NovelToon NovelToon
Warisan Mutiara Surgawi

Warisan Mutiara Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Ruang Ajaib
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Setelah hidup selama 500 tahun penuh pengkhianatan, kesengsaraan, dan perjuangan, Tian Hao akhirnya kembali ke masa lalu.

Dengan ingatan dari kehidupan sebelumnya, ia memperoleh Warisan Mutiara Surgawi yang mempercepat jalur kultivasinya.

"Kali ini... aku akan mencapai keabadian."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Dunia kecil

​Tian Hao membuka matanya, kilatan cahaya dingin melintas di pupilnya. Ia mengembuskan napas panjang yang membawa sisa-sisa kotoran dari dalam tubuhnya.

​"Dua tahun," bisiknya, suaranya parau. "Di kehidupan sebelumnya, aku menghabiskan dua tahun penuh dihina sebagai sampah hanya untuk mencapai tahap ini. Sekarang, aku melakukannya dalam satu malam. Waktu adalah satu-satunya sumber daya yang tidak bisa dibeli dengan nyawa, dan aku baru saja merampasnya kembali dari takdir."

​Ia melirik dua butir telur yang tersisa di dalam karung. Alih-alih menyimpannya untuk dikonsumsi nanti, Tian Hao justru mengambil satu butir dan menatap Mutiara Surgawi yang melayang di depannya.

Matanya memancarkan ketegasan yang kejam. Ia tidak ingin sekadar kuat; ia ingin memiliki fondasi yang tidak bisa digoyahkan oleh siapa pun.

​Tiba-tiba, ia melakukan sesuatu yang di luar logika. Tian Hao mengepalkan tangannya yang memegang Mutiara Surgawi, lalu menghantamkannya dengan kekuatan penuh ke arah telur Ular Putih tersebut hingga cangkangnya hancur berantakan. Tangannya terbenam ke dalam cairan esensi yang membara.

​Ia tidak memakan isinya. Ia justru memaksa Mutiara Surgawi untuk menyerap semua nutrisi dan kekuatan spiritual telur itu secara paksa.

​Seketika, reaksi balasan terjadi. Mutiara itu mendesis, mengeluarkan panas yang luar biasa. Kulit tangan Tian Hao mulai melepuh, aroma daging terbakar menyeruak di ruangan sempit itu.

Cairan telur yang terkena energi mutiara berubah menjadi api spiritual yang melahap tangannya hingga ke tulang.

​Tian Hao menggertakkan gigi, namun matanya tetap terbuka lebar, menyaksikan proses itu tanpa berkedip. "Bakar saja," batinnya dingin. "Jika daging ini tidak bisa menahan panasnya ambisi, maka ia memang tidak layak untuk membawaku ke puncak keabadian."

​Getaran hebat mengguncang ruangan. Mutiara Surgawi, yang awalnya berwarna putih susu, kini berpendar dengan corak keemasan yang rumit. Artefak itu seolah baru saja terbangun dari tidur panjangnya setelah diberikan "makan siang" yang berharga.

​Setelah proses pembakaran itu selesai, luka di tangan Tian Hao menyisakan bekas luka bakar yang mengerikan, namun ia tidak peduli. Ia memejamkan mata, memfokuskan jiwanya pada mutiara yang kini bergetar selaras dengan detak jantungnya.

​"Dunia Mutiara... Terciptalah."

​Cahaya biru dari kupu-kupu itu mendadak meluas, menelan seluruh tubuh Tian Hao. Ruangan sempit itu mendadak kosong.

​Tian Hao membuka mata dan menemukan dirinya berdiri di tengah hamparan luas yang tidak memiliki batas.

Langit di sana bukan berwarna biru, melainkan gradasi perak dan ungu yang menenangkan. Tanah yang ia pijak ditumbuhi oleh rumput-rumput spiritual yang memancarkan aroma wangi yang belum pernah ada di dunia luar.

Di kejauhan, pepohonan rimbun dengan buah-buah kristal berdiri dengan anggun, seolah-olah tempat ini adalah potongan surga yang dicuri oleh sang pencipta.

​Ini adalah dunia kecil di dalam Mutiara Surgawi, sebuah dimensi ruang mandiri yang hanya bisa diakses oleh pemiliknya sebulan sekali.

​Ia melirik tangannya yang tadi terbakar. Di dalam ruang ini, energi pemulihannya bekerja ribuan kali lebih cepat. Luka bakarnya mulai menutup, kulit baru yang lebih kuat tumbuh menggantikannya.

​"Tempat ini... adalah bentengku," ucap Tian Hao pelan. Ia menghirup udara yang mengandung konsentrasi energi murni yang begitu padat hingga terasa manis di tenggorokan. "Aku akan menggunakannya sebaik mungkin."

​Ia kembali duduk bersila di tengah padang rumput tersebut. Ia tahu bahwa waktu di dalam sini berjalan berbeda. Ia akan menggunakan setiap detik untuk menyempurnakan otot dan tulangnya.

​Di saat yang sama, di atas atap genteng paviliun yang ditempati Tian Hao, seorang pemuda duduk dengan santai sambil menyilangkan kaki.

Jubah biru langitnya berkibar pelan tertiup angin malam. Xiao Liu Xuan, sang pangeran yang tadi pagi dipuja-puji, sedang menatap ke arah kamar Tian Hao yang gelap.

​Ia telah berada di sana sejak tadi, merasakan fluktuasi energi yang tidak biasa. Senyum tipis yang penuh teka-teki terukir di wajah tampannya.

​"Cahaya apa tadi?" bisiknya pada kegelapan.

​Ia tidak merasakan aura permusuhan, namun ia merasakan sesuatu yang jauh lebih menarik: sebuah misteri. Matanya yang tajam seolah mampu menembus atap kayu di bawahnya.

​"Keluarga Tian benar-benar pandai menyembunyikan sesuatu," gumam Xiao Liu Xuan. "Mereka mengatakan anak itu adalah sampah yang tidak berguna. Tapi sampah mana yang bisa memicu getaran ruang sedalam itu?"

​Sang pangeran tidak mencoba masuk atau mengganggu. Ia adalah tipe orang yang lebih suka menonton mangsanya tumbuh sebelum akhirnya memutuskan apakah mangsa itu layak untuk diajak bekerja sama atau dihancurkan. Ia memetik sehelai daun dari atap, lalu melepaskannya ke udara.

​"Menarik... sangat menarik. Sepertinya tinggal di sini tidak akan sebosan yang aku kira."

​Dengan satu gerakan ringan, ia menghilang dari atap, meninggalkan kesunyian malam yang kini menyimpan rahasia besar di bawah papan lantai sebuah kamar kecil yang kusam.

.

1
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏
𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘽𝙤𝙣𝙜𝙠𝙤𝙠
tes ..🤔
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏🙏🙏
Leon: /Bye-Bye/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sat set sat set...
Leon: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sikattttt...
Leon: 👍👍👍👍👍
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassddddd....
saniscara patriawuha.
kasihhh fahammm duluu lahhhh.....
saniscara patriawuha.
biasanya langsung masuk ke dentiannya untuk membantu kultivasinya...
Leon: Hehe, memang di dunia Tianxu sistem kultivasi nya begitu bang/Shy/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassssdd....
Leon: 🥲🙂🙂🙂🙂
total 1 replies
saniscara patriawuha.
lanjuttttkeunnnnn
saniscara patriawuha.
gasssss...
saniscara patriawuha.
tapi bisakah nanti mang MC kembali lagi ke masa depan untuk membalaskan dendamnya....
y@y@
👍🏿⭐👍🏻⭐👍🏿
aldo
lanjut thor
Leon: siaapp. jangan lupa kasih bintang 5 ya🙏🙏🙏
total 1 replies
y@y@
👍🏿🌟👍🏼🌟👍🏿
y@y@
🌟👍🏿👍🏼👍🏿🌟
Leon
ngopi lur/Coffee/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!