NovelToon NovelToon
ANTARA KAU DAN DIA

ANTARA KAU DAN DIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Cinta Seiring Waktu / Romansa pedesaan
Popularitas:481.8k
Nilai: 5
Nama Author: Cublik

Intan Rasyid sudah terikat pertunangan, tak lama lagi akan melangsungkan pernikahan, tetapi hubungan dari hasil perjodohan itu tak lantas dapat menggeser sebuah nama terukir dalam sanubari selama sepuluh tahun lamanya. Intan mencintai dalam diam pria telah berpunya.

Sampai sosok pria sangat jauh dari kriterianya tiba-tiba hadir, membawa warna baru bagi kehidupan monoton, berhasil menjungkirbalikkan dunianya.

Hal yang semula ia kira sempurna ternyata memiliki banyak kekurangan, membuatnya gamang antara dua pilihan – memutuskan pertunangan yang berarti melibatkan dua keluarga besar, atau mempertimbangkan kegigihan pria tak mengenal lelah mengejar cintanya.

Pada akhirnya, siapa yang akan dipilih oleh Intan, sang tunangan atau malah pria teramat menyebalkan, menurutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cublik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sidang : 31

“Brengsek kau! Berani betul menyembunyikan istriku!” Fatan berlari menerjang pria yang berdiri di tengah-tengah teras rumah.

Tanpa banyak basa-basi langsung menghadiahi satu tinju tepat di bawah rahang kiri Kamal Nugraha.

Suara benturan antara kepalan tangan dengan gigi beradu membuat Lanira terpekik, dan Rania menjerit.

“Kau jauh lebih bangsat daripada aku!” Kamal tak terima, dia pun tidak tumbang terkena sekali pukulan. Membalas hal serupa – menonjok pipi pria dua tahun lebih tua darinya.

Bugh!

Fatan meringis, lalu kembali menyerang. Amarahnya meledak, dan hatinya kian panas mendengar jeritan sang istri memanggil nama Kamal Nugraha.

Adu jotos tidak dapat dielakkan. Kedua pria sama-sama terhuyung, sudut bibir terluka mengeluarkan darah, bagian pipi mulai memerah tanda-tanda munculnya pembengkakan serta memar.

Cuih!

Pria yang melanggar norma demi melindungi cinta pertamanya meludah darah. Wajahnya terasa nyeri, keringat membasahi kaos yang dikenakannya.

“Tolong sudahi! Jangan lagi berkelahi!” Lanira menjerit sejadi-jadinya. Dia berdiri diantara dua pria seraya merentangkan kedua tangan.

“Bangga kah kau jadi rebutan dua pria sekaligus, Lanira?” wanita bersahaja, penampilan terjaga oleh busana muslimah menutup sempurna – melangkah anggun dengan sorot mata tajam tertuju kepada putri bungsunya.

Lanira terhenyak, perlahan berbalik badan dan langsung bertemu pandang dengan ibunya. Nyali wanita telah beristri itu langsung surut.

“Jawab, Lanira! Bangga kau diidamkan oleh dua orang pria, hah?!” bu Wahyuni telah sampai di teras.

“Buk, aku tidak ada hubungan lebih dalam dengan bang Kamal,” cicitnya takut sembari menunduk dalam.

“Jangan kau tundukkan kepalamu! Ibuk tak pernah mengajarimu untuk jadi wanita tak tahu diri!” katanya tegas.

“Ibuk Yuni _”

“Diam kau, Kamal! Urusanmu dengan pria dan wanita yang telah membesarkanmu. Jangan ikut campur, sebab kau bukan siapa-siapa bagi putri kurang didikan ini!” selanya tajam.

Kamal Nugraha langsung terdiam, hatinya nyeri mendengar pernyataan menyakitkan.

“Masuk ke dalam rumah!” pria yang sedari tadi menonton, membiarkan putranya dihajar, segera bertitah keras.

Bersamaan dengan itu sebuah motor berhenti di sela barisan mobil. Sabiya, Intan, turun dari kendaraan roda dua, langkah mereka sedikit tergesa-gesa.

“Kalian, masuklah ke dalam rumah!” perintah bu Meutia, memilih netral karena belum tahu jelas duduk permasalahannya.

Para anak muda memasuki ruang tamu luas, mereka berdiri saling berjarak.

Sementara orang tua sudah duduk di sofa later L, memperhatikan anak mereka.

“Siapa yang mau menjelaskan?” tanya Byakta Nugraha. Saat tidak mendapatkan tanggapan, diapun mulai memperlihatkan rasa tidak sabaran. “Kalau kalian memilih bungkam, apa perlu saya sewa detektif swasta?”

Intan mendongak, menatap kedua orang tua Kamal Nugraha, orang tuanya sendiri, dan paman serta bibi yaitu orang tua Lanira. “Seperti yang ayah tua lihat, Kamal menyembunyikan Lanira di rumah ini.”

“Boleh saya tahu Kamal, mengapa kau sampai melakukan hal ini terhadap putri kebanggaan saya? Jika dirimu tak lagi menginginkan Intan, tak perlu sungkan mengembalikannya. Kami sangat ikhlas menerima dia,” Ikram Rasyid memandang dengan sorot mata kecewa.

Kamal terpaku, baru kali ini mendapati tatapan hilangnya rasa hormat dari seseorang dia segani. “Ayah Ikram, saya tidak bermaksud menyakiti hati Intan dengan sengaja. Kami berselisih paham, dia enggan mendengarkan penjelasan, langsung saja memutuskan secara sepihak.”

Mendengar kalimat Kamal, Intan tersenyum sangat tipis, enggan menatap mantan tunangannya.

"Intan putrinya ayah, kau lah yang menelepon kami. Sekarang tolong jelaskan dan jangan ada ditutupi, ceritakan semuanya!” pinta ayah tua, intonasinya melunak.

“Baik, ayah,” Intan berkata jujur, tidak ditambahi dan tak pula dikurangi. Menceritakan mengapa dia bisa sampai kota besar, lalu pada malam dirinya dibiarkan menunggu di saat cuaca buruk, pun tentang Lanira di hunian Nugraha, sampai dirinya disembunyikan disini.

Sebagai seorang ibu, Meutia Siddiq hampir tidak bisa mengendalikan diri. Memandang kecewa pada pemuda yang dia percaya dapat menjaga putrinya.

Ikram menggenggam tangan sang istri. Sebenarnya dia juga ingin menghakimi menggunakan kekerasan, tapi wajah Kamal sendiri sudah terluka.

Bu Nirma tiba-tiba beranjak, berjalan cepat, mengangkat tinggi-tinggi tangan kanannya.

PLAK!!!

“Ibu kecewa, Kamal! Kau lah dewasa, disekolahkan tinggi-tinggi agar berakal, diberi pemahaman agama supaya beradab. Bukannya kau terapkan ke kehidupan, malah melanggar dengan alasan ingin melindungi wanita telah bersuami. Sungguh keterlaluan!” pekikannya disertai buliran air mata.

“Cukup ibu dan bapak kandungmu yang bejat di masa lalu. Jangan kau tiru kami, Kamal!” bu Nirma menjerit sejadi-jadinya.

Ya, Kamal Nugraha bukan anak kandung Byakta Nugraha, melainkan putra sambung.

“Bu ….” Tangannya menyapa angin, sang ibu menghindari kala mau dipeluk.

“Kau panggil aku ibu, disaat dirimu baru saja menorehkan luka kepada wanita yang kelak juga akan bergelar ibu, apa hatimu tetap baik-baik saja, Kamal? Tidak kah merasa bersalah?” suaranya kian lirih kalah oleh derasnya air mata di pipi.

“Maaf, aku tidak berniat menyakiti Intan _”

“Tak berniat, tapi langsung bertindak demikian, itu maksudmu ‘kan? Kau punya adik perempuan, Kamal! Macam mana jika dia mengalami hal serupa seperti Intan? Andai saja malam itu tak ada penolong, apa jadinya dia, hah?!” bu Nirma tidak dapat membendung amarahnya.

Kamal Nugraha menatap serba salah, sesuatu seperti ujung jarum menusuk kulitnya. Dia paling benci melihat air mata ibunya terjatuh, tapi kini dirinya penyebabnya hal itu terjadi.

“Maaf, Bu … aku mengaku salah,” ucapnya kemudian, terdengar tulus didengar.

“Sudahkah meminta maaf kepada dia yang telah kau sakiti, Kamal?”

“Sudah.” Kamal mengangguk, dan benar adanya dia telah meminta maaf.

“Apa benar kau mencintai Lanira, Kamal?” bu Nirma memperhatikan gesture tubuh lalu mimik wajah putranya. Ketika mendapati jawaban berupa keterdiaman, dia membekap mulut.

“Kenapa kisahku terulang pada putraku? Apa ini salah satu hukum tabur tuai?” ratapnya pilu. Bu Nirma dihantam rasa bersalah dan tidak berdaya. Dahulu dia merebut tunangan kakaknya yakni, ayah kandung Kamal Nugraha.

Ayah tua berdiri, menghampiri sang istri, lalu menuntunnya duduk di sofa. Kemudian gilirannya menanyai pemuda telah dianggap anak kandung.

“Dengan kejadian ini, apa kau tetap ingin melanjutkan pertunangan, atau memilih mundur dan membatalkan pernikahan, Kamal Nugraha?”

.

.

Bersambung.

1
Ninik
kurang waras itu Anggara maksudnya
Y.S Meliana
aseeeek 😎😎🤣🤣
Nuryanto Yanto
😄😂😂
Y.S Meliana
🤣🤣🤣 au ah pusing 🤣🤣
Yensi Juniarti
kurang w itu maksudnya kurang WAW🤣🤣🤣 gitu Ajja geger bang gara ini 🤭🤭🤭
FiaNasa
istiqfar intan...istiqfar😀
Shee_👚
kurang kasih sayang gitu donk intan, cepetan berfikir w apa, kurang wanita😂😂😂
Shee_👚
🙈🙈🙈🙈🙈🙈
Shee_👚
kasih nama sendiri aja gora, calon suami gitu juga boleh
Dozky 2 Crazy
😁😁😁
sryharty
Waniiiiiiii pirooo gitu taaan
Shee_👚
anggora Pangestu tolong jaga mulut nya🤣🤣🤣
Ne Ajja
astaga /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Shee_👚
😂😂😂😂😂😂
biar dosanya di pindah ke calon suaminya aja
Humaira
kurang 'war', bilang gitu tan 😂😂😂😂🤭
Mawar Hitam
Baru baca sudah.habis aja nih..

Kuramg W kasih tahu anhorabataungak ya.

Kak Jumi anggora atau Anggara nih yanh bena apa Kurang W ya yang tepat sangat..
Shee_👚
takut ketahuan, mana namanya bahaya lagi🙈
Neng Nosita
asyiiik...gemes banget part macam ni,apalgi nanti part udh nikah🤭
Libra ♎
kurang waras ga si🤣🤣
Anna
Alahhhh ... itu mulut apa permen lolipop sihh, maniss betulll😜😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!