Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
Walaupun berbisik tetapi Keenan masih bisa mendengar suara Adiguna. Ia tidak berani mendekat karena ia sangat yakin pasti ayah gadis itu sangat sedih. Ia ingin memberikan ruang kepada Adiguna untuk meluapkan kesedihannya.
"Ternyata gadis ini sudah ditinggal meninggal ibunya " ujar Keenan dalam hati, pantas saja saat datang ke rumah sakit hanya ayahnya bersama asisten dan pengawal pribadinya.
Dari arah pintu tampak asisten Adiguna sibuk menerima telpon dari kepolisian. Memang saat mendengar kabar kecelakaan anaknya Adiguna juga menelpon polisi karena ia merasa ada janggal dengan kecelakaan yang dialami oleh anaknya.
Mengingat ia adalah politisi yang sangat vokal dan berani dalam menyampaikan kritik . Ia terkenal karena sepak terjangnya yang sangat berani dalam kampanye serta mengungkapkan kasus besar dan memberantas mafia - mafia yang melakukan praktek ilegal dinegara ini.
Karena selama ini Dara sangat mahir menyetir mobil dan sangat hati-hati jika sedang berkendara. Mustahil jika ia mengalami kecelakaan bahkan sangat parah pikir Adiguna dalam hati.
Sebagai seorang politisi yang terkenal tentu ia banyak koneksi dan relasi. Ia langsung menelpon kenalannya dikepolisian minta agar kasus kecelakaan anaknya ini diselidiki.
Tak lama kemudian pintu ruangan terbuka, dokter menyampaikan kepada tuan Adiguna bahwa akan dilakukan operasi sesegera mungkin pada Dara untuk menyembuhkan pembengkakan pada lehernya karena telah terjadi keretakan pada tulang leher Dara.
Dokter menjelaskan bahaya yang akan dihadapi Dara jika tidak dilakukan operasi.
Perawat segera menyodorkan kertas persetujuan dilakukan operasi Dara kepada Adiguna. Tanpa berpikir panjang lagi ia langsung menandatangani surat persetujuan itu.
" Tuan kami akan melakukan tindakan operasi pada pasien , Kemungkinan operasi akan berlangsung sekitar 4 sampai 5 jam karena operasinya sangat rumit dan harus hati-hati.
Karena didaerah leher terdapat saraf-saraf yang langsung terhubung ke otak" jelas dokter kepada ayah Dara.
" Baik dokter lakukanlah upaya terbaik untuk kesembuhan anak saya, Dara adalah anak saya satu-satunya, kalau saya sampai kehilangan dia ..."tiba-tiba suara Adiguna terhenti...." Mendiang ibunya pasti akan marah kepada saya" ujar Adiguna dengan suara lirih.
" Tolong selamatkan anak tuan ini dok...kerahkan semua dokter ahli dan profesor yang ada di rumah sakit ini, bila perlu datangkan dokter ahli dari luar negeri" ujar Keenan berbicara kepada dokter kepala yang akan menangani operasi Dara.
" Baik tuan Keenan " jawab dokter kepada Keenan.
Mendengar ucapan Keenan barusan , Adiguna sedikit terkejut, tetapi ia masih menutupi rasa terkejutnya itu. Seorang anak muda itu dengan rasa percaya dirinya memerintahkan dokter kepala di rumah sakit besar dan terbaik berskala internasional di Jakarta untuk menyelamatkan nyawa anaknya.
Ia masih penasaran siapakah anak muda yang masih berdiri dihadapannya ini?pasti bukan orang sembarangan pikirnya dalam hati.
" Silakan menunggu dikursi tunggu, kami akan melakukan tindakan operasi pada pasien" ujar dokter dengan sopan.
Kemudian dokter kepala segera masuk ke ruangan operasi bersama tim dokter yang sudah sangat ahli dibidangnya masing-masing.
Pintu ditutup dan lampu pemberitahuan diatas pintu ruang operasi sudah menyala tanda operasi sudah dimulai.
Hanya mereka berdua yang berada diruang tunggu itu.
Tak lama asisten dan pengawal Adiguna masuk kedalam ruang tunggu menghampiri tuan nya sambil memberikan kantong yang berisi botol minuman air mineral dan beberapa makanan.
"Silahkan diminum tuan Keenan" ujar Adiguna sambil menyodorkan sebotol air minum mineral kepada Keenan.
" Terima kasih" ujar Keenan sambil menerima botol minuman itu. Mereka pun menegak air minum itu bersamaan dengan cepat, karena dari tadi memang belum minum apapun. Mereka hanya fokus pada orang yang sama yaitu Dara.
Bersambung...
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏