UPDATE WARNING ⚠️
baca bukan nya liat doang hheee
btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 31
MANSION ARKANANTA
Ting!
Suara handphone berbunyi menandakan ada pesan masuk.
Narendra
Besok berangkat bareng gue ucap Narendra
Gue ga bisa gimana sama teman gue ucap priscilla
Gampang nanti gue suruh teman gue buat jemput mereka ucap Narendra
Ck terus putri sama siapa ege ucap priscilla
Suruh saja Alif jemput ucap Narendra
Serah lo udah ah gue mo tidur ucap priscilla
Good night bby ucap Narendra
"Ck apaan sih ni bocah bikin jantung gue maraton aja malam-malam" oceh priscilla saat merasakan jantungnya yang berdetak setelah melihat balasan pesan terakhir dari Narendra
"Oh iya kan gue mau ngehubungin Alif" ucap priscilla yang baru teringat akan niatnya
Tut!
"Hallo Queen" Sapa Alif
"Hallo lo gak sibukkan? Gue mau ngomong" ucap priscilla langsung
"Mau ngomong apa Queen" ucap Alif
"Lo gak mau nga lanjutin sekolah lagi? Gue rasa udah cukup waktu lo buat menata diri" tanya priscilla
"Saya juga bingung queen di satu sisi saya ingin sekolah tapi saya juga tidak bisa meninggalkan tanggung jawab terhadap markas" jawab Alif
"Untuk urusan markas gak usah lo pikiran banget masih banyak pengawal yang akan menjaga markas. Mulai besok lo gue daftarin 1 sekolah sama gue untuk seragam besok gue minta orang-orang Daddy buat beli dan jangan lupa besok kerumah gue jam 6" ucap priscilla panjang lebar lalu langsung mematikan telpon nya sepihak
"Huh untung aku ini penyabar jika tidak sudah aku perkedel kamu Queen" ucap Alif kesal
"Ck mana berani aku menjadikan queen perkedel bisa-bisa gue yang jadi ayam geprek" ucap alif
...****************...
Ciwi-ciwi bobrok
Guys besok kita berangkat sama Narendra and the geng ucap priscilla
What? Lalu si putri sama siapa? ucap raisa
Iya putri sama siapa? ucap Devina
Gapapa nanti aku naik ojek aja ucap
putri
Putri sama Alif besok ucap priscilla
Demi apa? Alif mau? ucap Caca
Iya gue daftarin dia ke sekolah kita ucap priscilla
Begitu isi chat grup para ciwi-ciwi cantik itu. Masih banyak lagi percakapan lainnya. Hingga mereka mengakhiri sendiri karena sudah larut malam.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Pagi hari nya mereka telah siap dan sudah sarapan pagi bersama. Mereka sedang berada diruang keluarga menunggu para pria yang akan menjemput nya.
BRUM BRUM BRUM!
Bunyi suara motor terdengar ditelinga mereka.
Mereka segera bergegas keluar dan terlihatlah 5 pria tampan sedang duduk diatas motor nya.
"Nikmat mana lagi yang kamu dustakan Raisa" ucap raisa tersenyum centil kepada para most wanted tersebut
"Ck diam lebay Lo" ucap Caca
"Udah ayo berangkat ntar kita telat" ucap priscilla posisi boncengan saat ini priscilla bersama Narendra, putri bersama Alif, Raisa bersama rehan, Aldi dan Caca, Devina dan Bima.
Motor sport tersebut melaju membelah jalanan kota yang sudah lumayan ramai.
Narendra yang tidak merasa priscilla tidak berpegangan pada dirinya pun menarik tangan priscilla lalu melingkarkan nya di pinggang dia. priscilla menolak tapi Narendra tetap menahan tangan priscilla
Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai disekolah. Banyak pasang mata yang terkejut melihat kedatangan para most wanted yang membonceng para cewek cantik. Yang juga menarik perhatian mereka adalah siswa baru yang saat ini membonceng putri.
"Pegang tangan gue biar lo gak jatuh" ucap Alif lembut
"Eh iya terimakasih ya kak" ucap Putri lembut sambil tersenyum
Alif yang gemas pun mengacak rambut putri. Mereka tidak sadar jika saat ini mereka sedang menjadi pusat perhatian teman-temanya serta penghuni sekolah.
"Ehm dunia milik berdua yang lain ngontrak" sindir rehan
Alif dan Putri pun tersadar mereka berdua terkejut melihat tatapan mata semua orang menatap kearah mereka. Pipi putri sudah memerah menahan malu dia berlari menutupi wajahnya. priscilla dan teman-temannya tertawa melihat tingkah putri.
"Ayo lo gue antar keruang kepala sekolah" ucap priscilla
Biar sama gue aja lo duluan aja ke kelas" ucap Narendra
"Oke" jawab priscilla singkat lalu meninggalkan area parkir diikuti temannya
Saat akan melangkah menuju ruang kepala sekolah suara nyari seseorang mengalihkan perhatian mereka semua.
"Kak Narendra" teriak Bella
Ia segera berlari dan bergelayut manja di lengan kekar milik Narendra. Narendra yang tidak suka lengan nya dipegang pun menghempaskan kasar tangan Bella.
"Lancang" ucap Narendra dingin
"Ih kok gitu sih kak aku tahu kakak malu ya dilihatin teman-teman kakak" ucap bella dengan nada centil
Narendra dan teman-temannya hanya menatap datar Bella. rehan yang biasanya suka menggombal pun hanya diam. Tanpa banyak bicara mereka melangkah menuju ruang kepala sekolah. Bella yang masih setia mengikuti kemana pun Narendra pergi terus berceloteh tidak jelas.
(Sok imut ya guys ya wkwk) maafin author hahaha
Setelah menyelesaikan urusan dari ruang kepala
sekolah mereka segera menuju kelasnya. Karena Bella masih kelas 10 dia terpaksa harus berpisah dengan Narendra.
BRAKK!
"Kodok ayam" latah Raisa
"Bisa gak sih kalo mau masuk kelas itu ketok dulu ucap salam dulu jangan tiba-tiba main ngedobrak aja bikin gue jantungan aja" omel Raisa
Seisi kelas tertawa mendengar ocehan Raisa.
Walaupun Raisa anak baru mereka semua senang berteman dengan Raisa. Ia yang kerap jahil dikelas pun sudah biasa bagi para penghuni kelas.
"Jangan jantungan dong nanti ayang rehan sama siapa" ucap rehan dramatis
"Uh iya jangan deh kan aku belum puas nyiksa ayang rehan" ucap raisa lebay
"Ck lebay lo berdua" ucap priscilla yang berdiri hendak keluar
GREP!
Tubuh priscilla menegang ditempat karena ada yang memeluk dirinya dari belakang.
Semua pasang mata menoleh kearah mereka. Sama halnya dengan para inti Tirex mereka juga terkejut melihat aksi bosnya yang terkenal anti wanita.
"A-apa m-maksud loh gini lepas" ucap priscilla sambil melepaskan pelukan Narendra
"Syuut diamlah sebentar gue nyaman" ucap Narendra yang membuat jantung priscilla berdisko-disko kencang jangan lupakan pipi merah merona nya.
"Cie blushing" ejek Raisa yang diikuti temannya
"Cie cie pipinya merah" ucap Putri ikut-ikutan
Priscilla yang sudah malu pun langsung membalikkan
badannya dan menyembunyikan wajahnya didada bidang Narendra. Narendra yang melihat itu pun tersenyum lebar ia tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menghirup aroma shampo yang menyegarkan dari kepala priscilla.
Teman-temannya nya pun melongo melihat priscilla
"Ck kok ada drama Korea dikelas kita" ucap rehan yang malas melihat kebucinan pasangan itu
"Jangan ganggu lu diem aja" ucap Bima
"Gak bisa jiwa jomblo gue tersentil" ucap rehan pura-pura sedih
"Ah gue nyaman banget gak akan pernah gue lepas lo priscilla" ucap Narendra dalam hati sambil terus tersenyum lebar
Cie cie yang lagi cinta monyet HAHAHA
priscilla masih terdiam di kursi nya ia masih memikirkan kejadian tadi pagi yang sukses membuat jantung nya berdisko. Entah apa yang ada dipikiran nya saat ini priscilla hanya merasa senang dan bahagia dekat dengan Narendra pun membuat ia merasa nyaman.
"Hm kantin gak" tanya Narendra
"Eh ayok ajak yang lain juga" jawab priscilla
"Iya ayok" ucap priscilla yang berdiri dari duduknya diikuti oleh Narendra
"Guys ayok kantin laper gue" ucap priscilla
"Baru tau gue nge bucin juga bisa bikin lapar." Ucap raisa sembari tertawa
"Ck diam Lo" gerutu priscilla kesal
Mereka semua tertawa melihat wajah priscilla yang kesal. Mereka semua berjalan menuju kantin diselingi obrolan random Raisa dan rehan
Dari kejauhan seseorang tersenyum miring mengawasi gerak gerik mereka. Ia pun langsung berjalan menuju kantin.
Narendra dan teman-temannya sudah duduk dimeja yang biasa mereka tempati.
"Mau pesan apanih"? Tanya rehan
"Samain aja bakso dan es teh" ucap priscilla
"Oke ayo ayang kita pesan dulu" ajak rehan sambil menarik tangan Raisa
"Cih lebay banget mereka" ucap Caca
"Hahahaha jangan gitu deh ntar lo juga bucin akut gimana" tanya Devina sambil menarik turunkan alisnya
"Gak ak- ucapan Caca terhenti saat mendengar
suara asing seseorang.
"Permisi" ucap pria tersebut
Mereka semua hanya diam sambil menaikkan satu alisnya sebagai bentuk pertanyaan apa?
"Em maaf boleh gue gabung disini soalnya meja udah penuh semua" tanya Erlangga
priscilla dan yang lainnya pun mengedarkan pandangannya ke seluruh area kantin dan benar jika semua meja telah penuh.
"Hm" jawab priscilla
Erlangga pun sengaja mengambil duduk tepat disamping kiri priscilla dan Narendra berada disamping kanannya. Posisi ini priscilla sedang diapit dua pria tampan.
"Nama lo siapa"? Tanya Erlangga basa basi
priscilla hanya melihat sekilas lalu tersenyum tipis sangat tipis sampai tidak ada yang menyadarinya.
"Oh mau bermain rupanya" ucap priscilla dalam hati
"priscilla" jawab priscilla singkat
Tak lama setelah itu makanan mereka pun datang.
Raisa dan rehan menatap bingung seorang pria yang duduk disebelah priscilla. Ia melihat temannya seakan bertanya siapa? Tapi mereka semua mengangkat bahu tanda tak tahu.
Mereka pun tidak memperdulikan hal itu lagi. Mereka makan dengan lahap tanpa melihat keadaan kantin yang kini sedang menatap ke arah meja mereka.
Uhuk uhukk..
priscilla terbatuk karena kepedasan hingga ke hidungnya. Matanya sudah merah berair. Erlangga segera memberi sebotol air mineral kepada priscilla ia pun juga mengelus punggung priscilla untuk meredakan rasa perih tersebut. Teman-teman priscilla menatap tak percaya dengan sikap pria tersebut.
"Jangan lancang nyentuh gue!" Desis priscilla
"Hm s-sorry gue cuma mau bantuin lo aja kok" ucap Erlangga menahan kesalnya
Tak ada jawaban dari priscilla meja pun mendadak hening. Mereka melanjutkan makannya.
"Kak Narendra" teriak seorang gadis
Mereka semua menoleh kearah suara tersebut berasal dan melihat seorang gadis tengah berlari menuju kearah meja mereka. Tatapan mereka semua hanya datar apalagi inti geng Tirex.Merasa kesal karena selalu diabaikan oleh priscilla, Bella pun mendekat dan menarik rambut priscilla kuat. Mereka semua terkejut melihat aksi yang dilakukan oleh Bella. Sedangkan priscilla ia tetap diam dengan wajah datarnya.
SRET!
BRAK!
priscilla berdiri dari kursinya dan mendorong kuat kursi tersebut terjatuh. priscilla memegang tangan bella lalu menarik dan memelintir nya kebelakang. Bella terkejut melihat pergerakan priscilla.
"Ssshhh s-sakit" ucap Bella meringis
"Jangan lancang pegang rambut gue kalo gak mau tangan lo ini gue patahin" ucap priscilla dingin
Erlangga yang melihat itu pun segera berdiri berniat membantu priscilla. Ia mendekat priscilla dan berdiri tepat di belakang tubuh priscilla. priscilla yang sudah peka pun langsung memalingkan wajahnya menoleh ke belakang dan melihat senyum miring Erlangga.
BRUK!
DUG!
Tubuh Erlangga terpental kebelakang saat ingin mengelus kepala priscilla. Mereka semua terkejut melihat kejadian tersebut. Mata mereka membulat serta mulut menganga melihat kondisi Erlangga. Tak jauh beda dengan bella yang masih dalam genggaman priscilla.
Sungguh priscilla sangat tidak suka orang asing yang dengan lancang nya menyentuh dirinya. Tatapan Priscilla beralih ke bella. Ia mencekam dagu Bella cukup kuat.
"Peringatan pertama dan terakhir buat lo jangan berani nyentuh gue kalo emang mau duduk cari kursi sendiri gue gak suka diusik" ucap priscilla tegas
priscilla melepas dan mendorong tubuh bella. Ia berlari mendekati Narendra berniat mengadukan semua nya ke Narendra.
"Kak hiks w-wanita i-itu jahat kak hiks" ucap bella terisak
"Tangan Bella sakit kak hiks dagu Bella juga sakit kak hiks hiks" ucap Bella drama
Bukannya merasa prihatin Narendra pergi meninggalkan Bella dan berjalan menuju priscilla Ia mengelus lembut kepala priscilla dan menarik tangannya untuk pergi dari kantin.
priscilla berhenti tepat didepan Erlangga ia berjongkok dihadapan Erlangga. Erlangga menatap priscilla dengan pandangan tajam nya.
"Jangan gue pikir gue gak tau siapa lo belum saatnya aja kita bermain-main hm" ucap priscilla lalu pergi meninggalkan kantin diikuti teman-temannya.
"Sial kemana priscilla gue yang dulu selalu nempel sama gue dimana priscilla gue yang selalu manja sama gue brengsek" ucap Erlangga dalam hati dengan emosi
"Kurang ajar lihat saja gadis murahan gue akan buat perhitungan buat Lo" ucap Bella tidak tau saja mereka jika saat ini mereka tengah membangunkan sisi lain dari priscilla.
MARKAS HARIMAU HITAM
"Bagaimana persiapan untuk besok"? Tanya Cipto
"Semua sudah siap tuan" jawab asisten ny
"Bagus sekali bagaimana dengan mereka" tanya Cipto
"Selama pantauan saya beberapa hari ini markas mereka masih santai saja tuan mereka sepertinya tidak tahu jika kita akan menyerang mereka" ucap pria itu
"Bagus kita ratakan dengan tanah markas dan juga gadis sombong itu" ucap Cipto percaya diri
Mereka tidak tahu saja jika saat ini obrolan mereka pun didengar oleh seseorang. Mereka sungguh percaya diri untuk menghancurkan priscilla. Tidak tahu saja bahwa saat ini ia lah yang mengantarkan nyawanya.
"Bodoh sudah bau tanah saja masih banyak tingkah" ucap seorang pria
WAH NANTI BESOKK BAKAL ADA PERTUNJUKAN PUKUL-PUKULAN YA GUYS HEHEHE