NovelToon NovelToon
Gamer And Flower

Gamer And Flower

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Identitas Tersembunyi / Wanita Karir / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:255
Nilai: 5
Nama Author: Ira Herawati

Jasmine, penembak jitu Tim Aether, terkunci dalam sangkar emas Axel, kapten posesif yang mengendalikan hidupnya demi obsesi kemenangan. Di tengah tekanan, hadir Liam, barista hangat di seberang jalan yang menawarkan kebebasan tanpa syarat. Pulang sebagai juara dunia, Jasmine kini harus memilih benteng kaku Axel atau kehangatan sejati Liam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ira Herawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

Rangkaian kewajiban sebagai juara dunia bergulir ke agenda berikutnya yang tidak kalah menguras energi, interaksi digital langsung dengan jutaan penggemar. Sesuai dengan draf kontrak kemitraan bersama platform streaming global yang mensponsori Tim Aether, setiap pemain wajib memenuhi kuota siaran langsung individu. Hari ini, giliran Jasmine yang harus melaksanakan sesi solo livestreaming maraton selama empat jam penuh dari kamar latihan pribadinya di rumah asri tepi danau.

Sejak pukul dua siang, Jasmine sudah duduk rapi di depan meja komputer berspesifikasi tinggi. Ia mengenakan headset hitam andalannya, jersi terbaru yang longgar, serta riasan wajah minimalis. Di sudut layar, angka penonton digital langsung meroket tajam begitu tombol Go Live ditekan. Dalam waktu kurang dari lima menit, lebih dari seratus ribu pasang mata sudah memadati ruang obrolan virtual, mengirimkan rentetan pesan ucapan selamat yang bergerak secepat kilat.

"Halo semuanya, selamat siang," sapa Jasmine dengan senyuman manisnya yang khas ke arah lensa kamera web. "Terima kasih banyak atas dukungannya sampai kita bisa bawa pulang piala kemarin. Hari ini agenda kita santai saja, ya. Aku akan bermain beberapa pertandingan, mengulas beberapa trik menembak jitu, dan mengobrol sedikit dengan kalian."

Dua jam pertama berlalu dengan sangat lancar. Kemampuan bidikan Jasmine yang luar biasa presisi berkali-kali memancing decak kagum penonton. Kolom komentar dipenuhi oleh pujian mutlak untuk sang "Ratu Penembak Jitu". Jasmine mulai merasa rileks, ketegangan di bahunya perlahan mencair seiring dirinya menikmati ritme permainan virtual tersebut. Namun, ketenangan di rumah asri tepi danau itu tidak pernah bertahan terlalu lama jika menyangkut satu faktor pengacau dari seberang jalan.

KWEK!!! KWEK! KWEK!

Tepat saat Jasmine sedang berkonsentrasi penuh melakukan bidikan melintasi asap tebal di dalam game, sebuah rentetan suara pekikan melengking yang sangat nyaring mendadak membelah keheningan siang itu. Suara yang begitu bertenaga, menembus kaca jendela rumah Jasmine yang sedikit terbuka, dan langsung masuk dengan sukses ke dalam mikrofon kondensor bersensitivitas tinggi yang terpasang di depan mulutnya. Jasmine tersentak kaget, membuat bidikan senjatanya meleset beberapa sentimeter dari target. Ia menepuk dahinya pelan, langsung tahu siapa pelaku utama di balik suara tersebut. Donald si bebek putih gemuk tampaknya sedang mengalami krisis nyata sore ini atau sedang mengamuk karena jatah camilan sorenya terlambat diberikan oleh Liam. Kolom obrolan langsung bergerak liar, puluhan ribu komentar naik dengan kecepatan yang tidak masuk akal.

* User_Gamer77 : Eh, barusan suara apaan tuh? Suara bebek bukan sih?

* AetherFans_Bogor : Wkwkwk ada bebek masuk set latihan Ratu kita!

* RaraIndo : Wow, itu beneran suara bebek guys

* Rono_Trigger : Bebeknya heboh banget woi, kayak lagi kena serangan musuh!

Jasmine mencoba tertawa canggung, mengusap tengkuk lehernya untuk menutupi rasa gugup. "Ah, itu... maaf ya semuanya. Itu cuma suara... peliharaan milik tetangga seberang jalan. Suaranya memang agak keras kalau sore-sore begini."

KWEK! KWEK! KWEK!!! Donald justru semakin menggila di seberang jalan, seolah-olah sengaja ingin memastikan seluruh dunia tahu akan keberadaannya. Kolom komentar benar-benar rusuh. Para penggemar mulai membuat teori konspirasi jenaka tentang hubungan Jasmine dengan bebek legendaris tersebut. Jasmine mulai merasa kewalahan, bingung bagaimana cara menenangkan suasana tanpa harus membongkar kehidupan pribadinya di depan ratusan ribu penonton.

---

Di tengah kepanikan halus yang melanda Jasmine, pintu kayu kamar latihannya yang tidak dikunci mendadak berderit terbuka secara perlahan. Jasmine menoleh dengan cepat, matanya membelalak lebar melihat sosok jangkung yang melangkah masuk tanpa suara di atas lantai kayu. Liam berdiri di sana, mengenakan kaos polo kasual berwarna abu-abu gelap yang membentuk pas tubuh atletisnya. Di kedua belah tangan panjangnya, ia menenteng sebuah cangkir porselen putih yang mengeluarkan kepulan uap hangat beraroma chamomile dan madu yang sangat menenangkan. Liam berjalan mendekat dengan langkah yang sangat ringan, ekspresi wajah tampannya terlihat penuh perhatian. Ia tahu Jasmine pasti merasa tegang dan lelah menghadapi siaran maraton empat jam ini, ditambah dengan gangguan suara Donald yang ia ketahui terlepas dari pagar kafe.

"Ini ada teh hangat buat kamu, Penembak Jitu," bisik Liam dengan suara baritonnya yang sangat rendah, meletakkan cangkir itu di sisi meja yang aman dari jangkauan mouse gamenya.

Namun, sebuah kesalahan teknis yang manis terjadi dalam hitungan detik. Liam yang bertubuh terlalu jangkung tidak menyadari bahwa sudut lensa kamera web milik Jasmine diatur dengan cakupan yang cukup luas. Saat Liam membungkuk sedikit untuk meletakkan cangkir porselen tersebut, separuh tubuh atasnya dan wajah tampannya yang dihiasi seulas senyuman miring yang begitu menawan serta poni hitam yang jatuh berantakan di dahinya, secara tidak sengaja masuk ke dalam bingkai kamera siaran langsung selama tepat tiga detik penuh. Tiga detik yang sanggup meruntuhkan kestabilan internet Indonesia. Suasana di kolom obrolan langsung meledak dalam kekacauan total berskala masif. Server platform streaming bahkan sempat mengalami lonjakan lag selama beberapa saat karena intensitas pesan yang masuk terlalu padat.

* Siska_Cantik : DEMI APA?! SIAPA ITU COWO GANTENG DI KAMAR JASMINE?!

* Esports_Update : INFO NYA KAK! Tolong itu Mas nya ganteng banget!

* Eka_Gamer : Ganteng banget woi gila! Auranya kayak aktor drakor!

* DuoTombak_Ship : Patah hati nasional! Kapten Axel kita dikalahkan oleh Mas berkaos abu-abu!

* Trending_Topic : #MasGantengSeberangJalan IS REAL!

Jasmine seketika mematung, wajah cantiknya merona merah padam sempurna hingga ke batas telinganya. Ia buru-buru menutup lensa kamera web menggunakan telapak tangannya yang gemetar karena panik yang luar biasa. "K-Kak Liam! Kakak masuk kamera!" bisik Jasmine panik dengan suara tertahan.

Liam yang baru menyadari situasi tersebut hanya bisa berkedip polos, lalu menyunggingkan sebuah senyuman miring yang terlihat sangat jenaka dan tanpa beban. Ia mengangkat kedua tangannya membentuk pose minta maaf yang santai, lalu berjalan mundur perlahan keluar dari kamar latihan Jasmine tanpa menimbulkan suara lagi, menyisakan Jasmine yang harus berjuang sendirian meredam kegemparan ratusan ribu netizen yang terus-menerus menuntut klarifikasi di kolom komentar.

---

Di tempat yang berbeda, tepatnya di dalam ruang kerja pribadinya yang megah, Axel sedang duduk di depan monitor berukuran besar. Sejak awal siaran langsung dimulai, sang kapten memang sengaja membuka akun sekunder rahasia hanya untuk memantau jalannya aktivitas promosi sang penembak jitu, memastikan tidak ada kendala teknis atau gangguan dari luar. Namun, menyaksikan insiden tiga detik tersebut secara langsung di depan matanya sendiri membuat seluruh darah di tubuh Axel seolah mendidih naik ke ubun-ubun kepala.

Brak!!!

Axel memukul permukaan meja kerja kayunya dengan hantaman telapak tangan yang sangat keras, membuat cangkir kopi hitam di sampingnya bergoyang hebat. Sepasang mata elangnya menatap tajam layar monitor yang kini dipenuhi oleh tagar kemunculan nama Liam yang merajai kolom komentar dengan kecepatan tinggi. Kemarahan, rasa cemburu yang membakar, dan rasa frustrasi yang luar biasa besar bergolak hebat di dalam dada Axel. Ia meremas mouse game di tangan kanannya dengan kekuatan yang begitu besar hingga menimbulkan retak. Axel tahu betul, identitas asli Liam sebagai dr. Liam Buana Darel adalah sebuah ancaman besar yang tidak akan bisa ia tandingi dengan piala dunia mana pun. Namun melihat bagaimana pria itu dengan begitu santai masuk ke dalam ruang privat kehidupan Jasmine dan memikat hati seluruh penggemar internet dalam waktu tiga detik, membuat ego kepemimpinan Axel benar-benar hancur berkeping-keping.

Malam itu, jagat maya resmi dihebohkan oleh perang opini besar antara pendukung formasi klasik Axel - Jasmine melawan kubu baru yang mengagumi sosok cowok misterius seberang jalan. Di tengah badai promosi yang semakin tidak terkendali ini, Jasmine duduk di kamarnya sambil meminum teh chamomile buatan Liam, tersenyum kecil menyadari bahwa meskipun internet sedang gempar, hatinya kini telah menemukan pelindung sejati yang tidak akan pernah membiarkannya berjalan dalam kesunyian lagi.

1
Dhatu Lukita
semangat up teruss yaaa, niihhh ku kasih ⭐5, biar tambah semangat 😍
Dhatu Lukita
halo kak berkarya terus yaa semangaatt💪💪💪,
mampir juga d karyaku ya 🤭😍 "dukunganmu semangatku"
Fadillah Ahmad: Kalau ingin membacs Karya ini, baca sampai Bab 20 Kak! atau sampai Bab akhir! kalau hanya sampai Bab 5 terus berhenti, sama saja kakak, merusak retensi novel ini! Baca sampai Bab 20 Kak! jangan berhenti di tengah jalan!
total 1 replies
Dhatu Lukita
keinget mobil lejen🤭😄
Fadillah Ahmad
Mohon maaf sebelumnya, ya! Sinopsisnya kurang Menarik! Mohon di Ubah dulu.

Maaf, jangan tersinggung ya! 🙏🙏🙏 Karena... Novel Kakak Maauk ke Beranda-ku! Di Promosikan Oleh Pihak NovelToon. Jadi, mohon untuk di ubah dulu Kak! 'Kalau Bisa' Karena, aku melihat, Sinopsisnya Kurang mengigit! alias Kurang memunculkan Rasa Penasaran Pembaca! 🙏🙏🙏

Maaf ya Kak! Jangan Tersinggung. 🙏🙏🙏😁

Terima Kasih 🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!