NovelToon NovelToon
Rivalry In Our Story

Rivalry In Our Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Enemy to Lovers / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: ALIFA RAHMA LATIFA

Wajib Follow Sebelum Baca.



" 𝘾𝙞𝙣𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝... 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖, 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙞𝙯𝙞𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖.

Valerie dan Matthew saling mencintai... tapi cinta mareka tidak pernah benar-benar tenang.

Hubungan mareka di uji oleh restu tak kunjung datang, tekanan keluarga, dan tekanan keluarga, dan keadaan yang perlahan menjatuhkan mareka.

Saat mareka masih berjuang untuk bertahan, seseorang datang kembali_membawa sesuatu yang lebih dari sekedar masa lalu.

La menginginkan Matthew.
Bukan hanya untuk di cintai... tapi untuk dimiliki.

Perlahan, tanpa mareka sadari, hubungan yang mareka jaga mulai retak.
Bukan karena mareka berhenti saling mencintai, tapi karena ada seseorang yang siap menghancurkan segala nya.

Kini, cinta mareka bukan tentang bertahan... tapi tentang siapa yang lebih kuat _
cinta... atau obsesi.

( Bismillah semoga rame 🙏)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ALIFA RAHMA LATIFA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4 : Target Favorit Matthew.

" Persaingan itu bukan tentang siapa yang paling hebat. tapi siapa yang paling kuat menahan emosi... saat nama mareka selalu disebut bersamaan.

                  ...

Valerie mulai berpikir, mungkin kedatangan bukan lagi bagian dari hidupnya, sejak ia menginjak kaki di Nusa Bangsa internasional High School.

Pagi itu ia berjalan, melewati lorong menuju kelas XI IPA1 dengan langkah pelan, seragamnya rapih , rambutnya dikucir rendah, wajahnya tenang seperti biasa.

Tapi di dalam kepalanya...

Valerie sudah menyiapkan mental.

Karena ia yakin, cowok itu pasti akan muncul.

Dan benar saja.

Begitu Valerie membuka pintu kelas.

Suara kursi berdecit terdengar dari arah belakang.

Matthew.

Cowok itu duduk dengan kaki disilang santai, satu tangannya menopang dagu. matanya menatap Valerie sseolah ia sudah menungu.

Valerie langsung menutup pintu kelas dengan sedikit keras.

" Lo kenapa sih selalu ngelihatin gue kayak gue utang duit? " ucap Valerie tanpa basa basi.

Berapa siswa yang masuk langsung menoleh.

Lukka, yang duduk disamping Matthew, menahan tawa.

Matthew menatap Valerie datar. " karena lo ganggu. "

Valerie membalak " Gue ganggu? Gue bahkan nggak ngapa ngapain! "

Matthew meangkat bahu. " itu masalahnya. "

Valerie menghela napas kasar. ' Lo itu aneh. "

Matthew tersenyum tipis. " Gue tau. "

Valerie memutar bola mata, lalu berjalan menuju bangku.

la duduk mengeluarkan tablet, lalu mencoba fokus membuka catatan.

Namun baru saja ia menyalakan layar..

BEEP!

Tabletnya tiba-tiba mati.

Valerie menatap layar hitam itu.

la menekan tombol lagi.

Tidak menyala.

Valerie mengerutkan kening. la cek baterainya.

0%

Padahal tadi malam ia mengisi penuh.

Valerie menatap tajam kearah belakang.

Matthew menatapnya sambil memutar pena di antara jari-jarinya, seolah tidak tau apa-apa.

Valerie berdiri.

la berjalan ke arah bangku Matthew.

Lukka menelan ludah, seolah sudah tahu bakal ada parang kecil.

Valerie berhenti tepat di depan Matthew.

" Lo ngapain sama tablet gue? " tanya Valerie pelan.

Matthew menatapnya santai. " Gue? ngapain? "

Valerie meangkat tablet itu. " baterainya tiba-tiba habis. "

Matthew meangkat alis. " mungkin lo lupa ngecas. "

Valerie mandekat sedikit.

" Gue ngecas, " ucapnya tegas. " Gue yakin. "

Matthew menatapnya berapa detik, lalu meangkat bahu lagi.

" Ya udah. mungkin tablet lo capek ngeliat muka lo tiap hari. "

Berapa anak langsung tertawa.

Valerie menahan emosi sampai rahangnya mengeras.

" Matthew..." Valerie menatapnya tajam. " Lo itu nyebelin banget. "

Matthew menatap Valerie tanpa ekpresi.

" Tadi lo baru sadar? " jawabnya.

Valerie Ingin membanting tablet itu ke kepalanya.

Sumpah.

...

Bel sekolah berbunyi.

Guru fisika masuk dengan wajah serius. Guru itu terkenal disiplin dan galak, terutama kalau menyangkut tugas proyek.

" Selamat pagi. hari ini saya mau mengumumkan sesuatu. "

Kelas langsung terdiam.

Guru fisika itu menatap seluruh siswa. " Minggu depan kita ada presentasi proyek teknologi energi terbarukan. "

Berapa siswa langsung mengeluh pelan.

" Aduh... "

" Proyek lagi.. "

Guru itu menatap tajam. " Tidak ada yang mengeluh. kalian sekolah internasional, bukan taman main. "

Kelas langsung bungkam.

Guru itu melanjutkan. " proyek ini harus dikerjakan berpasangan. "

Suasana kelas langsung heboh.

" Berpasangan? "

" Bu, jangan rondom! "

Guru fisika itu meangkat tangan. " tenang. saya yang akan menentukan pasangan. "

Valerie menghela napas lega.

Bagus. minimal nggak ada rebutan.

Namun detik berikutnya.

Guru itu mulai menyebutkan nama.

" Lukka dengan Nara. "

Lukka melongo. " Hah? Bu seriusan? "

Nara menutup mulut, kaget.

Guru itu melanjutkan tanpa peduli. " Alvin dengan Sasha. "

Lalu..

Guru itu menatap daftar nama lagi.

" Matthew Lucian Wycliffe... "

Valerie langsung tegang.

Guru itu melanjutkan.

".... Dengan Valerie Evangeline Kingsley. "

Suara kelas langsung meledak.

" ANJIR SERIUSAN! "

" BU INI KOMBINASI MAUT! "

" Waah fix bakal parang tiap hari. "

Nara menatap Valerie dengan ekpresi kesian.

Lukka, menatap Matthew dengan wajah tak percaya.

Valerie membeku.

Jantungnya berdetak keras.

Bukan karena senang.

Tapi karena ia merasa ini seperti hukuman.

Valerie menatap guru itu, masih setengah tidak percaya.

" Bu.. saya.. " Valerie ingin protes.

Tapi Guru fisika itu langsung memotong.

" Tidak ada protes. saya pilih berdasarkan kemapuan kalian. kalian berdua sama-sama unggul. jadi saya ingin lihat apakah kalian bisa berkerja sama. "

Matthew akhirnya tersenyum tipis.

Senyum yang membuat Valerie ingin menghilang dari dunia.

Valerie menoleh kearah Matthew.

Matthew menatapnya, lalu berbisik cukup pelan agar hanya Valerie yang dengar.

" Kayaknya alam semesta emang hobi nyatuin kita. "

Valerie menatapnya tajam.

" Alam semesta salah pilih, " bisik Valerie.

Matthew terkekeh.

" Tenang, " ucapnya santai. " gue nggak akan bikin lo nyaman. "

Valerie hampir tersedak.

" Lo itu benaran Psikopat ya? " bisik Valerie.

Matthew menatapnya datar.

"Gue cuma jujur. "

Valerie mendengus kesal.

                _TBC_

... ...

...----------------...

Happy Reading All!

1
Arif RACHMAN
🥰🥰 aku suka banget sama semua karya mu thor.sukses selalu
Arif RACHMAN
suka banget.sukses selalu
Fluffylfy
❤❤ suka banget
Fluffylfy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!