NovelToon NovelToon
AZZAM

AZZAM

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Romansa / Harem / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Azzam,anak bungsu pasangan Kenzie dan Nara. Memilih hidup terpisah dari kedua orang tua dan keluarga besarnya, demi mencapai cita-citanya menjadi pilot pesawat tempur. Pria itu bersedia menanggalkan nama besar dan kehidupan mewah yang diberikan oleh keluarga Hikmat. Perjuangannya menjadi pilot pesawat tempur, tidaklah mudah dan penuh perjuangan.

Saat Azzam berjuang untuk kesuksesannya, dia dibuat bingung dengan kehadiran tiga orang wanita yang mengharapkannya. Ketiga wanita itu memiliki tempat tersendiri di hatinya. Lalu kepada siapa hatinya bersandar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekhawatiran Eko

Setelah beberapa minggu hanya menghabiskan waktu libur di dalam akademi, akhirnya Azzam bersama yang lain, bisa menghabiskan waktu di luar. Walau hanya beberapa jam saja, sudah membuat mereka senang.

Mereka berjalan-jalan ke pusat kota Yogyakarta sambil berburu kuliner. Zakaria yang penasaran dengan rasa gudeg, mengajak teman-temannya untuk memakan gudeg. Eko membawa mereka menuju tempat menjual gudeg yang rasanya enak dan harganya ramah di kantong. Dia memang sudah hafal seluk beluk kota Yogya ini, karena daerahnya tinggal tidak jauh dari pusat kota.

Baru pertama kali merasakan gudeg, namun Zakaria sudah menyukainya. Dia memesan nasi gudeg komplit untuk mengisi perutnya yang keroncongan. Gudeg, opor ayam, kerecek, tempe dan tahu bacem ke dalam piringnya. Eko hanya menggelengkan kepalanya melihat piring Zakaria yang penuh.

“Piringmu ngga kelihatan, Zak,” gurau Eko.

“Piringnya sekalian dimakan sama si Zaka, hahaha..”

“Asem..”

Keempatnya segera menikmati nasi gudeg yang sudah sangat terkenal sampai ke manca negara. Bahkan sekarang sudah ada kemasan gudeg dalam kaleng, yang lebih praktis dan tahan lama. Usai menikmati nasi gudeg, mereka kembali berkeliling untuk mencari makanan lain, atau sekedar cuci mata.

Seno mengajak yang lain untuk membeli bakpia dan beberapa makanan lain. Cukup banyak juga makanan yang dibelinya. Tentu saja hal tersebut mengundang kecurigaan yang lain.

“Sen.. kamu beli banyak makanan buat apa? Ngga takut kena inspeksi?” tegur Azzam.

“Bukan buat aku. Ada teman-teman yang ngga bisa keluar, nitip makanan.”

“Ooh..”

Yang lain percaya saja dengan apa yang dikatakan Seno, tapi tidak dengan Eko. Dia curiga apa yang dilakukan sahabatnya ini ada hubungannya dengan senior yang sempat dilihatnya berperilaku tidak baik pada Seno. Namun Eko tidak mengatakan apapun pada Azzam dan Zakaria sebelum semuanya jelas.

Setelah puas berkeliling, Azzam dan yang lainnya kembali ke akademi. Mereka langsung menuju flat untuk beristirahat. Diam-diam Seno keluar dari flatnya dan menuju flat di mana Gusti berada. Eko mengintip dari balik pintu kamarnya, kemudian mengikuti Seno secara diam-diam.

Seno menyerahkan barang belanjaan yang tadi dibelinya pada Gusti. Pria itu terlihat senang. Ditepuknya rahang Seno beberapa kali, tepukannya sendiri cukup kuat hingga menimbulkan suara saat telapak tangannya beradu dengan rahang pemuda itu. Eko melihat itu semua dari balik tembok seraya mengepalkan tangannya.

Usai mengantarkan pesanan, Seno segera kembali ke kamarnya. Dia terkejut saat tiba-tiba Eko menarik tangannya. Pemuda itu menarik Seno menuju kamar flat mereka, namun mereka berhenti di tempat yang sedikit jauh.

“Kamu ngapain beli makanan buat mereka?” tanya Eko tanpa basa-basi.

“Ngga apa-apa. Ngga tiap hari juga.”

“Tapi ini ngga baik, Sen. Lama-lama mereka makin ngelunjak. Aduin aja ke komandan.”

“Jangan. Lagian mereka juga ngga tiap hari minta yang macam-macam. Mereka juga sebentar lagi lulus. Yakin mereka ngga akan berbuat yang aneh-aneh menjelang lulus.”

“Tapi, Sen..”

“Ko.. biarin aja. Aku ngga apa-apa.”

Eko tak bisa berbuat apa-apa lagi di saat Seno bersikeras untuk menutupi apa yang dilakukan Gusti dan kedua temannya. Dia hanya berharap apa yang dikatakan Seno benar, kalau Gusti tidak akan macam-macam menjelang kelulusannya yang hanya tinggal hitungan setengah semester lagi.

🌻🌻🌻

Hari yang ditunggu untuk bisa berlibur dan menginap di rumah Eko akhirnya tiba. Setelah menyelesaikan ujian akhir semester, mereka diijinkan untuk berlibur. Azzam, Eko, Zakaria dan Seno meninggalkan flatnya dengan pakaian dinas pesiar siang sambil membawa ransel. Mereka segera menuju pos untuk memberikan surat ijin berlibur pada penjaga.

Bersama taruna yang lain mereka antri untuk menyerahkan surat ijin berlibur dan mengisi buku besar. Bergantian mereka mengisi buku dan menandatanganinya. Beberapa kali mereka menjawab pertanyaan dari pelatih yang ikut memantau para taruna yang sedang melakukan ijin di pos.

“Kalian mau kemana?” tanya sang pelatih.

“Siap! Bantul, komandan.”

“Ke rumah siapa?”

“Siap! Ke rumah Eko.”

“Jangan nakal.”

“Siap!”

“Jangan godain perempuan di sana.”

“Siap! Tidak, komandan.”

“Siap! Tapi kalau Azzam yang digoda gimana, komandan?” tanya Zakaria.

“Oh itu beda perkara, hahaha..”

Setelah selesai mengisi buku besar, keempatnya memberi hormat pada pelatih tersebut, kemudian segera meninggalkan akademi. Mereka akan menuju alun-alun Yogya untuk menunggu kedatangan Yakob. Dari sana mereka akan langsung ke rumah Eko. Sore harinya mereka akan menuju terminal Giwangan untuk menjemput Willi.

🌻🌻🌻

1
zen
⭐⭐⭐⭐⭐
duoNaNa
asha..asha....pegang pistol ga bs tp bikin masalah aj...kan..yglain pd bertaruh nyawa.
duoNaNa
kan..si asha cuma bisa nutupin telinga..kam dia yang ngajak jalan2 kesitu..udh bahaya..sepi lagi..hiiihh...sebel kan jadinya....kasihan yang lain sha....yg seneng kamu..yglain susah
duoNaNa
biarin...udah tahu kondisi bahaya malah mikirin ngenang2 pertemuan
duoNaNa
serasa kapten yoo ya mak 🤣🤣
duoNaNa
nggih mak
duoNaNa
tegang mak
duoNaNa
si azzam dan seno kyk main ps
duoNaNa
wes sak karepmu mak....🤣
duoNaNa
wk wk wk wk wk 🤣🤣🤣🤣🤣
duoNaNa
deket rumahku itu makkk...besok mampir ah..nyari yakob
duoNaNa
88⁸8 kyk gini kan mak?
duoNaNa
lanjutkan mak e
duoNaNa
betooollll
duoNaNa
maaakk....bener2 ruarbiyasa karyamu 👍👍👍 sampe detail gini...aq jd dpt ilmu
Eskael Evol
terharuuuuuuu ya ampuuunnnn thor begitu smart nya dirimu thoooorrrrrr😘😘😘😘😘👍👍👍
Eskael Evol
wkwkwk bab ini bikin ngakak pamer gigi mulu😃
Eskael Evol
hadeh tambal belagu si gusti
Eskael Evol
terharuuu mksh ya orang² kaya yg bsik
Eskael Evol
salut ma keluarga konglomerat
mantul thor👍❤🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!