NovelToon NovelToon
Semuanya Menyalahkan Ku

Semuanya Menyalahkan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: DANA SUPRIYA

Restu merasa hidup dalam keputus asaan ketika Istri dan anaknya suka menyalahkan dirinya hingga dirinya emosi membentak istri dan anaknya tersebut namun kini dirinya jadi orang yang di anggap paling bersalah hingga dia merasa hidup dalam ke hampaan tanpa harus bisa berbuat apa pun selain hanya diam karena apa pun yang dilakukannya akan jadi tambah Salah hingga akhirnya dia ingin mengakhiri hidupnya di suatu jurang yang dalam namun tiba-tiba takdir berkata lain, dia mengurungkan niatnya dengan mencari cara untuk memberi pelajaran kepada istei dan anaknya dengan bantuan sistim yang tiba-tiba datang memberikan pilihan bantuan hingga akhirnya dia mengatur cara agar semuanya menyadari kesalahannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANA SUPRIYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Hanya Anak Karyawan

Maya hanya tersenyum tipis, matanya tetap tenang tanpa ada sedikit pun rasa takut. Dia sudah terbiasa dengan hinaan semacam ini sejak lama, jadi ucapan cowok itu tidak lagi bisa melukai hatinya.

"Heh, Reno, Jangan ganggu Maya, ! dia sekarang bukan orang sembarangan!" seru salah satu teman cowok di kelas yang takut terjadi masalah lagi. "Papanya dia pemilik hotel besar dan kerajaan bisnis lho! Kau jangan cari masalah!"

Cowok yang mengejek tadi malah tertawa terbahak-bahak seolah mendengar lelucon paling lucu sambil melihat kawan-kawannya dan laki-laki yang mengingatkan dirinya

"Jadi kau meu membelanya"

"Bukan begitu tapi......"

Reno jadi tambah tertawa ketika kawan-kawannya ketakutan pada dirinya hingga dia mau tertawa ketika.di ingatkan kalau Maya anak orang kaya

"Hahaha! Hah? Pemilik bisnis? Lihatlah penampilannya! Kalau dia anak orang kaya, berarti gue ini anak Presiden Properti! Gue ini anak kepala Divisi Pemasaran! Darah biru Nusantara! Kalian semua harusnya hormat sama gue!"

Teriak Reno dengan angkuh dan sombongnya sambil pasang gaya ibaratkan.seorang model dengan menunjukan pakaian mahalnya

Dia lalu berjalan mendekat ke arah Maya, menatapnya dengan tatapan menjijikkan.

"Dengar ya May, kalau kamu mau hidup tenang di sini, mending kamu jadi pelayan gue. Gue suruh apa lakuin apa. Nanti gue kasih uang jajan, gue beliin baju bagus seminggu penuh biar gak kelihatan dekil kayak gini. Gimana? Murah hati kan gue?"

Reno lalu berani mengulurkan tangannya, mencoba meremas pinggang Maya dengan kasar. Namun, dengan gerakan cepat dan tenang, Maya menepis tangan itu dengan kuat hingga Reno tersentak mundur bahkan mau terjatuh hingga rasa malu yang timbul karena di perlakukan Maya seperti ini yang di saksikan kawan-kawannya sekelas namun Maya mala membentaknya

"Jangan sentuh saya. Hormati batasan orang lain,"

Ucap Maya dingin dengan tatapan amarah kepada Reno yang tambah kesal sambil bertepuk tangan mengejek Maya yang mulai tidak sabar dengan sikap Reno yang saat ini berara dengan amarahnya

"Woy! Berani kamu menepis tangan gue?!"

Reno langsung emosi. Wajahnya memerah menahan amarah. Tanpa pikir panjang, dia mengangkat tangannya tinggi-tinggi siap menampar atau memukul wajah Maya.

"Slap"

WUSH!

Maya dengan sigap menggeser tubuhnya, menghindari pukulan itu dengan mudah. Reno malah kehilangan keseimbangan dan hampir jatuh untuk kedua kalinya hingga dia bertambah kesal dan marah.

"Ya ampun! Kamu ini cari masalah ya!" Reno semakin kalap dan dengan tatapan ganas pada Maya

Maya tidak mau memperpanjang urusan. Dia tahu siapa lawannya, dan dia tidak ingin tangan bersihnya kotor karena memukul orang seperti Reno. Maya langsung berjalan keluar kelas menuju ruang guru untuk melapor.

Di Ruang Guru...

Maya memasuki ruang guru untuk menemui Wali kelasnya yang heran melihat Maya datang menghadap ke dirinya.

"Bu, tadi Reno mencoba memukul saya dan menghina saya terus menerus," lapor Maya dengan suara tenang namun tegas kepada Wali Kelasnya, Bu Sari.

Namun, alih-alih memihak kebenaran, Bu Sari justru menatap Maya dengan sinis. Dia tahu latar belakang Reno yang keluarganya punya jabatan tinggi di perusahaan properti besar, dan dia takut pada pengaruh keluarga itu.

"Maya! Kamu ini memang suka cari masalah ya! Sudah dibilang jangan bikin onar tapi tetap saja! Mana mungkin Reno mau memukulmu kalau kamu tidak menggodanya duluan atau berbuat salah?" hardik Bu Sari membela Reno yang baru saja masuk dengan wajah sok korban.

"Betul kan Ren? Pasti Maya yang mulai duluan kan?" tanya Bu Sari manis ke arah Reno.

"Iya Bu! Dia yang genit, dia yang ganggu saya dulu! Saya cuma mau menegur dia malah marah-marah!" bohong Reno dengan percaya diri.

Bu Sari menatap Maya tajam yang ada di depannya.

"Dengar ya Maya, saya tidak peduli kamu mau bilang apa. Di kelas saya, yang namanya anak baik itu yang tidak bikin masalah. Kamu yang salah, kamu yang harus minta maaf sama Reno sekarang juga!"

Maya mengerjap. Dia benar-benar tidak habis pikir. Seorang guru, yang seharusnya menjadi penengah dan pelindung, malah dengan terang-terangan membuli muridnya sendiri demi melindungi orang yang punya uang dan jabatan.

"Bu... bagaimana bisa Ibu berkata begitu? Ibu bahkan tidak melihat buktinya..."

tanya Maya pelan, matanya mulai berkaca-kaca bukan karena takut, tapi karena kecewa berat pada ketidakadilan ini.

"Sudah! Tidak ada tapi-tapi! Minta maaf sekarang atau saya hukum kamu berdiri di lapangan sampai sore!"

Ancam Bu Sari kepada Maya seperti tidak percaya dengan apa yang dikatakan gurunya

Reno tersenyum menang di sampingnya, menatap Maya dengan tatapan menang dan mengejek seolah berkata: 'Lihat kan? Sekarang siapa yang berkuasa di sini?'

Maya menghela napas panjang. Dia menatap gurunya itu dengan tatapan yang berubah. Ketenangannya masih ada, tapi kini ada kilatan dingin di matanya.

'Baiklah... Kalau begini caranya...'

Batin Maya.

Dia mengeluarkan ponselnya dari saku roknya, lalu menekan satu tombol panggil cepat yang sudah disiapkan Papanya, Restu.

"Halo Pa... Maya butuh Papa ke sekolah sekarang. Sepertinya Maya butuh kedatangan papa di sekolah karena Mays_f

Mendengar itu, wajah Bu Sari dan Reno.jadi tertawa dan mengejeknya

"Mau panggil ayah ya yang haya karyawan biasa di perusahaan Angkasa?

1
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Restu Maya ngga mau menuruti perintah kamu
Risa Yayang Cinta Sejati
Astaga Maya kenapa membantah perintah Restu
@Yayang ♡ Risa
Restu tetap anggap Maya anak walau dia ngga sopan sama Restu
@Me and You Married
Restu kasihan banget walau kamu benar tetap kamu di tindas
@Yayang Risa Couple Happy
Restu walau benar tetap saja ngga di anggap
Ya Ris Tak Terpisahkan
Restu kasihan kamu tetap di hina
@ Yayang Risa Selamanya
Restu walau kamu debat kamu tetap dan salahkan
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Restu sudah benar tetap saja di salahkan
Suamiku Paling Sempurna
Sebenarnya yang salah yang menabrak sepeda motor Restu
Suamiku Paling Sempurna
Restu butuh dua jam sampai ke kontrakan lama banget
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Restu tubuhnya lemas dan penuhh luka kasihan
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Rina langsung marah ke Restu
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Kasihan Restu kesakitan ngga ada yang peduli
Risa Virgo Always Beau
Restu kasihan di tindas terus sama orang
Risa Virgo Always Beau
Restu kenapa istrimu durhaka banget ke kamu
You And Me Cinta Abadi
Restu ngga usah lawan dia soalnya kamu bakal kalah
Aku kamu tak terpisahkan
Restu hidupmu menderita sekali
Risa Istri Cantik
Restu kamu bakal kalah debat
Risa Istri Cantik
Restu jalan kaki dalam keadaan badannya penuh luka
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Restu kasihan banget kamu deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!