Hao Qi hanyalah seorang mahasiswa yatim piatu miskin yang tercekik hutang rentenir dan selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.
Namun, nasibnya berubah drastis ketika ia tanpa sengaja mengaktifkan Sistem Toko Sepuluh Ribu Alam di ponsel bututnya. Melalui sistem rahasia ini, Hao Qi bisa menjual barang-barang murah sehari-hari seperti mi instan dan korek api gas ke berbagai dimensi lain dengan bayaran selangit berupa koin sistem, emas batangan, pil penempa tubuh, hingga teknik bela diri kuno.
Sambil menyembunyikan identitas dan kekuatan barunya, Hao Qi mulai melunasi hutangnya, menyadari keberadaan energi Qi di dunia modern, dan melangkah naik untuk menghancurkan para orang sombong yang dulu meremehkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Hao Qi mengambil kipas angin portabel mini berwarna hitam dari rak di belakangnya. Ia meletakkannya di atas meja kasir kayu. Kipas itu menggunakan baterai besar yang baru saja ia modifikasi melalui Sistem beberapa saat sebelum masuk tadi.
"Klik!"
Hao Qi menyalakan kipas itu pada mode kecepatan maksimal.
"Wushhhhh!"
Angin yang sangat stabil, kencang, dan sejuk menerpa wajah berjelaga Grandmaster Gu. Pria tua itu memejamkan matanya. Hidungnya mengendus udara yang dihembuskan kipas itu.
Ia membuka matanya dengan tatapan fanatik yang luar biasa.
"Tidak ada Qi... Tidak ada mana sihir... Murni dorongan angin alami yang sangat stabil! Dan pusarannya tidak berubah sedikit pun! Dengan benda ini, aku pasti bisa menyelesaikan Pil Nirvana Sembilan Putaran!"
Grandmaster Gu mencondongkan tubuhnya ke meja, tangannya yang gemetar berusaha meraih kipas angin mini itu.
"Eits... Tunggu dulu, Grandmaster,"
"Tap."
Hao Qi meletakkan tangannya di atas kipas, menghentikan tangan pria tua itu. Senyum ceria Hao Qi masih terlihat, tapi auranya kini terasa menekan bak pedagang lintah darat kelas atas.
"Artefak Pemanggil Angin ini adalah sebuah mahakarya. Baling-balingnya dibuat presisi tanpa celah. Benda ini bisa menyala selama puluhan tahun tanpa henti. Jika benda ini bisa membantu Anda menciptakan pil legendaris, lalu... apa yang bersedia Anda tukar dengan benda ini?"
Grandmaster Gu menarik tangannya dan menelan ludah. Ia tahu ia sedang diperas, tapi ia tidak punya pilihan. Ujian Kenaikan Tingkat Sekte akan diadakan besok, dan ia harus berhasil membuat pil itu hari ini juga.
"A-aku... aku tidak membawa banyak barang berharga di ruang pemurnian. Aku hanya memiliki sebotol Pil Panjang Umur tingkat menengah yang bisa menambah usia manusia biasa selama lima puluh tahun, dan..."
Grandmaster Gu merogoh jubah hangusnya dan meletakkan sebuah plat batu giok berbentuk segi enam yang dipenuhi ukiran rumit di atas meja.
"...sebuah Plat Formasi Pelindung Gunung tingkat dasar. Ini adalah susunan segel pelindung yang akan menciptakan kubah energi tak terlihat di sekitar area seluas satu bukit. Mampu menahan serangan fisik sekelas meriam dan menyembunyikan bangunan di dalamnya dari pandangan udara."
Otak Hao Qi langsung berteriak kegirangan.
Pil penambah umur 50 tahun! Jika dijual pada konglomerat Bumi yang sekarat, harganya bisa mencapai miliaran Yuan! Dan Plat Formasi Pelindung? Ini adalah kepingan puzzle terakhir yang ia butuhkan untuk mengamankan Vila Bukit Naga miliknya agar menjadi benteng mutlak yang tidak bisa ditembus oleh penyelidik Ibukota mana pun!
"Sistem, pindai barangnya!"
"Memindai... 1 Botol Pil Panjang Umur (3 Butir). Menambah usia seluler Host atau target manusia biasa. Plat Formasi Ilusi Cangkang Kura-Kura (Tingkat Dasar). Dapat diaktifkan dengan 10 Koin Sistem per bulan sebagai sumber tenaga mandiri tanpa Qi Host."
"Luar biasa," batin Hao Qi.
Meski hatinya melompat gembira, wujud siluet Hao Qi hanya mengangguk pelan dengan gerakan yang sangat berwibawa.
"Pil penambah umur mungkin kurang berguna bagi seorang Pemilik Toko sepertiku. Dan Plat Formasi ini hanyalah tingkat dasar. Namun, karena Anda terlihat sangat terdesak, Grandmaster Gu, saya akan berbesar hati membantu Anda hari ini. Saya terima pertukarannya."
Hao Qi menggeser kipas angin portabel modifikasi sistem itu ke arah Grandmaster Gu, lengkap dengan dua kotak baterai cadangan yang sudah diberi efek Energi Abadi (walaupun sebenarnya tidak Abadi).
"Terima kasih! Terima kasih banyak, Senior Pemilik Toko! Kau telah menyelamatkan kehormatan Lembah Pil Surgawi!"
Grandmaster Gu tidak peduli dengan rasa gengsinya lagi. Ia memeluk kipas angin mini itu seperti memeluk anak kandungnya sendiri. Air mata haru terlihat di sudut matanya yang berjelaga.
"Hahaha! Semoga sukses dengan Pil Nirvana-mu, Grandmaster. Jangan ragu untuk kembali jika Anda membutuhkan alat lain. Pintu toko ini selalu terbuka."
"Swosh!"
Cahaya putih menelan Grandmaster Gu yang masih tertawa girang menatap baling-baling kipas anginnya, mengembalikannya ke Alam Alkimia Tungku Surgawi.
"Sesi ruang transaksi ditutup. Mengembalikan Host ke dunia asal."
Pandangan Hao Qi memutih. Saat ia membuka mata, ia kembali berada di ruang bawah tanah vilanya yang dingin dan gelap.
Namun malam ini, senyum Hao Qi terasa lebih hangat dari biasanya. Di tangannya, Plat Formasi segi enam itu memancarkan cahaya hijau redup yang magis.
"Sistem, aktifkan Plat Formasi ini dan kunci sasarannya pada seluruh batas wilayah Vila Bukit Naga nomor 44. Potong 10 Koin dari saldoku setiap bulannya."
"Perintah diterima. Mengaktifkan Formasi Ilusi Cangkang Kura-Kura."
"Wunggggg!"
Plat giok di tangan Hao Qi tiba-tiba melayang ke udara. Cahaya hijau yang sangat menyilaukan meledak dari plat itu, menembus langit-langit ruang bawah tanah, menyebar ke segala arah seperti kubah kaca raksasa yang menutupi seluruh tanah seluas 2000 meter persegi tersebut.
Dalam hitungan detik, cahaya hijau itu memudar dan menjadi sepenuhnya transparan, tak kasat mata bagi mata manusia biasa.
Hao Qi melangkah menaiki tangga dan keluar menuju halaman belakang vilanya. Ia menatap langit malam Jiangjing yang bertabur bintang. Vila ini sekarang bukan lagi rumah kosong yang menakutkan, melainkan benteng terkuat yang tidak akan pernah bisa dijangkau oleh mafia lokal, apalagi sekte elit Ibukota.
"Vila aman, perlindungan tak terlihat aktif, dan modal miliaran Yuan menunggu untuk dicairkan. Sekarang, mari kita tunjukkan pada mereka siapa raja sesungguhnya di kota ini."
Hao Qi tertawa lepas, suaranya menggema di halaman vilanya yang kini terlindungi secara mutlak.