NovelToon NovelToon
King Mafia & Queen Mafia

King Mafia & Queen Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

UPDATE WARNING ⚠️

baca bukan nya liat doang hheee


btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 32

Saat ini priscilla dan teman nya sedang berada dihalaman belakang sekolah tepat nya dibawah pohon mangga. Halaman ini cukup luas dan sejuk sangat bagus untuk seorang priscilla meredakan emosi mereka. Mereka bukan bolos ya semua guru sedang ada rapat jadi tidak ada pembelajaran.

"Are u okay Queen"? Tanya Raisa

"Hm" jawab priscilla dengan deheman

"Kita ke markas sekarang." Ucap priscilla lalu berdiri dan meninggalkan temannya

"Ck baru juga ni pantat gue nemplok di sini udah disuruh pergi aja kenapa gak sekalian tadi langsung aja" oceh rehan

"KALO LO GAK MAU IKUT YAUDAH DIEM AJA DISITU GAK USAH NGOCEH DIBELAKANG GUE" Teriak priscilla yang masih mendengar ocehan rehan

Deg!

Rehan dan teman-teman nya terkejut mendengar teriakkan priscilla lalu mereka semua serentak menoleh ke arah rehan yang sudah berdiri dengan tubuh kaku jangan lupakan matanya yang melotot dan mulut ternganga.

Mereka semua menahan tawa melihat wajah pucat rehan. Sungguh teman tidak punya akhlak

"Hahahaha anjir muka lo kenapa" ucap raisa sambil tertawa terbahak bahak

"Hahaha lagi nahan boker ya" sahut Bima yang sudah tertawa sejak tadi

Rehan tersadar dari rasa terkejut nya lalu menatap tajam temannya.

"Ck diam bangsul" gerutu rehan

"Cepat" suara dingin Narendra

Mereka semua serempak berjalan menuju parkiran.

Tatapan memuja mereka dapatkan sepanjang perjalanan.

Saat sampai diparkiran mereka mendapatkan tatapan tajam dari priscilla yang sudah nangkring diatas motor Narendra.

Glek!

Mereka semua sudah payah menelan salivanya melihat tatapan tajam dan wajah dingin priscilla.

"Cepat buang-buang waktu aja" ucap priscilla dingin

Tanpa banyak bicara mereka semua segera menuju

kearah motor masing-masing masih dengan formasi yang sama seperti waktu berangkat sekolah.

Mereka keluar gerbang dan melajukan motor dengan kecepatan tinggi karena mereka harus segera tiba di markas dan membahas semuanya.Tak butuh waktu lama mereka tiba di markas griselda blanco. Mereka disambut oleh para anak buah priscilla yang sudah berbaris rapi. Priscilla hanya menganggukkan kepala menjawab sapaan dari bawahannya. Mereka mengikuti langkah kaki priscilla menuju ruangan rahasia.

priscilla duduk dikursi nya diikuti yang lain. Saat ini tidak ada wajah main-main lagi. Semua serius dalam situasi seperti ini.

"Bagaimana semua persiapan"? Tanya priscilla

"Semua sudah siap Queen pasukan griselda blanco sudah siap tinggal menunggu aba-aba dari anda" jawab Alif

"Tolong ambilkan tas hitam didalam lemari itu" tunjuk pada lemari kayu

Alif berdiri menuju lemari dia mengambil tas yang diminta oleh Priscilla.

"Ini Queen" ucap Alif sambil menyerahkan tas tersebut kepada priscilla

priscilla membuka dan mengeluarkan beberapa alat kecil yang nanti akan digunakan oleh mereka semua untuk berkomunikasi. Ia memberikan satu persatu alat tersebut kepada temannya.

"Ini berikan pada 5000 pengawal yang akan ikut berperang" ucap priscilla kepada Alif

"Baik Queen" jawab alif

"Gunakan alat tersebut untuk berkomunikasi jika ada hal genting kalian bisa memberi tahu lewat alat tersebut"ucap priscilla

"Oke untuk bagian nanti bagaimana"? Tanya Caca

"Minta pengawal untuk berjaga di setiap bagian barat, timur, selatan dan Utara. Untuk bagian barat pantau ada berapa musuh yang akan datang. Untuk bagian timur jangan keluar sebelum aba-aba saya berikan. Untuk selatan pasang ranjau dibeberapa titik. Untuk bagian Utara berjaga-jaga jika ada musuh yang menyusup lewat jalur tersebut" ucap priscilla menjelaskan

"Bagaimana dengan the black cobra"? Tanya priscilla kepada Narendra

"Sudah siap senjata, pisau lipat, sniper, katana semua sudah disiapkan" jawab Narendra

"Alif tolong koordinasi kepada Jojo untuk mengosongkan lantai paling atas mansion yang akan digunakan oleh sniper dan kamu Narendra bilang pada sniper itu jangan menembak jika tidak ada aba-aba" ucap priscilla

"Siap!" Jawab mereka serentak

"Untuk lo jangan keluar sebelum ada perintah dari gue kita tetap gunakan rencana awal" ucap priscilla kepada Narendra

"Hm" jawab Narendra dengan deheman

"Maaf Queen Daddy anda juga mengirimkan 500 pengawal untuk menjaga dan membantu kita" ucap Alif setelah mendapat laporan dari Jojo

"Perintah kan saja seperti yang sudah saya jelaskan diawal sebar diberbagai titik" ucap priscilla

Pandangan priscilla beralih ke putri yang sejak tadi hanya diam karena bingung dengan yang mereka bahas.

"Lo pulang temenin Mommy dirumah" ucap priscilla pada putri

"T-tapi kak, kakak akan baik-baik saja kan"? Tanya putri dengan nada khawatir

"Tenang aja gue akan baik-baik aja oke sekarang lo pulang diantar Alif" ucap priscilla

"Iya kak hati-hati ya pulang lah dengan selamat tanpa luka apapun" ucap putri lalu memeluk priscilla

Setelah adegan peluk kan tadi mereka semua bersiap kembali ke posisi masing-masing memakai baju seragam griselda blanco.

Area gerbang sengaja dikosongkan oleh priscilla agar pihak musuh menyangka mereka semua tidak ada persiapan. priscilla sendiri sedang santai dikamar nya seperti tidak akan terjadi perang hari ini.

...****************...

     MARKAS HARIMAU HITAM

"Bagaimana sudah siap semua"? Tanya Cipto

"Sudah tuan semua sudah siap begitu juga dengan pasukan kita" jawab bawahan Cipto

"Bagus hari ini akan menjadi hari paling bersejarah untuk kita, kita akan berpesta setelah dapat merebut daerah griselda blanco dan setelah itu nama klan mafia kita akan melambung tinggi sebagai mafia yang ditakuti dan disegani" ucap Cipto percaya Diri hahaha benar tuan saya sudah tidak sabar untuk membunuh dan meratakan mereka semua"ucap bawahan Cipto

"Ingat kalian fokus saja kepada pasukan griselda blanco biar saya yang akan mengurus pemimpin kecil itu" kekeh Cipto yang merasa kemenangan berpihak pada dirinya.

Tidak tahu saja mereka semua jika saat ini mereka sedang mengantarkan nyawa kesana.

"Ayo berangkat" ucap Cipto lalu berdiri dengan tegap dan semangat.

...****************...

    MARKAS GRISELDA BLANCO

"Lapor BB musuh sudah bergerak kemari" ucap pasukan bagian barat

"Laporan diterima" jawab mereka serempak

"Huwaaaa akhirnya bisa main perang-perangan juga uh tidak sabar sekali aku" ucap priscilla sumringah

Narendra yang melihat itu pun tersenyum. Gadis nya itu terlihat sangat bersemangat

"Berjanjilah untuk tidak terluka sedikit pun hm" ucap Narendra yang tiba-tiba sudah memeluk priscilla dari belakang

priscilla terkejut dengan aksi tiba-tiba dari Narendra tak dipungkiri priscilla menikmati pelukan itu.

"Hm lo juga harus janji nanti untuk tidak terluka" ucap priscilla lalu berbalik badan menghadap Narendra

Cup!

Narendra mengecup kening priscilla lama. Jujur ia khawatir dengan priscilla ia takut priscilla terluka.

"Lapor BB musuh sudah masuk" lapor BB

"Aku pergi" ucap priscilla menatap Narendra lembut

"Hati-hati" ucap Narendra lembut

priscilla melangkah keluar ia berdiri menatap tajam musuh yang sudah masuk ke wilayahnya.

"Cih markas apa ini penjagaan saja tidak ada lihatlah benar-benar sepi" ucap Cipto sinis

Tidak tahu saja ia bahwa pergerakan nya saat ini

tengah ditatap oleh ribuan mata. Mereka hanya menunggu aba-aba dari pemimpin nya.

"Hancurkan" titah Cipto

BRAKKK

DUG

BUGH

BRAKK

Begitulah bunyi barang-barang yang dihancurkan oleh mereka semua. Priscilla tersenyum sinis melihat wajah bahagia mereka. priscilla melangkah dan keluar dari persembunyiannya.

BRAKK!

priscilla menendang pintu yang sukses membuat mereka semua terkejut. Mereka terpana dengan kecantikan alami yang terpancar dari wajah priscilla. priscilla terkekeh melihat wajah musuh nya itu.

"Apa sudah puas hm memandang wajahku"? Tanya priscilla sinis

Mereka semua tersadar dari lamunannya. Cipto tersenyum miring melihat orang yang diincar nya beberapa Minggu ini sudah berdiri tepat dihadapan nya.

"Wah ternyata kau cantik juga ya gadis kecil" ucap Cipto

"Jelas karena aku perempuan om" ucap priscilla dengan tampang tak berdosa nya

"Aku tidak pernah menikah dengan tantemu" ucap Cipto sinis

"Ah tanteku juga tidak mau menikah dengan pria tua seperti mu" ucap priscilla yang sengaja memancing emosi Cipto

"Bajingan kau bersiap-siaplah untuk hari terakhir mu disini akan ku ratakan markas jelek ini dan aku akan menjadi satu-satunya klan mafia terkuat disini" ucap Cipto sombong

"Cih kau sangat sombong rupanya" ucap priscilla terkekeh

"Tidak usah banyak omong kita lihat saja" sahut Cipto

"СЕРАТ НАBISI DAN RATAKAN SEMUANYA" Teriak Cipto lantang

"MULAI" Teriak nya lagi

DRAP DRAP DRAP!

Suara langkah kaki menggema dihalaman mansion tersebut. Ratusan Anak griselda blanco berjalan menuju halaman tersebut.

"Kita kedatangan mari kita berpesta" ucap priscilla tersenyum

"GRISELDA BLANCO" Teriak priscilla

"SIAP MEMBUNUH" Jawab mereka serempak

Para musuh masih berdiri dengan wajah cengo nya mereka masih terkejut dengan kedatangan para pengawal tersebut. priscilla yang melihat itu semua segera mengeluarkan suaranya.

"SERANGG!" Teriak priscilla lantang membuyarkan lamunan mereka semua

Perang pun terjadi diantara dua klan mafia tersebut.

BUGH!

BRAK!

BUGH BUGH SREKK

KRAKK

DOR DOR DOR

SYUT JLEBSRAK

Begitulah bunyi peraduan antara 2 klan mafia sebut. Mereka menyerang dengan membabi buta memukul, membanting, mematahkan, menusuk, menembak semua mereka lakukan.

Keadaan semakin mencekam halaman mansion ini sudah penuh dengan darah dan pihak musuh yang sudah berjatuhan.

priscilla melangkah mendekati Cipto. Mari bermain paman.

BUGH BUGH

BRAK

SYUT

SREKK

KREKK

JLEB

priscilla menangkis semua serangan musuh dengan gerakan santai. Ia tersenyum miring melihat wajah cipto.

"Ini sangat menarik bukan"? Ucap priscilla dalam hati

priscilla masih bertarung dengan Cipto.

Cipto juga tidak bisa diremehkan kekuatan nya hampir bisa menyamai asisten Daddy nya.

"Kita lihat saja setelah ini siapa yang mati" ucap Cipto disela pukulannya

"Apa anda yakin pak tua"? Tanya priscilla dengan nada remeh

"Kau lihat saja gadis kecil akan aku ratakan semuanya akan aku buktikan jika akulah mafia satu-satunya yang pantas untuk disegani setelah menghabisi kamu dan anak buah tidak berguna mu itu aku akan membunuh ketua Lion king" ucap Cipto percaya diri

"Apa anda yakin bisa membunuh saya hm" ucap Narendra dingin

Semua orang yang mendengar suara nan dingin tersebut pun serentak menoleh kesumber suara. Alangkah terkejutnya mereka mengetahui jika musuh selanjutnya pimpinan mereka berada disini.

Sama hal dengan Cipto ia juga terkejut melihat keberadaan Narendra. Ia tak menduga akan bertemu dengan Narendra secepat ini. Bahkan pikiran nya menjadi tak menentu Karna apa yang ia rencanakan tidak berjalan lancar.

"Baguslah jika kau juga berada disini aku tidak perlu memikirkan rencana apapun untuk membunuh mu akan ku pastikan kalian semua mati di tangan ku" ucap Cipto tegas terlihat sekali jika ia sudah sangat emosi

"Sebelum kau ingin membunuhku ada baiknya kau jawab pertanyaan ku pak tua" ucap Narendra dingin dengan sorot mata tajamnya

"Dimana kau sembunyikan tuan Alexis"? Tanya Narendra dengan sorot mata tajamnya yang selalu memandang ke arah Cipto

Deg!

Napas Cipto tercekat mendengar pertanyaan Narendra.

Semua yang ada disana juga terkejut. Hanya ada beberapa pengawal nya yang mengetahui tentang tuan Alexis.

"K-kenapa k-kau mengenal Alexis" tanya Cipto terbata

"Kau tidak perlu tahu mengapa aku bisa mengenal tuan Alexis satu yang harus kau tau jika tuan Alexis sudah ditemukan maka tamat riwayat hidupmu dan keluarga mu"! Jawab Narendra dingin

"Bajingan jangan pernah sentuh keluarga ku" ucap Cipto murka

"Dan untuk kalian bawahan dari pria tua ini apa kalian tidak sadar jika kalian itu hanya dijadikan robot saja oleh dia. Tenaga kalian diperas hanya untuk kepentingan dan kesenangan dirinya sendiri. Apa kalian juga tahu bagaimana nasib keluarga yang kalian tinggalkan? Kalian terlalu bodoh! Pria tua ini tidak pernah bertanggungjawab atas apa yang mereka janjikan kepada kalian. Dan apa kalian juga tahu jika keluarga kalian juga dipaksa untuk kerja tanpa digaji. Mereka juga disiksa jika tidak pernah mendapatkan apa yang dia mau" ucap priscilla dingin

Deg!

Napas Cipto kembali tercekat mendengar penuturan priscilla. Apa yang priscilla katakan memang benar ia tidak pernah melakukan apa yang sudah ia janjikan kepada para pengawal nya. Semua yang ia tunjukkan kepada pengawalnya hanyalah tipuan semata.

"Dan oh ya kau juga harus tahu pak tua putri kesayangan mu itu tidak pernah kuliah melainkan ia menjajakan dirinya ke pria hidung belang untuk mendapatkan banyak uang agar dianggap orang paling kaya" ucap priscilla yang lagi membuat darah Cipto mendidih

"Brengsek beraninya kau menghina putriku padahal disini kau sendiri yang menjadi jalang gadis kecil" ucap Cipto murka

priscilla yang tak terima dirinya dikatakan jalang pun berlari ke arah cipto dan...

BUGH!BUGH!

BUGH!

BRAK!

SRAK!

KRAK!

SYUT JLEB!

Priscilla menghajar Cipto membabi buta ia memukul, membanting, menendang bahkan ia mematahkan tangan Cipto. Sungguh priscilla sudah berada dibatas ambang kesabaran nya. priscilla sudah diselimuti emosi yang memuncak. Sejak tadi memang priscilla menahan semuanya.

Bahkan tidak ada yang berani melerai itu semua mereka tidak mau dijadikan sasaran kemarahan priscilla Tiba-tiba asisten Cipto berlari kearah priscilla membawa sebuah pisau berniat untuk menusuk priscilla. priscilla yang peka pun langsung berbalik dan..

BUGH!

BUGH!

BRAK!

SYUT JLEB!

Sama seperti yang ia lakukan kepada Cipto. Raungan merdu yang keluar dari mulut tangan kanan cipto pun membuat senyum miring priscilla muncul.Bagaimana dengan para pengawal Cipto? Mereka semua masih terdiam ditempatnya sambil mencerna semua ucapan yang terlontar dari mulut mungil priscilla. Jujur saja mereka semua memang tidak diperbolehkan pulang Bahkan sehari pun oleh Cipto. Dan setiap bulannya Cipto akan menunjukkan bukti bahwa ia memberi tunjangan kepada keluarga mereka.

"A-apa y-yang k-kalian akkh sssh 1-lakukan c-cepat b-bunuh ssh m-mereka s-semua" ucap cipto terbata

Mereka semua terdiam tidak ada yang bergerak. Priscilla tersenyum miring melihat semuanya. Ia memang mencari tahu semua tentang Cipto dan ia juga terkejut melihat sikap seorang Cipto yang tidak mempunyai hati dan rasa tanggung jawab.

priscilla berjalan mendekati Cipto. Senyum itu masih terukir di bibirnya.

"Mati" desis Priscilla dingin

Bagaimana dengan sniper yang dibawa oleh Cipto?

Orang itu sudah tidak bernyawa karena ulah para pengawal yang dikirim liam.

priscilla mengeluarkan belati nya ia hendak menusuk

Cipto tapi..

WUSHH

BUGH!

1
vii
maap ya authornya cmn update 2 bab soalnya ngedropp kecapean maap bngt yaa 🙏
lolita124
semangat yaa update terus
vii: iya mksih kak
total 1 replies
Yuyun100809
lanjut dong masih pingin baca
lyonere
lanjut dong
lyonere
seru
vii
iya nanti ya itu baru update 🤭😍🙏
lyonere
lanjut dong seru bacanya
sakina
lanjut kak banyak plot twist
vii: iya bnyak kejutan hhee
total 1 replies
sakina
nge hibur banget
vii: wkwkwk😍
total 1 replies
sakina
seruu bacaannya bikin ketawa
vii: kepincut Ama cerita ku ya 🤭
total 1 replies
sakina
kerennnn semangat terus 💪
vii: mksh ya
total 1 replies
vii
maksih sudah support 💪😍🙏
vii
iya di usaha luangin waktunya 😍🙏
subett 100807
semangat
vii: mksih sudah support 💪🙏
total 2 replies
subett 100807
seru kak update terus yaa
vii: iya tpi sesuai kondisi tubuhku aj,tkutnya kebanyakan update tubuh ku drop
total 1 replies
bayu stecu
semangat
bayu stecu
semangat terus kak
vii: maksih sudah support 😍
total 1 replies
Siti aminah2010
semangat selalu kak💪
Bayusana123 bayusanal123
seruu kak
vii: iya 💪😍🙏
total 1 replies
Bayusana123 bayusanal123
seruu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!