NovelToon NovelToon
Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Mata Batin / Fantasi
Popularitas:421
Nilai: 5
Nama Author: Widianti dia

Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.

kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Dimas dan Arun Mulai Akrab.

Sinar matahari pagi mulai menyapa semua makhluk hidup di alam semesta, Arun mulai membuka matanya dan melihat jam diding diatas sofa tempat Dimas tidur.

"Oh, ternyata sudah jam 5 aku harus mandi, badan ku terasa sakit semua hari ini.

Arun dengan pelan-pelan sambil sedikit pincang karena takut membangun kan Dimas

dan menuju kamar mandi, sesampai di kamar mandi sebenernya dia kerepotan banget karena kakinya yang terluka, gak bisa kena air.

"Yaallahh aku harus bisa mandiri kamu gak bisa mengandalkan siapapun Arun...

"Hiks...hiks...

tak terasa air matanya meleleh dipipinya.

lalu dalam hati kecilnya berbisik, "Kamu pasti bisa Arun...

langsung Arun melepas satu persatu pakaiannya dan mandi, dengan hati-hati dia mandi supaya luka dikakinya gak kena air, setelah mandi dia langsung pakai baju lagi, untungnya dia pakai dres kancing depan semua dari atas sampai bawah, sehingga dia gak terlalu kesusahan pakai baju.

setelah dengan susah payah pakai baju Akhirnya selesai juga Arun.

sementara itu Dimas yang masih tidur dikagetkan dengan pukulan yang mengenai dibadannya.

"Buk...

"Astaga... apa sih...aku baru saja tidur ini, ada saja yang ganggu! Dengan Marah dan jengkel Dimas membuka matanya.

"Oh, om..!" dengan terkejut Dimas langsung bangun dari tidurnya dan duduk sambil dikucek-kucek matanya karena masih gak percaya kalau yang duduk di samping kakinya adalah Leo Om Dimas yang sudah meninggal, bukan karena gak percaya Leo ada, tapi kenapa siang hari juga bisa muncul.

"Om, kenapa Om bisa muncul siang hari?"

"Sudah pertanyaan mu kamu tanyakan nanti saja lagi!" Jawab Leo dengan nada tinggi dan menatap Dimas tajam.

"Kenapa sih Om, tiba-tiba marah-marah aneh deh." Dimas dengan masih duduk dan bersandar di sofa belum juga tau maksud Om nya.

"Apa kamu bilang..! Aku marah-marah gak jelas, tapi lihat kamu jelas gak!

Sebelum melanjutkan kata-katanya Leo dan Dimas mendengar suara dari kamar mandi.

"Brakkkk..."

"Arun..." Langsung mereka berdua lari bersamaan menuju kamar mandi Dimas langsung membuka pintu kamar mandi sedangkan Leo menembus dinding tembok.

Arun yang di kamar mandi melihat dua orang yang kembar itu terkejut meskipun yang satu hantu tapi bener-bener seperti dua orang yang sama dihadapannya.

"Pak Dimas, Leo? Kok, bersamaan..."

Sambil kedua alisnya dikerutkan Arun masih belum mengerti kenapa kedua orang itu masuk bersamaan satu hantu, dan satu manusia.

"Arun gak apa-apa?" Leo dengan nada halus dengan suaranya yang khas bertanya ke Arun.

"Tadi kenapa gak bangunin aku kalau mau kekamar mandi..!" Ganti Dimas dengan nada bicaranya yang dingin tapi tegas bertanya pada Arun.

Arun yang mendengar kedua orang dihadapanya, dengan wajah sama persis badan sama bodynya sama cuma beda dengan warna kulitnya Dimas putih, kalau hantu Leo manis dan suara mereka yang beda serta karakter Dimas yang cuek dan dingin kalau hantu Leo, pendiam tutur katanya halus dan bijaksana.

Arun dengan tertegun melihat mereka berdua, sampai akhirnya disadarkan dengan perkataan Dimas.

"Ini ceritanya sudah selesai belum sih!"

Lagi-lagi perkataan Dimas, bikin Arun gak enak hatinya hantu Leo yang melihat itu jengkel dan geram juga sama keponakannya, hantu Leo melihat Arun seperti serba salah.

Langsung hantu Leo tanpa basa-basi masuk kedalam tubuh Dimas, dan mengangkat Arun keluar kamar mandi.

"Adu Pak Dimas, saya bisa jalan sendiri turunkan saya." Arun dengan meronta minta diturunkan dari gendongan Dimas.

"Arun...bisa gak, gak berisik...? Jawab Dimas, tapi Arun tau itu bukan Dimas karena Dimas orangnya dingin dan sedikit kasar ngomongnya.

"Leo, kenapa Leo masuk tubuh Pak Dimas..? sudah Leo cepat keluar kasian Pak Dimas aduh.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!