NovelToon NovelToon
Kiara Love & Money

Kiara Love & Money

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Momy ji ji

Kiara adalah definisi dari wanita modern yang ambisius. Cantik, cerdas, dan gila kerja. Baginya, satu-satunya hal yang lebih seksi daripada pria tampan adalah saldo rekening yang terus bertambah.

Hingga dia bertemu mengenal Kenan Xequel.
​Kenan adalah seorang CEO yang sombong menyebalkan dan sialnya sangat tampan. Dia mewarisi kerajaan bisnis Xequel Group dan terbiasa mendapatkan apa pun yang diinginkannya dengan jentikan jari.

Kiara memutuskan untuk menaklukkan hati pria sialan itu berstatus bosnya, bukan karena cinta saja tapi karena dia menginginkan segalanya.. Love and Money.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momy ji ji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 28.

"Kita tidak bisa membiarkan ini. Aku akan membantumu."

​"Apa gundik itu punya anak dari ayahmu?" tanya Kiara.

​Tasya menggeleng. "Tidak, dia punya anak dari mantan suaminya. Ayah merawat mereka seperti anak kandung sendiri."

​"Ah, jadi begitu. Dia mengabaikan kalian demi gundik sialan itu? ternyata memang ada orang tua yang tega mengabaikan anak kandung dan merawat anak gundik layaknya anak sendiri. benar-benar buta!" seru Kiara dengan nada kesal yang tidak ditutup-tutupi.

​"Ayahmu cukup kaya kan?" lanjut Kiara lagi.

​"Berkecukupan. dia punya tabungan dan beberapa usaha kecil."

​"Apa dia punya harta? maksudku, aset tetap seperti rumah atau tanah?" cecar Kiara.

​"Iya, ada beberapa aset atas namanya."

​Kiara menyeringai kecil, otaknya mulai menyusun rencana.

"Bagus! kita cuci otak ayahmu. harta itu adalah milikmu dan adikmu, titik."

​"Tapi itu tidak akan berhasil Kiara. Ayahku tergila-gila dengan wanita itu. bahkan dengar-dengar dia mau mewariskan hartanya untuk anak-anak istri barunya. lagipula aku tidak menginginkan sepeser pun uang dari pria yang membuang Ibuku."

Setelah semua yang mereka alami dan ayahnya bahkan tidak peduli dengan itu. Ayahnya pikir dia sudah bertanggung jawab dan merasa dirinya benar, kenapa ada manusia tidak tahu diri sepertinya?

​Kiara langsung menggebrak meja pelan, membuat Tasya sedikit terlonjak.

"Tidak bisa! kamu berhak atas itu karena kamu anak sahnya secara hukum dan darah! kalau anak-anak gundik itu mau harta, minta sana ke ayah kandung mereka. kamu ini jangan bodoh Tasya! kamu bisa pakai uang itu untuk membiayai kehidupanmu dan adikmu kelak."

​"Tapi Kiara..."

​"Dengarkan aku. kalaupun kamu tetap merasa muak menyentuh uang itu, setidaknya ambil hakmu agar tidak jatuh ke tangan orang yang salah. kamu bisa membagikannya ke orang-orang yang membutuhkan daripada melihat wanita manipulatif itu foya-foya di atas penderitaan kalian."

​Tasya terdiam, mulai memikirkan kata-kata Kiara yang ada benarnya. sebenarnya dia tahu, tapi dia terlalu lelah menghadapi Ayahnya yang sudah buta.

"Lalu apa yang harus kita lakukan? Aku bahkan tidak akrab dengan Ayahku."

​"Sebenarnya... Arkan ingin membantuku dengan kuasa hukumnya," gumam Tasya pelan.

​"Untuk sekarang jangan!" potong Kiara cepat.

​Tasya mengerjap bingung. "Hah? Apa kamu punya cara lain?"

​"Aku ada ide. karena dia itu gundik, pasti dia bakal gampang tertarik dengan pria yang jauh lebih kaya dan tampan dari ayahmu. benar kan?"

​"Maksudmu... dia bisa selingkuh!?" Tasya terperangah.

​"Selingkuh dan jadi selingkuhan itu sama saja di mataku. coba pikirkan, apa kamu mau ayahmu menyesal karena telah menyia-nyiakan ibumu? jangan cuma tunggu karma Ilahi yang datangnya tidak tahu kapan. Kita bikin karma buatan kita sendiri untuk mereka. " ujar Kiara dengan senyum penuh maksud.

​"Hemm... bagaimana caranya?" Tasya mulai tertarik.

​"Kita bayar...... apa sebutannya itu... GIGOLO! untuk menggoda gundik ayahmu. dia pakai penyamaran jadi pengusaha kaya atau konglomerat ibu kota. dengan iming-iming uang yang banyak dan gelar nyonya, gundik itu pasti langsung mau dan meninggalkan ayahmu." jelas Kiara tertawa pelan, belum terjadi saja dia sudah menyusun skenario yang sangat apik.

​"Pasti membutuhkan uang yang banyak untuk menyewa orang." keluh Tasya kembali lesu.

​"Tenang saja... kamu bantu aku pindahan, lalu kita atur yang lain segera gimana? aku mungkin punya tabungan untuk membantumu." Kiara terkekeh sembari mengedipkan matanya.

"Kiara... Aku tidak enak memakai uangmu meski kita sahabat. bagaimana kalau aku pinjam saja? Aku akan mencicilnya setiap gajian." ucap Tasya tidak enak hati.

​"Hem.. terserah padamu saja. yang penting rencana ini jalan dan adikmu bisa lepas dari rumah itu." balas Kiara santai.

​Tasya tersenyum lebar, bebannya terasa sedikit terangkat. "Siap Bu Manager! Aku bakal jadi staf yang paling rajin dan penurut nanti hehe."

"Ahh.... kamu imut sekali." Kiara mencubit pipi chubby Tasya.

***

Jam makan siang tiba, tapi suasana di depan pintu ruangan mendadak kaku. Kiara dan Tasya berdiri mematung seolah ada garis tak kasat mata yang menahan langkah mereka.

Sementara itu, Hugo, Noah, dan staf lainnya sudah melesat lebih dulu menuju kantin sambil tertawa-tawa, meninggalkan keheningan yang cukup aneh di antara dua sahabat itu.

​Kiara meremas tali tasnya lalu berdehem kecil.

"Tasya, kamu... nggak ke kantin?" tanya Kiara dengan nada yang sangat canggung, padahal biasanya dia adalah orang yang paling berisik kalau soal makanan.

​"Umh... aku." Tasya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Kita... pergi sama-sama ke bawah?" Kenapa aku bertanya?

​"Ah... iya, biasanya juga gitu kan." Kiara terkekeh pelan, tawa yang terdengar sangat dipaksakan.

​Keduanya akhirnya berjalan beriringan menyusuri koridor sampai tiba di depan lift. saat menunggu pintu lift terbuka, suasana malah makin krik-krik. Kiara menatap angka lantai yang terus berganti, sementara Tasya

sibuk memandangi ujung sepatunya.

​"Kiara, aku..." Tasya memulai obrolan dengan ragu.

​"Tasya, aku..." Balas Kiara di detik yang sama.

​Keduanya langsung saling tatap, lalu terdiam sejenak sebelum akhirnya Kiara mengangguk pelan dengan senyum penuh arti.

"Aku tahu!"

Tasya menarik napas lega, seolah beban di pundaknya baru saja diangkat.

"Semoga makan siangmu dengan Pak Kenan menyenangkan." goda Tasya sedikit berbisik.

​"Mungkin tidak." balas Kiara mencubit lengan Tasya pelan.

"Tapi kamu juga. semoga makan siang sama Arkan nggak berakhir dengan aksi jambak-jambakan. dia itu playboy pasti mantannya banyak, untuk jaga-jaga ah! kalau ada yang mendekat langsung pakai kuda-kuda atau misal ada yang tidak beres langsung telepon aku. jangan mandiri, aku bisa bantu."

​Tasya hanya bisa menggigit bibir bawahnya, pipinya mendadak bersemu merah. bayangan Arkan yang semalam memeluknya erat kembali muncul tanpa diundang.

​Begitu pintu lift terbuka, kedua wanita itu keluar dengan langkah yang diatur sedemikian rupa.

Mereka saling melirik ke kanan dan ke kiri, memastikan tidak ada mata-mata kantor atau staf humas yang hobi bergosip sedang memerhatikan mereka.

​Di lobi, sebuah mobil mewah sudah menunggu di jalur kiri. sementara satu lagi terparkir agak jauh di sudut jalur keluar.

Tanpa banyak kata lagi, Kiara melambaikan tangan ke arah Tasya. lalu mereka berbelok ke arah yang berbeda.

​Kiara melangkah cepat menuju mobil Kenan yang kacanya tertutup rapat sementara Tasya berjalan agak santai meski jantungnya berdegub kencang. menuju mobil Arkan yang sudah menyalakan lampu sen beberapa kali.

Bersambung...

1
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
semangat kak 💪💪❤️❤️
paijo londo
persahabatan yang indah semoga langgeng Tasya Kiara kalo moga2 jadi saudara ipar kaaan keeereeen tuh💪💪
Momy Ji Ji: Ia kak🤍
total 1 replies
paijo londo
Tasya ma Kiara klop kyak botol Ama tutupnya cocok absurdnya🤣🤣🤣
paijo londo
dasar kiara absurd gara2 uang bibir dilelang🤦🤦🤭🤭
paijo londo
hebat Kiara libas manusia manusia sirik padamu💪' 💪
paijo londo
dasar kiara🤦🤦🤦muka tembok TPI lucu
paijo londo
Kiara jahil yah konyol juga bikin klepek-klepek tuh si bos🤭🤭🤭
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
keren banget mom
tetap semangat berkarya 💪💪💪👍👍👍🥰🥰🥰
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
asek.... maksudnya ,bukan adek🙏🙏🤭🤭
maafkan daku kak..salah ketik 🤣🤣😭
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
adek banget alurnya💪💪❤️❤️
Santi Lie
luarbiasa tidak sabar menunggu bab selanjutnya❤️
Santi Lie
cepat sambungannya😭 novel bagus, cerita menyenangkan, terbaik ❤️🫰
partini
novel baru semoga ga berhenti di tengah jalan
Momy Ji Ji: Ampun bun.
support teruss yah/Facepalm//Sob/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!