NovelToon NovelToon
Kekasih Kontrak Ceo

Kekasih Kontrak Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:739
Nilai: 5
Nama Author:

Bianca berjalan seorang diri menyusuri taman yang mulai sepi pengunjung. Taman yang biasanya ramai lalu lalang orang-orang berolahraga lari ataupun jalan santai. Suasana dingin mulai menusuk kedalam jiwanya, Ia menengadahkan wajahnya ke langit yang terdapat beberapa bintang. Sesekali ia mengasihani dirinya sendiri, "Pekerjaan bagus,pendidikan bagus semua berjalan sesuai keinginan,tapi entah kenapa rasanya semua hampa.." gumamnya. "Bugh bugh bugh.." Terdengar suara pukulan tak jauh dari tempatnya berdiri,ia segera berlari sembunyi di salah satu pohon besar. "Aku ga salah denger kan,kaya ada yang sedang dihajar.." bathinnya dengan perasaan was-was. Hampir 10 menit ia duduk bersandar dibawah pohon tersebut,merasa aman dengan keadaan ia berjalan keluar sedikit berlari. "Tolonggg aakuuu.." Ucap seseorang dibalik semak-semak tak jauh dari tempat ia bersembunyi. "Astaagaaa.." "Kenapa ini..apa yang terjadii.." ucap bianca meraih tangan seseorang pemuda yang berjalan gontai menghampirinya. Pria tersebut langsung jatuh kepelukan bianca, Darah yang menetes dari sudut bibirnya menetes mengenai sisi bahu bianca.

Bab 18

Kali ini ruangan kamar bianca menjadi saksi bagaimana sedang membaranya hasrat jonathan.

Jonathan membopong lalu merebahkan tubuh bianca ke atas kasur empuk berkain sprei putih.

Ia menanggalkan semua kain yang menutupi tubuh bianca.

"Baby..aahh bi**r kamu manis sekali.." ucapnya lalu mulai memasukkan lidahnya untuk menari didalam mulut bianca.

Keduanya saling sahut,

Beberapa kali erangan muncul dari mulut bianca ketika jonathan dengan sedikit gemasnya menggigit bibir bianca.

Tangan yang tak hentinya bergerak kesana kemari mencari kenikmatan.

Tangan kanan yang bergerak menyusuri area dada sedangkan tangan kiri mulai meraba area milik bianca.

"Aahhhkk..." erang bianca dengan sedikit melengkungkan tubuhnya keatas setelah menikmati sesuatu yang meledak dari dalam dirinya.

Jonathan lalu tersenyum kemudian mengecup kening bianca dengan halus.

"Aku mau lebih sayang.." bisiknya yang hanya mendapat respon anggukan dari bianca.

Jonathan bangkit dari atas bianca dan melepaskan celana yang masih tertinggal ditubuhnya.

Mengamati jonathan yang hendak memasukinya,membuat bianca terlihat semakin panas.

Rambutnya yang sudah berantakan,keringat yang mulai membasahi dahinya serta nafas yang tersenggal-senggal.

"Aahhkkk sayangg.." keduanya kompak mengerang setelah penyatuan tersebut.

"Lihat aku sayang.." bisik jonathan yang akhirnya membuat bianca menatap mimik wajah jonathan yang sedang keenakan.

"Kamu lebih cantik saat seperti ini.."

"Aku ingin terus melihatmu.." puji jonathan lalu mencium bibir bianca dengan rakusnya.

Berbagai posisi mereka lakukan sepanjang malam sampai akhirnya keduanya tertidur setelah hari mulai fajar.

Ddrrrddtt ddrrddtt..

"Iyaa hallo.." ucap bianca dengan malas.

"Bi aku di depan apartemenmu nih.."

"Kamu di dalam kan..cepetan buka pintunya.." suara nadisya terdengar jelas hingga membuatnya melompat dari posisi tidurnya.

Jonathan yang menyadari itu hanya memberi tanda silang,yang berarti ia meminta bianca untuk menjawab tidak.

"Ah ehh nad..kenapa ga bilang.."

"Eh kenapa ga ngabarin dulu si..akh sekarang lagi dirumah.." ucap bianca dengan tergagap-gagap.

"Tapi aku liat mobil kamu ada kok..kamu ngumpetin siapa.."

"Bener nad..aku dirumah.." ucap bianca.

Sedangkan jonathan yang mengetahui itu segera merapatkan diri ketubuh bianca,

Ia kembali memberikan kecupan-kecupan godaan di telinga bianca.

"Eeehh.."

"BIANCA..lagi ngapain si..kok kaya.."

"Eh engga..aku masih ngantuk.." ucapnya.

"Kenapa nad.."

"Aku mau cerita..aku lagi berantem sama suamiku.." ucap nadisya yang terdengar enggan memutuskan panggilan telfon dengan bianca.

"Oh yaudah cerita aja..aku dengerin.."

"Jadi ginii..bla bla bla bla....."

Lama-lama bianca menjadi tidak fokus dengan cerita nadisya,

Jonathan meraih ponsel bianca dan menekan speaker lalu meletakkan ponsel itu di atas meja samping tempat tidur.

Lalu dengan sedikit dorongan kini jonathan sudah mampu memasuki kenikmatan milik bianca.

Jonathan dengan sigap menutup mulut bianca yang hampir saja mengeluarkan erangan-erangan gairah.

"Jangan keluar suara sayang.." bisiknya kembali di telinga bianca.

Setelah sekitar 15 menit kemudian menurut jam yang tertera di di panggilan masuk bianca.

Kini jo bangkit meninggalkan bianca yang masih berusaha mengatur nafasnya.

Tak lupa ia pun mengacungkan kepalan tangan ke arah jonathan.

"Aku bales nanti.." ucapnya perlahan.

Jonathan menjulurkan lidahnya lalu masuk kedalam kamar mandi bianca.

Sedangkan bianca masih harus meladeni curhatan dari sahabatnya itu.

"Yaudah nanti kalau aku udah di apartemen aku kabarin.."

"Gapapa kan yaa..soalnya aku lagi pengen di rumah mama dulu.."

"Iyaa gapapa..aku udah lumayan lega kalau udah cerita sama kamu.."

"Kamu kalau cari suami jangan yang sering dinas keluar kota yaa.."

Melihat jonathan yang keluar kamar mandi masih mengenakan pakaian kemarin membuat bianca sedikit berfikir.

"Kalau aku si bisa pakai baju dia,tapi kalau dia masa pake bajuku.." bathinnya.

"Jangan di liat terus.."

"Aku tau kok aku ganteng.."

"ciihh apaan si.." ucap bianca memalingkan muka.

"Nadisya kenapa..ditinggal dinas sama suaminya??"

"Hmm katanya begitu..tapi emang iya loh,kok bisa dinas bisa sampai satu bulan.." ucap bianca dengan heran.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!