tubuh Suci Kekacauan Diaktifkan!]

​Seketika, Tulang Kekacauan Bawaan terbangun, memberikan kekuatan fisik yang mampu menghancurkan gunung! Mata Ilahi Kekacauan terbuka, menembus segala ilusi dan hukum alam! Dengan Kuali Semua Hukum, kecepatan kultivasinya menjadi tak terbatas, melampaui para dewa yang telah berlatih selama ribuan tahun.

​Kini, Ye Xuan bangkit bukan hanya untuk membalas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WANA SEBAYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: REKONTRAKSI TULANG DEWA DAN MEMORI DARAH

​Ye Xuan melangkah maju tanpa ragu. Setiap inci kulitnya yang terpapar uap kolam terasa seperti disayat oleh ribuan silet mikroskopis. Namun, di dalam kepalanya, suara Sistem terus memberikan data yang sangat krusial.

​[Ding! Memindai Komposisi Cairan...]

[Analisis: 40% Darah Naga Bumi, 30% Sumsum Raksasa Kuno, 30% Esensi Mineral Desolasi.]

[Peringatan: Tingkat keberhasilan untuk manusia biasa adalah 0,0001%. Namun, bagi pemilik Tubuh Kaisar Kekacauan, ini adalah nutrisi tingkat tinggi yang tertunda!]

​BYURRR!

​Ye Xuan terjun ke dalam kolam. Seketika, rasa sakit yang melampaui segala siksaan yang pernah ia rasakan menghantam seluruh sistem sarafnya. Cairan merah itu seolah memiliki kesadaran; ia mencoba masuk melalui pori-pori, telinga, mata, dan mulut Ye Xuan secara paksa.

​"ARGGHHH!" raungan Ye Xuan bergema di dalam gua, membuat para raksasa Suku Pemakan Langit terdiam.

​[Ding! Bahaya! Energi asing mencoba menghancurkan struktur DNA Inang!]

[Sistem mengaktifkan Mode 'Peleburan Kaisar'...]

[Proses Rekonstruksi Tulang Dimulai: 1%... 5%...]

​Di dalam kegelapan kolam darah, Ye Xuan mulai kehilangan kesadaran fisiknya. Namun, di dalam jiwanya, ia justru melihat sebuah penglihatan. Ia melihat seorang pria raksasa dengan zirah hitam yang hancur, berdiri di atas tumpukan mayat dewa-dewa yang bersinar emas. Pria itu memegang sebuah pedang yang sangat ia kenali: Pedang Penghancur Surga.

​"Keturunanku..." suara pria itu menggelegar di dalam pikiran Ye Xuan. "Dunia ini adalah penjara bagi mereka yang memiliki api kebebasan. Kekacauan bukanlah kejahatan, melainkan kebenaran sebelum para pengecut itu menciptakan cahaya untuk menipu umat manusia."

​Tiba-tiba, sebuah memori kuno mengalir masuk. Ye Xuan melihat kakeknya, sang Dewa Perang yang agung, tidak dikhianati karena kalah perang. Ia dikhianati karena ia menemukan bahwa "Kaisar Alam Dewa" sebenarnya adalah entitas parasit yang memakan emosi manusia untuk tetap hidup abadi.

​"Bangunlah! Jangan biarkan darah ini menenggelamkanmu, biarkan ia menjadi pelindungmu!"

​Transformasi Tingkat Dua

​Di luar kolam, Jiang Ziyan menutup mulutnya dengan tangan, air mata mengalir melihat permukaan kolam yang mendidih dengan hebat. Tiba-tiba, pusaran air tercipta di tengah kolam. Energi ungu yang sangat pekat meledak dari bawah, membentuk pilar cahaya yang menembus atap gua hingga ke langit yang merah.

​BOOOOOMM!

​Ye Xuan melayang keluar dari kolam. Tubuhnya tidak lagi compang-camping. Luka-lukanya telah hilang sepenuhnya. Kulitnya kini memiliki kilau seperti perunggu kuno, dan di sepanjang lengannya, muncul garis-garis tato emas yang berdenyut searah dengan detak jantungnya.

​[Ding! Rekonstruksi Selesai!]

[Selamat! Tubuh Kaisar Kekacauan berevolusi ke Tingkat-2: 'Tubuh Tirani Dewa Perang'.]

[Kultivasi Pulih dan Melonjak: Spirit Severing Tahap Puncak!]

[Segel Pedang Penghancur Surga Terbuka: 60% — Skill Baru Terbuka: 'Domain Kehampaan'.]

​Ye Xuan mendarat di tanah dengan seringan bulu, namun getaran yang dihasilkan membuat lantai gua retak. Ia membuka matanya; pupil matanya kini memiliki lingkaran emas di tengah warna ungu yang mistis.

​Wanita tua di singgasana tengkorak itu gemetar, lalu perlahan turun dan berlutut di depan Ye Xuan. "Darah... darah murni sang Penakluk. Kau bukan lagi manusia, kau adalah harapan kami."

​Ribuan raksasa di dalam gua tersebut serentak menghantamkan senjata mereka ke lantai dan berlutut satu kaki. "HIDUP RAJA KEKACAUAN!"

​Matahari Hitam Terbit

​Ye Xuan menatap tangannya yang kini dipenuhi kekuatan yang jauh lebih liar dari sebelumnya. "Ziyan, kau tidak apa-apa?"

​Ziyan berlari dan memeluk Ye Xuan, merasakan detak jantung pemuda itu yang kini terdengar seperti dentuman palu godam. "Kau... kau hampir membuatku mati ketakutan."

​"Aku tidak akan mati semudah itu," Ye Xuan tersenyum tipis, lalu menoleh ke arah pintu gua.

​Langit di luar mulai berubah. Cahaya merah tembaga perlahan digantikan oleh kegelapan yang pekat, seolah-olah ada tinta hitam yang tumpah ke langit. Inilah Matahari Hitam yang dibicarakan Grog. Udara mulai mendesis, dan makhluk-makhluk buas di luar sana berteriak kesakitan saat kulit mereka mulai melepuh terkena radiasi hitam tersebut.

​"Raja," Grog mendekat dengan wajah serius. "Matahari Hitam telah tiba. Tapi kali ini ada yang berbeda. Mendeteksi aroma 'Cahaya Suci' di tengah kegelapan. Seseorang... sedang mencari jalan ke sini."

​Ye Xuan menyipitkan mata. Dengan indranya yang kini tajam, ia bisa melihat melalui kegelapan. Di kejauhan, di atas cakrawala yang menghitam, terlihat sebuah kapal terbang emas yang dikelilingi oleh perisai cahaya yang kuat.

​"Klan Su..." desis Ye Xuan. "Mereka benar-benar gigih. Mengirim pasukan pengejar bahkan ke tempat pembuangan seperti ini."

​[Ding! Analisis Target Jauh...]

[Mendeteksi: Kapal Perang 'Surya 1'. Kapasitas: 500 Prajurit Elit + 1 Jendral Besar tingkat Spirit Transformation Tahap Awal!]

​Ye Xuan mengambil Pedang Penghancur Surga yang kini memancarkan aura haus darah yang sangat kuat. "Bagus. Aku butuh mangsa untuk mencoba kekuatan baruku. Grog, siapkan pasukanmu. Hari ini, kita tidak akan bersembunyi di dalam gua."

​Grog terbelalak. "Tapi Raja, Matahari Hitam akan membakar kita!"

​"Tidak jika aku yang memegang langitnya," Ye Xuan melangkah keluar gua. Ia mengangkat pedangnya ke arah langit yang hitam. "Domain Kehampaan: Telan Cahaya!"

​Sebuah kubah ungu raksasa meluas dari ujung pedang Ye Xuan, menutupi seluruh gunung dan melindungi pengikut barunya dari efek Matahari Hitam. Di bawah lindungan Ye Xuan, para raksasa Suku Pemakan Langit berteriak penuh semangat. Mereka belum pernah merasa seaman ini selama ribuan tahun.

1
Ardi Rahmad
keren banget
Ardi Rahmad
keren
Didi h Suawa
baik fiktifnya,,🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!