NovelToon NovelToon
Menikah Karena Tekanan Keluarga

Menikah Karena Tekanan Keluarga

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Perjodohan / CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Cut Asmaul Husna

Anya Clarissa, seorang Arsitek Lanskap yang terbiasa menata keteraturan dari kekacauan tanaman, menemukan hidupnya sendiri berantakan. Ibunya, Mama Clarissa, terjerat hutang miliaran setelah ditipu oleh rekan bisnis butiknya. Di tengah keputusasaan, sebuah tawaran datang dari Keluarga Arkatama, penguasa industri logistik laut yang legendaris.Devan Arkatama, CEO muda yang dingin, angkuh, dan efisien, sedang dalam posisi terhimpit. Sang ayah, Papa Arkatama, mengancam akan mencopot jabatannya dan mengalihkan warisan kepada sepupunya jika Devan tidak segera menikah dan memperbaiki citranya yang dikenal sebagai "Playboy Tak Berperasaan."Pertemuan pertama mereka di sebuah acara peresmian taman kota berakhir dengan bencana. Anya menganggap Devan adalah pria sombong yang tidak menghargai seni, sementara Devan menganggap Anya adalah wanita kelas menengah yang mencoba mencari perhatian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Asmaul Husna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 31 : RUNTUHNYA DINASTI KECANTIKAN DAN PERANG MANTAN BESAN

Pagi di Paris biasanya diawali dengan aroma croissant hangat yang terbang ditiup angin dingin di sepanjang jalan Rue de Rivoli. Namun, di depan gedung Kepolisian Sektor 1 Arrondissement, udara terasa mencekam dan berbau tajam adrenalin serta asap rokok dari ratusan jurnalis yang sudah berkumpul sejak subuh. Langit kelabu Paris seolah menjadi atap dari panggung drama paling memalukan dalam dekade ini.

Di dalam bangunan batu tua itu, Valerie Beatrice de Montfort, sang ikon kecantikan yang wajahnya pernah dipuja sebagai standar estetika dunia, kini benar-benar telah jatuh ke titik nadir. Ia tidak lagi duduk di atas catwalk dengan lampu sorot yang mengagungkan keindahannya. Sebaliknya, ia kini berada di dalam sel jeruji besi berukuran tiga kali empat meter yang dingin dan lembap.

Dunia maya tidak mengenal ampun. Dalam hitungan jam sejak insiden di pengadilan, jagat digital telah memutuskan vonisnya. Tagar #ValerieBeatriceDown, #TheMadQueen, dan #ArkatamaVindicated memuncaki tangga tren global di X, TikTok, dan Instagram. Video amatir yang memperlihatkan Valerie berteriak histeris, rambut pirangnya yang kusut menempel di wajah yang penuh lunturan maskara hitam, telah ditonton oleh lebih dari seratus juta orang.

Brand-brand mewah dunia bereaksi dengan kecepatan cahaya untuk menyelamatkan citra mereka. LVMH dan Kering Group mengeluarkan rilis pers yang menyatakan pemutusan hubungan kerja secara permanen dengan Valerie. Baliho-baliho raksasa di Champs-Élysées yang menampilkan wajah Valerie sedang dicopot secara kasar oleh petugas, menyisakan robekan kertas yang melambai ditiup angin—sebuah metafora sempurna bagi kariernya yang robek tak bersisa.

Di dalam sel, Valerie menunjukkan tanda-tanda gangguan jiwa yang nyata. Ia menendang jeruji besi dengan sepatu hak tingginya yang harganya ribuan Euro hingga salah satu haknya patah. Ia merobek gaun haute couture miliknya, menggumamkan kalimat-kalimat yang tak masuk akal.

"Devan... Devan akan datang. Dia hanya sedang bermain petak umpet. Dia mencintaiku... dia bilang aku rumahnya... Anya itu hanya rumput liar... aku akan mencabutnya sampai akarnya mati..." racau Valerie.

Ia mulai tertawa melengking, suara tawa yang membuat para petugas polisi Prancis bergidik ngeri. Valerie kemudian menggunakan sisa lipstik merahnya yang hancur untuk menuliskan kata "MATI" berulang-ulang di dinding sel yang kusam. Ia bukan lagi seorang model; ia adalah perwujudan dari obsesi yang berubah menjadi racun mematikan.

Kehebohan di kantor polisi mencapai puncaknya saat sebuah mobil Bentley Mulsanne hitam berhenti tepat di depan pintu masuk. Dari dalamnya keluar seorang wanita yang kehadirannya mampu membekukan udara di sekitarnya. Eleonora de Montfort.

Mengenakan setelan tweed hitam dari Chanel dan kacamata hitam yang menutupi matanya yang sembap namun penuh amarah, Eleonora melangkah masuk. Ia bukan sekadar ibu; ia adalah kekuatan politik dan ekonomi di balik nama Montfort. Begitu ia masuk, matanya langsung bertabrakan dengan sosok yang sangat ia kenal: Nyonya Sarah Arkatama.

Dahulu, mereka adalah duo sosialita yang tak terpisahkan. Eleonora dan Sarah sering terlihat minum teh di The Ritz atau berbelanja di Avenue Montaigne. Mereka telah merencanakan penyatuan dua dinasti besar ini sejak Devan dan Valerie masih remaja. Namun, pengkhianatan Valerie dua tahun lalu mengubah persahabatan itu menjadi kebencian yang mendalam.

"Sarah Arkatama..." suara Eleonora rendah, bergetar karena emosi yang tertahan. "Ternyata benar, kamu ada di sini untuk menikmati penderitaan putriku."

Mama Sarah berdiri tegak, merapikan syal sutranya. "Aku di sini bukan untuk menikmati apa pun, Eleonora. Aku di sini untuk memastikan menantuku, Anya, aman dari kegilaan putrimu. Kita dulu hampir menjadi keluarga, tapi kamu lebih memilih membela kesalahan Valerie daripada meminta maaf atas pengkhianatannya."

"Putriku sedang sakit! Dia hanya mencintai Devan terlalu dalam!" teriak Eleonora, mengundang perhatian seluruh petugas polisi. "Dan kamu... kamu lebih memilih wanita kelas menengah yang bekerja dengan lumpur ini untuk menggantikan posisi putriku? Sungguh penurunan selera yang menjijikkan, Sarah."

Mama Sarah maju satu langkah, menatap Eleonora tepat di matanya. "Anya adalah emas yang tersembunyi di balik tanah, Eleonora. Sedangkan putrimu? Dia adalah berlian palsu yang sekarang sudah retak seribu. Lihat dia di dalam sana! Dia sudah mirip orang gila!"

Eleonora melirik ke arah sel tempat Valerie sedang merangkak di lantai sambil tertawa. Hati seorang ibu di dalam dada Eleonora menjerit, namun gengsinya jauh lebih besar. Ia berbalik kembali ke arah Sarah, Devan, dan Anya.

"Dengarkan aku baik-baik, Sarah. Dan kamu, Devan..." Eleonora menunjuk Devan dengan jarinya yang dihiasi berlian. "Kamu telah menghancurkan karir putriku di depan seluruh dunia. Kamu mempermalukan nama Montfort. Aku akan membebaskan Valerie dalam dua hari. Aku punya cukup uang untuk membayar hakim dan psikiater paling ahli di Prancis untuk menyatakan dia tidak stabil secara mental sehingga dia bisa keluar dengan jaminan."

Wajah Eleonora berubah menjadi sangat gelap, sebuah senyum jahat tersungging di bibirnya yang dilapisi lipstik merah tua. "Setelah dia bebas, aku akan membawanya ke Jakarta. Aku akan menghancurkan setiap jengkal kebahagiaan kalian. Butik ibumu, Anya... studio lanskapmu... aku akan meratakannya dengan tanah. Aku akan memastikan kalian berdua menangis di kaki Valerie untuk memohon ampun."

Di tengah ancaman yang begitu mengerikan, Mama Sarah justru melakukan sesuatu yang tidak terduga. Ia merasa suasana terlalu panas dan penuh dengan "aura negatif".

"Aduh, Eleonora... dari dulu kalau ngomong suka ketinggian, nanti kalau jatuh sakit lho," ucap Mama Sarah dengan nada yang meremehkan.

Mama Sarah membuka tas jinjingnya dan mengeluarkan sebuah kipas tangan lipat raksasa bermotif batik. SRET! Ia mengibaskannya dengan penuh semangat ke arah wajah Eleonora.

"Aduh, kamu itu butuh ketenangan, Eleonora. Nih, cium ini!" Mama Sarah mengeluarkan botol minyak kayu putih dan mengoleskannya ke sebuah sapu tangan, lalu menyodorkannya ke hidung Eleonora.

"Apa ini?! Bau apa ini?! Singkirkan dariku!" Eleonora terbatuk-batuk, aroma kayu putih yang tajam menyerang hidungnya yang terbiasa dengan parfum mahal.

"Ini namanya pengobatan tradisional Jakarta! Biar urat sarafmu nggak tegang terus! Kamu itu galak karena kurang piknik dan kebanyakan makan keju!" seru Mama Sarah. "Jangan sok mau hancurin Jakarta. Di Jakarta itu macet, Eleonora. Nanti mobil Bentley-mu itu lecet disenggol tukang ojek, kamu nangis lagi!"

Anya dan Devan harus bersusah payah menahan tawa melihat Eleonora yang biasanya sangat berwibawa kini terlihat sangat konyol karena harus menutup hidungnya dengan sapu tangan sutra sambil mengusir asap "minyak kayu putih" Mama Sarah.

Devan segera mengajak rombongannya pergi. Ia tahu Eleonora tidak hanya menggertak. Sebagai CEO logistik, Devan memiliki intelijen yang kuat. Ia tahu Eleonora sedang menyiapkan dana jutaan Euro untuk menyewa tentara bayaran dan pengacara hitam guna membebaskan Valerie.

Pekerjaan Devan sebagai CEO maritim benar-benar ia gunakan dalam skala taktis. Selama di perjalanan menuju bandara, Devan tidak berhenti menelepon. Ia harus memastikan rute pengiriman kargo Arkatama di Eropa tidak disabotase oleh jaringan Eleonora. Ia juga memerintahkan tim keamanannya di Jakarta untuk berjaga di butik Mama Clarissa 24 jam sehari.

Anya pun tidak tinggal diam. Sebagai arsitek lanskap, ia menyadari bahwa studio dan taman-tamannya adalah aset yang sangat terbuka dan mudah diserang. Ia mulai merancang sistem keamanan tersembunyi—sensor gerak dan kamera pengawas yang disamarkan di balik pot-pot pohon dan sistem drainase.

Sementara itu, di dalam selnya yang gelap, Valerie tertawa pelan. Ia tahu ibunya sedang beraksi. Di dunia maya, berita tentang perseteruan dua "Mama Besar" ini juga mulai menjadi selentingan gosip. Netizen terbagi dua; ada yang mendukung Anya yang tulus, ada yang merasa kasihan pada Valerie yang "gila karena cinta".

Eleonora de Montfort berdiri di lobi kantor polisi, menatap pesawat jet Arkatama yang mulai lepas landas di langit Paris. "Terbanglah setinggi yang kalian mau, Sarah... Devan... Anya. Karena saat kalian jatuh nanti, aku akan memastikan tidak ada tempat bagi kalian untuk mendarat kecuali di neraka yang kubangun."

Perang antar dinasti telah resmi dimulai. Bukan lagi soal kontrak 12 miliar, tapi soal harga diri, darah, dan kelangsungan hidup dua keluarga besar.

1
Dara Sari
awal nikah didepan penghulu ...tp nikah ulang nya kok di altar??maaf Thor ini gimn yaa...kok gitu..maaf koreksi ya
Cut Asmaul Husna: Oh ya maaf kak, sudah aku baca ulang. Nanti aku perbaiki🙏
total 1 replies
Emily
ada ada aja orang jahat
Emily
😂😂😂jus pare satu ember ...ada aja mama sarah
Emily
Valerie otak kriminal
Emily
memang kampret si valerie
Emily
Valerie Mak lampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!