NovelToon NovelToon
Benang Yang Tersembunyi

Benang Yang Tersembunyi

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Anak Genius / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wahyuni Shalina

Matteo Adrian Reins Smith kembali ke Seoul bukan sebagai pecundang, melainkan sebagai pemimpin industri yang ia bangun dari rasa iri dan ambisi untuk melampaui bayang-bayang ayahnya dan keraguan kakaknya. Namun, di balik kemegahan takhtanya, hati Matteo kosong. Ia dihantui memori Manila—tentang Sheena yang tak lain adalah adik iparnya sendiri.

Di sisi lain kota Seoul, Park Chae-young hidup dalam bayang-bayang masa lalu yang traumatis. Lima tahun lalu, sebuah pengkhianatan cinta membawanya ke sebuah bar, dan ia terbangun dengan hidup yang hancur. Ayahnya meninggal karena terkejut, meninggalkan Chae-young hamil di usia muda. Kini, di usia 28 tahun, ia adalah desainer hantu di balik brand ‘Forever-young’ yang viral. Ia membesarkan sepasang anak kembar yang menjadi satu-satunya alasan ia bertahan hidup.

Akankah takdir mempertemukan mereka kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyuni Shalina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28: Genetik yang Tak Terbantahkan

Meskipun badai media sudah mereda, kesibukan di kediaman Smith justru baru saja dimulai. Namun, kali ini adalah kesibukan yang menyenangkan. Chae-young kini bukan lagi sekadar desainer butik kecil, namanya meroket sebagai ikon wanita tangguh yang sukses menyeimbangkan karier dan keluarga.

Sesuai janjinya, Matteo mewujudkan mimpi Chae-young. Butik Forever-Young kini menempati gedung lima lantai di kawasan elite Cheongdam-dong. Namun, ada satu hal yang tidak berubah: kehangatan hati Chae-young. Ia membuka program magang khusus bagi para ibu tunggal dan lulusan muda berbakat yang kesulitan biaya. Baginya, status bukanlah penghalang untuk menciptakan keindahan.

Sore itu, studio di rumah Seongbuk-dong tampak berantakan dengan potongan kain sutra. Chae-young sedang fokus menyelesaikan pesanan gaun untuk seorang aktris ternama. Ia begitu tenggelam dalam pekerjaannya, hingga tidak menyadari apa yang terjadi di ruang tengah.

Di sana, Matteo sedang duduk di atas karpet bulu—pemandangan yang mustahil dilihat oleh para dewan direksi M-Nexus. Ia tidak memegang dokumen saham, melainkan potongan puzzle raksasa yang sedang disusun bersama si kembar.

"Daddy, bagian yang ini di mana? Gambarnya mirip jas Daddy," tanya Chae-rin sambil menyodorkan potongan puzzle berwarna gelap.

"Itu di pojok kanan, Sayang. Itu bagian dari menara kantor," jawab Matteo lembut, membantu jemari kecil putrinya meletakkan potongan itu.

Sementara itu, Chan-yeol sedang duduk di sofa dengan tablet di tangannya. Ia tidak sedang bermain gim, melainkan sedang memperhatikan grafik yang tampak sangat rumit.

"Daddy, kenapa perusahaan logistik di Manila ini grafiknya turun terus di bulan Maret?" tanya Chan-yeol dengan nada serius yang sangat mirip dengan Matteo saat sedang rapat.

Matteo menoleh, menatap putra sulungnya dengan senyum bangga yang tak tertahankan. "Itu karena ada pergantian manajer, Chan-yeol-ah. Tapi lihat di bulan April, mereka mulai naik lagi setelah Daddy mengganti sistemnya."

"Oh, aku mengerti. Berarti efisiensi sistem itu penting ya, Daddy?"

Matteo terkekeh, ia mengacak rambut Chan-yeol. "Benar-benar anakku. Di usiamu, Daddy bahkan belum tahu cara membaca grafik."

Melihat pemandangan itu dari ambang pintu studio, Chae-young hanya bisa tersenyum geleng-geleng kepala. Genetik memang tidak pernah berbohong, batinnya. Chan-yeol memiliki otak bisnis dan ketenangan Matteo, sementara Chae-rin mewarisi kepercayaan diri dan sisi artistik yang mulai tumbuh. Namun, keduanya memiliki satu kesamaan: mereka sangat posesif pada orang tua mereka.

Tiba-tiba, ponsel Matteo yang tergeletak di atas meja berdering nyaring. Video Call dari ibunya—Lee Young-ae. Begitu tombol angkat ditekan, wajah cantik nan anggun sang ibu muncul di layar.

"Matteo! Mana cucu-cucu Ibu?" suara Lee Young-ae langsung terdengar ceria.

"Halmoni!" Chae-rin langsung melompat ke pangkuan Matteo agar wajahnya terlihat di kamera. "Lihat, Chae-rin baru saja menyelesaikan puzzle gedung Daddy!"

"Aigoo, pintarnya cucuku!" Lee Young-ae tertawa senang. Namun kemudian, ekspresinya berubah menjadi sedikit menuntut saat melihat Matteo. "Matteo, kapan kau akan membawa istri dan anak-anakmu ke Manila?"

Matteo melirik Chae-young yang baru saja mendekat ke arah mereka. "Kami masih sangat sibuk, Ibu. Butik Chae-young baru saja dibuka kembali dan—"

"Jangan gunakan pekerjaan sebagai alasan!" potong ibunya cepat. "Ibu sudah menyiapkan pesta penyambutan kecil-kecilan di sini. Kendrick juga sudah tidak sabar bertemu sepupu mereka. Jangan biarkan Chae-young bekerja terus, ajak dia berlibur ke sini. Udara Manila sedang bagus untuk anak-anak."

Chae-young ikut tersenyum dan melambai ke arah kamera. "Halo, Ibu. Maafkan kami yang terlalu sibuk."

"Chae-young-ah, jangan terlalu capek dan jangan dengarkan si kaku itu. Kalau dia tidak mau membawamu, kau datang saja sendiri bersama si kembar, biar Matteo tinggal di Seoul mengurusi tumpukan kertasnya itu," canda Lee Young-ae.

Matteo hanya bisa menghela napas pasrah. Di depan ibunya, sang Titan M-Nexus ini tidak punya kuasa apa-apa. "Baiklah, Ibu. Kami akan mencari waktu luang bulan depan. Aku akan menyiapkan jadwal untuk keberangkatan kami."

"Bagus! Ibu tunggu ya. Jangan sampai telat!"

Setelah panggilan berakhir, suasana menjadi hangat. Matteo menarik tangan Chae-young agar duduk di sampingnya, di tengah-tengah si kembar yang kini mulai memperebutkan perhatian Daddy-nya kembali.

"Jadi, liburan ke Manila?" tanya Chae-young sambil menyandarkan kepalanya di sofa.

"Sepertinya kita tidak punya pilihan lain. Ibu merindukan mereka," jawab Matteo yang memandang kedua anak-anaknya.

Malam itu, di kediaman Seongbuk-dong, tidak ada lagi ketegangan atau rahasia. Hanya ada sebuah keluarga yang utuh, yang saling melindungi satu sama lain dari kejamnya dunia luar. Matteo menyadari bahwa kekuasaan sesungguhnya bukan berada di gedung M-Nexus, melainkan di dalam genggaman tangan kecil anak-anaknya dan senyuman tulus istrinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!